RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH

17 August 2026 Tim Penulis Renungan
WARISAN YANG TETAP HIDUP WARISAN ROHANI YANG BAIK akan TETAP HIDUP bahkan ketika seluruh harta dunia telah habis. Amsal 13:22a Orang baik meninggalkan warisan bagi anak cucunya. Jonathan Edwards adalah salah seorang tokoh penting dalam gerakan Kristen di Amerika. Di tengah pelayanan yang besar, ia bersama istrinya membesarkan sebelas anak dengan disiplin dan nilai-nilai iman Kristen. Hasil didikan itu mungkin tidak langsung terlihat. Namun, beberapa generasi kemudian, seorang peneliti menemukan bahwa banyak keturunan Edwards menjadi orang-orang yang berpengaruh, seperti rektor, pendeta, hingga tokoh politik di Amerika Serikat. Malam ini, mari kita bertanya kepada diri sendiri: warisan seperti apakah yang sedang kita tinggalkan bagi keluarga kita? Warisan tidak hanya berbicara tentang harta, tetapi juga tentang iman, nilai kehidupan, karakter, dan teladan yang akan diteruskan kepada generasi berikutnya. Karena itu, mari membangun warisan rohani mulai hari ini. Sediakan waktu untuk membangun mezbah keluarga dan hiduplah menjadi teladan iman. Apa yang kita tanam hari ini dapat menjadi kekuatan bagi anak cucu kita dalam menghadapi kehidupan. (ES) Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel  

RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH

15 August 2026 Tim Penulis Renungan
DIBERKATI KARNA MAU BERTUMBUH Rumah tangga yang diberkati, dibangun oleh dua hati yang terus MAU BERTUMBUH. 2 Petrus 3:18 Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya. Rumah tangga yang diberkati bukanlah rumah tangga yang diisi oleh dua orang yang sempurna, melainkan oleh dua pribadi yang memiliki kerendahan hati untuk terus bertumbuh. Kasih yang sehat tidak hanya diukur dari besarnya rasa cinta, tetapi juga dari kesediaan untuk belajar, saling mengampuni, memperbaiki kesalahan, dan bertumbuh bersama dari setiap pengalaman hidup. Melalui proses itulah Tuhan membentuk hubungan yang semakin kuat, dewasa, dan berakar di dalam kasih-Nya. Pertumbuhan dalam rumah tangga terjadi ketika suami dan istri sama-sama membuka hati terhadap tuntunan Tuhan. Saat ego dikesampingkan, komunikasi dibangun dengan baik, dan kasih terus dipelihara, setiap tantangan tidak lagi menjadi ancaman, melainkan kesempatan untuk semakin mengenal, memahami, dan mengasihi satu sama lain. Tuhan berkenan memberkati keluarga yang terus memberi ruang bagi-Nya untuk membentuk karakter dan menyatukan hati mereka. Karena itu, jangan hanya berharap pasanganmu berubah lebih dahulu. Mulailah dari diri sendiri dengan hati yang mau diajar, dikoreksi, dan dibentuk oleh Tuhan. Teruslah bertumbuh dalam kasih, kesabaran, kerendahan hati, dan pengertian. Ingatlah, rumah tangga yang diberkati bukan dibangun oleh dua pribadi yang sempurna, melainkan oleh dua hati yang tidak pernah berhenti bertumbuh bersama di hadapan Tuhan. (SZ) Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel  

RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH

14 August 2026 Tim Penulis Renungan
PERSIAPAN MASA DEPAN MENUNGGU DALAM TUHAN bukanlah membuang waktu, melainkan MEMPERSIAPKAN MASA DEPAN. Yesaya 40:31 tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah. Di tengah kehidupan yang serba cepat, menunggu sering kali dianggap sebagai tanda kegagalan atau keterlambatan. Padahal, di hadapan Tuhan, masa penantian bukanlah waktu yang sia-sia. Justru dalam proses itulah Tuhan membentuk karakter, meneguhkan iman, dan mempersiapkan hati kita untuk menerima tanggung jawab yang lebih besar. Dia tidak hanya sedang menyediakan berkat bagi kita, tetapi juga sedang membentuk kita agar mampu mengelola berkat itu dengan bijaksana. Setiap musim penantian memiliki tujuan di dalam rencana Tuhan. Ketika doa belum dijawab atau jalan yang diharapkan belum terbuka, bukan berarti Tuhan telah berhenti bekerja. Sebaliknya, Dia sedang berkarya di balik layar, menyusun setiap bagian kehidupan kita sesuai dengan waktu dan kehendak-Nya yang sempurna. Apa yang kita anggap sebagai penundaan sering kali merupakan cara Tuhan melindungi, mempersiapkan, dan mengarahkan kita kepada sesuatu yang jauh lebih baik daripada yang kita bayangkan. Karena itu, jangan kehilangan pengharapan ketika Tuhan memintamu untuk menunggu. Tetaplah setia berdoa, terus bertumbuh, dan lakukan dengan sungguh-sungguh setiap tanggung jawab yang Tuhan percayakan hari ini. Percayalah, setiap musim penantian yang dijalani bersama Tuhan tidak akan pernah sia-sia. Pada waktu-Nya yang tepat, Dia akan menggenapi rencana-Nya dan menjadikan proses yang kita lalui sebagai fondasi yang kokoh bagi masa depan yang penuh pengharapan dan kemenangan. (SZ) Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel  

RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH

13 August 2026 Tim Penulis Renungan
DIPROSES MENJADI SERUPA DENGA KRISTUS Pasangan yang MAU DIAJAR akan terus diproses menjadi semakin SERUPA DENGAN KRISTUS. Amsal 9:9 berilah orang bijak nasihat, maka ia akan menjadi lebih bijak, ajarilah orang benar, maka pengetahuannya akan bertambah. Dalam membangun sebuah hubungan, kerendahan hati untuk mau diajar jauh lebih berharga daripada keinginan untuk selalu merasa benar. Seseorang yang bersedia menerima nasihat, terbuka terhadap teguran, dan mau memperbaiki diri sedang memberi ruang bagi Tuhan untuk membentuk karakternya. Kasih yang sejati tidak hanya bertumbuh melalui perasaan, tetapi juga melalui kerelaan untuk terus belajar, berubah, dan menjadi lebih baik setiap hari. Firman Tuhan mengajarkan bahwa setiap orang percaya dipanggil untuk semakin serupa dengan Kristus. Proses ini tidak terjadi secara instan, melainkan melalui kesediaan untuk meninggalkan ego, belajar mengampuni, mengasihi tanpa pamrih, dan hidup dalam kebenaran. Ketika dua orang sama-sama memiliki hati yang mau diajar oleh Tuhan, hubungan mereka akan semakin kokoh karena dibangun di atas dasar kerendahan hati, ketaatan, dan kasih yang terus bertumbuh. Karena itu, jangan hanya mencari pasangan yang cerdas, menarik, atau memiliki banyak kelebihan. Carilah seseorang yang memiliki hati yang mau diajar dan bersedia bertumbuh bersama Tuhan. Pada saat yang sama, jadilah pribadi yang rendah hati, siap dibentuk, dan terbuka terhadap proses yang Tuhan kerjakan. Ketika kedua belah pihak sama-sama mau diproses, hubungan mereka akan semakin mencerminkan karakter Kristus, bertumbuh dalam kasih, dan menjadi kesaksian yang membawa berkat bagi banyak orang. (SZ) Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel  

RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH

12 August 2026 Tim Penulis Renungan
SATU TUJUAN HIDUP Dalam berpasangan, kita perlu MENYATUKAN TUJUAN HIDUP dalam Tuhan, bukan hanya menyatukan hati. Filipi 2:2 karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, Banyak pasangan merasa bahwa saling mencintai sudah cukup untuk membangun hubungan yang langgeng. Padahal, kasih saja tidak selalu cukup untuk menjaga hubungan tetap kuat. Dua orang dapat memiliki perasaan yang sama, tetapi tanpa tujuan hidup yang searah di dalam Tuhan, perbedaan arah, prioritas, dan cara mengambil keputusan dapat perlahan menciptakan jarak. Hubungan yang kokoh tidak hanya dibangun di atas rasa saling mencintai, tetapi juga di atas komitmen untuk bersama-sama mengutamakan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan. Ketika suami dan istri, atau dua orang yang sedang mempersiapkan pernikahan, memiliki tujuan yang sama di dalam Kristus, mereka tidak sekadar berjalan berdampingan, tetapi juga saling menguatkan dalam iman. Mereka belajar mencari kehendak Tuhan dalam setiap keputusan, mendorong satu sama lain untuk bertumbuh secara rohani, serta bersama-sama menjalankan panggilan Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama. Kesatuan seperti inilah yang membuat hubungan tetap teguh sekalipun menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Karena itu, jangan hanya bertanya, "Apakah dia mencintaiku?" tetapi juga, "Apakah kami sedang berjalan menuju tujuan yang Tuhan kehendaki?" Marilah membangun hubungan yang bukan hanya dipersatukan oleh kasih, tetapi juga oleh visi yang berasal dari Tuhan. Ketika Kristus menjadi pusat kehidupan, setiap langkah, impian, dan rencana masa depan akan diarahkan untuk memuliakan nama-Nya, sehingga hubungan yang dibangun tidak hanya membawa kebahagiaan, tetapi juga menjadi kesaksian bagi kemuliaan Tuhan. (SZ) Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel  

RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH

11 August 2026 Tim Penulis Renungan
KRISTUS MENJADI PUSAT HIDUP Ketika KRISTUS menjadi PUSAT HIDUP, kasih akan memberikan ARAH yang BENAR. Kolose 3:14 Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan. Banyak orang menganggap kasih hanya sebagai perasaan yang datang dan pergi. Padahal, kasih sejati tidak hanya berbicara tentang emosi, tetapi juga tentang pilihan untuk hidup sesuai dengan kehendak Tuhan. Ketika Kristus menjadi pusat kehidupan, kasih tidak lagi dikendalikan oleh ego, kepentingan pribadi, atau keinginan sesaat. Sebaliknya, kasih akan mengarahkan setiap perkataan, keputusan, dan tindakan agar mencerminkan karakter Kristus. Kristus telah memberikan teladan kasih yang rela berkorban, mengampuni tanpa batas, melayani dengan rendah hati, dan tetap setia di tengah berbagai tantangan. Semakin dekat hubungan kita dengan Tuhan, semakin nyata pula kasih itu terpancar dalam kehidupan sehari-hari. Kasih yang berpusat pada Kristus tidak melukai atau mementingkan diri sendiri, tetapi membawa damai, pemulihan, dan pengharapan bagi keluarga, sahabat, maupun setiap orang yang kita jumpai. Karena itu, marilah menjadikan Kristus sebagai pusat hidup kita setiap hari. Izinkan kasih-Nya membentuk hati, memperbarui cara kita memandang orang lain, dan mengarahkan setiap langkah yang kita ambil. Ketika Kristus menjadi pusat kehidupan, kasih tidak akan kehilangan arah, melainkan menjadi kesaksian yang hidup sehingga melalui setiap perkataan dan perbuatan kita, nama Tuhan dimuliakan. (SZ) Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel