BAHAN SHARING KELOMPOK SEL (KOMSEL) GKA Periode 13 September 2026
S1 = SEMBAH PUJI (10-15 menit)
Praise :
- Datanglah dan Bertahta
- Tertawa
- Goodness of God
- Mujizat Besar Terjadi – KA Worship
- Petugas memberikan perintah dengan cepat.
- Peserta hanya boleh mengikuti perintah yang diawali dengan kalimat :
- Jika perintah tidak diawali kalimat tersebut, peserta tidak boleh bergerak.
- Jika petugas instruksi “Tuan Rumah berkata, tepuk tangan 3x”, maka lakukanlah. Namun peserta tidak boleh melakukan jika tidak diawali dengan kalimat point (2).
- Tuan Rumah berkata, buatlah bentuk atap dengan kedua tangan!
- Tuan Rumah berkata, tunjuk orang yang paling murah senyum!
- Pegang hidung!
- Tuan Rumah berkata, lambaikan tanganmu!
- Tepuk tangannya yang keras!
- Tuan Rumah berkata, tirukan suara bel rumah rusak!
- Tertawa yang paling keras!
- Tuan Rumah berkata pegang kepala!
- Pegang hidung!
- Tuan Rumah berkata tepuk tangan!
- Teriak Halleluya!
HOUSE OF GRACE #2 –RUMAH ANUGERAH
WELCOME KELUARGA ALLAH
(Selamat Datang, ini Rumahmu)
PEMBUKA
Setiap orang membutuhkan rumah, yaitu tempat di mana ia diterima, dikenal, dikasihi, dan tidak merasa sendirian. Gereja dan komsel adalah rumah rohani. Di dalamnya kita bukan hanya mendengar firman, tetapi juga mengalami kasih Bapa melalui keluarga rohani. “Welcome Keluarga Allah! Selamat datang, ini rumahmu. Ini keluargamu!” I. KELUARGA SELALU RINDU BERKUMPUL Kisah Para Rasul 2:46–47 “Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati, sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.” Jemaat mula-mula berkumpul dengan tekun, sehati, gembira, dan tulus. Setiap hari Tuhan menambahkan orang-orang yang diselamatkan. Mengapa orang tertarik untuk bergabung?- Faktor utama adalah Tuhan yang bekerja dan menyelamatkan jiwa.
- Faktor kedua adalah kekeluargaan yang erat di antara jemaat.
- Ibadah Raya: tempat keluarga besar berkumpul menyembah Tuhan.
- Kelompok Sel: tempat kita saling mengenal, menjaga, menolong, dan bertumbuh bersama.
- Prioritaskan ibadah dan komsel di tengah kesibukan.
- Datanglah tepat waktu dan dengan hati yang siap.
- Jangan hanya datang, duduk, lalu pulang. Sediakan waktu untuk menyapa dan mengenal orang lain.
- Jika ada anggota yang mulai jarang hadir, hubungi dengan kasih—bukan untuk menghakimi.
- Rayakan ulang tahun, keberhasilan, dan sukacita anggota komsel.
- Jangan membentuk kelompok pertemanan yang membuat orang lain merasa tidak diterima. II. BERKUMPUL DALAM IBADAH ADALAH ANUGERAH
- Siapkan hati sebelum mengikuti ibadah.
- Dengarkan firman dengan sikap ingin belajar dan berubah.
- Jangan hanya mencari orang yang sudah akrab dengan kita.
- Duduk atau berbicaralah dengan orang yang belum kita kenal.
- Perhatikan orang yang tampak sendirian, bingung, atau tidak nyaman.
- Sapa dengan tulus: “Selamat datang. Senang sekali bisa hadir bersama kami.” III. KASIH KARUNIA MENGUBAH ORANG ASING MENJADI KELUARGA
- Ia diselamatkan.
- Ia diterima menjadi bagian dari keluarga Allah.
- Jangan menilai seseorang berdasarkan penampilan, pekerjaan, suku, status, atau masa lalunya.
- Jangan membuat pendatang baru merasa sedang diinterogasi.
- Jangan membicarakan kelemahan atau latar belakang jiwa baru kepada orang lain.
- Dengarkan tanpa terburu-buru menghakimi.
- Berikan waktu kepada orang baru untuk bertumbuh.
- Jadilah teman yang aman dan dapat dipercaya.
- Ingatlah bahwa kita juga diterima Tuhan bukan karena sempurna, melainkan karena kasih karunia.
- Ia menghampiri orang yang dijauhi dunia ini.
- Ia menerima orang yang belum dipercaya.
- Ia mendengarkan kesaksiannya.
- Ia memperkenalkannya kepada keluarga rohani.
- Lihat — perhatikan siapa yang baru, sendirian, atau tampak kebingungan.
- Dekati — jangan menunggu mereka menyapa terlebih dahulu.
- Sambut — perkenalkan diri dengan ramah.
- Dengarkan — tanyakan namanya dan dengarkan ceritanya.
- Hubungkan — kenalkan kepada anggota yang lain.
- Dampingi — duduk bersamanya dan bantu mengikuti ibadah.
- Tindak lanjuti — hubungi kembali setelah pertemuan.
- Ajak bertumbuh — undang ke komsel dan kegiatan rohani lainnya.
- Bangun budaya menyapa jiwa baru dan anggota komsel baru.
- Perkenalkan Gereja Keluarga Allah kepada orang-orang di seluruh Indonesia.
- Orang asing menjadi keluarga.
- Orang yang terluka mengalami pemulihan.
- Orang dengan masa lalu menerima kesempatan baru.
- Orang yang kesepian menemukan tempat untuk bertumbuh.
- Setiap jiwa disambut dengan kasih.
- Menyapa satu orang baru.
- Menghubungi satu anggota yang mulai jarang hadir.
- Mendengarkan seseorang yang sedang membutuhkan teman.
- Mengajak satu orang datang ke ibadah atau komsel.
- Bangsa dan negara Indonesia ada dalam pemeliharaan serta pimpinan Tuhan. Revival terjadi di negara Indonesia.
- Sinode Gereja Keluarga Allah: VISI NATION jadi berkat bangsa-bangsa terjadi.
