Bahan Sharing

12 September 2026 Tim Penulis Renungan Bahan Sharing

BAHAN SHARING KELOMPOK SEL (KOMSEL) GKA Periode  13 September 2026

S1 = SEMBAH PUJI (10-15 menit)

Praise :

  1. Datanglah dan Bertahta
  2. Tertawa

Worship :

  1. Goodness of God
  2. Mujizat Besar Terjadi – KA Worship

 

S2 = SUASANA/GAMES (10 menit)

Komsel Onsite dan Online

JUDUL       :  “TUAN RUMAH BERKATA!”

CARA BERMAIN :

  1. Petugas memberikan perintah dengan cepat.
  2. Peserta hanya boleh mengikuti perintah yang diawali dengan kalimat :

“Tuan Rumah berkata…”

  1. Jika perintah tidak diawali kalimat tersebut, peserta tidak boleh bergerak.
  2. Jika petugas instruksi “Tuan Rumah berkata, tepuk tangan 3x”, maka lakukanlah. Namun peserta tidak boleh melakukan jika tidak diawali dengan kalimat point (2).

PERINTAH (Untuk Petugas) >> Makin lama instruksi disampaikan makin cepat :

  1. Tuan Rumah berkata, buatlah bentuk atap dengan kedua tangan!
  2. Tuan Rumah berkata, tunjuk orang yang paling murah senyum!
  3. Pegang hidung!
  4. Tuan Rumah berkata, lambaikan tanganmu!
  5. Tepuk tangannya yang keras!
  6. Tuan Rumah berkata, tirukan suara bel rumah rusak!
  7. Tertawa yang paling keras!
  8. Tuan Rumah berkata pegang kepala!
  9. Pegang hidung!
  10. Tuan Rumah berkata tepuk tangan!
  11. Teriak Halleluya!

 

TUJUAN BERMAIN :

Dari permainan ini mengingatkan bahwa kita harus peka mendengar perintah. Dalam kehidupan rohani, kita juga harus peka melihat orang-orang di sekitar kita. Mungkin ada pendatang baru yang tampak tersenyum, tetapi sebenarnya merasa asing dan sendirian. Tuhan memanggil kita untuk tidak hanya melihat, tetapi melangkah mendekat, menyapa, dan menerima mereka.

Mari menjadi Barnabas yang berkata:

‘Welcome Keluarga Allah! Selamat datang, ini rumahmu dan kami adalah keluargamu!’”

 

S3 = SHARING APLIKASI FIRMAN TUHAN (50 menit).

GOAL: Petugas bukan kotbah, namun MENGINGATKAN POIN-POIN SAJA SEPERTI DIBAWAH INI (±10 menit).

 

HOUSE OF GRACE #2 –RUMAH ANUGERAH

WELCOME KELUARGA ALLAH

(Selamat Datang, ini Rumahmu)

 

PEMBUKA

Setiap orang membutuhkan rumah, yaitu tempat di mana ia diterima, dikenal, dikasihi, dan tidak merasa sendirian.

Gereja dan komsel adalah rumah rohani. Di dalamnya kita bukan hanya mendengar firman, tetapi juga mengalami kasih Bapa melalui keluarga rohani. “Welcome Keluarga Allah! Selamat datang, ini rumahmu. Ini keluargamu!”

 

              I. KELUARGA SELALU RINDU BERKUMPUL

Kisah Para Rasul 2:46–47

“Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati, sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.”

Jemaat mula-mula berkumpul dengan tekun, sehati, gembira, dan tulus. Setiap hari Tuhan menambahkan orang-orang yang diselamatkan.

Mengapa orang tertarik untuk bergabung?

  1. Faktor utama adalah Tuhan yang bekerja dan menyelamatkan jiwa.
  2. Faktor kedua adalah kekeluargaan yang erat di antara jemaat.

Kata “keluarga” tidak boleh hanya menjadi status atau slogan. Kekeluargaan harus terlihat melalui tindakan nyata sehingga ibadah dan komsel menjadi family gathering yang menyenangkan.

Gereja bertumbuh dengan dua sayap:

  • Ibadah Raya: tempat keluarga besar berkumpul menyembah Tuhan.
  • Kelompok Sel: tempat kita saling mengenal, menjaga, menolong, dan bertumbuh bersama.

Renungan :

Apakah kita masih datang ke ibadah dan komsel dengan hati yang gembira, atau hanya karena kewajiban dan rutinitas? Yuk periksa hatimu.

Mari datang ke gereja dan Komsel dengan kerinduan:

“Aku rindu bertemu Bapaku dan aku juga rindu bertemu keluarga rohaniku.”

 

APLIKASI PRAKTEK FIRMAN SEHARI-HARI :

  • Prioritaskan ibadah dan komsel di tengah kesibukan.
  • Datanglah tepat waktu dan dengan hati yang siap.
  • Jangan hanya datang, duduk, lalu pulang. Sediakan waktu untuk menyapa dan mengenal orang lain.
  • Jika ada anggota yang mulai jarang hadir, hubungi dengan kasih—bukan untuk menghakimi.
  • Rayakan ulang tahun, keberhasilan, dan sukacita anggota komsel.
  • Jangan membentuk kelompok pertemanan yang membuat orang lain merasa tidak diterima.
     


