SYARAT MAKIN LAMA MAKIN KUAT
RHEMA HARI INI
Mazmur 84:8 Mereka berjalan makin lama makin kuat, hendak menghadap Allah di Sion.
Seorang pendaki gunung tidak pernah menjadi kuat hanya karena melihat puncak dari kejauhan. Setiap langkah yang ia tempuh, setiap tanjakan yang ia lalui, dan setiap rasa lelah yang ia hadapi, justru membentuk kekuatan baru di dalam dirinya. Awalnya mungkin nafasnya terasa berat, kakinya gemetar, dan ia ingin berhenti di tengah jalan. Namun semakin ia terus berjalan, tubuhnya mulai terbiasa dan tenaganya semakin kuat. Ketika menjadi kuat, puncak gunung pun bisa dicapainya.
Dalam Mazmur 84:8, pemazmur berkata, “Mereka berjalan makin lama makin kuat, hendak menghadap Allah di Sion.” Ayat ini menunjukkan bahwa orang yang terus mencari hadirat Tuhan tidak akan berjalan di tempat, melainkan mengalami pertumbuhan rohani dari hari ke hari. Ketika kita tetap setia datang kepada Tuhan melalui doa, penyembahan, dan firman-Nya, Roh Kudus sedang memperkuat “core” rohani kita. Mungkin hari ini kita masih menghadapi banyak pergumulan, tetapi saat kita terus melekat kepada Tuhan, kita akan memiliki kekuatan baru untuk bertahan dan menang.
Karena itu, jangan berhenti mencari Tuhan hanya karena merasa lelah atau kecewa. Tetaplah datang kepada Tuhan meskipun keadaan belum berubah ataupun masalah terasa berat, dan kita pun akan menemukan, di dalam hadirat-Nya selalu ada kekuatan yang baru. Mari miliki rasa lapar akan Tuhan setiap hari melalui saat teduh, doa, dan pujian penyembahan yang sungguh-sungguh. Jangan puas hanya menjadi orang percaya yang biasa-biasa saja. Teruslah masuk lebih dalam bersama Roh Kudus. Percayalah, ketika kita terus berjalan bersama Tuhan, kita akan menjadi pribadi yang makin lama makin kuat, yang tidak akan mudah goyah saat badai menerpa. (LEW)
RENUNGAN
Saat kita terus MENCARI TUHAN, hidup kita TIDAK STAGNAN, melainkan MAKIN LAMA MAKIN KUAT.
APLIKASI
1.Apa tanda Anda merasa haus dan lapar akan Tuhan?
2.Dalam kondisi apa Anda sering merasa lemah dan mulai berhenti mengejar hadirat Tuhan?
3.Langkah rohani apa yang dapat Anda lakukan supaya hidup Anda makin lama makin kuat di dalam Tuhan?
DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, terima kasih untuk kebaikan yang Kau berikan kepada kami. Kami mau selalu mencari Engkau agar hidup kami semakin lama semakin kuat. Bersama-Mu, kami pasti mengalami kemenangan. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
BACAAN ALKITAB SETAHUN
Yermia 3-5; 1 Timotius 4
BUKAN SEKEDAR BACA TETAPI MAKAN FIRMAN
RHEMA HARI INI
Yeremia 15:16 (FAYH) Firman-Mulah yang menghidupi hamba dan merupakan makanan bagi jiwa hamba yang lapar. Firman-Mu menghibur hamba dan menyukakan hati hamba. Alangkah bangganya hamba disebut dengan nama-Mu, ya TUHAN, Allah semesta alam!
Sebuah pohon berdiri di tepi sungai yang tak pernah berhenti mengalir di setiap musim. Ketika musim panas yang terik datang, banyak pohon mengering serta layu. Namun, tidak demikian bagi pohon yang tumbuh di dekat sungai tersebut. Akarnya terjulur dari dalam tanah dan bersentuhan dengan air, menyerapnya hingga tersalurkan ke seluruh bagian pohon. Di saat semuanya menguning, ia tetap hijau. Bukan karena pohon tersebut lebih kuat, tetapi karena ia memiliki asupan dalam, sehingga tidak bergantung pada cuaca di luar.
Musim panas yang ganas pun pernah menghampiri hidup Nabi Yeremia. Ia menyampaikan peringatan Tuhan kepada bangsa Yehuda, tetapi justru ditolak, dibenci, dan dikutuki semua orang. Didera kesepian, kesakitan, dan kelelahan, hatinya bisa saja mengering. Namun, perkataannya dalam Yeremia 15:16 memberitahukan rahasia kekuatannya dalam menghadapi tekanan pelayanan yang begitu berat. Yeremia tidak hanya sekadar membaca firman Tuhan, tetapi ia "memakan" firman tersebut. Seperti pohon yang mendapatkan asupan dari sungai, firman itu mengalir masuk ke dalam pikiran dan meresap turun ke hati. Firman itu pun menjadi makanan bagi jiwanya—menghibur, menguatkan, dan memberi sukacita, bahkan saat situasi di sekitarnya tetap sulit.
Begitu juga dengan kita. “Musim panas” kehidupan tidak bisa dihindari, tetapi kita bisa memilih sumber kekuatan kita. Saat kita membiasakan diri “memakan” firman bersama Roh Kudus, firman itu menjadi rhema yang menghidupi. Saat badai datang, kita tidak mudah goyah karena ada kekuatan firman yang menopang dari dalam. Jika hari ini kita merasa lemah atau kering, mari kembali ke “meja makan” Tuhan. Masuklah ke kedalaman baru bersama Roh Kudus dan ambil waktu untuk menikmati firman-Nya. Saat rhema firman Tuhan meresap ke dalam hati dan jiwa kita, Tuhan akan memulihkan kekuatan kita, sehingga kita makin lama makin kuat. (BS)
RENUNGAN:
FIRMAN yang “DIMAKAN” akan MENGUATKAN ROH kita.
APLIKASI
1.Apakah Anda sudah memakan firman Tuhan setiap hari secara konsisten? Apakah pengaruhnya bagi keseharian Anda?
2.Mengapa Anda tidak seharusnya membaca firman dengan terburu-buru, tetapi mengunyah dan merenungkannya?
3.Apa komitmen Anda untuk meningkatkan rasa lapar akan firman Tuhan mulai hari ini?
DOA UNTUK HARI INI
“Terima kasih Tuhan untuk firman-Mu yang menjadi roti hidup bagi kami. Berikan kami kelaparan akan kebenaran firman-Mu. Ajar kami untuk tidak hanya membaca, tetapi merenungkan dan melakukan firman-Mu, sehingga roh kami menjadi kuat menghadapi setiap musim kehidupan. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
BACAAN ALKITAB SETAHUN
Yeremia 1-2;1 Timotius 3
KEHAUSAN YANG MENGUATKAN
RHEMA HARI INI
Mazmur 42:2 Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah.
Ada rasa haus dalam diri manusia yang tidak bisa dipuaskan oleh pencapaian, hiburan, atau kesibukan dunia. Semakin seseorang mencoba mengisi kekosongan itu dengan hal-hal sementara, semakin ia merasa lelah di dalam hati. Sayangnya, banyak orang mengira bahwa kekuatan hidup berasal dari kemampuan diri, relasi, atau keadaan yang baik. Namun, sejarah menunjukkan hal yang berbeda. Orang-orang yang paling kuat justru adalah mereka yang paling bergantung kepada Tuhan. Salah satu contohnya adalah Corrie ten Boom, seorang wanita Kristen yang menolong banyak orang Yahudi pada masa Perang Dunia II. Ia mengalami penderitaan, kehilangan, bahkan penjara. Namun, di tengah semua itu, ia tetap memiliki kedamaian dan kekuatan yang luar biasa karena hidupnya melekat kepada Tuhan. Corrie pernah berkata bahwa tidak ada lubang yang terlalu dalam, sehingga kasih Tuhan tidak dapat menjangkaunya. Kehidupan Corrie menunjukkan bahwa kekuatan itu lahir dari hati yang terus haus akan hadirat Tuhan.