- Pembangunan Pusat Kegerakan Roh Kudus “HEI” bisa dilanjutkan lagi dan pembelaan Tuhan akan turun dengan perijinan yang dilancarkan.
- Terjadi lawatan Tuhan dan tuaian jiwa-jiwa yang dahsyat di kota kami.
- Setiap gereja lokal GKA bertumbuh dengan pesat dan kuat.
- Terjadi kegerakan cellgroup movement atau kegerakan kelompok sel yang membawa tuaian raya jiwa-jiwa.
- HUT gereja: doa puasa, jiwa2 diselamatkan, hadirat, karya Tuhan terjadi.
- Doa permohonan dari Anggota Komsel (jika ada).
- Evaluasi Komsel hari ini.
- Pengumuman Kegerakan di gereja Global (Dibuka SOM Online, ikuti dan ajak 3 jiwa baru hadir di ibadah HUT)
- KKS Cek SPR Anggota Komsel dan mendorong melengkapinya, memperjuangkan menjadi KKS (Cek Baptis, SOM, jadi KKS, RE, ESBC).
- Ajakan selamatkan jiwa dengan mengajak teman/saudara gabung Komsel dan ibadah
- KKS menjadwalkan TURBA, mengunjungi Anggota Komsel yang pasif atau undur (sebagai Langkah PENGGEMBALAAN).
- Merencanakan pertemuan Komsel minggu depan dan membagi tugas Komsel.
BAHAN SHARING KELOMPOK SEL (KOMSEL) GKA Periode 6 September 2026
S1 = SEMBAH PUJI (10-15 menit)
Praise :
- Sukacitaku
- Shout His Name – KA Worship
- Indah BersamaMu
- KasihMu Bapa – KA Worship
- Petugas membacakan pertanyaan tentang isi rumahmu.
- Jika jawaban yang sesuai maka mendapat poin, Jika salah, maka petugas berseru “ TETTT..RUMAHNYA BELUM DIBUKA”
- Apa yang biasanya dilakukan ketika tiba-tiba ada tamu penting mendadak datang?
- Membereskan rumah dengan cepat — 30 poin
- Menyembunyikan barang-barang ke dalam kamar — 25 poin
- Ganti pakaian — 20 poin
- Menyiapkan minuman — 15 poin
- Pura-pura tidak mendengar — 10 poin
- Sebutkan alasan seseorang membuka kulkas tengah malam. JAWABAN :
- Lapar — 30 poin
- Cari minuman — 25 poin
- Cari camilan — 20 poin
- Tidak bisa tidur — 15 poin
- Hanya melihat-lihat — 10 poin
- Apa yang membuat seseorang merasa betah di rumah? JAWABAN :
- Keluarga yang penuh kasih — 30 poin
- Merasa diterima — 25 poin
- Suasana yang damai — 20 poin
- Makanan yang enak — 15 poin
- Tempat tidur yang nyaman — 10 poin
- Apa yang membuat seseorang merasa senang, nyaman, dan betah mengikuti komsel? JAWABAN :
- Merasa diterima dan dikasihi — 30 poin
- Firman Tuhan yang menguatkan — 25 poin
- Memiliki teman dan keluarga rohani — 20 poin
- Suasana komsel yang seru dan menyenangkan — 15 poin
- Mendapat perhatian dan dukungan doa — 10 poin
- Apa yang harus kita lakukan agar komsel menjadi House of Grace? JAWABAN :
- Saling mengasihi — 30 poin
- Saling menerima — 25 poin
- Saling mengampuni — 20 poin
- Saling memperhatikan — 15 poin
- Mengajak orang baru — 10 poin
HOUSE OF GRACE #1 –RUMAH ANUGERAH
A GIFT CALLED HOME
(Sebuah Hadiah yang disebut Rumah)
PEMBUKA
Kalau kita mendengar kata berkat, biasanya yang terpikir adalah uang, kesehatan, pekerjaan, rumah, kendaraan, atau keberhasilan. Semua itu memang berkat Tuhan. Namun, ada berkat rohani yang nilainya jauh lebih besar dan sering kali kurang kita sadari, yaitu SEBUAH RUMAH DAN KELUARGA. Rumah bukan hanya bangunan tempat kita tinggal. Rumah adalah tempat kita diterima, dikasihi, dipulihkan, ditegur, dan bertumbuh bersama. Hari ini kita belajar bahwa Tuhan memberikan kepada kita House of Grace—Rumah Anugerah, rumah pemberian berharga dari Tuhan, baik melalui keluarga jasmani (keluarga dirumah), maupun keluarga rohani (Komsel). Efesus 1:3 “Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga.” I. RUMAH ADALAH BERKAT ROHANI DARI TUHAN Efesus 1:3 mengatakan bahwa di dalam Kristus, Tuhan telah mengaruniakan segala berkat rohani kepada kita. Kita sering lebih mudah melihat berkat jasmani karena bentuknya kelihatan. Namun, berkat rohani kadang tidak terlihat dan justru jauh lebih berharga. Salah satu berkat rohani terbesar adalah MEMILIKI TEMPAT UNTUK PULANG—bukan hanya fisiknya, namun tempat kita dapat berkata: “Di sinilah aku diterima. Di sinilah aku dikasihi. Di sinilah aku bertumbuh.” House of Grace bukan rumah yang dipenuhi orang-orang sempurna, tetapi rumah yang dipenuhi KASIH KARUNIA TUHAN. Bagaimana jika keluarga kita tidak ideal? Mungkin ada yang mengalami konflik keluarga, kehilangan orang terkasih, penolakan, perceraian, atau luka masa lalu. Jangan putus asa. TUHAN SANGGUP MEMULIHKAN KELUARGA KITA. Kalaupun keluarga jasmani kita masih jauh dari keadaan yang kita harapkan, Tuhan memberikan kepada kita KELUARGA ROHANI, yaitu KOMSEL. Tuhan tidak pernah merancang orang percaya untuk hidup sendirian. Di dalam Kristus, kita memiliki keluarga besar, yaitu KELUARGA ALLAH. APLIKASI PRAKTEK FIRMAN MINGGU INI:- Belajarlah mengucapkan terima kasih kepada anggota keluarga.
- Jangan marah terlalu lama; belajar meminta maaf dan mengampuni.
- Sediakan waktu untuk makan, berdoa, atau berbicara bersama.
