Bahan Sharing

14 August 2026 Tim Penulis Renungan Bahan Sharing

BAHAN SHARING KELOMPOK SEL (KOMSEL) GKA Periode  16 Agustus 2026

S1 = SEMBAH PUJI (10-15 menit)

Praise :

  1. Tak kan Kemana
  2. Sukacita Surga

 

Worship :

  1. Kemenangan Terjadi disini
  2. Pengharapanku – KA Worship

 

S2 = SUASANA/GAMES (10 menit)

Komsel Onsite dan Online

JUDUL       :  “WARISAN GAYA”

 

CARA BERMAIN:

  1. Peserta berbaris menghadap ke belakang.
  2. Petugas memperlihatkan jawaban atau membisikkan satu kalimat instruksi kepada peserta paling belakang.
  3. Peserta pertama menepuk orang didepannya lalu memperagakan gerakan tersebut tanpa berbicara. Gerakan diteruskan sampai peserta terakhir.
  4. Peserta terakhir memperagakan “warisan” yang diterimanya dan menebak isi kalimat instruksi tsb, misal ibu takut dengan anjing.
  5. Kelompok yang Gerakan akhirnya paling mirip dan tebakan kalimatnya benar menjadi pemenangnya.
  6. Untuk Komsel Online à Petugas memperagakan gaya lucu tersebut didepan kamera dan Peserta berlomba menebak

 

KALIMAT INSTRUKSI GAYA LUCU (Untuk Petugas)

  1. Monyet marah
  2. Bebek sakit gigi
  3. Orang menangis sambil joget

 

TUJUAN BERMAIN :

Dari permainan ini mengingatkan bahwa kebiasaan yang sering diperagakan di rumah dapat dilihat, ditiru, dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Apa yang kita lakukan dapat dilihat, ditiru, dan diteruskan kepada orang lain. Karena itu, pastikan kita mewariskan teladan yang baik, bukan kebiasaan negatif.

  

S3 = SHARING APLIKASI FIRMAN TUHAN (50 menit).

GOAL: Petugas bukan kotbah, namun MENGINGATKAN POIN-POIN SAJA SEPERTI DIBAWAH INI (±10 menit).

 

COVENANT HOUSE #3 –

MERDEKA DARI WARISAN NEGATIF

 PEMBUKA

Kemerdekaan bukan hanya bebas dari penjajahan secara fisik, tetapi juga bebas dari dosa, luka, kepahitan, ketakutan, dan kebiasaan buruk masa lalu.

Kabar baiknya, di dalam Kristus kita tidak harus mengulangi pola kehidupan keluarga kita. Bersama Tuhan, rantai lama dapat diputus dan masa depan baru dapat dimulai.

 

I. ADA 2 JENIS WARISAN

Warisan bukan hanya fisik berupa rumah, tanah, atau harta, tetapi juga non fisik berupa nilai kehidupan, iman, karakter, kebiasaan, cara berbicara, bahkan luka dan kepahitan.

Anak-anak tidak hanya mewarisi apa yang kita berikan, tetapi juga apa yang setiap hari mereka lihat. Warisan paling kuat sering kali bukan yang diajarkan, melainkan yang dicontohkan.

Ada dua jenis warisan:

  • Warisan positif    : Iman, kasih, kejujuran, dan takut akan Tuhan.
  • Warisan negatif   : Dosa, kemarahan, kepahitan, ketakutan, dan kebiasaan buruk.

Kabar baiknya, kita tidak wajib meneruskan warisan negatif, bahkan kita bisa memutus rantai kehidupan lama, seperti Yosia yang tidak mengikuti kehidupan jahat ayah dan kakeknya, Amon dan Manasye, namun memilih mengikuti teladan Daud dan hidup benar di hadapan Tuhan.

2 Raja-raja 22:2 “Ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN dan hidup sama seperti Daud, bapa leluhurnya, dan tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri.”

