RENUNGAN SIANG KELUARGA ALLAH
POSISI YANG TERLIHAT
Kehausan rohani menempatkan kita di POSISI YANG TERLIHAT oleh Yesus.
Markus 10:49 “Lalu Yesus berhenti dan berkat: “panggilah dia!” mereka memanggil orang buta itu dan berkata kepadanya: “kuatkan hatimu, berdirilah, Ia memanggil engkau.”
Bartimeus adalah contoh orang yang haus akan Tuhan. Walaupun buta dan dipandang rendah, ia tidak memilih diam saat mendengar Yesus lewat. Ia justru berseru lebih keras, “Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!” Banyak orang berusaha menyuruhnya diam, tetapi Bartimeus tahu bahwa ini adalah kesempatan yang tidak boleh dilewatkan. Karena kehausannya, Yesus berhenti, memanggilnya, dan memulihkan hidupnya.
Sering kali kita terlalu sibuk, terlalu nyaman, atau terlalu lelah untuk mencari Tuhan. Padahal, hati yang lapar dan haus akan Tuhan selalu menarik perhatian-Nya. Tuhan tidak pernah mengabaikan orang yang sungguh-sungguh mencari-Nya. Ketika kita datang dengan kerinduan, doa, dan hati yang terbuka, kita menempatkan diri di posisi yang terlihat oleh Yesus.
Karena itu, jangan biarkan hati kita menjadi dingin. Bangkitkan kembali rasa haus akan hadirat Tuhan. Carilah Dia dalam doa, firman, dan penyembahan. Saat kita sungguh-sungguh mengejar Tuhan, Dia akan datang, menjamah, dan mengubah hidup kita.
Selamat beraktifitas siang dalam anugerah dan penyertaan Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
RENUNGAN SIANG KELUARGA ALLAH
DOSA KECIL MEMATIKAN API
DOSA KECIL yang dibiarkan dapat MEMATIKAN API KEHAUSAN ROHANI secara perlahan.
Galatia 5:9 “Sedikit ragi sudah mengkhamirkan seluruh adonan.”
Api yang besar tidak langsung padam dalam sekejap. Biasanya, api itu mulai mengecil karena tidak lagi diberi kayu atau perlahan tertutup oleh hal-hal kecil. Begitu juga dengan kehidupan rohani. Dosa yang dianggap kecil—seperti kebohongan, kepahitan, iri hati, atau kemalasan berdoa—jika terus dibiarkan, perlahan akan mematikan kehausan kita akan Tuhan.
Awalnya mungkin kita masih beribadah, masih berdoa, dan masih terlihat baik-baik saja. Namun, hati mulai terasa dingin, firman tidak lagi menyentuh, dan hadirat Tuhan tidak lagi dirindukan seperti dulu. Bukan karena Tuhan menjauh, tetapi karena dosa yang dibiarkan telah menumpuk dan mengeraskan hati.
Karena itu, jangan anggap remeh dosa kecil. Datanglah kepada Tuhan, akui setiap kesalahan, dan minta Roh Kudus membersihkan hati kita. Jagalah api rohani tetap menyala, supaya kasih kita kepada Tuhan tidak perlahan padam.
Selamat beraktifitas siang dalam anugerah dan penyertaan Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
RENUNGAN SIANG KELUARGA ALLAH
JADIKAN TUHAN NAFAS HIDUP
Tuhan MEMPERCAYAKAN PERKARA BESAR kepada orang yang menjadikan Dia nafas hidup.
Yesaya 55:6 “Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui, berserulah kepada-Nya selama Ia dekat.”
Ada seorang karyawan yang bekerja lebih dari 14 tahun dengan setia, tanpa ambisi menjadi pimpinan. Namun ia memiliki satu rahasia: doa adalah nafas hidupnya. Pada waktunya, Tuhan mengangkat dia dan mempercayakan perkara besar.
Ketika kita haus akan Tuhan, Tuhan tidak akan menjawab dengan hal yang kecil. Seperti kita bernafas setiap saat, demikian juga kita dipanggil untuk terus hidup di dalam Tuhan—mencari Dia, bersandar pada-Nya, dan melibatkan-Nya dalam setiap aspek kehidupan.
