RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH
JANGAN KEHILANGAN RINDU
Jangan sampai kita masih rajin datang beribadah, tetapi KEHILANGAN KERINDUAN untuk BERTEMU TUHAN dan KELUARGA ROHANI.
Mazmur 100:2 Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!
Ada kalanya kita tetap rajin datang beribadah, tetapi tanpa disadari, hati kita tidak lagi memiliki kerinduan seperti dahulu. Kita hadir secara fisik, tetapi hati tidak lagi menantikan perjumpaan dengan Tuhan maupun kebersamaan dengan keluarga rohani. Ibadah yang dahulu penuh sukacita perlahan dapat berubah menjadi sekadar rutinitas yang kita jalani tanpa antusiasme.
Jemaat mula-mula tidak berkumpul hanya karena kewajiban. Mereka berkumpul dengan sukacita karena persekutuan menjadi kesempatan untuk mengalami kehadiran Tuhan, saling menguatkan, dan menikmati kebersamaan sebagai keluarga rohani. Gereja bukan sekadar tempat yang kita datangi, melainkan rumah yang seharusnya kita rindukan dan tempat hati kita menemukan penguatan.
Karena itu, marilah kita meminta Tuhan melembutkan dan memulihkan kembali hati kita. Kiranya setiap kali datang beribadah, ada kerinduan yang berkata, “Aku rindu bertemu Tuhan.” Jangan biarkan rutinitas menghilangkan sukacita kita. Datanglah dengan hati yang siap, sebab ketika hati kembali rindu, ibadah menjadi perjumpaan yang indah bersama Tuhan. (TS)
Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH
KESAKSIAN YANG MENARIK
Ketika keluarga rohani BERKUMPUL dengan KASIH dan SUKACITA, kehadiran mereka menjadi KESAKSIAN yang menarik orang lain DATANG KEPADA TUHAN.
Yohanes 13:35 Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.
Setelah mengalami terobosan rohani yang luar biasa, jemaat mula-mula tidak berhenti pada pengalaman pribadi. Mereka terus berkumpul, hidup sehati, saling berbagi, dan membangun kehidupan sebagai keluarga rohani. Kebersamaan yang dipenuhi kasih dan sukacita membuat kehidupan mereka menjadi kesaksian yang baik bagi banyak orang. Melalui kehidupan tersebut, semakin banyak orang tertarik untuk mengenal dan datang kepada Tuhan.
Selain keluarga jasmani, Tuhan juga memberikan keluarga rohani untuk mendampingi perjalanan iman kita, yaitu di kelompok sel (komsel). Mereka hadir untuk menguatkan, mengingatkan, dan menolong kita tetap teguh dalam kebenaran. Ketika anggota komsel hidup dalam persatuan, kasih, dan sukacita, kehadiran mereka dapat menjadi berkat serta kesaksian bagi orang-orang di sekitarnya.
Karena itu, marilah kita terus membangun komsel yang sehati dan saling mengasihi. Terimalah setiap orang yang Tuhan tempatkan di dalamnya dengan tulus. Jangan hanya menjadi penerima berkat, tetapi jadilah pribadi yang juga menguatkan dan memberkati sesama, sehingga komsel kita menjadi kesaksian yang menyenangkan hati Tuhan. (ES)
Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH
RUMAH ANUGRAH YANG MEMANCARKAN KASIH
Tuhan memberkati kita dengan RUMAH ANUGERAH supaya hidup kita bisa menjadi tempat orang lain MENEMUKAN KASIH.
1 Yohanes 4:11 Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi.
Rumah bukan hanya tempat kita tinggal, tetapi tempat di mana kasih pertama kali kita kenal dan rasakan. Tuhan telah memberkati kita dengan sebuah “rumah anugerah”—tempat kita diterima, dikasihi, dan dikuatkan. Di dalamnya, kita belajar bahwa kasih tidak selalu hadir dalam bentuk yang besar, tetapi melalui perhatian, pengampunan, kepedulian, dan kesediaan untuk hadir bagi orang lain. Karena itu, rumah yang Tuhan anugerahkan kepada kita seharusnya menjadi tempat di mana kasih-Nya nyata.
Namun, kasih Tuhan tidak berhenti hanya di dalam rumah. Setelah menerima kasih, kita dipanggil untuk membawanya ke mana pun kita pergi. Orang lain mungkin tidak mengenal Tuhan melalui kata-kata kita terlebih dahulu, tetapi mereka dapat merasakan kasih-Nya melalui sikap, perkataan, dan perbuatan kita. Hidup kita dapat menjadi “rumah” bagi mereka yang sedang lelah, terluka, kesepian, atau membutuhkan penerimaan.
