UBAH MARAH MENJADI DOA [RAKA HAPPY]
Bacaan: Filipi 4:6-7
Sahabat, bagaimana biasanya reaksi kalian saat merasa kesal, jengkel, atau rencana kalian tidak berjalan sesuai keinginan? Sering kali, emosi itu datang begitu cepat sampai membuat kita ingin berteriak, membanting pintu, atau ngambek kepada orang tua dan teman, bukan? Emosi yang dipendam atau dilampiaskan dengan sembarangan itu ibarat api kecil yang bisa meledak menjadi perilaku buruk.
Firman Tuhan mengajarkan kita cara yang jauh lebih indah dan sehat untuk mengalirkan energi negatif tersebut, yaitu melalui doa. Alih-alih marah-marah dan melukai hati orang lain, yuk jadikan Tuhan sebagai tempat penampungan kekesalan kita.
Ceritakan semua alasan kenapa kalian merasa jengkel. Curhatkan semuanya kepada Tuhan dalam doa. Ketika kita menyerahkan emosi itu kepada-Nya, Tuhan akan menenangkan jiwa kita, meredakan amarah kita, dan menggantinya dengan damai sejahtera yang manis. Jiwa yang sehat dimulai dari hati yang rajin berdoa!
Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama:
Tuhan Yesus, tolong tenangkan hatiku saat aku merasa kesal atau marah. Bantu aku untuk tidak melampiaskannya dengan cara yang salah, melainkan membawanya kepada-Mu dalam doa agar hatiku kembali damai. Amin.”
Bacaan Alkitab Setahun: Yeremia 35
KAMIS
Categories
Latest Posts