TIDAK SOMBONG DENGAN APA YANG DIMILIKI [RAKA HAPPY]
Bacaan : 1 Petrus 5:5-6
Sahabat pernahkah memiliki sesuatu yang baru, seperti sepatu, tas, mainan, atau mendapat nilai yang bagus di sekolah? Tentu itu menyenangkan. Namun, kita harus berhati-hati agar tidak menjadi sombong.
Ada seorang anak bernama Beni yang selalu mendapat nilai tertinggi di kelas. Karena merasa pintar, ia sering berkata, "Aku yang paling hebat di kelas!" Ketika ada teman yang nilainya kurang baik, Beni malah mengejek mereka. Akibatnya, teman-temannya merasa sedih dan menjauh darinya.
Suatu hari, gurunya mengingatkan bahwa kepintaran adalah pemberian Tuhan. Tuhan tidak senang jika kita menyombongkan diri. Beni pun sadar bahwa selama ini ia terlalu bangga pada dirinya sendiri. Ia mulai belajar menghargai teman-temannya dan menggunakan kemampuannya untuk membantu mereka belajar.
Sahabat, semua yang kita miliki berasal dari Tuhan. Karena itu, jangan gunakan berkat tersebut untuk meninggikan diri, tetapi untuk bersyukur dan membantu orang lain. Tuhan menyukai anak yang rendah hati. Ketika kita rendah hati, kita menunjukkan bahwa kita tahu semua yang kita miliki adalah anugerah dari Tuhan.
Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama:
Tuhan Yesus, terima kasih untuk semua berkat yang Engkau berikan kepadaku. Ampuni aku jika pernah sombong dengan apa yang kumiliki. Ajarku untuk selalu rendah hati, bersyukur, dan memakai semua berkat-Mu untuk membantu orang lain. Amin.
Bacaan Alkitab Setahun : Yesaya 16
Senin
Senin
TENANG DALAM DEKAPAN BERKATNYA [RAKA HAPPY ]
Bacaan : Pengkhotbah 3:13-15
Sahabat, Tuhan itu baik sekali. Dia bukan hanya memberi kita hidup, tapi juga memberi kita banyak hal baik untuk dinikmati, seperti makanan, keluarga, teman, mainan, udara segar, dan banyak lagi.
Di dalam Pengkhotbah 3:13-15, kita belajar bahwa setiap orang boleh menikmati pekerjaannya dan semua pemberian Tuhan dengan hati yang bersyukur. Semua itu adalah hadiah dari Tuhan!
Kadang-kadang kita bisa merasa “Kalau aku menikmati ini, nanti aku kekurangan”. Tuhan tidak mau kita hidup dalam rasa takut seperti itu.
Tuhan ingin kita:
✨ Bersyukur atas apa yang kita punya
✨ Menikmati berkat dengan hati yang tenang
✨ Percaya bahwa Tuhan selalu mencukupi
Menikmati berkat Tuhan bukan berarti serakah, tapi bersyukur dan sadar bahwa semuanya dari Tuhan.
Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama:
“Tuhan Yesus, terima kasih untuk semua berkat-Mu. Ajari aku untuk bersyukur dan menikmati semua yang Engkau beri tanpa takut kekurangan. Aku percaya Engkau selalu mencukupkan hidupku. Amin.”
Bacaan Alkitab Setahun: Yesaya 15
Minggu
Minggu
BELAJAR MENDAHULUKAN KEWAJIBAN [RAKA HAPPY]
Bacaan : Mazmur 37:21–24
Pernahkah Sahabat disuruh mengerjakan PR dulu, tapi Sahabat malah ingin bermain game atau menonton TV? Kadang memang lebih seru bermain daripada mengerjakan kewajiban. Tapi kalau kita selalu menunda kewajiban, pekerjaan bisa menumpuk dan akhirnya membuat kita kesulitan sendiri.
Alkitab mengajarkan bahwa orang yang benar adalah orang yang bertanggung jawab dan mau melakukan apa yang baik, termasuk mendahulukan kewajiban. Dari Mazmur 37:21–24, kita belajar bahwa:
Sabtu
- Orang yang benar itu jujur dan bertanggung jawab.
- Tuhan menyukai orang yang melakukan hal yang baik, bukan yang mengabaikan kewajiban.
- Tuhan tidak meninggalkan orang yang jatuh, tetapi menolong mereka bangkit kembali.
Sabtu
TETAP TEKUN DAN JANGAN MUDAH MENYERAH [RAKA HAPPY]
Bacaan : Galatia 6:9-10
Sahabat, pernahkah kalian belajar naik sepeda? Pada awalnya mungkin sulit. Ada yang jatuh, ada yang takut, bahkan ada yang ingin berhenti mencoba. Tetapi jika terus berlatih, akhirnya bisa naik sepeda dengan lancar.