- Berhentilah melihat kekurangan keluarga terus; mulai syukuri keberadaan mereka.
- Ciptakan suasana rumah yang atmosfernya kasih, misal menyetel radio Elshaddai, lagu pujian, sapaan, candaan.
- Jadilah pembawa damai, bukan pembawa ketegangan di rumah. II. TUHAN MENUNTUN KITA KEPADA SPIRITUAL HOME
- Diterima tanpa harus berpura-pura.
- Didoakan ketika sedang lemah.
- Ditegur dengan kasih ketika mulai menyimpang.
- Dikuatkan ketika ingin menyerah.
- Bertumbuh dalam firman Tuhan.
- Menemukan dan menjalankan panggilan Tuhan.
- Hadirlah dalam ibadah dan komsel dengan setia.
- Jangan hanya menunggu diperhatikan; mulailah memperhatikan orang lain.
- Hubungi anggota komsel yang sedang sakit, mengalami masalah, atau mulai jarang hadir.
- Sambut jemaat baru dengan ramah dan ajak mereka bergabung dalam Komsel.
- Jangan menyebarkan kelemahan anggota keluarga rohani sebagai bahan gosip.
- Jika terjadi kesalahpahaman, selesaikan secara langsung dalam kasih.
- Gunakan waktu, tenaga, kemampuan, dan karunia kita untuk melayani.
- Jangan malu datang kepada keluarga rohani (Komsel) ketika sedang lemah.
- Bersedialah menerima pertolongan dan nasihat dari KKS.
- Jangan menghakimi orang yang datang dengan masa lalu yang buruk.
- Jadilah seperti keluarga Yitro yang membuka pintu dan menerima orang asing.
- Ajak satu orang yang sedang kesepian untuk datang ke komsel.
- Percayalah bahwa kegagalan bukan akhir; Tuhan masih mempunyai skenario yang baru.
- Berkomitmen untuk tertanam dan bertumbuh di Gereja Keluarga Allah, membuat KTA sebagai tanda komitmen menjadi bagian dari keluarga gereja.
- Bergabung dan bertumbuh dalam komsel.
- Mulai melayani dan menjadi berkat bagi anggota keluarga rohani lainnya.
- Bangsa dan negara Indonesia ada dalam pemeliharaan serta pimpinan Tuhan. Revival terjadi di negara Indonesia.
- Sinode Gereja Keluarga Allah: VISI NATION jadi berkat bangsa-bangsa terjadi.
- Pembangunan Pusat Kegerakan Roh Kudus “HEI” bisa dilanjutkan lagi dan pembelaan Tuhan akan turun dengan perijinan yang dilancarkan.
- Terjadi lawatan Tuhan dan tuaian jiwa-jiwa yang dahsyat di kota kami.
- Setiap gereja lokal GKA bertumbuh dengan pesat dan kuat.
- Terjadi kegerakan cellgroup movement atau kegerakan kelompok sel yang membawa tuaian raya jiwa-jiwa.
- Semua jemaat dan pelayan Tuhan mengalami “New Wonder”.
- HUT gereja: doa puasa, jiwa2 diselamatkan, hadirat, karya Tuhan terjadi.
- Doa permohonan dari Anggota Komsel (jika ada).
- Evaluasi Komsel hari ini.
- Pengumuman Kegerakan di gereja Global (Doa Puasa menjelang HUT gereja tgl 31 Agustus – 9 September 2026, Hadiri HUT di gereja lokal dan ajak 3 jiwa baru).
- KKS Cek SPR Anggota Komsel dan mendorong melengkapinya, memperjuangkan menjadi KKS (Cek Baptis, SOM, jadi KKS, RE, ESBC).
- Ajakan selamatkan jiwa dengan mengajak teman/saudara gabung Komsel dan ibadah
- KKS menjadwalkan TURBA, mengunjungi Anggota Komsel yang pasif atau undur (sebagai Langkah PENGGEMBALAAN).
- Merencanakan pertemuan Komsel minggu depan dan membagi tugas Komsel.
BAHAN SHARING KELOMPOK SEL (KOMSEL) GKA Periode 30 Agustus 2026
S1 = SEMBAH PUJI (10-15 menit)
Praise :
- Terbesar dan Termulia
- Yesus Mulia
- Sedekat itu
- Forever More – KA Worship
- Komsel ONSITE : Bagi peserta menjadi beberapa “keluarga”, masing2@3 orang. ONLINE: Anggap semua adalah 1 keluarga.
- Petugas meneriakkan instruksi pose/akting dan setiap “keluarga” harus melakukan instruksi tersebut secepat dan sekompak mungkin.
- Keluarga yang cepat dan kompak melakukan instruksi akting yang akan menang.
- “FOTO KELUARGA SULTAN!”.Semua langsung berpose paling elegan dan sok kaya. 😂
- “SEKELUARGA TELAT KE GEREJA. DATANG PAS FIRMAN”.
- “KELUARGA DAPAT BERKAT RUMAH BARU”
- “KELUARGA PUNYA MASALAH BESAR”
- “YESUS RAJA KELUARGAKU”
COVENANT HOUSE #5 –
THE NOBLE FAMILY
(Keluarga yang Mulia dan Terhormat)
PEMBUKA Semua keluarga tentu ingin dikenal sebagai keluarga yang berhasil. Tetapi di mata Tuhan, keluarga yang hebat bukan hanya keluarga yang punya banyak harta, tetapi KELUARGA YANG PUNYA NAMA BAIK, HIDUP TERHORMAT, DAN MENJADI BERKAT. Rumah bagus bisa dibangun dalam beberapa bulan. Kekayaan bisa diwariskan dalam satu hari. Tetapi nama baik sebuah keluarga dibangun seumur hidup. Amsal 22:1 (versi Firman Allah Yang Hidup): Jika engkau harus memilih, pilihlah NAMA BAIK daripada kekayaan yang besar; karena DIKASIHI DAN DIHORMATI ORANG lebih baik daripada perak dan emas. Noble Family adalah keluarga yang hidup dalam kemuliaan dan kehormatan Tuhan, memiliki reputasi yang baik, serta menjadi berkat bagi banyak orang. Dan kabar baiknya: kita tidak harus berasal dari keluarga yang sempurna untuk mulai membangun Noble Family. Bersama Tuhan, sejarah keluarga kita bisa berubah mulai dari kita. BAGAIMANA CARANYA ? I. UNDANG RAJA KEMULIAAN MEMERINTAH DALAM KELUARGA Mazmur 24:7 “Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan!” Kemuliaan sebuah keluarga tidak dimulai dari siapa yang tinggal di rumah itu, tetapi dari SIAPA YANG BERTAHTA di dalam rumah itu. Pertanyaannya bukan hanya: “Apakah keluarga kita percaya kepada Tuhan?” Tetapi: “Apakah Tuhan benar-benar menjadi Raja dalam keluarga kita?” HIGHLIGHT Terima Tuhan Yesus dan dibaptis air APLIKASI PRAKTEK FIRMAN SEHARI-HARI : Mulai minggu ini:
- Bangun mezbah keluarga: doa dan Firman bersama.