Masa lalu keluarga dapat memengaruhi kita, tetapi tidak harus menentukan masa depan kita. Tuhan mencari satu orang yang berani berkata “tidak” kepada kehidupan lama dan “ya” kepada masa depan yang baru.

 

II. BAGAIMANA CARA KITA BISA MENOLAK WARISAN NEGATIF?

 

  1. SADARI DAN AKUI APA YANG SELAMA INI MENGIKAT HIDUP KITA

Mazmur 51:5 “Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku.”

Kemerdekaan dimulai dari kejujuran. Mintalah Roh Kudus menunjukkan dosa, luka, dan pola negatif yang masih mengikat hidup kita.

Apa yang selama ini kita anggap sebagai “sifat bawaan” mungkin sebenarnya adalah luka yang belum disembuhkan. Jangan menutupi atau menyalahkan keluarga. Akuilah di hadapan Tuhan dan izinkan Dia memulihkan.

 

  1. LAWAN DENGAN KUASA KRISTUS

Galatia 3:13 “Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat.”

Setelah menyadari ada sesuatu yang tidak beres dalam hidup kita, jangan berdamai dengannya. Lawan!

Tetapi ingat, kita melawannya bukan dengan kekuatan kita sendiri, melainkan dengan kuasa Kristus.

Kemerdekaan sejati datang melalui karya salib Kristus.

Highlight : Terimalah Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, bertobat, mengampuni, meninggalkan kebiasaan lama, dan mulai membangun kebiasaan yang benar.

 

  1. DEKLARASIKAN KEMERDEKAAN

II Korintus 5:17 “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.”

Jangan terus mendefinisikan diri berdasarkan masa lalu. Yuk kita nyatakan dengan iman bersama-sama :

“Di dalam Kristus, saya adalah ciptaan baru. Masa lalu tidak lagi menguasai hidup saya. Saya tidak akan meneruskan pola hidup yang merusak. Keluarga saya akan takut akan Tuhan dan menjadi berkat.”

Deklarasi iman harus disertai pertobatan, ketaatan, dan perubahan nyata.

 

  1. HATI-HATI DAN JANGAN BUKA CELAH LAGI

Ayub 31:1a “Aku telah menetapkan syarat bagi mataku.”

Kenali hal-hal yang dapat menjatuhkan kita, lalu buat batasan yang tegas. Jaga apa yang kita lihat, dengar, pikirkan, dan lakukan. Tetaplah hidup dalam firman, doa, komsel, dan komunitas yang sehat.

 Kalau Tuhan sudah membebaskan kita, jangan membuka kembali pintu yang pernah menjatuhkan kita.

 

APLIKASI PRAKTIK SEHARI-HARI

  1. CEK DIRIMU SENDIRI. Adakah Pola negatif yang sering berulang di keluarmu? Apakah kamu juga melakukannya? Misal, pemarah, takut, selalu gagal dan miskin, tidak bisa jujur, pendendam sulit mengampuni, memberontak, kasar/main tangan (boleh disharingkan).
  2. BERHENTI MENYALAHKAN MASA LALU ATAU SELALU TERTUDUH TERUS. Kita mungkin tidak bertanggung jawab atas luka yang kita terima, tetapi kita bertanggung jawab atas CARA KITA MERESPONS DAN MENJALANI KEHIDUPAN HARI INI. Ampuni orang yang melukai kita dan serahkan proses pemulihan kepada Tuhan.
  3. GANTI POLA LAMA DENGAN KEBIASAAN BARU
  • Jika keluarga terbiasa berkata kasar, mulailah berbicara dengan lembut.
  • Jika terbiasa menyimpan konflik, belajarlah berdamai dan meminta maaf.
  • Jika keluarga tidak pernah berdoa, mulailah membangun mezbah keluarga.
  • Jika terbiasa tidak jujur soal keuangan, mulailah hidup terbuka dan bertanggung jawab.
  • Jika terbiasa marah kepada anggota keluargamu, mulailah dengan sabar, kasih dan menerima mereka apa adanya tanpa menuntut.
  • Jika keluarga penuh ketakutan, latihlah diri memegang dan mengucapkan janji Tuhan.
  1. BANGUN WARISAN POSITIF