    II. BERKUMPUL DALAM IBADAH ADALAH ANUGERAH

 Ibrani 10:25

“Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.”

Dalam pertemuan ibadah, Tuhan memberikan dua macam anugerah.

A. Anugerah Vertikal: Berjumpa dengan Tuhan

Dalam ibadah kita mengalami hadirat Tuhan melalui pujian, penyembahan, firman, dan doa. Tuhan menguatkan hati kita dan memberikan pengharapan yang baru.

 B. Anugerah Horizontal: Menemukan Keluarga

Melalui ibadah dan komsel, Tuhan mempertemukan kita dengan keluarga rohani.

 Efesus 2:19

“Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah.”

Salah satu mukjizat dalam gereja terjadi ketika Tuhan mengubah orang-orang asing menjadi keluarga.

 

APLIKASI PRAKTEK FIRMAN SEHARI-HARI :

  • Siapkan hati sebelum mengikuti ibadah.
  • Dengarkan firman dengan sikap ingin belajar dan berubah.
  • Jangan hanya mencari orang yang sudah akrab dengan kita.
  • Duduk atau berbicaralah dengan orang yang belum kita kenal.
  • Perhatikan orang yang tampak sendirian, bingung, atau tidak nyaman.
  • Sapa dengan tulus: “Selamat datang. Senang sekali bisa hadir bersama kami.” 

     

    III. KASIH KARUNIA MENGUBAH ORANG ASING MENJADI KELUARGA

 Belajar dari kisah Rahab

Yosua 6:25

“Demikianlah Rahab, perempuan sundal itu dan keluarganya serta semua orang yang bersama-sama dengan dia dibiarkan hidup oleh Yosua. Maka diamlah perempuan itu di tengah-tengah orang Israel sampai sekarang…”

Rahab mempunyai masa lalu yang buruk dan berasal dari bangsa asing. Namun, kasih karunia Allah menyelamatkannya dan memberinya sebuah keluarga yang baru.

Rahab mengalami dua Anugerah:

  1. Ia diselamatkan.
  2. Ia diterima menjadi bagian dari keluarga Allah.

Gereja harus siap menerima orang yang hidupnya belum rapi, sedang terluka, kecewa, atau ingin kembali kepada Tuhan.

Kasih karunia mengubah Rahab dari “orang luar” menjadi “orang dalam”.

 

APLIKASI PRAKTEK FIRMAN SEHARI-HARI

  • Jangan menilai seseorang berdasarkan penampilan, pekerjaan, suku, status, atau masa lalunya.
  • Jangan membuat pendatang baru merasa sedang diinterogasi.
  • Jangan membicarakan kelemahan atau latar belakang jiwa baru kepada orang lain.
  • Dengarkan tanpa terburu-buru menghakimi.
  • Berikan waktu kepada orang baru untuk bertumbuh.
  • Jadilah teman yang aman dan dapat dipercaya.
  • Ingatlah bahwa kita juga diterima Tuhan bukan karena sempurna, melainkan karena kasih karunia.

  

           IV. JADILAH BARNABAS BAGI “SAULUS-SAULUS” YANG DATANG

Kisah Para Rasul 9:26

“Setibanya di Yerusalem Saulus mencoba menggabungkan diri kepada murid-murid, tetapi semuanya takut kepadanya, karena mereka tidak dapat percaya, bahwa ia juga seorang murid.”

Saulus ingin bergabung, tetapi orang-orang takut dan menjaga jarak karena masa lalunya.

Kemudian Barnabas hadir.

Kisah Para Rasul 9:27

“Tetapi Barnabas menerima dia dan membawanya kepada rasul-rasul…”

Barnabas melakukan sesuatu yang sederhana tetapi sangat berarti:

  • Ia menghampiri orang yang dijauhi dunia ini.
  • Ia menerima orang yang belum dipercaya.
  • Ia mendengarkan kesaksiannya.
  • Ia memperkenalkannya kepada keluarga rohani.

Kadang-kadang Tuhan mengubah hidup seseorang bukan hanya melalui khotbah dari mimbar, tetapi melalui sambutan senyuman, sapaan, perhatian, dan penerimaan seorang Barnabas.

 

APLIKASI PRAKTEK SEHARI-HARI:

Ayok Menjadi “Barnabas-Barnabas baru”. Ketika melihat anggota Komsel baru atau jiwa bari di gereja:

  1. Lihat — perhatikan siapa yang baru, sendirian, atau tampak kebingungan.
  2. Dekati — jangan menunggu mereka menyapa terlebih dahulu.
  3. Sambut — perkenalkan diri dengan ramah.
  4. Dengarkan — tanyakan namanya dan dengarkan ceritanya.
  5. Hubungkan — kenalkan kepada anggota yang lain.
  6. Dampingi — duduk bersamanya dan bantu mengikuti ibadah.
  7. Tindak lanjuti — hubungi kembali setelah pertemuan.
  8. Ajak bertumbuh — undang ke komsel dan kegiatan rohani lainnya.

