YANG MENGHALANGI PEMBESARAN DARI TUHAN

16 July 2026 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI Markus 2:22 ”Demikian juga tidak seorangpun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian anggur itu akan mengoyakkan kantong itu, sehingga anggur itu dan kantongnya dua-duanya terbuang. Tetapi anggur yang baru hendaknya disimpan dalam kantong yang baru pula." Hati Mira berdegup kencang. Ia tidak percaya ia tengah menari sebagai pemeran utama dalam sebuah pertunjukan ballet. Sepanjang kariernya sebagai balerina, ia lebih sering menerima teguran dan cemooh dari pelatih serta rekan-rekannya. Selama ini, ia hanya melakukan apa yang ia cintai sebaik-baiknya, apa pun perannya. Namun, kini ia kesulitan untuk menari dengan baik. Bayangan-bayangan kegagalan dan tawa ejekan banyak orang terus menginterupsi benaknya. Hatinya semakin terasa sesak. Lalu tiba-tiba, pikirannya kosong dan gerakannya terhenti. Bukan karena ia tidak bisa menari, tetapi karena tak kuat lagi menanggung tekanan yang membesar dalam hatinya. Ya, dalam menghadapi hal yang baru dan besar, hati kitalah yang sering kali bermasalah. Hal ini pun tercermin dalam perumpamaan anggur baru dan kantong kulit yang tua. Air anggur yang baru diperas akan berfermentasi dalam kantong dan menghasilkan tekanan gas. Kantong kulit tua teksturnya sudah kaku dan mengeras. Saat menggembung, kantong itu pun pecah. Berbeda halnya dengan kantong kulit baru, strukturnya masih lentur dan elastis, sehingga bisa membesar mengikuti tekanan dari dalam. Seperti itu jugalah hati kita dalam menerima sesuatu yang baru dari Tuhan, tekanan dari dunia dan gesekan dengan sesama bisa turut membesar. Kalau kita masih suka berkecil hati, mudah takut, kecewa, marah, tersinggung, dan dipenuhi keinginan diri, pembesaran dari Tuhan bisa berakhir dengan kekacauan. Karena itu, kita butuh mengenakan hati yang baru; hati yang lembut, berani, kuat, dan tahan tekanan. Saat kita berserah dan mengarahkan hidup kita kepada Tuhan, Dia akan bekerja dari dalam kita, memperbesar hati, mental, karakter, dan kapasitas kita, sehingga kita siap ketika Tuhan memperbesar hidup kita. (MV.L) RENUNGAN PEMBESARAN dari TUHAN membutuhkan HATI yang BESAR. APLIKASI 1.Apa sajakah hal yang selama ini kerap membuat Anda berkecil hati? 2.Mengapa Anda perlu mengubah hati Anda yang kecil menjadi besar? 3.Bagaimana Anda bisa menerima pembesaran hati dari Tuhan? DOA UNTUK HARI INI “Bapa yang baik, ampuni kami apabila selama ini tanpa sadar hati kami masih hati yang lama, hati yang kecil dan rapuh. Berikan kami hati yang baru, hati yang kuat dan taat, hati yang besar, yang siap menerima pembesaran dari-Mu, sehingga kami pun bisa menjadi instrumen bagi Kerajaan Allah. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.” BACAAN ALKITAB SETAHUN Amos 4-6 Wahyu 7