Jadilah generasi pertama yang memulai kebiasaan baru: setia beribadah, rajin berdoa, ikuti pondok Daud, menghormati pasangan, mengampuni, bekerja dengan jujur, melayani Tuhan, sayangi orangtuamu.

  1. JANGAN BERJUANG SENDIRIAN

Gabunglah Komsel dan minta pendampingan dari KKSmu, atau orang yang dewasa secara rohani. Ikuti Retreat Encounter di gereja.

 

KESIMPULAN

Kita mungkin tidak dapat memilih keluarga atau masa lalu tempat kita dilahirkan, tetapi di dalam Kristus kita dapat memilih warisan yang akan kita teruskan. Seperti Yosia, kita dapat menghentikan pola kehidupan yang lama dan memulai generasi baru yang takut akan Tuhan.

Jangan hanya menjadi orang yang menerima warisan. Jadilah orang yang meninggalkan warisan iman, kasih, kebenaran, dan kehidupan bagi generasi berikutnya.

  

PERTANYAAN SHARING :

Sharingkan. Warisan atau pola negatif apakah dalam dirimu dan keluargamu yang ingin saudara rubah minggu ini?

 

 

A. DOA PROFETIK

Tuhan Yesus, kami percaya firmanMu bahwa di dalam Engkau kami adalah ciptaan baru. Kami menolak setiap dosa, luka, kepahitan, dan pola kehidupan lama yang merusak. Oleh kuasa salib Kristus, biarlah setiap rantai diputuskan dan setiap luka dipulihkan. Mampukan kami menjaga kemerdekaan dan membangun warisan iman yang baru. Kami deklarasikan: Keluarga kami akan takut akan Tuhan, dipulihkan, dan menjadi berkat bagi banyak generasi. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin

 

B. DOA SYAFAAT :  Semua jemaat dan pelayan Tuhan mengalami keajaiban demi keajaiban yang baru.

  1. Pembangunan Pusat Kegerakan Roh Kudus “HEI” bisa dilanjutkan lagi dan pembelaan Tuhan akan turun dengan perijinan yang dilancarkan.
  2. Terjadi lawatan Tuhan dan tuaian jiwa-jiwa yang dahsyat di kota kami.
  3. Bangsa dan negara ada dalam pemeliharaan serta pimpinan Tuhan.
  4. Setiap gereja lokal GKA bertumbuh dengan pesat dan kuat.
  5. Terjadi kegerakan cellgroup movement atau kegerakan kelompok sel yang membawa tuaian raya jiwa-jiwa.
  6. Doa permohonan dari Anggota Komsel (jika ada).

Mari ambil bagian dalam kegerakan iman ini dan alami tahun 2026 sebagai Tahun Keajaiban Baru!  

  

S4 = SASARAN DAN RENCANA

  1. Evaluasi Komsel hari ini.
  2. Pengumuman Kegerakan di gereja Global
  3. KKS Cek SPR Anggota Komsel dan mendorong melengkapinya, memperjuangkan menjadi KKS (Cek Baptis, SOM, jadi KKS, RE, ESBC).
  4. Ajakan selamatkan jiwa dengan mengajak teman/saudara gabung Komsel dan ibadah
  5. KKS menjadwalkan TURBA, mengunjungi Anggota Komsel yang pasif atau undur (sebagai Langkah PENGGEMBALAAN).
  6. Merencanakan pertemuan Komsel minggu depan dan membagi tugas Komsel.

 

 

SELAMAT MEMPERINGATI HARI KEMERDEKAAN RI KE 81