Mari kita hidup dekat dengan Tuhan, menjadikan-Nya nafas dalam setiap langkah kita, sehingga pada waktunya, Tuhan mempercayakan perkara-perkara besar dalam hidup kita. (ABU)
Selamat beraktifitas siang dalam anugerah dan penyertaan Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
RENUNGAN SIANG KELUARGA ALLAH
KERINDUAN YANG BESAR
KERINDUAN yang besar kepada Tuhan menarik JAWABAN Tuhan yang besar.
Mazmur 81:11b Bukalah mulutmu lebar-lebar, maka Aku akan membuatnya penuh.
Ada hubungan yang dalam antara kerinduan dan kepenuhan. Tuhan tidak mencari hati yang sekadar tahu, tetapi hati yang lapar dan haus akan Dia. Banyak orang merasa hidup rohaninya biasa saja, bukan karena Tuhan tidak mau memberi, tetapi karena kerinduan di dalamnya sudah mengecil. Padahal Tuhan rindu mengisi, bahkan melimpahi.
Mazmur 81 mengajak kita membuka mulut lebar-lebar. Itu gambaran iman yang berani berharap besar. Bukan datang setengah hati, bukan doa yang seadanya, tetapi hati yang benar-benar mengejar Tuhan. Semakin besar kerinduan kita, semakin luas ruang bagi Tuhan untuk bekerja dan menyatakan kuasa-Nya.
Jangan batasi Tuhan dengan ekspektasi kecil. Datanglah dengan hati yang haus, doa yang sungguh, dan iman yang berani. Tuhan tidak pernah kekurangan jawaban. Sering kali, Dia hanya menunggu kita membuka diri lebih lebar untuk menerima kepenuhan-Nya.
Selamat beraktifitas siang dalam anugerah dan penyertaan Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
RENUNGAN SIANG KELUARGA ALLAH
HATI RETAK LADANG BERKAT TUHAN
HATI YANG RETAK justru menjadi LADANG PALING SUBUR bagi hujan Tuhan.
Mazmur 34:19 “TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.”
Dalam dunia pertanian, tanah yang keras dan padat sulit untuk menumbuhkan benih. Agar tanah itu bisa menghasilkan buah, maka perlu dicangkul menjadi gembur. Hanya pada tanah yang terbuka dan hancur itulah, air hujan bisa meresap masuk sampai ke akar terdalam.
Di mata Tuhan, hati yang retak justru menjadi ladang yang paling subur bagi hujan anugerah-Nya. Tuhan tidak memandang rendah orang yang remuk jiwanya. Ketika dunia menjauh saat kita terpuruk, Tuhan justru mendekat. Tuhan mencari celah-celah retakan di hati kita untuk masuk dan memulihkan dari dalam, sehingga tumbuh karakter dan iman murni yang lebih kuat.
Jika hari ini hatimu terasa retak karena keadaan, jangan berputus asa. Anggaplah dirimu sedang menjadi ladang berkat Tuhan. Jangan tutup retakan itu dengan kepahitan, tetapi biarkan hujan kasih Tuhan membasahinya. Apa yang dunia anggap hancur, sedang Tuhan ubah menjadi taman yang indah. (DNY)
Selamat beraktifitas siang dalam anugerah dan penyertaan Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
RENUNGAN SIANG KELUARGA ALLAH
HATI YANG MERASA CUKUP
Mujizat tidak pernah lahir dari hati yang merasa CUKUP-CUKUP SAJA.
Matius 5:6 “Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.”
Mujizat tidak pernah lahir dari hati yang merasa cukup-cukup saja. Seperti baterai ponsel, saat masih diatas 50%, kita santai. Tapi begitu muncul notifikasi “low battery”, bahkan di 20% saja, kita mulai panik mencari charger. Kenapa? Karena kita sadar: kita butuh sumber daya.
Demikian juga hati kita. Selama kita merasa sudah cukup benar, cukup rohani, cukup kuat, kita berhenti mencari Tuhan lebih lagi. Padahal, dalam Injil Matius 5:6, Yesus berkata bahwa yang lapar dan haus akan dipuaskan.
Mujizat terjadi saat kita tidak puas dengan keadaan rohani kita, tetapi terus mengejar kebenaran. Hati yang lapar itulah yang membuka jalan bagi Tuhan untuk memenuhi dan memulihkan. (PF)
Selamat beraktifitas siang dalam anugerah dan penyertaan Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
Categories
Latest Posts