BERANI BERKATA “TIDAK “ PADA AJAKAN NAKAL [RAKA HAPPY]
Bacaan: 1 Korintus 15:33-34
Sahabat, pernahkah teman mengajak melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak baik? Misalnya teman berkata:
“Yuk, kita bohong kepada Mama.” “Yuk, kita mengejek teman itu.” “Yuk, kita lihat sesuatu yang tidak boleh dilihat.”
Apa yang harus kita lakukan?
Kita harus berani berkata: “TIDAK!”
Kadang-kadang berkata “tidak” memang sulit. Kita mungkin takut teman tidak mau berteman lagi dengan kita.
Tetapi ingat, teman yang baik tidak akan memaksa kita melakukan sesuatu yang salah.
Firman Tuhan mengingatkan bahwa pergaulan yang buruk dapat merusak kebiasaan yang baik.
Karena itu, kita harus berani memilih teman dan pergaulan yang membawa kita semakin dekat kepada Tuhan. Kita tidak perlu takut kehilangan teman hanya karena memilih melakukan yang benar. Lebih baik kehilangan teman karena mempertahankan kebenaran daripada memiliki banyak teman tetapi akhirnya melakukan dosa. (T)
Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama:
“Tuhan Yesus, berikan aku keberanian untuk berkata tidak kepada ajakan yang buruk. Tolong aku supaya tidak takut ditolak oleh teman ketika aku memilih melakukan yang benar. Berikan aku teman-teman yang baik. Amin.”
Bacaan Alkitab Setahun : Yesaya 65
rabu
rabu
RENDAH HATI ITU HEBAT [RAKA HAPPY]
Bacaan: Amsal 16:18-19
Sahabat, pernahkah Sahabat merasa paling pintar di kelas? Atau pernah merasa paling hebat ketika berhasil melakukan sesuatu? Tidak salah menjadi pintar atau memiliki kemampuan yang hebat. Tetapi hati-hati, karena kita bisa menjadi sombong.
Alkitab mengingatkan bahwa kesombongan dapat membawa kita kepada kejatuhan.
Bayangkan sebuah balon yang terus ditiup. Semakin besar balonnya, semakin besar juga kemungkinan balon itu pecah.
Begitu juga dengan hati kita. Kalau kita terus berpikir, “Aku paling hebat! Aku paling pintar! Aku tidak membutuhkan siapa pun!” hati kita bisa menjadi sombong.
Tuhan Yesus ingin kita belajar rendah hati.
Rendah hati bukan berarti merasa diri kita tidak berharga. Rendah hati berarti kita menyadari bahwa semua kemampuan yang kita miliki adalah pemberian Tuhan.
Anak yang hebat bukan anak yang suka menyombongkan diri, tetapi anak yang mau menggunakan kehebatannya untuk menolong orang lain. (T)
Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama:
“Tuhan Yesus, ampuni aku kalau terkadang aku sombong. Ajarku untuk rendah hati dan selalu mengingat bahwa semua yang aku miliki berasal dari-Mu. Pakailah aku untuk menolong orang lain. Amin.”
Bacaan Alkitab Setahun : Yesaya 64
selasa
selasa
AKU BEBAS, TAPI HARUS BERTANGGUNG JAWAB [RAKA HAPPY]
Bacaan: Galatia 5:13-15
Sahabat, siapa yang suka kalau boleh melakukan apa saja? Pasti senang, ya! Kita senang ketika diberi kebebasan memilih makanan, bermain, atau memilih kegiatan yang kita sukai. Tetapi apakah bebas berarti kita boleh melakukan apa saja? Jawabannya Tidak.
Tuhan memberikan kebebasan kepada kita bukan supaya kita berbuat nakal atau sesuka hati. Kebebasan harus digunakan dengan tanggung jawab dan kasih.
Misalnya, ketika Mama berkata, “Kamu boleh bermain setelah mengerjakan PR.” Kita bebas memilih bermain, tetapi kita harus ingat tanggung jawab kita untuk mengerjakan PR terlebih dahulu.
Ketaatan berarti kita menggunakan kebebasan yang Tuhan berikan untuk melakukan hal yang benar. Jadi, bebas bukan berarti boleh berbuat sesuka hati. Bebas berarti memilih melakukan yang benar. (T)
Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama:
“Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau memberikan aku kebebasan. Tolong aku supaya menggunakan kebebasan dengan bertanggung jawab dan tidak melakukan sesuatu yang menyakiti orang lain. Ajarku untuk selalu memilih yang benar. Amin.”
