Bahan Sharing

22 October 2026 Tim Penulis Renungan Bahan Sharing

BAHAN SHARING KOMSEL  GKA Periode  25 Oktober 2026

S1 = SEMBAH PUJI (10-15 menit)

Praise :

  1. Shout His Name – KA Worship
  2. Ku kan Terbang

Worship :

  1. Terhubung
  2. Halleluya to Son of God – KA Worship

 

S2 = SUASANA/GAMES (10 menit)

Komsel Onsite dan Online

JUDUL       :  “MULUT BILANG, TANGAN BEDA!”

CARA BERMAIN :

  1. Peserta harus mengucapkan kata yang disebut Petugas Games, tetapi gerakan tangannya mengikuti aturan ini:
  • “HAPPY” → kedua tangan pegang kepala.
  • “DAMAI” → kedua tangan pegang bahu.
  • “KASIH” → kedua tangan membentuk hati. 🫶
  1. Bagian lucunya: Pemimpin ikut bergerak, tetapi sengaja menunjukkan gerakan yang salah untuk mengecoh peserta! 😆

Contoh: pemimpin berteriak “DAMAI!” sambil memegang kepala. Peserta harus tetap berkata “DAMAI!” sambil memegang bahu.

  1. Contoh Urutan aba-aba:

“Happy… kasih… damai… damai… kasih… happy!”

  1. Awalnya pelan, lalu semakin cepat. Pemimpin boleh memasang wajah sangat yakin, meskipun gerakannya salah!

 TUJUAN BERMAIN :

Dalam permainan ini tadi kita mudah ikut gerakan yang kita lihat, padahal sudah tahu instruksinya. Dalam keseharian kita juga sama, kita sering terbawa sikap orang di sekitar kita. Karena itu, mari terus berpegang pada firman Tuhan dan memilih respons yang benar.”

 

S3 = SHARING APLIKASI FIRMAN TUHAN (50 menit).

GOAL: Petugas bukan kotbah, namun MENGINGATKAN POIN-POIN SAJA SEPERTI DIBAWAH INI (±10 menit).

 

TRANSFORMED SOUL: FROM THE INSIDE OUT #4
HEALTHY SOULS IN AN UNHEALTHY WORLD
Jiwa yang Sehat di Tengah Dunia yang Tidak Sehat

 

PEMBUKA

Ayat utama: 3 Yohanes 1:2

“Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti JIWAMU BAIK-BAIK SAJA.”

Setiap hari kita menghadapi banyak hal: pekerjaan, kebutuhan keluarga, berita yang mengkhawatirkan, dan perkataan orang yang bisa melukai hati. Semua itu dapat membuat pikiran penuh dan hati lelah.

Namun, keadaan di luar kita tidak harus menentukan keadaan di dalam kita. Tuhan menyediakan KEKUATAN supaya kita tetap memiliki damai sejahtera dan dapat merespons dengan benar.

Jiwa yang sehat bukan berarti tidak pernah sedih atau takut, tetapi kita belajar membawa perasaan itu kepada Tuhan dan berjalan dalam kebenaran-Nya.

 

I. JIWA KITA TETAP BISA SEHAT SAAT SEKELILING KITA TIDAK SEHAT.

Meski kesehatan fisik semakin baik, tantangan kesehatan jiwa semakin serius. Dalam 3 Yohanes 1:2, Yohanes menyatakan bahwa jiwa Gayus baik-baik saja, meskipun di sekitarnya ada Diotrefes yang ingin menjadi terkemuka, berkata kasar, menolak saudara seiman, dan mengucilkan orang lain.

Gayus menunjukkan bahwa kita bisa tetap hidup benar meskipun ada orang di sekitar kita yang bertindak tidak benar.

KEADAAN SEKITAR TIDAK HARUS MENENTUKAN KEADAAN JIWA KITA. Karena itu, jangan meniru yang jahat, tetapi tetaplah melakukan yang baik (3 Yohanes 1:11)

APLIKASI PRAKTEK FIRMAN SEHARI-HARI:

  • Saat orang berbicara kasar, tenangkan diri sebelum menjawab.
  • Ketika mendengar gosip, jangan langsung percaya atau ikut menyebarkannya.
  • Jika seseorang menyakiti kita, bawa perasaan itu kepada Tuhan dan selesaikan dengan cara yang benar.
  • Kita tidak bisa mengatur semua sikap orang lain, tetapi saya bisa BELAJAR MENJAGA RESPONS KITA.

 

II. RAHASIA JIWA YANG SEHAT: HIDUP DALAM KEBENARAN

3 Yohanes 1:3 “Sebab aku sangat bersukacita, ketika beberapa saudara datang dan memberi kesaksian tentang HIDUPMU DALAM KEBENARAN, SEBAB MEMANG ENGKAU HIDUP DALAM KEBENARAN.”