- Sebelum mengambil keputusan penting, tanyakan: “Apa yang Tuhan mau?”
- Jika ada anggota keluarga yang belum menerima Yesus, mulai doakan dan jangkau dengan kasih.
- Jika sudah percaya tetapi belum dibaptis, ambil langkah untuk dibaptis dan sungguh-sungguh hidup sebagai murid Kristus.
- “Terima kasih ya.”
- “Maaf, tadi aku salah.”
- “Aku minta tolong, bisa ambilkan barang.”
- “Ada yang bisa kubantu?”
- Dengarkan tanpa memotong
- Bicara dengan lembut
- BERDOA — cari Tuhan terlebih dahulu.
- BICARA — komunikasikan masalah tanpa menyerang pribadi.
- BERSATU — lawan masalahnya bersama-sama, bukan saling melawan.
- 👑 YESUS menjadi Raja
- ❤️ Saling menghormati
- 🤝 Tetap bersatu dalam proses
- Keluarga kami akan dipulihkan.
- Kasih dan penghormatan akan kembali memenuhi rumah kami.
- Suami dan istri akan semakin bersatu.
- Orang tua menjadi teladan bagi anak-anak.
- Anak-anak bertumbuh menjadi generasi yang takut akan Tuhan.
- Setiap proses tidak akan memecahkan keluarga kami, tetapi membuat kami semakin kuat.
- Rumah kami menjadi rumah doa, rumah damai sejahtera dan rumah hadirat Tuhan.
- Keluargaku menjadi keluarga yang mulia dan dihormati, Noble family
- Bangsa dan negara Indonesia ada dalam pemeliharaan serta pimpinan Tuhan. Revival terjadi di negara Indonesia.
- Sinode Gereja Keluarga Allah: VISI NATION jadi berkat bangsa-bangsa terjadi.
- Pembangunan Pusat Kegerakan Roh Kudus “HEI” bisa dilanjutkan lagi dan pembelaan Tuhan akan turun dengan perijinan yang dilancarkan.
- Terjadi lawatan Tuhan dan tuaian jiwa-jiwa yang dahsyat di kota kami.
- Setiap gereja lokal GKA bertumbuh dengan pesat dan kuat.
- Terjadi kegerakan cellgroup movement atau kegerakan kelompok sel yang membawa tuaian raya jiwa-jiwa.
- Semua jemaat dan pelayan Tuhan mengalami “New Wonder”.
- HUT gereja: doa puasa, jiwa2 diselamatkan, hadirat, karya Tuhan terjadi.
- Doa permohonan dari Anggota Komsel (jika ada).
- Evaluasi Komsel hari ini.
- Pengumuman Kegerakan di gereja Global (Doa Puasa menjelang HUT gereja tgl 31 Agustus – 9 September 2026)
- KKS Cek SPR Anggota Komsel dan mendorong melengkapinya, memperjuangkan menjadi KKS (Cek Baptis, SOM, jadi KKS, RE, ESBC).
- Ajakan selamatkan jiwa dengan mengajak teman/saudara gabung Komsel dan ibadah
- KKS menjadwalkan TURBA, mengunjungi Anggota Komsel yang pasif atau undur (sebagai Langkah PENGGEMBALAAN).
- Merencanakan pertemuan Komsel minggu depan dan membagi tugas Komsel.
BAHAN SHARING KELOMPOK SEL (KOMSEL) GKA Periode 23 Agustus 2026
BAHAN SHARING KELOMPOK SEL (KOMSEL) GKA
Periode 23 Agustus 2026
S1 = SEMBAH PUJI (10-15 menit)
Praise :
- Shout His Name – KA Worship
- Betapa Hebat
- Skali Yesus Selamanya Yesus
- Hosanna in the Highest
- Siapkan gelas plastik/kertas atau benda ringan yang bisa ditumpuk dan bagilah peserta dalam beberapa kelompok.
- Setiap kelompok berlomba harus membangun menara setinggi mungkin dalam 60 detik.
- Setiap 15 detik, Petugas meriakkan tantangan baru saat peserta membangun menara:
- “EGO!” >> semua hanya boleh membangun dengan 1 tangan.
- “KOMUNIKASI PUTUS” >> Tidak boleh bicara.
- “MASALAH DATANG” >> Peserta tutup mata kiri.
- “BADAI DATANG” >> Petugas boleh meniup gelas-gelasnya dari jarak aman.
- Menara yang paling tinggi dan masih berdiri jadi pemenang.
- Minta setiap peserta mengambil 6–10 benda disekitar yang bisa ditumpuk dalam waktu 30 detik. Bebas: gelas plastik, buku, kotak tisu, botol, bantal kecil, remote, dll.
- Peserta harus membuat menara setinggi mungkin dan tidak boleh roboh.
- Lakukan sama seperti poin (3) diatas.
- Petugas akan memilih pemenang dengan menara tertinggi, menara paling kreatif, dan menara paling ajaib.
