JANGAN PADAMKAN API-NYA

27 June 2026 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI 1 Tesalonika 5:19 Janganlah padamkan Roh, Pernahkah Anda melihat bara api yang hampir padam? Ketika kayu mulai habis dan angin tidak lagi berhembus, bara api itu perlahan mengecil. Warnanya berubah dari merah menyala menjadi abu-abu kusam. Namun, di dalamnya masih tersimpan panas. Hanya diperlukan satu tiupan atau tambahan sepotong kayu, dan api itu pun menyala kembali. Demikian pula gambaran kehidupan rohani banyak orang percaya saat ini. Api Roh Kudus yang dahulu menyala-nyala dapat menjadi redup karena kesibukan, kelelahan, atau kurangnya waktu untuk bersekutu dengan Tuhan. Salah satu tanda yang sering mulai ditinggalkan adalah kehidupan doa, termasuk doa dalam bahasa roh. Rasul Paulus menulis dengan tegas kepada jemaat di Tesalonika, “Janganlah padamkan Roh.” Ini bukan sekadar anjuran, melainkan sebuah peringatan serius. Paulus memahami bahwa orang percaya memiliki kemungkinan untuk mengabaikan bahkan memadamkan pekerjaan Roh Kudus dalam hidup mereka. Ketika kita berdoa dalam bahasa roh, roh kita sedang berbicara langsung kepada Allah, melampaui keterbatasan pikiran dan kata-kata manusia. Bahkan ketika kita tidak tahu bagaimana harus berdoa, Roh Kudus menolong kita. Bahkan Dia berdoa untuk kita dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan (Rm. 8:26). Di sinilah aliran kuasa Tuhan terus bekerja. Bukan karena kecerdasan, kemampuan, atau kekuatan manusia, melainkan karena Roh Kudus yang bekerja melalui hati yang berserah kepada-Nya. Jika hari ini Anda merasa api rohani yang Anda miliki mulai meredup, jangan berkecil hati. Seperti bara yang masih menyimpan panas, Roh Kudus siap mengobarkan kembali kehidupan doa dan iman Anda. Datanglah kembali kepada Tuhan, luangkan waktu untuk bersekutu dengan-Nya. Ketika Anda menjadi kuat dalam doa, Roh Kudus akan memampukan Anda berdoa melampaui batas dan api itu akan kembali berkobar dalam hidup Anda. Selama api itu tetap menyala, kuasa Tuhan akan terus mengalir dan bekerja dalam hidup kita—saat kita berdoa, bekerja, beristirahat, bahkan ketika kita sedang tidur. (BS) RENUNGAN JANGAN PADAMKAN api bahasa roh, karena di sanalah ALIRAN KUASA TUHAN terus bekerja tanpa henti. APLIKASI 1.Apa sajakah kesibukan yang membuat waktu doa Anda semakin berkurang di hari-hari ini? 2.Mengapa Anda perlu memberi ruang bagi Roh Kudus untuk bekerja dan memimpin hidup Anda? 3.Langkah praktis apa yang akan Anda lakukan hari ini untuk kembali mengobarkan api rohani Anda? DOA UNTUK HARI INI “Tuhan, ampuni kami setiap kali kami membiarkan api roh kami mengecil. Hari ini kami memilih untuk tidak memadamkan Roh-Mu, nyalakan kembali api dalam hidup kami, dan biarkan kuasa-Mu mengalir tanpa henti melalui doa kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.” BACAAN ALKITAB SETAHUN Yehezkiel 30-32 1 Petrus 4