Artinya: Rahasia jiwa yang sehat adalah HIDUP DALAM KEBENARAN DAN MELAKUKANNYA.

DEFINISI HIDUP DALAM KEBENARAN:

       1. HIDUP BERGAUL KARIB DENGAN TUHAN

Yohanes 14:6 “Kata Yesus kepadanya: AKULAH JALAN DAN KEBENARAN DAN HIDUP. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”

  • Hubungan dengan Tuhan sangat berpengaruh pada keadaan jiwa kita.
  • Doa tidak membuat kita bebas dari masalah, tetapi melalui kedekatan dengan Tuhan, kita menerima penghiburan, tuntunan, dan kekuatan baru.
  • Datanglah kepada Tuhan dengan jujur. Kita boleh mengakui bahwa kita sedang sedih, kecewa, takut, atau lelah.

 APLIKASI PRAKTEK FIRMAN SEHARI-HARI:

  • Sediakan waktu khusus setiap hari untuk berdoa dan baca firman, sebelum buka medsos dan berkegiatan.
  • Saat hati mulai gelisah, berhenti sejenak dan berdoa: “Tuhan, tenangkan hatiku dan tuntun responsku.”
  • Sebelum tidur, serahkan kekhawatiran kepada Tuhan dan ingat pertolongan-Nya hari itu.
  • Jangan tunggu alami masalah besar untuk mendekat ke Tuhan, mulailah dari sekarang.

      2. HIDUP DENGAN CARA YANG BENAR

  • Hidup dalam kebenaran artinya memilih untuk hidup dengan cara yang benar sekalipun mayoritas orang melakukan dengan cara yang salah.
  • Saat kita memilih hidup benar, maka jiwa kita akan tetap terjaga
  • Jiwa yang sehat, butuh hati nurani yang bersih..

 APLIKASI PRAKTEK FIRMAN SEHARI-HARI:

  • Tetap jujur dalam pekerjaan, keuangan, dan tanggung jawab keluarga.
  • Jika melakukan kesalahan, akui dan minta maaf tanpa terus mencari alasan.
  • Hindari membalas sindiran dengan sindiran.
  • Ketika ada persoalan, bicarakan langsung dengan orang yang bersangkutan secara tenang.
  • Memilih yang benar mungkin tidak selalu mudah, tetapi jaga hati nurani kita tetap bersih.
  1. HIDUP DALAM FIRMAN

Yohanes 17:17b — “Firman-Mu adalah kebenaran.”

Hidup dalam firman berarti PERCAYA DAN TAAT KEPADA PERKATAAN TUHAN.

      A. PERCAYA KEPADA FIRMAN TUHAN

Apa yang terus kita masukkan ke dalam pikiran memengaruhi keadaan hati. Jika kita terus mengisi pikiran dengan kabar yang menakutkan, tuduhan, dan kebohongan, jiwa kita dapat menjadi semakin gelisah.

Karena itu, kita perlu MENGUJI APA YANG KITA DENGAR DENGAN KEBENARAN FIRMAN TUHAN.

 APLIKASI PRAKTEK FIRMAN SEHARI-HARI:

  • Ikuti gerakan membaca Alkitab minimal tiga pasal setiap hari, lalu catat ,direnungkan, lakukan dan bersaksilah.
  • Ketika merasa sendirian, ingat janji penyertaan Tuhan.
  • Ketika merasa tidak berharga, ingat bahwa kita dikasihi Tuhan.
  • Periksa kebenaran berita sebelum mempercayai atau meneruskannya. Batasi informasi yang terus membuat pikiran penuh.

      B.  TAAT MELAKUKAN FIRMAN TUHAN

  • Firman bukan hanya untuk dibaca dan didengar, tetapi DILAKUKAN. Dalam Yesaya 48:18, Tuhan menggambarkan damai sejahtera seperti sungai bagi umat yang memperhatikan perintah-Nya.

APLIKASI PRAKTEK FIRMAN SEHARI-HARI:

  • Setelah baca firman, pilih satu tindakan untuk dilakukan hari itu.
  • Jika firman mengajarkan pengampunan, mulailah berhenti memelihara keinginan balas dendam.
  • Jika firman mengajarkan kasih, hubungi seseorang yang sedang membutuhkan perhatian.
  • Jika firman menegur perkataan kita, berhentilah sebelum mengucapkan kalimat yang melukai.

      4. HIDUP DALAM CIRCLE ATAU PERGAULAN YANG BENAR

Amsal 13:20 “Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang.”