Bacaan Alkitab Setahun : Yesaya 63
senin
senin
NAMA YESUS MEMBERIKAN KEBERANIAN [RAKA HAPPY]
Bacaan: Amsal 18:10–12
Tahukah Sahabat apa itu menara yang kuat? Pada zaman dahulu, menara digunakan sebagai tempat perlindungan ketika musuh datang menyerang. Orang-orang akan masuk ke dalam menara itu karena mereka percaya tempat tersebut aman.
Firman Tuhan berkata bahwa nama TUHAN adalah menara yang kuat. Artinya, ketika kita menghadapi rasa takut, kita dapat datang kepada Tuhan Yesus. Kita tidak perlu mengandalkan kekuatan sendiri, sebab Tuhan adalah tempat perlindungan yang tidak pernah gagal.
Saat kita berdoa dalam nama Yesus, kita mengakui bahwa Yesus lebih besar daripada semua ketakutan kita. Mungkin kita masih menghadapi ujian, masih harus berbicara di depan kelas, atau masih memiliki masalah dengan teman. Namun kita tidak menghadapinya sendirian.
Yesus selalu hadir untuk menguatkan setiap anak yang percaya kepada-Nya. Karena itu, setiap kali rasa takut datang, jangan biarkan rasa takut menguasai hatimu. Sebaliknya, ingatlah nama Yesus, berdoalah kepada-Nya, dan percayalah bahwa Dia akan menolongmu.
Marilah kita menjadi anak-anak Tuhan yang hidup dengan iman, bukan dikuasai ketakutan. Bersama Yesus, kita dapat menjalani setiap hari dengan penuh keberanian dan sukacita. (T)
Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama:
"Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah tempat perlindunganku. Tolong aku selalu mengingat nama-Mu ketika aku merasa takut. Jadikan aku anak yang percaya kepada-Mu dan berani melakukan kehendak-Mu setiap hari. Amin."
Bacaan Alkitab Setahun : Yesaya 62
TUHAN ADALAH SUMBER KEDAMAIAN DAN KESELAMATAN [RAKA HAPPY]
Bacaan: Hakim-hakim 6:24–26
Pernahkah Sahabat merasa cemas ketika menghadapi ulangan, pertandingan, atau saat orang tuamu sedang mengalami kesulitan? Rasa cemas bisa membuat hati menjadi gelisah dan sulit berkonsentrasi.
Gideon juga pernah merasa takut. Namun setelah Tuhan berbicara kepadanya, Gideon membangun mezbah dan menamainya "TUHAN itu Damai Sejahtera." Gideon percaya bahwa Tuhan sanggup memberikan ketenangan di tengah keadaan yang sulit.
Damai dari Tuhan berbeda dengan damai yang diberikan dunia. Damai Tuhan tidak bergantung pada keadaan. Walaupun masalah masih ada, hati kita dapat tetap tenang karena kita tahu Tuhan sedang menjaga kita.
Ketika kita berdoa, membaca firman Tuhan, dan percaya kepada-Nya, hati kita dipenuhi pengharapan. Kita belajar bahwa Tuhan tidak pernah terlambat menolong anak-anak-Nya. (T)
Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama:
"Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah sumber damai sejahteraku. Saat aku merasa cemas, ajarku untuk datang kepada-Mu dan percaya kepada pertolongan-Mu. Amin."
Bacaan Alkitab Setahun : Yesaya 61
SABTU
SABTU
BERANI BERBUAT BENAR WALAUPUN BERBEDA [RAKA HAPPY]
Bacaan: Amsal 29:25–27
Di sekolah, kita mempunyai banyak teman. Berteman adalah hal yang baik. Namun tidak semua ajakan teman harus kita ikuti. Ada kalanya teman mengajak berbohong, menyontek, mengejek orang lain, atau mengambil barang yang bukan miliknya.
Kadang kita takut jika tidak mengikuti ajakan mereka. Kita khawatir diejek, tidak diajak bermain, atau dianggap tidak setia kawan.
Firman Tuhan hari ini mengajarkan bahwa orang yang takut kepada manusia akan terjebak, tetapi orang yang percaya kepada Tuhan akan aman. Artinya, kita tidak perlu takut kehilangan teman hanya karena memilih melakukan yang benar.
Tuhan lebih senang melihat anak yang jujur daripada anak yang selalu ingin diterima semua orang. Teman yang baik akan menghargai kita ketika kita berbuat benar. (T)
Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama:
"Tuhan Yesus, tolong aku supaya berani memilih yang benar walaupun teman-temanku memilih hal yang salah. Jadikan aku anak yang jujur dan setia kepada-Mu. Amin."
Bacaan Alkitab Setahun : Yesaya 60
JUMAT
JUMAT Categories
Latest Posts