COVENANT HOUSE #4 –
THE FAMILY PROJECT: WE BUILD TOGETHER
PEMBUKA
Setelah Merdeka dari warisan negatif (luka masa lalu, kebiasaan buruk dll), ini saatnya kita membangun keluarga kita. Rumah yang indah bisa selesai dibangun dalam beberapa bulan, tetapi keluarga tidak pernah selesai dibangun karena rumah tangga adalah proyek seumur hidup. Mazmur 127:1a Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya. Supaya membangun rumah tanggga dapat berhasil, maka rumusnya = TUHAN + USAHA ORANG (SUAMI-ISTRI). Suami istri dipanggil bukan hanya untuk stay together atau live together atau tinggal bersama saja, tetapi juga untuk BUILD TOGETHER! (membangun bersama)! BAGAIMANA CARANYA ? I. MILIKI VISI KELUARGA YANG JELAS Saat hendak membangun rumah, kita tentu membutuhkan gambarnya dulu atau blueprint. Namun banyak orang serius membuat blueprint rumah, tetapi tidak pernah membuat blueprint keluarganya. Yosua 24:15 “Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN.” Yosua mempunyai arah yang jelas bagi keluarganya: rumah kami akan menjadi rumah yang melayani dan beribadah kepada Tuhan. Jadi, Visi keluarga bukan hanya target, misal : “Harus punya rumah, Harus punya tabungan.” Visi berbicara tentang KELUARGA SEPERTI APA YANG INGIN KITA BANGUN BERSAMA TUHAN. Contoh: “Keluarga kami adalah keluarga yang melayani, keluarga yang takut akan Tuhan, menjadi berkat, dan membawa orang lain mengenal Tuhan.” Visi keluarga harus terus DIHIDUPI, DIULANG, DICONTOHKAN, DAN DIPERJUANGKAN. APLIKASI PRAKTEK SEHARI-HARI :- Mulailah renungkan dan bertanya dalam keluarga: “Keluarga seperti apa yang Tuhan ingin kita bangun?”
- Kemudian bangun nilai-nilai sederhana:
- Tuhan menjadi pusat keluarga.
- Membiasakan berkata jujur dan saling menghargai.
- Belajar meminta maaf dan mengampuni.
- Anak melihat teladan iman dari orangtuanya.
- Keluarga menjadi berkat bagi orang lain.
- Saat berbeda pendapat, biasakan:
- Berani mengatakan: “Aku yang salah.. Maafkan aku.. Aku mau dengar pendapatmu.” Kadang-kadang kemenangan terbesar dalam pernikahan adalah ketika kita berani MENGALAHKAN EGO SENDIRI.
- Sering kali masalah rumah tangga bukan karena sudah tidak saling mengasihi, tetapi karena tidak lagi saling memahami.
- Kasih membuat dua orang mau memulai pernikahan, Komunikasi yang sehat membantu pernikahan terus bertumbuh.
- LEVEL 1 — BASA-BASI “Sudah makan?” “Mau pergi?”
- LEVEL 2 — TUKAR INFORMASI “Besok aku pulang jam lima.” “SPP sudah kubayarkan.”
- LEVEL 3 — MENYAMPAIKAN PENDAPAT “Aku pikir sebaiknya kita…”.
- LEVEL 4 — MENYAMPAIKAN PERASAAN “Aku sedih ketika…” “Aku takut kalau…” “Aku merasa tidak didengarkan…”
- LEVEL 5 — HATI KE HATI ❤️ “Apa yang sedang kamu rasakan?” “Kenapa takut?” “Apa yang bisa aku lakukan untukmu?”
- Coba lakukan 60 MENIT TANPA HP. Suami-istri atau orangtua-anak duduk bersama dan saling bertanya: “Bagaimana keadaan hatimu hari ini?” Bukan untuk langsung mengoreksi atau memberi nasihat. DENGARKAN SAJA.
- Bagi Keluarga, Lakukan mezbah keluarga minimal 1 kali dalam seminggu, luangkan waktu untuk membuat doa bersama, menyembah Tuhan bersama dan baca Firman Tuhan bersama.
- Bagi yang belum menikah, bangun mezbah pribadi dan mulai doakan keluargamu dirumah dan keluarga masa depanmu yang suatu hari akan Tuhan percayakan.
- Bangun dengan visi yang sama.
- Bangun dengan menanggalkan ego.
- Bangun dengan komunikasi yang sehat.
- Dan terutama, bangun bersama Tuhan.
- Pembangunan Pusat Kegerakan Roh Kudus “HEI” bisa dilanjutkan lagi dan pembelaan Tuhan akan turun dengan perijinan yang dilancarkan.
- Terjadi lawatan Tuhan dan tuaian jiwa-jiwa yang dahsyat di kota kami.
- Bangsa dan negara ada dalam pemeliharaan serta pimpinan Tuhan.
- Setiap gereja lokal GKA bertumbuh dengan pesat dan kuat.
- Terjadi kegerakan cellgroup movement atau kegerakan kelompok sel yang membawa tuaian raya jiwa-jiwa.
- Doa permohonan dari Anggota Komsel (jika ada).
- Evaluasi Komsel hari ini.
- Pengumuman Kegerakan di gereja Global
- KKS Cek SPR Anggota Komsel dan mendorong melengkapinya, memperjuangkan menjadi KKS (Cek Baptis, SOM, jadi KKS, RE, ESBC).
- Ajakan selamatkan jiwa dengan mengajak teman/saudara gabung Komsel dan ibadah
- KKS menjadwalkan TURBA, mengunjungi Anggota Komsel yang pasif atau undur (sebagai Langkah PENGGEMBALAAN).
- Merencanakan pertemuan Komsel minggu depan dan membagi tugas Komsel.
BAHAN SHARING KELOMPOK SEL (KOMSEL) GKA Periode 16 Agustus 2026
S1 = SEMBAH PUJI (10-15 menit)
Praise :
- Tak kan Kemana
- Sukacita Surga
- Kemenangan Terjadi disini
- Pengharapanku – KA Worship
- Peserta berbaris menghadap ke belakang.
- Petugas memperlihatkan jawaban atau membisikkan satu kalimat instruksi kepada peserta paling belakang.
- Peserta pertama menepuk orang didepannya lalu memperagakan gerakan tersebut tanpa berbicara. Gerakan diteruskan sampai peserta terakhir.
- Peserta terakhir memperagakan “warisan” yang diterimanya dan menebak isi kalimat instruksi tsb, misal ibu takut dengan anjing.
- Kelompok yang Gerakan akhirnya paling mirip dan tebakan kalimatnya benar menjadi pemenangnya.