Dalam nyanyian pengajaran bani Korah, pemazmur menggambarkan jiwanya haus kepada Tuhan seperti rusa yang merindukan aliran air. Haus akan hadirat Tuhan bukanlah tanda kelemahan rohani, melainkan tanda bahwa jiwa kita sadar siapa sumber kehidupan yang sebenarnya. Menariknya, justru ketika seseorang semakin haus akan Tuhan, hidupnya menjadi semakin kuat. Hal itu karena hadirat Tuhan memberi kekuatan yang tidak dapat diberikan oleh dunia.
Karena itu, jangan biarkan hati kita dipenuhi banyak hal, tetapi kosong dari hadirat Tuhan. Semakin kita dekat dengan Tuhan, semakin kita dikuatkan menghadapi tekanan hidup. Dunia mungkin membuat tubuh lelah, tetapi hadirat Tuhan menyegarkan jiwa yang paling letih sekalipun. Saat hati terus mencari Tuhan dan kita melangkah semakin dalam bersama Roh Kudus, iman kita menjadi lebih teguh, pengharapan tetap hidup, dan langkah kita tidak mudah goyah. Percayalah, orang yang haus akan Tuhan tidak akan dibiarkan lemah, sebab Tuhan sendiri yang akan menjadi sumber kekuatannya setiap hari. (SZ)
RENUNGAN
SEMAKIN HAUS akan hadirat Tuhan, SEMAKIN KUAT hidup kita.
APLIKASI
1.Hal apa yang paling sering mengisi hati dan pikiran Anda akhir-akhir ini?
2.Apakah Anda lebih mencari kekuatan dari dunia atau dari hadirat Tuhan? Apakah yang Anda rasakan setelahnya?
3.Bagaimana Anda bisa mendekat kepada Tuhan dan menikmati hadirat-Nya?
DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, buat hati kami terus haus akan hadirat-Mu. Kuatkan hidup kami melalui kasih dan kedekatan-Mu setiap hari. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
BACAAN ALKITAB SETAHUN
Yesaya 65-66;1 Timotius 2
MENJADI YANG PALING KUAT DALAM TUHAN
RHEMA HARI INI
Matius 5:6 Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.
Walter Elias Disney lahir dari keluarga sederhana di Chicago. Sejak kecil, ia sudah jatuh cinta pada dunia gambar. Ia menggambar di mana saja. Di kertas, di dinding rumah, bahkan di tisu yang ia sulap menjadi komik sederhana. Namun, hidup tidak langsung berpihak kepadanya. Studio animasi pertamanya bangkrut, bahkan karakter ciptaannya sempat direbut karena masalah kontrak. Bertahun-tahun ia hidup dalam tekanan dan utang. Namun ia tidak berhenti. Di titik terendahnya, ia mulai menggambar karakter tikus kecil yang kita kenal sebagai Mickey Mouse. Karakter ini menjadi titik balik kehidupannya. Pada tahun 1928, Mickey muncul dalam film Steamboat Willie, salah satu animasi awal dengan suara sinkron. Dunia belum pernah melihat hal seperti ini sebelumnya. Kesuksesan itu pun berlanjut dengan film Snow White and the Seven Dwarfs dan lahirnya Disneyland. Semua ini berawal dari satu hal: dorongan kuat untuk terus melangkah, meski banyak rintangan.
Ayat hari ini berbicara tentang lapar dan haus akan Tuhan. Ini bukan sekadar keinginan biasa, tetapi kerinduan yang mendalam dan terus mendorong seseorang mencari Tuhan. Orang yang sungguh-sungguh lapar dan haus akan Tuhan, tidak akan mempedulikan apa pun yang menjadi rintangan atau hambatan di depannya. Ia justru akan mencari cara mengalahkan segala rintangan yang menghalanginya. Tuhan berjanji bahwa orang seperti ini tidak akan dibiarkan kosong. Mereka akan dipuaskan dengan kehadiran dan kebenaran-Nya. Semakin seseorang haus akan Tuhan, semakin ia mengalami kepenuhan dari-Nya.