Jika ada anggota baru bergabung di Komsel maupun jiwa baru digereja yang membawa stik jiwa baru, segera sambut dan katakan:

“Welcome Keluarga Allah! Selamat datang. Ini rumahmu dan kami adalah keluargamu.”

 

HIGHLIGHT :

  • Bangun budaya menyapa jiwa baru dan anggota komsel baru.
  • Perkenalkan Gereja Keluarga Allah kepada orang-orang di seluruh Indonesia.

 

KESIMPULAN

Gereja dan komsel adalah rumah tempat kita berjumpa dengan Tuhan dan menemukan keluarga rohani.

Di dalam House of Grace:

  • Orang asing menjadi keluarga.
  • Orang yang terluka mengalami pemulihan.
  • Orang dengan masa lalu menerima kesempatan baru.
  • Orang yang kesepian menemukan tempat untuk bertumbuh.
  • Setiap jiwa disambut dengan kasih.

Jangan hanya menikmati penerimaan dari Keluarga Allah. Jadilah Barnabas yang menerima dan membawa orang lain masuk ke dalam keluarga rohani.

 

 PERTANYAAN SHARING :

Pernahkah Saudara merasa seperti orang asing? Apa yang membuatmu akhirnya merasa diterima? Tindakan apa yang akan Saudara lakukan dari teladan Barnabas?

 

KOMITMEN MINGGU INI :

Setiap anggota Komsel memilih satu tindakan ini:

  • Menyapa satu orang baru.
  • Menghubungi satu anggota yang mulai jarang hadir.
  • Mendengarkan seseorang yang sedang membutuhkan teman.
  • Mengajak satu orang datang ke ibadah atau komsel.

   

A. DOA PROFETIK

“Bapa di dalam nama Tuhan Yesus, terima kasih untuk anugerah sebuah rumah dan keluarga. Kami percaya bahwa setiap orang yang hadir malam ini bukan berada di tempat ini secara kebetulan. Engkau sendiri yang menuntun dan menempatkan kami di dalam keluarga rohani ini.

Kami katakan firmanMu “Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah” itu terjadi pada keluarga kami dirumah dan di Komsel ini dalam nama Yesus.

Kami deklarasikan bahwa rumah kami akan menjadi House of Grace—rumah yang dipenuhi kasih, pengampunan, sukacita, damai sejahtera, dan hadirat Tuhan.

Pakailah kami menjadi orang-orang yang membuka hati, merangkul yang kesepian, menguatkan yang lemah, dan membawa mereka kembali kepada-Mu.

Kami percaya, keluarga jasmani, gereja, dan komsel kami akan bertumbuh, dipersatukan, dan dipakai untuk menyelamatkan banyak jiwa. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

 

B. DOA SYAFAAT :

  1. Bangsa dan negara Indonesia ada dalam pemeliharaan serta pimpinan Tuhan. Revival terjadi di negara Indonesia.
  2. Sinode Gereja Keluarga Allah: VISI NATION jadi berkat bangsa-bangsa terjadi.
  3. Pembangunan Pusat Kegerakan Roh Kudus “HEI” bisa dilanjutkan lagi dan pembelaan Tuhan akan turun dengan perijinan yang dilancarkan.
  4. Terjadi lawatan Tuhan dan tuaian jiwa-jiwa yang dahsyat di kota kami.
  5. Setiap gereja lokal GKA bertumbuh dengan pesat dan kuat.
  6. Terjadi kegerakan cellgroup movement atau kegerakan kelompok sel yang membawa tuaian raya jiwa-jiwa.
  7. HUT gereja: doa puasa, jiwa2 diselamatkan, hadirat, karya Tuhan terjadi.
  8. Doa permohonan dari Anggota Komsel (jika ada).

 

S4 = SASARAN DAN RENCANA

  1. Evaluasi Komsel hari ini.
  2. Pengumuman Kegerakan di gereja Global (Dibuka SOM Online, ikuti dan ajak 3 jiwa baru hadir di ibadah HUT)
  3. KKS Cek SPR Anggota Komsel dan mendorong melengkapinya, memperjuangkan menjadi KKS (Cek Baptis, SOM, jadi KKS, RE, ESBC).
  4. Ajakan selamatkan jiwa dengan mengajak teman/saudara gabung Komsel dan ibadah
  5. KKS menjadwalkan TURBA, mengunjungi Anggota Komsel yang pasif atau undur (sebagai Langkah PENGGEMBALAAN).
  6. Merencanakan pertemuan Komsel minggu depan dan membagi tugas Komsel.

 

SELAMAT MENGIKUTI HUT GEREJA KELUARGA ALLAH DI KOTAMU MASING-MASING.

AYOK JADI SEPERTI BARNABAS DAN BAWA 3 JIWA BARU