- Untuk Komsel Online à Petugas memperagakan gaya lucu tersebut didepan kamera dan Peserta berlomba menebak
- Monyet marah
- Bebek sakit gigi
- Orang menangis sambil joget
COVENANT HOUSE #3 –
MERDEKA DARI WARISAN NEGATIF
PEMBUKAKemerdekaan bukan hanya bebas dari penjajahan secara fisik, tetapi juga bebas dari dosa, luka, kepahitan, ketakutan, dan kebiasaan buruk masa lalu. Kabar baiknya, di dalam Kristus kita tidak harus mengulangi pola kehidupan keluarga kita. Bersama Tuhan, rantai lama dapat diputus dan masa depan baru dapat dimulai. I. ADA 2 JENIS WARISAN Warisan bukan hanya fisik berupa rumah, tanah, atau harta, tetapi juga non fisik berupa nilai kehidupan, iman, karakter, kebiasaan, cara berbicara, bahkan luka dan kepahitan. Anak-anak tidak hanya mewarisi apa yang kita berikan, tetapi juga apa yang setiap hari mereka lihat. Warisan paling kuat sering kali bukan yang diajarkan, melainkan yang dicontohkan. Ada dua jenis warisan:
- Warisan positif : Iman, kasih, kejujuran, dan takut akan Tuhan.
- Warisan negatif : Dosa, kemarahan, kepahitan, ketakutan, dan kebiasaan buruk.
- SADARI DAN AKUI APA YANG SELAMA INI MENGIKAT HIDUP KITA
- LAWAN DENGAN KUASA KRISTUS
- DEKLARASIKAN KEMERDEKAAN
- HATI-HATI DAN JANGAN BUKA CELAH LAGI
- CEK DIRIMU SENDIRI. Adakah Pola negatif yang sering berulang di keluarmu? Apakah kamu juga melakukannya? Misal, pemarah, takut, selalu gagal dan miskin, tidak bisa jujur, pendendam sulit mengampuni, memberontak, kasar/main tangan (boleh disharingkan).
- BERHENTI MENYALAHKAN MASA LALU ATAU SELALU TERTUDUH TERUS. Kita mungkin tidak bertanggung jawab atas luka yang kita terima, tetapi kita bertanggung jawab atas CARA KITA MERESPONS DAN MENJALANI KEHIDUPAN HARI INI. Ampuni orang yang melukai kita dan serahkan proses pemulihan kepada Tuhan.
- GANTI POLA LAMA DENGAN KEBIASAAN BARU
- Jika keluarga terbiasa berkata kasar, mulailah berbicara dengan lembut.
- Jika terbiasa menyimpan konflik, belajarlah berdamai dan meminta maaf.
- Jika keluarga tidak pernah berdoa, mulailah membangun mezbah keluarga.
- Jika terbiasa tidak jujur soal keuangan, mulailah hidup terbuka dan bertanggung jawab.
- Jika terbiasa marah kepada anggota keluargamu, mulailah dengan sabar, kasih dan menerima mereka apa adanya tanpa menuntut.
- Jika keluarga penuh ketakutan, latihlah diri memegang dan mengucapkan janji Tuhan.
- BANGUN WARISAN POSITIF
- JANGAN BERJUANG SENDIRIAN
- Pembangunan Pusat Kegerakan Roh Kudus “HEI” bisa dilanjutkan lagi dan pembelaan Tuhan akan turun dengan perijinan yang dilancarkan.
- Terjadi lawatan Tuhan dan tuaian jiwa-jiwa yang dahsyat di kota kami.
- Bangsa dan negara ada dalam pemeliharaan serta pimpinan Tuhan.
- Setiap gereja lokal GKA bertumbuh dengan pesat dan kuat.
- Terjadi kegerakan cellgroup movement atau kegerakan kelompok sel yang membawa tuaian raya jiwa-jiwa.
- Doa permohonan dari Anggota Komsel (jika ada).
- Evaluasi Komsel hari ini.
- Pengumuman Kegerakan di gereja Global
- KKS Cek SPR Anggota Komsel dan mendorong melengkapinya, memperjuangkan menjadi KKS (Cek Baptis, SOM, jadi KKS, RE, ESBC).
- Ajakan selamatkan jiwa dengan mengajak teman/saudara gabung Komsel dan ibadah
- KKS menjadwalkan TURBA, mengunjungi Anggota Komsel yang pasif atau undur (sebagai Langkah PENGGEMBALAAN).
- Merencanakan pertemuan Komsel minggu depan dan membagi tugas Komsel.
BAHAN SHARING KELOMPOK SEL (KOMSEL) GKA Periode 9 Agustus 2026
BAHAN SHARING KELOMPOK SEL (KOMSEL) GKA
Periode 9 Agustus 2026
S1 = SEMBAH PUJI (10-15 menit)
Praise :
1. Bersama Yesus
2. BersamaMu – KA Worship
Worship :
1. Rasa Kasih Tuhan – KA Worship
2. You are Holy
S2 = SUASANA/GAMES (10 menit)
Komsel Onsite dan Online
JUDUL : “SEPADAN ATAU BEDA JALAN?”
KONSEP : Berpasangan menjawab pertanyaan.
CARA BERMAIN:
1. Peserta dibagi berpasangan.
2. Setiap pasangan diberi waktu 10 detik untuk menuliskan jawaban tanpa berdiskusi di kertas masing-masing dengan spidol/bolpen
3. Petugas akan memberikan pertanyaan cepat dan keduanya harus memperlihatkan jawaban secara bersamaan. Dari situ akan kelihatan pasangan ini sepadan atau Beda Jalan.
4. Pasangan dengan jawaban sama menjadi pemenang.
PERTANYAAN CEPAT
1. Lebih suka makan: asin atau manis?
2. Kalau liburan pilih: pantai atau gunung?
3. Kalau ada masalah langsung: bicara atau diam dulu?
4. Lebih sulit mengatakan: “Maaf” atau “Aku salah”?
5. Kalau mendapat uang Rp10 juta: ditabung atau belanja?
6. Dalam tim pilih: memimpin atau mengikuti?
7. Lebih romantis suka diberi: hadiah atau perhatian?
8. Kalau tersesat pilih: bertanya atau tetap merasa paling tahu?
9. Dalam mengambil Keputusan suka: cepat atau banyak pertimbangan?
10. Yang paling penting dalam hubungan itu: kesamaan atau saling melengkapi?
PERTANYAAN BABAK FINAL
“Sebutkan satu benda yang paling menggambarkan pasangan bermainmu!” misal : dia seperti ALARM karena sering banyak mengingatkan.