Baca Artikel  

RAHASIA SORGA YANG TIDAK BISA DISENTUH

26 June 2026 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI 1 Yohanes 4:4b sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia. Smith Wigglesworth, seorang penginjil Pentakosta asal Inggris pada awal abad ke-20, dikenal sebagai pribadi yang sangat mengandalkan Roh Kudus dalam hidup dan pelayanannya. Ia kerap bersaksi bahwa saat menghadapi tekanan pelayanan, pergumulan berat, atau situasi yang tampaknya mustahil, ia sering menghabiskan waktu untuk berdoa dalam bahasa roh. Saat pikirannya tidak lagi menemukan kata-kata untuk berdoa, dengan berbahasa roh, ia mengalami damai sejahtera dan keyakinan baru yang memenuhi hatinya. Tidak jarang, setelah waktu doa yang istimewa itu, ia memperoleh hikmat, keberanian, dan tuntunan yang membawanya melihat jalan keluar yang sebelumnya tidak terpikirkan. Pengalaman Wigglesworth mengingatkan kita bahwa Roh Kudus adalah Pribadi yang bekerja melampaui kemampuan manusia. Dalam 1 Yohanes 4:4, Alkitab pun menegaskan bahwa Roh yang ada di dalam kita lebih besar daripada roh yang ada di dunia. Hal itu berarti, orang percaya tidak perlu hidup dalam ketakutan terhadap tekanan, kuasa kegelapan, atau keadaan yang tampak lebih besar dari dirinya. Ketika kita datang kepada Tuhan dan memberi ruang bagi Roh Kudus untuk memimpin, kita sedang terhubung dengan kuasa Allah yang tidak terbatas. Di sanalah keberanian, ketenangan, dan arah yang baru mulai muncul. Jika hari ini ada pergumulan yang membuat kita merasa lemah, bingung, atau tidak tahu harus berdoa seperti apa, jangan menyerah. Roh Kudus yang tinggal di dalam kita mengetahui kebutuhan kita bahkan sebelum kita mengucapkannya. Dunia boleh berusaha melemahkan kita, tetapi ketika kita kuat dalam doa dan berdoa melampaui batas bersama Roh Kudus, Dia akan memberikan kekuatan untuk mengatasi segala permasalahan. Sebab Roh yang ada di dalam kita jauh lebih besar daripada segala kuasa yang ada di dunia. (AO) RENUNGAN Bahasa roh adalah BAHASA RAHASIA SORGA yang TIDAK BISA DISENTUH oleh kuasa kegelapan. APLIKASI 1.Permasalahan besar apa yang sedang Anda hadapi saat ini dan kerap membuat Anda merasa kewalahan? 2.Saat menghadapi tekanan, mengapa Anda perlu mendekat kepada Tuhan daripada tenggelam dalam ketakutan? 3.Bagaimana Anda bisa membangun kebiasaan berdoa setiap hari dan memberikan ruang bagi Roh Kudus untuk memimpin Anda? DOA UNTUK HARI INI “Tuhan Yesus, terima kasih untuk Roh Kudus-Mu yang tinggal di dalam hidup kami. Sebab ketika kami lemah, Dia menguatkan kami. Ketika kami bingung, Dia menuntun kami. Ajar kami untuk semakin dekat kepada-Mu dan terus percaya bahwa kuasa-Mu jauh lebih besar daripada segala kuasa kegelapan di dunia. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.” BACAAN ALKITAB SETAHUN Yehezkiel 27-29 1 Petrus 3

Baca Artikel  

SAAT KITA BERBAHASA ROH

25 June 2026 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI Kisah Para Rasul 2:4 Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya. Malam itu, kerumunan orang sedang membicarakan penangkapan Yesus. Dari antara mereka, berdiri seorang pria yang hatinya penuh dengan ketakutan. Orang itu bernama Petrus. Ia pun menyangkal Yesus hingga tiga kali. Padahal beberapa jam sebelumnya, ia bersikeras bahwa sekalipun semua orang meninggalkan Yesus, ia tidak akan pernah meninggalkan gurunya itu. Namun beberapa waktu kemudian, setelah kenaikan Tuhan Yesus ke sorga, Petrus berada bersama murid-murid lain di sebuah ruang loteng. Mereka berdoa dan menantikan janji Tuhan. Sampai akhirnya Roh Kudus dicurahkan pada hari Pentakosta dan mereka mulai berkata-kata dalam bahasa roh. Sejak saat itu, sesuatu berubah dalam diri Petrus—ketakutan digantikan dengan keberanian yang melampaui batas. Apa yang bisa kita baca di Kisah Para Rasul 2 menunjukkan bahwa kepenuhan Roh Kudus bukan hanya pengalaman rohani, tetapi titik balik kehidupan. Bahasa roh menjadi tanda bahwa Roh Kudus memenuhi dan menggerakkan hidup seseorang dari dalam. Ketika Roh Kudus memenuhi Petrus, ia yang dahulu takut kini berdiri dengan berani dan memberitakan Yesus di hadapan banyak orang. Kuasa yang sama mengalir melalui hidupnya, sehingga ribuan orang bertobat dan memberi diri dibaptis. Inilah bukti bahwa ketika Roh Kudus bekerja, bukan hanya hati kita yang diubahkan, tetapi hidup kita dipakai untuk menjangkau orang lain. Karena itu, jangan berhenti hanya pada pengalaman, tetapi hiduplah terus dalam kepenuhan Roh Kudus. Aktifkan api roh kita melalui kehidupan doa yang kuat sehingga kita pun bisa berdoa melampaui batas. Teruslah berbahasa roh dan izinkan Roh Kudus memimpin setiap langkah kita. Saat kita membuka diri dan taat, kuasa Allah tidak hanya tinggal di dalam kita, tetapi juga mengalir keluar melalui hidup kita untuk membawa dampak bagi banyak orang. (OSA) RENUNGAN KUASA ALLAH tidak hanya tinggal dalam kita, tetapi MENGALIR saat kita MEMBUKA MULUT DENGAN BERBAHASA ROH. APLIKASI 1.Apa perubahan yang Anda alami setelah mengalami kepenuhan Roh Kudus? 2.Mengapa orang-orang percaya perlu berbahasa roh? 3.Komitmen apa yang bisa Anda ambil untuk terus mengaktifkan api doa Anda dan berbahasa roh? DOA UNTUK HARI INI “Bapa, terima kasih untuk setiap penyertaan-Mu dalam hidup kami. Penuhi kami dengan Roh Kudus-Mu. Kami mau mengaktifkan manusia roh kami dengan senantiasa berbahasa roh. Biarlah aliran kuasa-Mu mengalir melalui hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.” BACAAN ALKITAB SETAHUN Yehezkiel 24-26 1 Petrus 2

Baca Artikel  

BAHASA ROH DI SAAT KRISIS

24 June 2026 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI Yudas 1:20 "Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus." Beberapa tahun yang lalu, Andi menghadapi masa yang sangat berat dalam hidupnya. Usahanya rugi besar, keuangannya menipis, dan orang-orang yang ia percayai justru meninggalkannya saat ia membutuhkan dukungan. Di luar ia berusaha terlihat kuat, tetapi di dalam ia merasa lelah dan putus asa. Ia tetap berdoa, tetapi sering kali tidak tahu lagi harus berkata apa. Hingga suatu malam, ia teringat firman Tuhan yang berkata untuk berdoa dalam Roh. Ia pun mulai berdoa dalam bahasa roh. Hari demi hari berlalu dan tidak ada perubahan yang terjadi atas masalahnya, tetapi perlahan hatinya yang gelisah digantikan oleh damai. Kekuatan baru bertumbuh dalam batinnya. Beberapa waktu kemudian, Tuhan membuka jalan-jalan baru yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. Andi pun menyadari bahwa mujizat terbesar bukanlah pemulihan usahanya, melainkan bagaimana Tuhan membangun dirinya dari dalam ketika ia hampir hancur. Dalam Yudas 1:20, Tuhan mengajarkan bahwa kita perlu membangun diri di atas dasar iman dengan cara berdoa dalam Roh Kudus. Artinya, ketika kita merasa lemah dan kehabisan kata-kata, Roh Kudus sendiri menolong kita untuk tetap terhubung dengan Tuhan. Doa dalam Roh bukan sekadar ungkapan, tetapi sarana ilahi yang membangun iman, menguatkan batin, dan menjaga kita tetap teguh di tengah tekanan. Apa yang tidak mampu dijangkau oleh pikiran kita, akan Roh Kudus kerjakan di dalam roh kita. Karena itu, jangan berhenti saat doa terasa buntu. Justru di saat seperti itulah kita perlu bersandar lebih lagi kepada Roh Kudus. Dia yang memimpin doa kita dan membangun kita dari dalam, sehingga kita bisa menjadi kuat dalam doa serta mampu berdoa melampaui batasan. Kita pun akan melihat, bukan hanya perubahan keadaan, tetapi perubahan hidup yang nyata dari dalam ke luar. (AM) RENUNGAN BAHASA ROH menghubungkan kita dengan SUMBER KEKUATAN TERSEMBUNYI yang MEMBANGUN kita saat dunia mencoba meruntuhkan kita. APLIKASI 1.Saat menghadapi tekanan hidup, kepada siapa atau kepada apa Anda biasanya mencari kekuatan? 2.Mengapa Anda perlu menjadikan doa dalam Roh Kudus sebagai bagian dari kehidupan doa Anda sehari-hari? 3.Bagaimana Anda bisa menyerahkan hidup Anda kepada Roh Kudus agar dibangun dan dikuatkan kembali? DOA UNTUK HARI INI “Tuhan Yesus, terima kasih atas Roh Kudus yang Engkau berikan sebagai Penolong dan Penguat hidup kami. Ajar kami untuk setia berdoa dalam Roh Kudus, sehingga iman kami terus dibangun dan dikuatkan. Saat dunia berusaha meruntuhkan kami, biarlah kuasa-Mu menopang dan menguatkan kami dari dalam. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.” BACAAN ALKITAB SETAHUN Yehezkiel 22-23 1 Petrus 1