Begitu juga dalam kehidupan kita. Kadang-kadang belajar di sekolah terasa sulit, menghafal ayat Alkitab membutuhkan waktu, atau berusaha menjadi anak yang baik tidak selalu mudah. Saat menghadapi kesulitan, kita mungkin ingin menyerah.
Bayangkan seorang petani yang menanam benih. Setelah menanam, ia tidak langsung melihat hasilnya. Ia harus menyiram, merawat, dan menunggu dengan sabar. Jika petani berhenti merawat tanamannya di tengah jalan, ia tidak akan mendapatkan panen. Demikian juga kita. Jika kita tetap tekun dan percaya kepada Tuhan, pada waktunya kita akan melihat hasil yang baik.
Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama:
Tuhan Yesus yang baik, terima kasih atas kasih-Mu. Tolong aku menjadi anak yang tekun dan tidak mudah menyerah saat menghadapi kesulitan. Berikan aku semangat untuk terus melakukan yang baik dan setia sampai akhir. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.
Bacaan Alkitab Setahun: Yesaya 13
Jumat
Jumat
JAGA HATI DAN TELINGA KITA YA! [RAKA HAPPY]
Bacaan : Amsal 4:23-27
Sahabat Fligo, dari cerita Alkitab tentang Janda, anak dan Nabi Elisa; kita tahu bahwa saat mujizat dilakukan oleh Tuhan, Nabi Elisa meminta keluarga tersebut untuk menutup pintu dan jendela. Mengapa? Agar keluarga tersebut tidak terpengaruh oleh orang lain yang mungkin tidak percaya akan mujizat dan membuat mereka menjadi tidak percaya sepenuhnya kepada Tuhan.
Sama dengan kita Sahabat Fligo, Tuhan mau setiap kita juga dapat menjaga hati dan telinga. Bahkan mata kita juga. Kita bisa memilih apapun yang kita lihat, kita dengar dan masuk dalam hati kita. Terutama saat kita menonton ya Sahabat Fligo, kita harus bijaksana dalam memilih apa yang dapat masuk dalam hidup kita. Agar hati kita sepenuhnya percaya kepada Tuhan dan iman kita menjadi semakin kuat. Sehingga nanti saat ada perkataan negatif datang, kita tidak akan mudah goyah dan terpengaruh. Jadi, yuk kita bijaksana dalam memilih apa yang masuk dalam hidup kita ya Sahabat Fligo!
Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama:
Tuhan Yesus, ajar aku agar aku menjadi anak yang semakin bijaksana dalam memilih apa yang masuk dalam hidupku. Ajar aku lebih bijaksana saat menonton, bermain bersama teman dan membaca. Tuhan, aku mau menjaga telinga, mata dan hatiku agar aku bisa sepenuhnya percaya kepada-Mu. Terima kasih ya Tuhan, Haleluya Amin
Bacaan Alkitab Setahun: Yesaya 12
Kamis
Kamis
IMAN HARUS DISERTAI TINDAKAN NYATA [RAKA HAPPY]
Bacaan : Yakobus 2:26
Sahabat, apakah kalian pernah mengatakan kepada teman, "Aku akan menolongmu," tetapi akhirnya tidak jadi menolong? Jika hanya berkata-kata tanpa melakukan apa-apa, teman kita mungkin merasa sedih.
Begitu juga dengan iman kepada Tuhan. Mengaku percaya kepada Yesus itu penting, tetapi iman yang benar juga terlihat melalui tindakan kita sehari-hari. Misalnya, taat kepada orang tua, membantu teman yang kesulitan, berkata jujur, dan berbagi dengan orang yang membutuhkan.
Bayangkan sebuah pohon mangga. Jika pohon itu hidup dan sehat, pasti akan menghasilkan buah. Demikian juga iman kita. Jika iman kita hidup, akan terlihat melalui perbuatan baik yang menyenangkan hati Tuhan. Tuhan Yesus ingin kita bukan hanya mendengar firman-Nya, tetapi juga melakukannya. Saat kita menunjukkan kasih, kebaikan, dan ketaatan, orang lain dapat melihat bahwa kita sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan.
Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama:
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mengasihiku. Tolong aku agar tidak hanya berkata bahwa aku percaya kepada-Mu, tetapi juga menunjukkan imanku melalui perbuatan yang baik. Pakailah aku untuk menjadi berkat bagi orang lain. Amin.
Bacaan Alkitab Setahun: Yesaya 12
Rabu
Rabu
Categories
Latest Posts