TUJUAN BERMAIN :
Dari permainan ini mengingatkan bahwa ternyata pasangan yang sepadan tidak selalu memberikan jawaban yang sama. Perbedaan bukan masalah, selama kita mau saling mengenal, berkomunikasi, dan menyatukan arah. Kesepadanan bukan berarti harus sama dalam segala hal, tetapi memiliki iman, nilai hidup, dan tujuan yang sama sambil saling melengkapi dalam perbedaan.
S3 = SHARING APLIKASI FIRMAN TUHAN (50 menit).
GOAL: Petugas bukan kotbah, namun MENGINGATKAN POIN-POIN SAJA SEPERTI DIBAWAH INI (±10 menit).
COVENANT HOUSE #2 – SEPADAN DAN SEIMBANG
PEMBUKA Setiap orang tentu menginginkan keluarga yang bahagia. Namun, keluarga yang kuat tidak dibangun hanya karena dua orang saling mencintai. Keluarga yang kuat dibangun ketika dua orang sepakat hidup dalam perjanjian dengan Tuhan, berjalan menuju arah yang sama, dan bersedia saling melengkapi. Tuhan sedang membangun sebuah covenant house—rumah tempat perjanjian-Nya tinggal, iman diwariskan, kasih dipelihara, dan nama-Nya dimuliakan turun-temurun. Kejadian 2:18 TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.” Sejak awal, Tuhan tidak hanya memikirkan agar manusia memiliki pasangan. Tuhan juga memperhatikan kualitas hubungan tersebut, yaitu PASANGAN YANG DAPAT MENJADI PENOLONG DAN HIDUP DALAM KESEPADANAN. I. CARILAH DAN PILIHLAH YANG SEPADAN. Kejadian 24:2-4 “Berkatalah Abraham kepada hambanya yang paling tua dalam rumahnya, yang menjadi kuasa atas segala kepunyaannya, katanya: "Baiklah letakkan tanganmu di bawah pangkal pahaku, 3 supaya aku mengambil sumpahmu demi TUHAN, Allah yang empunya langit dan yang empunya bumi, bahwa engkau tidak akan mengambil untuk anakku seorang isteri dari antara perempuan Kanaan yang di antaranya aku diam. 4 Tetapi engkau harus pergi ke negeriku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang isteri bagi Ishak, anakku.” - Abraham memahami bahwa memilih pasangan hidup adalah keputusan yang terlalu besar untuk dilakukan secara sembarangan karena pasangan hidup akan menentukan arah seluruh masa depan. - Jangan membuat keputusan seumur hidup hanya berdasarkan perasaan sesaat. - Pasangan hidup akan sangat memengaruhi Arah kehidupan kita, Kedekatan kita dengan Tuhan, Cara kita membangun keluarga, Nilai yang diwariskan kepada anak-anak, Penggenapan rencana Tuhan dalam hidup kita. KESEPADANAN LEBIH DARIPADA SEKADAR KESAMAAN Kesamaan memang mempermudah kita memulai hubungan, tetapi belum tentu membuat kita mampu mempertahankan hubungan. Sama-sama suka jalan-jalan, sama-sama suka makanan tertentu, atau memiliki hobi yang sama tentu menyenangkan. Namun, semuanya tidak cukup untuk menopang pernikahan ketika menghadapi tekanan ekonomi, masalah kesehatan, konflik keluarga, dan perbedaan pendapat. Tuhan juga tidak selalu memberikan pasangan yang sama dengan kita. Sering kali Tuhan memberikan pasangan yang berbeda untuk menyeimbangkan dan mendewasakan kita. SEPADAN TIDAK BERARTI HARUS SELEVEL Kesepadanan bukan hanya berbicara mengenai kesamaan pendidikan, penghasilan, jabatan, status sosial, atau penampilan. Karena itu: “Jangan biarkan cinta mengalahkan hikmat. Jangan juga biarkan hikmat mematikan kasih. Biarlah kasih dan hikmat bersama-sama membawa kita menemukan kehendak Tuhan.” II. 3 AREA YANG SANGAT MENENTUKAN KESEPADANAN. 1. SEPADAN DALAM IMAN. 2 Korintus 6:14 “Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?” Kesepadanan yang paling mendasar adalah kesepadanan dalam iman. Iman akan menentukan siapa yang menjadi pusat keluarga, bagaimana pasangan mengambil keputusan, menghadapi masalah, mendidik anak, dan menentukan prioritas hidup. BELAJAR DARI DAUD DAN MIKHAL 2 Samuel 6:16 “Ketika tabut TUHAN itu masuk ke kota Daud, maka Mikhal, anak perempuan Saul, menjenguk dari jendela, lalu melihat raja Daud meloncat-loncat serta menari-nari di hadapan TUHAN. Sebab itu ia memandang rendah Daud dalam hatinya.” Mikhal ini mencintai Daud. Tetapi ternyata… Mikhal tidak mencintai yang Daud cintai, yaitu Tuhan. Daud memuji-muji Tuhan dan menari-nari dengan sekuat tenaga, namun Mikhal memandang rendah hal itu karena dia lebih mementingkan kehormatan, citra, martabat, penampilan seorang Raja. Masalah mereka bukan karena kehilangan cinta. Masalah mereka karena memiliki pusat cinta yang berbeda. Sebelum bertanya, “Apakah dia mencintaiku?” tanyakan terlebih dahulu, “Apakah dia sungguh-sungguh mencintai Tuhan?” Jangan puas hanya menjadi pasangan yang sama-sama datang ke gereja. Jadilah pasangan yang sama-sama: - Mengejar hadirat Tuhan. - Mencintai firman Tuhan. - Bertumbuh secara rohani. - Melayani Tuhan. - Membawa keluarganya semakin dekat kepada Tuhan. 