Baca Artikel  

EKSPANSI TANPA KAPASITAS

15 July 2026 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI Lukas 14:28a Siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya? Ketika pelayanan Billy Graham mulai berkembang, ia bersama tim pelayanannya mengambil sebuah keputusan penting. Di tengah banyaknya isu kejatuhan hamba Tuhan, mereka menyadari bahwa pelayanan yang semakin besar harus diimbangi dengan karakter yang semakin kuat. Pada tahun 1948, dalam sebuah pertemuan di Modesto, California, mereka menyusun komitmen yang kemudian dikenal sebagai Modesto Manifesto. Mereka berjanji untuk mengelola keuangan secara transparan, menghindari situasi yang dapat menimbulkan tuduhan perselingkuhan, menyampaikan laporan pelayanan dengan jujur, dan menjaga integritas dalam setiap aspek pelayanan. Keputusan itu mungkin tampak sederhana, tetapi justru menjadi fondasi yang kokoh bagi pelayanan Billy Graham selama puluhan tahun. Tuhan memperluas pengaruh pelayanannya ke berbagai benua, menjangkau jutaan orang, bahkan memberinya kesempatan untuk memberitakan Injil kepada banyak pemimpin dunia. Pelayanannya tetap dipercaya dan dihormati karena kapasitas karakter telah dibangun terlebih dahulu sebelum ekspansi pelayanan terjadi. Saat sedang mengajar orang banyak, Yesus mengingatkan mereka tentang pentingnya perencanaan biaya sebelum membangun sebuah menara. Sebagaimana setiap pembangunan yang kokoh memerlukan persiapan yang matang, demikian pula dengan kehidupan kita. Sebelum Tuhan memperbesar pengaruh, pelayanan, keluarga, bisnis, atau karier seseorang, Dia sering kali lebih dahulu membangun karakter, integritas, disiplin, dan hikmat. Billy Graham menjadi salah satu contoh bahwa kapasitas yang dipersiapkan dengan baik akan menjadi fondasi bagi ekspansi yang bertahan lama. Benar, Tuhan tidak hanya memperhatikan seberapa besar pelayanan atau keberhasilan seseorang, tetapi juga seberapa kuat karakter yang menopangnya. Karena itu, marilah kita memperbesar kapasitas dalam takut akan Tuhan, supaya ketika Dia memperbesar hidup kita dan mempercayakan tanggung jawab yang lebih besar, kita tetap setia, teguh, serta berkenan di hadapan-Nya. (AM) RENUNGAN Ekspansi TANPA KAPASITAS hanya akan berakhir dengan KEHANCURAN. APLIKASI 1.Apakah yang lebih sering Anda minta kepada Tuhan agar diperluas? 2.Area kapasitas apa yang sedang Tuhan bentuk dalam hidup Anda saat ini? Apakah Anda bersedia menjalani proses tersebut? 3.Langkah nyata apa yang akan Anda lakukan untuk meningkatkan kapasitas Anda? DOA UNTUK HARI INI “Bapa di sorga, ampuni kami apabila selama ini kami lebih mengejar ekspansi daripada membangun kapasitas yang Engkau kehendaki. Bentuklah karakter kami agar memiliki integritas, hikmat, disiplin, kerendahan hati, dan kesetiaan dalam perkara-perkara kecil. Persiapkan hati kami sehingga ketika Engkau mempercayakan tanggung jawab yang lebih besar, kami dapat mengelolanya dengan baik dan memuliakan nama-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.” BACAAN ALKITAB SETAHUN Amos 1-3 Wahyu 6

Baca Artikel  

ALAT PILIHAN KERAJAAN ALLAH

14 July 2026 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI 1 Korintus 1:27 Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat, Ia bukan siapa-siapa. Bukan dari kaum bangsawan maupun keluarga berada. Ayahnya meninggal saat ia berusia dua tahun. Ketika berkuliah, ia harus bekerja sebagai pelayan bagi mahasiswa yang lebih kaya. Bahkan, setelah ditahbiskan sebagai pendeta di Gereja Inggris, pintu-pintu gereja malah tertutup baginya. Namun, ia pergi ke tambang batu bara, ladang, pasar, taman, jalan raya, dan mulai berkhotbah. Ia menjadi penginjil keliling, menghubungkan kota demi kota, koloni demi koloni. Dari Inggris hingga Amerika, ia terus bergerak menyebarkan api kegerakan Tuhan yang mengguncang dua benua. Ia adalah George Whitefield, seseorang yang menurut ukuran dunia tidak mengesankan, tetapi Tuhan memakainya sebagai salah satu pelopor Gerakan Kebangunan Rohani Terbesar Pertama di dunia. Kalau kita menilik sejarah Alkitab dan kekristenan, kita akan menemukan pola yang sama terus berulang. Tuhan tidak mencari orang yang sudah luar biasa, justru Dia seolah sengaja mencari orang-orang biasa. Orang-orang tertolak, dipandang sebelah mata, dan tidak masuk hitungan. Dibandingkan memberdayakan yang sudah ada, Tuhan lebih suka membentuk dari yang tidak ada, memproses, dan memperbesarnya. Hal itu untuk mengingatkan kita, bahwa semua kekayaan, kepandaian, kekuatan, ataupun koneksi yang begitu diagungkan manusia, tidak ada artinya di hadapan Tuhan. Karena itu, bagaimanapun dunia menilai kita, jangan lagi berkecil hati. Ingatlah, setiap kita adalah bagian dari rencana besar Tuhan. Dia mau memilih dan memakai kita. Bukalah hati dan biarkan Tuhan bekerja dalam diri kita, membentuk, memurnikan, dan memperbesar iman serta kapasitas hidup kita. Saat kita belajar berserah dan taat pada proses-Nya, Tuhan akan memperbesar hidup kita. Bukan untuk membuat kita terlihat hebat, tetapi untuk menyatakan kemuliaan-Nya melalui kita. (MV.L) RENUNGAN Tuhan ahli MENGANGKAT ORANG BIASA menjadi ALAT YANG LUAR BIASA bagi Kerajaan-Nya. APLIKASI 1.Apa saja hal yang sering kali membuat Anda merasa lemah, kecil, dan tak layak? 2.Mengapa Tuhan suka mengangkat orang biasa untuk menjadi alat-Nya? 3.Bagaimana Anda bisa menyerahkan diri Anda untuk dipakai sebagai alat bagi Kerajaan Allah? DOA UNTUK HARI INI “Bapa yang baik, terima kasih karena Engkau selalu menerima kami apa adanya dan tidak pernah menolak kami. Ini kami, Tuhan, datang dengan segala kelemahan dan masa lalu kami di hadapan-Mu. Biarlah Engkau menebus, membentuk, dan memakainya sebagai bagian dari rencana besar-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.” BACAAN ALKITAB SETAHUN Yoel Wahyu 5