  • Daniel punya teman yang ketika masalah datang, tidak menambah kepanikan Daniel tetapi malah mengajak Daniel mencari Tuhan.
  • Pergaulan yang sehat memberi ruang untuk saling mendengar, menegur dengan kasih, dan menguatkan iman.
  • Coba cek bagaimana dengan circle kita? Karena KOMUNITAS YANG SEHAT akan membuat kita memiliki jiwa yang tetap sehat di tengah dunia yang semakin tidak baik ini.

 APLIKASI PRAKTEK FIRMAN SEHARI-HARI:

  • Gabung komsel dan setia hadir serta bangun hubungan satu sama lain di luar waktu pertemuan.
  • Batasi keterlibatan dalam percakapan yang penuh gosip, kebencian, dan hasutan.
  • Jadilah sahabat yang menjaga rahasia, mau mendengar, dan mendoakan.

 

KESIMPULAN

Kita tidak selalu dapat mengubah keadaan sekitar, tetapi kita dapat terus belajar hidup dalam kebenaran:

  1. Bergaul karib dengan Tuhan.
  2. Memilih cara hidup yang benar.
  3. Percaya dan taat kepada firman.
  4. Membangun pergaulan yang sehat.

Mari setia bergabung dalam komsel dan saling menjaga sebagai keluarga rohani. Saat ada yang lemah, kita menguatkan. Saat ada yang terluka, kita mendampingi. Bersama-sama kita bertumbuh di dalam Tuhan.

 

PERTANYAAN SHARING :

Dari empat cara hidup dalam kebenaran di atas, bagian mana yang paling perlu Saudara bangun saat ini, dan langkah nyata apa yang akan Saudara lakukan minggu ini?

 

A. DOA PROFETIK

Bapa di surga, terima kasih karena Engkau mengasihi dan memelihara kami. Kami berdoa agar setiap anggota komsel baik-baik dan sehat dalam segala sesuatu, sama seperti jiwanya baik-baik saja di 3 Yohanes 1:2 TERJADI dalam nama Yesus.

Kami membawa kepada-Mu setiap hati yang lelah, pikiran yang gelisah, dan perasaan yang terluka. Pulihkan dan kuatkan kami melalui kasih serta kebenaran firman-Mu.

Di dalam nama Yesus, kami menyatakan bahwa keadaan yang sulit tidak akan memadamkan pengharapan kami kepada-Mu. Kami adalah orang-orang yang dikasihi Tuhan, dan kami mau berjalan dalam kebenaran-Mu.

 Bangkitkan kerinduan untuk bergaul karib dengan-Mu. Berikan keberanian untuk hidup jujur, kerendahan hati untuk bertobat, dan ketaatan untuk melakukan firman.

Biarlah damai sejahtera-Mu mengalir seperti sungai, sebagaimana tertulis dalam Yesaya 48:18. Bentuklah komsel kami menjadi keluarga rohani yang saling menerima, menjaga, dan menguatkan.

Kami percaya Engkau terus bekerja dalam hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa, amin.

 

B. DOA SYAFAAT : 

  1. Bangsa dan negara Indonesia ada dalam pemeliharaan serta pimpinan Tuhan. Revival terjadi di negara Indonesia.
  2. Sinode Gereja Keluarga Allah: VISI NATION jadi berkat bangsa-bangsa terjadi.
  3. Pembangunan Pusat Kegerakan Roh Kudus “HEI” bisa dilanjutkan lagi dan pembelaan Tuhan akan turun dengan perijinan yang dilancarkan.
  4. Terjadi lawatan Tuhan dan tuaian jiwa-jiwa yang dahsyat di kota kami.
  5. Setiap gereja lokal GKA bertumbuh dengan pesat dan kuat.
  6. Terjadi kegerakan cellgroup movement atau kegerakan kelompok sel yang membawa tuaian raya jiwa-jiwa.
  7. Mendukung doa pelayanan Ps. Obaja dan Ps. Jonatan di Asia Leaders Summit (ALS) Korea supaya bisa menjadi berkat dan revival terjadi.
  8. Doa permohonan dari Anggota Komsel (jika ada).

 

S4 = SASARAN DAN RENCANA

  1. Evaluasi Komsel hari ini.
  2. Pengumuman Kegerakan di gereja Global (Ikuti Gebyar Komsel)
  3. KKS Cek SPR Anggota Komsel dan mendorong melengkapinya, memperjuangkan menjadi KKS (Cek Baptis, SOM, jadi KKS, RE, ESBC).
  4. Ajakan selamatkan jiwa dengan mengajak teman/saudara gabung Komsel dan ibadah
  5. KKS menjadwalkan TURBA, mengunjungi Anggota Komsel yang pasif atau undur (sebagai Langkah PENGGEMBALAAN).
  1. Merencanakan pertemuan Komsel minggu depan dan membagi tugas Komsel.