Baca Artikel  

MELAMPAUI KETERBATASAN BERSAMA ROH KUDUS

23 June 2026 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI Roma 15:13 Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan. Layang-layang tidak terbang tinggi hanya karena bentuknya bagus. Ia membutuhkan angin. Semakin kuat angin yang mendorongnya, semakin tinggi ia terangkat. Menariknya, semakin tinggi layang-layang itu terbang, semakin besar pula tekanan angin yang dihadapinya. Namun justru tekanan itulah yang membuatnya naik lebih tinggi. Demikian pula kehidupan rohani kita. Bukan hanya talenta, pengetahuan, atau pengalaman yang mengangkat kita, tetapi dorongan dari Roh Kudus yang bekerja di dalam kita. Kita semua memiliki keterbatasan. Ada saat-saat ketika kita tidak tahu harus berdoa apa, tidak mengerti jalan keluar yang terbaik, bahkan tidak mampu mengungkapkan isi hati kita dengan kata-kata. Namun di titik itulah Roh Kudus menolong kita. Dalam surat Roma, Rasul Paulus menegaskan bahwa Allah adalah sumber pengharapan, dan melalui kekuatan Roh Kudus, kita dimampukan untuk berlimpah dalam pengharapan, sukacita, dan damai sejahtera. Artinya, ketika kita menghadapi tekanan, ketidakpastian, atau kelemahan, Roh Kudus tidak hanya menghibur, tetapi juga mengangkat hati kita melampaui keadaan. Di sinilah peran kehidupan doa—baik dengan akal budi maupun dipimpin oleh Roh—menjadi penting. Ketika kita memberi ruang bagi Roh Kudus untuk memimpin kehidupan doa kita, kita akan mendapatkan kekuatan untuk bertahan, bahkan di tengah situasi sulit sekalipun. Hari-hari ini Tuhan rindu agar gereja-Nya tidak hidup hanya dengan kekuatan manusia, tetapi oleh kuasa Roh Kudus. Karena itu, jangan hanya mengandalkan kekuatan sendiri. Saat kita bersandar kepada Roh Kudus dan menjadi kuat dalam doa, tekanan hidup tidak lagi menjatuhkan, tetapi justru mengangkat kita semakin tinggi dan melampaui keterbatasan kita. Kita akan mengalami damai sejahtera, sukacita, dan pengharapan yang tidak tergantung pada keadaan, melainkan bersumber dari Tuhan sendiri. (KK) RENUNGAN DOA DALAM ROH adalah TENAGA ILAHI yang membuat kehidupan rohani MELAMPAUI KETERBATASAN manusia. APLIKASI 1.Dalam situasi apa Anda merasa terbatas, dan sudahkah Anda memohon Roh Kudus menolong Anda melalui doa dalam roh? 2.Mengapa Anda tidak seharusnya hanya mengandalkan pengertian dan kata-kata Anda sendiri dalam kehidupan doa, tetapi memberi ruang bagi Roh Kudus untuk memimpin dan mendoakan hal-hal yang tidak Anda pahami? 3.Bagaimana Anda dapat lebih konsisten membangun kehidupan doa dalam Roh? DOA UNTUK HARI INI “Tuhan Yesus, terima kasih atas Roh Kudus yang menolong kami dalam setiap kelemahan dan keterbatasan kami. Ajarlah kami untuk semakin setia berdoa dan memberi ruang bagi Roh Kudus memimpin hidup kami. Penuhi kami dengan damai sejahtera, sukacita, dan pengharapan yang melimpah sehingga kami dapat hidup dalam kuasa-Mu setiap hari. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.” BACAAN ALKITAB SETAHUN Yehezkiel 20-21 Yakobus 5