Baca Artikel  

RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH

13 July 2026 Tim Penulis Renungan
HANYA TERLIHAT CUKUP Apa yang terlihat cukup bagi kita hari ini mungkin masih JAUH LEBIH KECIL daripada apa yang SUDAH TUHAN SIAPKAN. Efesus 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Pastor E.A. Adeboye lahir dari keluarga yang sangat sederhana. Karena keterbatasan ekonomi, ia bahkan belum memiliki sepasang sepatu saat bersekolah. Suatu hari, ia berdoa kepada Tuhan agar keluarganya memiliki kamar yang layak, sebab saat itu mereka masih tinggal berhimpitan dalam satu ruangan. Namun, di luar dugaan, Tuhan justru menyatakan bahwa Ia akan memberikan sebuah kota kepadanya. Hari ini, kita dapat melihat penggenapan janji itu melalui gereja yang ia gembalakan, yang memiliki kawasan seluas sekitar 3 km × 3 km. Sering kali kita merasa hidup kita terlalu kecil, kemampuan kita terbatas, atau impian kita tidak mungkin terwujud. Namun, firman Tuhan pada hari ini mengingatkan bahwa rancangan-Nya jauh melampaui apa yang dapat kita minta, pikirkan, atau bayangkan. Karena itu, bukalah hati dan tetaplah percaya kepada-Nya. Mungkin saat ini kita masih berada dalam proses yang tidak mudah, tetapi percayalah, Tuhan belum selesai bekerja dalam hidup kita. Pada waktu-Nya yang terbaik, Ia sanggup melakukan perkara-perkara yang melampaui segala harapan dan memberikan kejutan yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. (ES) Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel  

MENYAMBUT PERLUASAN TUHAN DI HIDUP KITA

13 July 2026 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI Keluaran 3:8 Sebab itu Aku telah turun untuk melepaskan mereka dari tangan orang Mesir dan menuntun mereka keluar dari negeri itu ke suatu negeri yang baik dan luas, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya, ke tempat orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus. "Tanaman ini bisa lebih besar?" tanya seorang anak saat ibunya memindahkan tanaman yang sudah lama menghiasi sudut rumah mereka ke pot yang lebih besar. Ibunya pun menjawab, "Tanaman ini berhenti tumbuh karena akarnya tidak punya ruang lagi untuk menjalar. Ia hanya bisa setinggi ini di pot yang lama." Seperti tanaman yang berhenti bertumbuh, ada kalanya hidup kita stagnan. Tidak ada perkembangan, tidak pula bergerak ke arah mana pun. Rasanya seperti terjebak, tetapi enggan bergerak. Kita ragu karena tidak yakin bagaimana langkah kita akan membentuk masa depan kita. Tanpa disadari, meski ingin kehidupan yang lebih baik, hati kita lebih nyaman untuk tinggal tetap. Hal yang sama juga dialami bangsa Israel. Mereka mengeluhkan perbudakan Mesir kepada Allah, tetapi hati mereka sudah begitu mengakar di tanah penderitaan. Ketika Tuhan membebaskan mereka, ternyata mereka tidak benar-benar siap pergi. Tiap menghadapi rintangan, mereka ingin kembali ke Mesir. Rupanya, perbudakan sekian lama telah menciptakan mentalitas ketergantungan. Di Mesir mereka memang tertindas, tetapi setidaknya hidup mereka terstuktur. Dibandingkan penderitaan, mereka lebih takut pada ketidakpastian masa depan. Seperti Tuhan yang ingin menuntun bangsa Israel ke negeri yang baik dan luas serta berlimpah susu dan madunya, Tuhan juga memiliki rencana besar bagi kita. Namun, saat tangan-Nya terulur, sudah siapkah kita? Atau hati kita sudah terlanjur mengakar nyaman dalam keadaan kita? Meski kita tidak tahu akhirnya, belajarlah untuk maju di tengah semua ketidakpastian. Percayalah, dalam setiap langkah yang kita ambil, Tuhan bekerja dalam kita, membentuk hati, mental, dan kapasitas kita. Demikianlah kita diperbesar dari dalam, sehingga pada waktu-Nya, hidup kita pun diperbesar-Nya. (MV.L) RENUNGAN Jangan biarkan KENYAMANAN hari ini MENGHENTIKAN PERLUASAN yang Tuhan sediakan untuk MASA DEPAN kita. APLIKASI 1.Apa sajakah bentuk kenyamanan yang tanpa Anda sadari membuat Anda enggan untuk melangkah maju? 2.Mengapa kenyamanan yang Anda rasakan di hidup Anda bisa menghentikan perluasan dari Tuhan? 3.Langkah nyata apa yang bisa Anda ambil untuk bisa keluar dari zona nyaman Anda? DOA UNTUK HARI INI “Bapa yang baik, ampuni kami apabila selama ini kami terlalu nyaman dengan hidup yang kami jalani dan tanpa sadar telah menghalangi rencana-Mu atas hidup kami sendiri. Pulihkan dan bentuk hati kami, sehingga kami siap menerima perluasan yang Engkau sediakan bagi masa depan kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.” BACAAN ALKITAB SETAHUN Hosea 12-14 Wahyu 4