Oleh karena itu, mari tingkatkan kehausan dan kelaparan kita akan Tuhan. Jangan cepat puas dengan kondisi rohani kita saat ini. Masuklah ke kedalaman baru bersama Roh Kudus. Ketika kita sungguh-sungguh lapar dan haus akan Tuhan, kita akan dikuatkan, dipenuhi, dan dibentuk menjadi pribadi yang makin lama makin kuat, bahkan paling kuat dalam Tuhan. (OSA)
RENUNGAN:
Yang PALING LAPAR AKAN TUHAN, akan menjadi PALING KUAT dalam-Nya.
APLIKASI
1.Bagaimana kondisi rohani Anda saat ini? Apakah Anda sudah memiliki kelaparan dan kehausan akan Tuhan?
2.Mengapa orang yang paling lapar akan Tuhan akan menjadi yang paling kuat dalam-Nya?
3.Apa langkah praktis yang bisa Anda ambil untuk meningkatkan kelaparan dan kehausan akan Tuhan?
DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, terima kasih atas kasih setia-Mu dalam hidup kami. Ampuni kami yang tanpa sadar merasa puas akan kehidupan rohani kami. Kami rindu mengalami Engkau lebih dalam lagi. Penuhi hati kami dengan hati-Mu, ya, Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
BACAAN ALKITAB SETAHUN
Yesaya 62-64;1 Timotius 1
KUAT TERHADAP TEKANAN HIDUP
RHEMA HARI INI
Amsal 31:17 Ia mengikat pinggangnya dengan kekuatan, ia menguatkan lengannya.
Ada seorang tokoh Alkitab yang hidupnya penuh tekanan. Bukan hanya sesaat, tetapi bertahun-tahun lamanya. Ia adalah Daud. Meski telah diurapi menjadi raja, ia justru harus melarikan diri, dikejar-kejar, dan hidup di padang gurun. Hidupnya dipenuhi ancaman dan ketidakpastian. Tidak hanya menghadapi musuh dari luar, Daud juga bergumul dengan tekanan batin seperti ketakutan, kesepian, dan pengkhianatan. Namun, ada satu hal yang membuatnya tidak runtuh: ia memiliki core rohani yang kuat. Di tengah pelarian, Daud tetap berdoa, memuji Tuhan, dan berpegang pada janji-Nya. Bahkan, banyak mazmur yang lahir dari masa-masa sulit itu. Hal ini menunjukkan bahwa kekuatan sejatinya bukan terletak pada senjata, melainkan pada hati yang tetap terhubung dengan Tuhan.
Amsal 31:17 menggambarkan seseorang yang mempersiapkan diri dengan kekuatan dan keteguhan. Hal ini terlihat jelas dalam kehidupan Daud. Ia tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi memiliki kesiapan rohani yang membuatnya tetap berdiri teguh di tengah tekanan hidup. Kekuatan itu tidak muncul seketika, tetapi dibangun melalui hubungan yang intim dengan Tuhan. Karena core rohaninya kuat, tekanan hidup tidak menghancurkannya. Tekanan itu justru menjadi ujian yang memperlihatkan apa yang ada di dalam dirinya dan membentuknya menjadi pribadi yang semakin teguh.
Karena itu, marilah kita belajar membangun kehidupan rohani yang kuat. Jangan menunggu tekanan datang, baru kita mencari Tuhan. Masuklah ke kedalaman baru bersama Roh Kudus. Latih diri dalam doa, firman, dan ketaatan setiap hari. Ketika core rohani kita kuat, kita tidak akan mudah goyah saat menghadapi tantangan hidup. Sebaliknya, makin lama kita akan menjadi makin kuat, sehingga hidup kita bisa menjadi kesaksian bahwa kekuatan sejati berasal dari Tuhan. (AM)
RENUNGAN
CORE ROHANI yang KUAT membuat kita TAHAN TEKANAN HIDUP.
APLIKASI
1.Apa yang keluar dari diri Anda saat tekanan datang selama ini?
2.Apakah Anda sudah membangun kehidupan rohani yang kuat, atau hanya mengandalkan situasi? Mengapa demikian?
3.Bagaimana Anda bisa mendekat kepada Tuhan di tengah tekanan hidup?
DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, ajar kami memiliki hati seperti Daud—tetap melekat kepada-Mu dalam segala keadaan. Saat tekanan hidup datang, kuatkan kami, agar kami tidak goyah. Bangun core rohani yang kokoh dalam hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
BACAAN ALKITAB SETAHUN
Yesaya 59-61; 2 Tesalonika 3
LEBIH DALAM SEMAKIN KUAT
RHEMA HARI INI
Mazmur 93:1 Tuhan adalah Raja, Ia berpakaian kemegahan, Tuhan berpakaian, berikat pinggang kekuatan. Sungguh, telah tegak dunia, tidak bergoyang;
Rees Howells hanyalah pria sederhana dari Wales. Namun hidupnya berubah ketika ia belajar satu hal, yaitu tunduk sepenuhnya kepada Roh Kudus. Proses itu membentuk kehidupan rohani yang sangat kuat. Saat Perang II, Inggris berada di bawah ancaman besar. Nazi merencanakan invasi ke Inggris, tetapi rencana itu hanya bisa terjadi jika mereka terlebih dahulu menguasai udara. Karena itu, pecahlah Battle of Britain, yaitu serangan udara besar-besaran dari Jerman ke Inggris. Di tengah situasi genting ini, Rees Howells dan timnya di Bible College tidak mengangkat senjata, tetapi berdoa dengan tekun, spesifik, dan terus-menerus. Mereka percaya bahwa Tuhan berdaulat atas setiap keadaan. Kemudian Inggris bertahan dan rencana invasi Nazi akhirnya tidak pernah terlaksana. Hal ini menjadi bukti bahwa doa yang lahir dari hubungan yang dalam dengan Tuhan memiliki kuasa yang nyata.
Mazmur 93:1 menggambarkan Tuhan “berikat pinggang kekuatan.” Ini bukanlah kebetulan. Pinggang adalah pusat kekuatan yang menopang seluruh tubuh. Tanpa pinggang yang kuat, seseorang mudah goyah dan tidak mampu menahan beban. Demikian juga kehidupan rohani kita. Dalam banyak hal, manusia memiliki banyak keterbatasan serta kelemahan. Namun kisah Howells memberikan kabar baik bagi kita, bahwa Tuhanlah yang akan menjadi kekuatan kita. Hanya saja, semua itu tergantung pada kedalaman hubungan kita dengan-Nya.
Karena itu, jangan puas dengan kehidupan rohani yang dangkal. Jangan tinggal di zona nyaman. Tuhan tidak hanya mengundang kita datang kepada-Nya, tetapi masuk lebih dalam bersama Roh Kudus. Semakin jauh kedalaman yang kita capai dengan Roh Kudus, semakin kuat kita menjalani kehidupan ini. Iman kita tidak mudah digoncang karena kita sudah memiliki core rohani yang kuat. Kita pun akan menjadi pribadi yang tahan tekanan, tetap teguh dalam badai, tidak mudah mundur, dan setia sampai akhir. Kita tidak lagi hanya bertahan, tetapi bertumbuh, bergerak, dan berbuah lebat bagi Kerajaan Allah. (KK)
RENUNGAN
KEDALAMAN ROHANI menentukan KEKUATAN HIDUP kita.
APLIKASI
1.Apakah saat ini Anda sudah benar-benar masuk lebih dalam di dalam hubungan dengan Tuhan, atau masih berada di level “cukup”? Mengapa demikian?
2.Dalam situasi tekanan atau masalah yang Anda hadapi, mengapa Anda tidak seharusnya mengandalkan kekuatan sendiri, tetapi belajar berdoa sampai kehendak Tuhan terjadi?
3.Langkah praktis apa yang bisa Anda lakukan mulai hari ini untuk memperkuat iman Anda?
DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, bawa kami masuk lebih dalam lagi dalam hadirat-Mu. Jangan biarkan kami cepat puas dengan hal-hal rohani. Bangun kerohanian kami, supaya kami menjadi kuat, teguh, dan tidak mudah goyah dalam setiap musim kehidupan. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
BACAAN ALKITAB SETAHUN
Yesaya 56-58; 2 Tesalonika 2
Categories
Latest Posts