Karena itu, mari kita jadikan hidup kita sebagai rumah anugerah, tempat orang lain menemukan kasih, pengampunan, penerimaan, dan pengharapan. Jangan hanya menikmati kasih yang Tuhan berikan, tetapi bagikanlah kepada orang-orang di sekitar kita. Mulailah dari hal sederhana: dengarkan, pedulikan, ampuni, dan hadir bagi mereka. Kiranya melalui hidup kita, semakin banyak orang mengalami bahwa kasih Tuhan itu nyata. (SZ)
Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH
DITUNTUN MENEMUKAN KELUARGA ROHANI
Saat kita menemukan RUMAH ANUGERAH tempat KELUARGA ROHANI kita berada, itu BUKAN KEBETULAN, tetapi TUNTUNAN TANGAN TUHAN.
Amsal 16:9 Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi Tuhanlah yang menentukan arah langkahnya.
Dalam perjalanan hidup, Tuhan mempertemukan kita dengan orang-orang dan membawa kita ke tempat-tempat yang menolong kita semakin mengenal-Nya. Demikian pula ketika Tuhan menempatkan kita di tengah keluarga rohani. Di sana kita bukan hanya datang untuk beribadah, tetapi menemukan tempat untuk diterima, dikuatkan, didoakan, dan bertumbuh bersama.
GKA sebagai Rumah Anugerah adalah salah satu cara Tuhan menghadirkan keluarga dalam perjalanan iman kita. Kita mungkin datang dengan cerita, pergumulan, dan kekurangan masing-masing, tetapi Tuhan memberi ruang bagi kita untuk bertumbuh bersama.
Karena itu, mari menghargai rumah yang Tuhan percayakan ini, bukan hanya dengan hadir di dalamnya, tetapi dengan mengambil bagian dalam kehidupan keluarga Allah, saling mengasihi, dan bersama-sama bertumbuh dalam kasih karunia-Nya. (SZ)
Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH
KELUARGA ROHANI TEMPAT UNTUK PULANG
DUNIA bisa membuat kita merasa seperti ORANG ASING, tetapi KELUARGA ROHANI membuat kita memiliki TEMPAT UNTUK PULANG.
1 Korintus 12:26 Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita.
Ada kalanya kita berada di tengah banyak orang, tetapi tetap merasa sendirian. Dunia sering membuat kita merasa harus menyesuaikan diri agar diterima, bahkan membuat kita berpikir bahwa nilai diri ditentukan oleh penampilan, pencapaian, atau pengakuan orang lain. Ketika semua itu tidak kita dapatkan, hati bisa merasa kosong dan seolah-olah tidak memiliki tempat.
Namun, Tuhan memberikan kita keluarga rohani. Di dalam keluarga rohani, kita tidak hanya berkumpul, tetapi belajar untuk saling menerima, menguatkan, mendoakan, dan bertumbuh bersama. Kita boleh datang apa adanya, tanpa harus berpura-pura menjadi sempurna. Di sana, kita menemukan bahwa kita tidak berjalan sendirian karena ada orang-orang yang Tuhan tempatkan untuk menemani perjalanan iman kita.
Karena itu, jangan menjauh ketika sedang lelah atau merasa tidak diterima. Mari belajar menjadi keluarga rohani yang menghadirkan kasih, bukan penghakiman; penerimaan, bukan penolakan. Jadilah tempat bagi orang lain untuk merasa aman, diterima, dikuatkan, dan menemukan jalan untuk kembali kepada Tuhan.
Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH
TUHAN YANG TULIS ULANG
Teruslah BERDOA UNTUK KELUARGA kita, karena Tuhan masih sanggup MENULIS ULANG cerita rumah kita.
Yesaya 43:19 “Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.”
Sejak kecil, seorang anak merindukan keluarganya dipulihkan. Ia merasa kedua orang tuanya begitu sibuk hingga tidak memiliki banyak waktu untuknya. Suatu hari, seorang kakak Sekolah Minggu mengingatkannya untuk terus berdoa, “Tuhan sanggup memulihkan keluargaku.”
Bertahun-tahun ia terus berdoa dan percaya. Dalam prosesnya, Tuhan terlebih dahulu memulihkan hatinya, hingga kemudian keluarganya pun mengalami pemulihan. Terkadang Tuhan tidak langsung mengubah keadaan, tetapi mengubah hati kita terlebih dahulu.
Karena itu, jangan berhenti berdoa bagi keluarga kita. Di dalam Rumah Anugerah, kita belajar bahwa kita tidak harus menghadapi pergumulan seorang diri. Ada keluarga rohani yang dapat menjadi tempat untuk berdoa, berharap, dan saling menguatkan. Percayalah, Tuhan masih bekerja dan sanggup membuat sesuatu yang baru dalam setiap rumah yang kita serahkan kepada-Nya. (DFK)
Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
Categories
Latest Posts