Baca Artikel  

DOA YANG MENEMBUS BATAS

22 June 2026 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI 1 Korintus 14:15 Jadi, apakah yang harus kubuat? Aku akan berdoa dengan rohku, tetapi aku akan berdoa juga dengan akal budiku; aku akan menyanyi dan memuji dengan rohku, tetapi aku akan menyanyi dan memuji juga dengan akal budiku. Edward McKendree Bounds adalah seorang pendeta, pengacara dan penulis kristen asal Amerika Serikat pada abad ke-19. Ia sangat terkenal karena tulisan-tulisannya tentang doa, yang sampai sekarang masih dibaca oleh banyak orang Kristen di dunia. Ia memiliki kebiasaan bangun dini hari untuk berdoa selama berjam-jam. Bagi Bounds, doa bukan sekadar rutinitas, melainkan persekutuan yang hidup dengan Tuhan. Ia memberi ruang bagi Roh Kudus untuk memimpin hidupnya, dan dari kedalaman doa itulah ia mengalami hikmat serta kekuatan yang melampaui batas dirinya sendiri. Berdoa dipimpin Roh membuatnya memahami banyak hal yang tidak dimengerti sebelumnya, dan mengalami pekerjaan yang melampaui kemampuan manusia. Dalam suratnya kepada Jemaat Korintus, Rasul Paulus menjelaskan keseimbangan penting dalam dua mode kehidupan doa: doa akal budi dan doa dalam roh. Doa dengan akal budi adalah doa yang kita pahami dengan pikiran dan kata-kata yang teratur. Sementara doa dalam roh berbicara tentang dimensi yang lebih dalam. Ketika kita berbahasa roh, Roh Kudus menolong kita mengungkapkan hal-hal yang tidak sanggup dijelaskan sepenuhnya dengan kata-kata manusia. Meski demikian, keduanya bukan untuk dipertentangkan, melainkan saling melengkapi, sehingga kehidupan doa kita menjadi utuh, semakin kuat, dan melampaui batas. Karena itu, mari belajar memberi ruang bagi keduanya dalam kehidupan doa kita. Jangan hanya mengandalkan pikiran, tetapi juga izinkan Roh Kudus memimpin dan memperdalam doa kita. Saat kita setia membangun kehidupan doa dan menjadi semakin kuat dalamnya, Tuhan akan membawa kita melampaui batas pemikiran, kekuatan, dan kemampuan. Dari sanalah kita akan melihat bahwa doa bukan sekadar aktivitas rohani, tetapi sumber kuasa yang mengubahkan hidup kita dari dalam. Hasilnya mungkin tidak langsung terlihat, tetapi dampaknya akan yang jauh lebih besar daripada yang dapat kita pikirkan dan bayangkan sebelumnya. (CG) RENUNGAN DOA hanya dengan pikiran, sangat terbatas; doa yang DIPIMPIN ROH akan MENEMBUS BATAS YANG TAK TERLIHAT. APLIKASI 1.Batasan apa yang sedang Anda hadapi saat ini yang perlu Anda bawa kepada Tuhan melalui doa yang dipimpin oleh Roh Kudus? 2.Mengapa Anda perlu menyediakan waktu yang sungguh-sungguh untuk mencari hadirat Tuhan dan tidak hanya berdoa sekadarnya ketika membutuhkan sesuatu? 3.Bagaiamana Anda bisa memberi ruang bagi Roh Kudus untuk memimpin doa Anda? DOA UNTUK HARI INI “Tuhan, ajar kami untuk tidak hanya berdoa dengan kekuatan pikiran kami sendiri, tetapi juga memberi ruang bagi Roh Kudus untuk memimpin setiap doa kami. Bawa kami melampaui batas pemikiran, kemampuan, dan kekuatan kami. Biarlah melalui doa yang dipimpin oleh Roh-Mu, kami semakin mengenal hati-Mu dan mengalami kuasa-Mu yang bekerja dalam hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.” BACAAN ALKITAB SETAHUN Yehezkiel 18-19 Yakobus 4

Baca Artikel