2. SEPADAN DALAM ARAH DAN NILAI HIDUP. Amos 3:3 “Berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka belum berjanji?” Dua orang dapat berjalan bersama jika mereka sepakat mengenai arah yang hendak dituju. Arah hidup jauh lebih penting daripada sekadar kesamaan hobi. Nilai hidup adalah kompas yang menuntun keputusan kita sehari-hari, misalnya: - Apakah keluarga mengutamakan Tuhan? - Bagaimana mengelola keuangan? - Bagaimana memperlakukan orang tua dan keluarga besar? - Bagaimana mendidik anak? - Bagaimana menyelesaikan konflik? - Apakah bersedia hidup jujur, setia, dan bertanggung jawab? - Apakah keluarga mau dipakai untuk melayani Tuhan? Kesamaan nilai hidup membuat pasangan mampu mengambil keputusan bersama dan berjalan sampai akhir. 3. SEPADAN DALAM KEDEWASAAN KARAKTER. Matius 7:20 “Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.” Penampilan dapat menarik perhatian, tetapi karakterlah yang menopang sebuah hubungan. Karakter seseorang paling jelas terlihat melalui responsnya, terutama ketika keinginannya tidak terpenuhi. Perhatikan bagaimana seseorang merespons ketika: - Kecewa atau marah. - Menghadapi tekanan. - Menerima teguran. - Melakukan kesalahan. - Berhadapan dengan orang yang dianggap lebih rendah. - Harus meminta maaf dan mengampuni. - Tidak mendapatkan apa yang diinginkan. Jangan hanya terpikat oleh penampilannya. Perhatikan buah kehidupannya. Bagi yang sudah menikah, jangan hanya menuntut pasangan menjadi lebih dewasa. Mintalah Tuhan terlebih dahulu mengubahkan karakter kita. Kesepadanan dalam pernikahan bukan hanya sesuatu yang ditemukan, tetapi juga sesuatu yang terus dibangun. APLIKASI PRAKTIK SEHARI-HARI BAGI YANG BELUM MENIKAH: - Libatkan Tuhan dalam memilih pasangan. - Jangan mengabaikan tanda bahaya hanya karena sedang jatuh cinta. - Perhatikan iman, nilai hidup, dan karakter, bukan hanya penampilan. - Dengarkan nasihat pemimpin rohani dan orang-orang yang dewasa. BAGI YANG SUDAH MENIKAH: - Bangun kebiasaan berdoa dan beribadah bersama dalam mezbah keluarga. - Ibadah bersama dan melayani di gereja bersama. - Belajar menerima perbedaan sebagai kesempatan untuk saling melengkapi. - Berhenti hanya menuntut perubahan pasangan; mulailah dari diri sendiri. - Selesaikan konflik dengan kasih, kejujuran, dan kerendahan hati. KESIMPULAN Sepadan tidak berarti sama dalam segala hal. Sepadan berarti memiliki dasar iman yang sama, berjalan menuju arah yang sama, memegang nilai hidup yang selaras, serta bersedia bertumbuh dalam karakter. Jangan hanya mencari pasangan yang menyenangkan hati. Carilah dan jadilah pasangan yang membawa keluarga semakin dekat kepada Tuhan. Bagi yang sudah menikah, mungkin saat ini ada banyak perbedaan. Jangan cepat menyimpulkan bahwa Saudara salah memilih pasangan. Izinkan Tuhan memakai perbedaan itu untuk saling melengkapi, membentuk karakter, dan memperkuat perjanjian pernikahan. Covenant house tidak dibangun oleh dua orang yang sempurna, tetapi oleh dua orang yang terus bersedia dibentuk dan berjalan bersama Tuhan. PERTANYAAN SHARING : Sharingkan. Dalam kehidupanmu atau pernikahanmu saat ini, area manakah yang paling perlu dibangun agar semakin sepadan: iman, arah dan nilai hidup, atau kedewasaan karakter? Apa satu langkah nyata yang akan Saudara lakukan? A. DOA PROFETIK Tuhan Yesus, kami menyerahkan setiap pribadi di Komsel ini dan keluarga kami masing-masing ke dalam tangan-Mu. Bangunlah rumah kami menjadi covenant house yang dipenuhi hadirat, kasih, dan kebenaran-Mu. Kami berdoa agar pasangan dan keluarga kami menjadi penolong kami yang membuat keluarga kami masuk dalam perjanjian ilahi dengan-Mu. Terjadi dalam nama Yesus. Satukan iman, arah hidup, dan hati kami. Pulihkan setiap hubungan yang renggang dan dewasakan karakter kami. Kami percaya keluarga kami akan berdiri teguh, menjadi berkat, dan memuliakan nama-Mu turun-temurun. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin B. DOA SYAFAAT : Semua jemaat dan pelayan Tuhan mengalami keajaiban demi keajaiban yang baru. 1. Pembangunan Pusat Kegerakan Roh Kudus “HEI” bisa dilanjutkan lagi dan pembelaan Tuhan akan turun dengan perijinan yang dilancarkan. 2. Terjadi lawatan Tuhan dan tuaian jiwa-jiwa yang dahsyat. 3. Bangsa dan negara ada dalam pemeliharaan serta pimpinan Tuhan. 4. Setiap gereja lokal GKA bertumbuh dengan pesat dan kuat. 5. Terjadi kegerakan cellgroup movement atau kegerakan kelompok sel yang membawa tuaian raya jiwa-jiwa. 6. Doa permohonan dari Anggota Komsel (jika ada). Mari ambil bagian dalam kegerakan iman ini dan alami tahun 2026 sebagai Tahun Keajaiban Baru! S4 = SASARAN DAN RENCANA 1. Evaluasi Komsel hari ini. 2. Pengumuman Kegerakan di gereja Global 3. KKS Cek SPR Anggota Komsel dan mendorong melengkapinya, memperjuangkan menjadi KKS (Cek Baptis, SOM, jadi KKS, RE, ESBC). 4. Ajakan selamatkan jiwa dengan mengajak teman/saudara gabung Komsel dan ibadah 5. KKS menjadwalkan TURBA, mengunjungi Anggota Komsel yang pasif atau undur (sebagai Langkah PENGGEMBALAAN). 6. Merencanakan pertemuan Komsel minggu depan dan membagi tugas Komsel. HAPPY GOLDEN WEDDING ANNIVERSARY UNTUK PS OBAJA DAN IBUCategories
Latest Posts