Baca Artikel  

SIBUK MELAKUKAN KEHENDAK TUHAN

12 July 2026 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI Mazmur 84:12 Sebab TUHAN Allah adalah matahari dan perisai; kasih dan kemuliaan Ia berikan; Ia tidak menahan kebaikan dari orang yang hidup tidak bercela. Seorang pemilik perusahaan konglomerasi memiliki tiga orang anak. Sejak lulus kuliah, mereka memulai dari bawah, di perusahaan yang berbeda. Anak pertama dan kedua terus melejit ke jabatan lebih penting tanpa hambatan berarti. Sedangkan anak ketiga membutuhkan waktu sedikit lebih lama dan sering diremehkan keluarga mereka. Namun, saat tiba waktunya menunjuk seseorang untuk menduduki jabatan penting di kantor pusat, anak ketigalah yang terpilih. Saat yang lainnya memprotes keputusan itu, sang ayah menjawab, “Gebrakan-gebrakan baru yang kalian buat memang membawa banyak keuntungan bagi perusahaan, tapi lebih banyak lagi berita miring tentang penyalahgunaan kekuasaan kalian yang mampir di telinga ayah. Entah berapa kali ayah harus turun tangan membereskan kekacauan kalian. Tapi adik kalian tidak pernah mengabaikan kesejahteraan karyawan atau menekan subkontraktor demi keuntungan semata. Seperti ayah, baginya, mereka adalah keluarga yang sama-sama membangun perusahaan ini.” Dalam Mazmur 84:12, pemazmur berkata bahwa Tuhan adalah matahari dan perisai, sumber kehidupan sekaligus perlindungan. Dia tidak menahan kebaikan dari orang yang hidup tidak bercela, yaitu mereka yang dengan tulus berjalan dalam kehendak-Nya. Hidup tidak bercela bukan berarti tanpa kesalahan, tetapi hati yang mau terus dibentuk dan diarahkan Tuhan. Ketika kita memilih taat, kita sedang menempatkan hidup kita dalam jalur perkenanan Tuhan, dan Dia sendiri yang akan memperbesar hidup kita. Karena itu, berhentilah mengejar hidup dengan cara kita sendiri. Carilah kehendak-Nya dan fokus pada ketaatan, bukan pada hasil. Dengan menjadi taat, kita menempatkan diri di posisi yang benar, dan dari posisi itulah Tuhan bekerja. Kita mungkin tidak selalu melihat bagaimana Dia bekerja, tetapi satu hal yang pasti: Tuhan tidak pernah lalai. Tangan-Nya yang tak terlihat sedang sibuk mengatur setiap detail hidup kita dan memperbesarnya. Dia membuka jalan, menjaga langkah, dan menyediakan yang terbaik tepat pada waktunya. (MV.L) RENUNGAN Jika kita sibuk MELAKUKAN KEHENDAK TUHAN, maka Tuhan akan sibuk MEMPERBESAR hidup kita. APLIKASI 1.Apakah Anda lebih sibuk mengejar keinginan sendiri atau kehendak Tuhan? Mengapa demikian? 2.Mengapa Anda perlu hidup dalam ketaatan setiap hari? 3.Bagaimana Anda bisa mencari kehendak Tuhan dan melakukannya dalam hidup Anda? DOA UNTUK HARI INI “Tuhan, kami rindu hidup seturut kehendak-Mu setiap hari. Ajari kami taat dalam perkara kecil maupun besar. Bentuk hati kami agar berkenan di hadapan-Mu. Kami percaya Engkau tidak menahan kebaikan bagi kami. Pimpin langkah kami selalu agar kami dapat melakukan kehendak-Mu bagi hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.” BACAAN ALKITAB SETAHUN Hosea 9-11 Wahyu 3

Baca Artikel