RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH

08 September 2026 Tim Penulis Renungan
SELASA, 08 SEPTEMBER 2026 RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH (ReMAKA) RUMAH ANUGERAH YANG BERTUMBUH BERSAMA RUMAH ANUGERAH yang penuh KASIH KARUNIA TUHAN tidak harus sempurna, tetapi memberi ruang untuk BERTUMBUH BERSAMA. Kolose 3:14 Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan. Rumah tidak dihuni oleh orang-orang yang sempurna. Di dalamnya ada perbedaan, kelemahan, kesalahan, bahkan konflik. Namun, kasih karunia Tuhan mengajarkan kita untuk tidak menuntut kesempurnaan, melainkan belajar menerima, mengampuni, saling menguatkan, dan memberi ruang untuk bertumbuh. Sebab, rumah yang dipenuhi kasih bukanlah rumah tanpa kekurangan, tetapi rumah yang membuat setiap orang merasa diterima dan tidak harus berjalan sendirian. Demikian pula GKA sebagai Rumah Anugerah. Selama 37 tahun, kita berjalan bersama sebagai keluarga dengan segala kelebihan dan kekurangan, sambil terus belajar untuk bertumbuh dalam kasih Tuhan. Kiranya GKA tetap menjadi rumah di mana setiap orang memiliki ruang untuk bertumbuh, saling menguatkan, dan mengalami kasih karunia Tuhan melalui keluarga rohaninya. Di usia ke-37 tahun ini, mari terus menjaga GKA sebagai rumah yang tidak menuntut kesempurnaan, tetapi menghadirkan kasih karunia. Sebab, kita bukan keluarga yang sudah sempurna, melainkan keluarga yang bersama-sama sedang dibentuk Tuhan. (SZ) Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel  

RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH

07 September 2026 Tim Penulis Renungan
BELAJAR MELIHAT KEBAIKAN TUHAN Belajarlah MELIHAT dengan MATA ROHANI, maka kita akan menemukan bahwa hidup kita JAUH LEBIH DIBERKATI dari yang kita kira selama ini. 2 Korintus 4:18 Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal. Dua orang musafir kehabisan air di tengah padang gurun. Tuhan mempertemukan mereka dengan seorang musafir yang membagikan setengah persediaan airnya. Yang pertama bersungut-sungut karena hanya mendapat setengah, sementara yang kedua bersyukur karena masih memiliki air untuk melanjutkan perjalanan. Sering kali kita pun demikian. Kita terlalu melihat apa yang belum ada, hingga lupa menyadari begitu banyak kebaikan Tuhan yang sudah kita terima. Di usia ke-37 tahun ini, mari melihat kembali perjalanan Gereja Keluarga Allah dengan mata rohani. Di balik setiap musim, pertolongan, dan keluarga rohani yang Tuhan hadirkan, ada anugerah-Nya yang menyertai. Kiranya kita terus belajar mensyukuri GKA sebagai Rumah Anugerah, tempat kita mengalami kebaikan Tuhan dan berjalan bersama dalam penyertaan-Nya. (ES) Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel  

RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH

05 September 2026 Tim Penulis Renungan
TETAPLAH BERSATU Di tengah MASA YANG BERAT, daripada saling menyalahkan, keluarga kita harus TETAP BERSATU. Pengkhotbah 4:9-10 Berdua lebih baik dari pada seorang diri, karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka. Karena kalau mereka jatuh, yang seorang mengangkat temannya, tetapi wai orang yang jatuh, yang tidak mempunyai orang lain untuk mengangkatnya! Setiap keluarga pasti akan menghadapi masa ketika keadaan tidak berjalan seperti yang diharapkan. Tekanan ekonomi, masalah pekerjaan, kesehatan, atau konflik dapat membuat emosi mudah meledak. Namun ketika keadaan semakin berat, saling menyalahkan tidak akan membuat masalah menjadi lebih ringan. Justru pada saat seperti itulah keluarga perlu memilih untuk saling menguatkan dan berjalan bersama. Kebenaran ini disampaikan dalam Pengkhotbah 4:9-10, “Berdua lebih baik dari pada seorang diri, karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka. Karena kalau mereka jatuh, yang seorang mengangkat temannya, tetapi wai orang yang jatuh, yang tidak mempunyai orang lain untuk mengangkatnya!” Firman ini mengingatkan bahwa Tuhan merancang keluarga untuk menjadi tempat saling menopang. Di tengah MASA YANG BERAT, daripada saling menyalahkan, keluarga kita harus TETAP BERSATU. Pilihlah untuk saling mendengar sebelum menuduh, saling menguatkan sebelum mengkritik, dan saling mendoakan ketika tidak tahu harus berbuat apa. Pegang tangan pasangan Anda ketika langkah terasa berat. Rangkul anak-anak ketika mereka takut. Hadapilah setiap badai sebagai satu keluarga, karena ketika kita tetap bersatu, beban yang berat menjadi lebih kuat untuk ditanggung. Biarlah rumah menjadi tempat untuk pulang, bukan tempat untuk saling menyerang. (MC) Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel  

RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH

04 September 2026 Tim Penulis Renungan
MELAKUKAN APA YANG BENAR DIHADAPAN TUHAN Saat kita MENGHORMATI ORANGTUA DALAM KETIDAKSEMPURNAAN mereka, kita tengah MELAKUKAN APA YANG BENAR DI HADAPAN TUHAN. Efesus 6:2-3 Hormatilah ayahmu dan ibumu--ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi. Tidak ada orangtua yang sempurna. Mereka pernah salah mengambil keputusan, berkata kurang tepat, atau mengecewakan kita. Namun di balik kekurangan mereka, ada pengorbanan, perjuangan, dan kasih yang mungkin tidak selalu mampu mereka ungkapkan dengan cara yang kita harapkan. Menghormati orangtua bukan berarti membenarkan semua kesalahan mereka, tetapi memilih tetap memiliki hati yang menghargai. Firman Tuhan memberikan penegasan dalam Efesus 6:2-3, “Hormatilah ayahmu dan ibumu—ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi.” Karena itu, saat kita MENGHORMATI ORANGTUA DALAM KETIDAKSEMPURNAAN mereka, kita tengah MELAKUKAN APA YANG BENAR DI HADAPAN TUHAN. Hormat kepada orangtua adalah bagian dari ketaatan kita kepada Tuhan. Belajarlah melihat orangtua dengan kasih, bukan hanya melalui kesalahan mereka. Jika masih ada kesempatan, hubungilah mereka, dengarkan ceritanya, dan ucapkan terima kasih atas perjuangan yang pernah diberikan. Jika ada luka, mintalah Tuhan memberikan kekuatan untuk mengampuni dan memulihkan hati. Jangan menunggu kehilangan untuk menyadari betapa berharganya kehadiran mereka. Selagi masih ada waktu, tunjukkan hormat melalui perkataan, perhatian, doa, dan kasih yang nyata. (MC) Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel  

RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH

03 September 2026 Tim Penulis Renungan
FIRMANNYA MENJADI KEPUTUSAN AKHIR Ketika Tuhan menjadi RAJA KEMULIAAN dalam keluarga, FIRMAN-NYA bukan lagi sekadar saran, tetapi KEPUTUSAN AKHIR. Lukas 6:46 "Mengapa kamu berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakan?" Sebuah keluarga tidak hanya membutuhkan kasih dan kebersamaan, tetapi juga arah yang benar. Ketika setiap anggota keluarga berjalan menurut keinginannya sendiri, keputusan mudah berubah menjadi pertengkaran. Namun ketika Tuhan ditempatkan sebagai pusat, keluarga memiliki pedoman yang lebih tinggi daripada perasaan, ego, atau pendapat pribadi. Kehidupan rumah tangga mulai diarahkan oleh kehendak Tuhan. Hal ini ditegaskan melalui Lukas 6:46, “Mengapa kamu berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakan?” Mengakui Tuhan sebagai Raja bukan hanya melalui perkataan atau ibadah, tetapi melalui ketaatan. Ketika Tuhan menjadi RAJA KEMULIAAN dalam keluarga, FIRMAN-NYA bukan lagi sekadar saran, tetapi KEPUTUSAN AKHIR. Apa yang Tuhan katakan menjadi dasar dalam mengambil keputusan, mendidik anak, memperlakukan pasangan, dan menyelesaikan masalah. Tempatkan Tuhan kembali di kursi tertinggi dalam rumah Anda. Belajarlah tunduk ketika firman-Nya berbeda dengan keinginan Anda. Ajak keluarga untuk membaca firman, berdoa, dan menaati kebenaran bersama. Beranilah mengubah keputusan yang tidak sesuai kehendak Tuhan. Biarlah rumah Anda bukan hanya menyebut nama Tuhan, tetapi sungguh-sungguh menjadikan firman-Nya sebagai pedoman hidup. Ketika keluarga taat, rumah tangga akan menjadi tempat di mana kemuliaan Tuhan nyata. (MC) Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel  

RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH

02 September 2026 Tim Penulis Renungan
TUHAN MAMPU MEMULIHKAN SEMUA KELUARGA Tidak ada keluarga yang terlalu rusak untuk TUHAN TRANSFORMASIKAN menjadi KELUARGA YANG PENUH KEMULIAAN. Yesaya 61:4 Mereka akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan mendirikan kembali tempat-tempat yang sejak dahulu menjadi sunyi; mereka akan membaharui kota-kota yang runtuh, tempat-tempat yang telah turun-temurun menjadi sunyi. Ada rumah tangga yang terlihat baik-baik saja dari luar, tetapi menyimpan luka, konflik, dan kekecewaan yang panjang. Ada pula keluarga yang merasa sudah terlalu jauh untuk dipulihkan. Namun bagi Tuhan, tidak ada reruntuhan yang terlalu hancur untuk dibangun kembali. Ketika manusia melihat akhir, Tuhan masih melihat kemungkinan pemulihan. Gambaran tentang pemulihan itu terlihat dalam Yesaya 61:4, “Mereka akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan mendirikan kembali tempat-tempat yang sejak dahulu menjadi sunyi; mereka akan membaharui kota-kota yang runtuh, tempat-tempat yang telah turun-temurun menjadi sunyi.” Firman ini menunjukkan bahwa Tuhan sanggup mengubah kehancuran menjadi sesuatu yang kembali memiliki kehidupan dan kemuliaan. Tidak ada keluarga yang terlalu rusak untuk TUHAN TRANSFORMASIKAN menjadi KELUARGA YANG PENUH KEMULIAAN. Jangan menyerah pada keadaan keluarga Anda. Tetaplah percaya ketika pemulihan terasa lambat. Mulailah dari hal sederhana: belajar mengampuni, berani meminta maaf, membuka komunikasi, dan kembali membangun doa bersama. Jika hari ini hanya tersisa sedikit harapan, jagalah harapan itu. Serahkan setiap luka kepada Tuhan dan izinkan Dia bekerja. Percayalah, tangan Tuhan masih sanggup membangun kembali apa yang pernah runtuh dan menjadikan keluarga Anda kesaksian tentang kasih serta kuasa-Nya. (MC) Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel