RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH
BENIH KHUSUS
PERSEMBAHAN KHUSUS adalah BENIH KHUSUS yang ISTIMEWA.
Lukas 6:38 Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.”
Seorang pedagang beras di pasar dikenal jujur. Setiap menakar, ia mengisi penuh, memadatkan, menggoyangkan, lalu menambah hingga hampir tumpah. Katanya, “Biarlah pelanggan pulang senang.” Ajaibnya, kiosnya tak pernah sepi. Saat masa sulit datang, pelanggan lama bergantian menolong: meminjamkan modal, membantu promosi, dan tetap membeli.
Melalui Lukas 6:38, Yesus mengajarkan prinsip Kerajaan Allah yang melampaui logika dunia. Memberi bukan kerugian, melainkan jalan mengalami kelimpahan. Ukuran “baik, dipadatkan, digoncang, dan tumpah” menegaskan Allah memberi tanpa setengah hati. Besarnya berkat terkait sikap hati: terpaksa atau penuh kasih.
Karena itu, mari memberi dengan hati lapang: waktu, perhatian, tenaga, pengampunan, juga materi. Jangan menakar kasih sempit. Percayalah, Tuhan melihat pemberian tulus dan sanggup membalas dengan cara-Nya. Mulailah dari hal kecil, memberi dengan sukacita, dan jadilah saluran berkat bagi banyak orang. (FG)
Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church |www.gbika.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH
PERSEMBAHAN TERBAIK
PERSEMBAHAN TERBAIK akan MENGHENTIKAN MALAPETAKA.
2 Samuel 24:25 Lalu Daud mendirikan di sana mezbah bagi Tuhan dan mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan. Maka Tuhan mengabulkan doa untuk negeri itu, dan tulah itu berhenti menimpa orang Israel.
Dalam Alkitab kita belajar bahwa persembahan sejati bukan sekadar ritual, melainkan ungkapan hati yang taat dan tulus di hadapan Tuhan. Saat manusia datang dengan hormat, kasih, dan penyerahan diri, Tuhan berkenan menerima dan menghadirkan pemulihan.
Persembahan terbaik mencerminkan iman yang sungguh percaya kepada Tuhan. Seperti Daud yang membangun mezbah dan mempersembahkan korban terbaik, malapetaka pun berhenti karena ketaatan dan pengorbanannya. Tuhan tidak melihat besar kecilnya pemberian, tetapi hati yang mengasihi Dia lebih dari segalanya.
Karena itu, marilah kita membawa persembahan terbaik dalam hidup kita: ketaatan, hati yang bersih, dan kasih yang nyata. Serahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan, tinggalkan dosa, dan hiduplah benar di hadapan-Nya. Percayalah, Tuhan sanggup menghentikan setiap malapetaka dan menggantinya dengan pemulihan serta damai sejahtera. (SZ)
Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church |www.gbika.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH
MENGANDALKAN TUHAN TIDAK TAKUT KEKURANGAN
PERSEMBAHAN TANPA HARGA yang harus dibayar, akan KEHILANGAN MAKNA di hadapanTuhan.
2 Samuel 24:24 Tetapi berkatalah raja kepada Arauna: ”Bukan begitu, melainkan aku mau membelinya dari padamu dengan membayar harganya, sebab aku tidak mau mempersembahkan kepada Tuhan, Allahku, korban bakaran dengan tidak membayar apa-apa.” Sesudah itu Daud membeli tempat pengirikan dan lembu-lembu itu dengan harga lima puluh syikal perak.
Persembahan bukan sekadar memberi, melainkan ungkapan hati yang rela berkorban. Alkitab menunjukkan bahwa persembahan yang berkenan selalu mengandung harga—waktu, tenaga, kenyamanan, bahkan hal yang kita anggap paling berharga. Tanpa pengorbanan, persembahan mudah berubah menjadi rutinitas kosong yang kehilangan makna rohani.
Daud berkata bahwa ia tidak mau mempersembahkan kepada Tuhan sesuatu yang tidak berharga baginya. Sikap ini mengajarkan bahwa nilai persembahan tidak ditentukan oleh besar kecilnya, tetapi oleh ketulusan hati yang rela membayar harga. Tuhan melihat kasih dan ketaatan, bukan sekadar apa yang diberikan.
Karena itu, marilah kita memeriksa hati dan motivasi kita. Apakah persembahan kita sungguh lahir dari kasih? Belajarlah memberi dengan tulus, melayani dengan setia, dan mengasihi tanpa perhitungan. Saat kita memberi dengan rela berkorban, persembahan kita menjadi harum dan berkenan di hadapan Tuhan. (SZ)
Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church |www.gbika.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH
GERAK IMAN DAN HATI
IMAN bergerak di HATI; KASIH bergerak di TANGAN.
1 Yohanes 3:18 Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.
Iman dan kasih adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam hidup anak Tuhan. Keduanya harus terus hidup dan nyata sepanjang perjalanan iman kita (1 Korintus 13:13 BIMK). Kita sulit mengasihi jika tidak percaya dan tidak mengenal Pribadi yang kita kasihi. Sebaliknya, tanpa tindakan kasih, iman pada hakikatnya adalah mati (Yakobus 2:26).
Karena itu, iman dan kasih harus berjalan seiring. Ketika kita percaya bahwa Tuhan telah mengampuni dosa-dosa kita, kasih akan mendorong kita untuk merespons kebaikan-Nya. Kasih yang nyata sering kali menuntut pengorbanan, memberi waktu, tenaga, perhatian, bahkan apa yang kita miliki.
Mari periksa motivasi hati kita: apakah kita memberi karena kasih atau hanya sekadar rutinitas? Percayalah, pemberian yang lahir dari kasih menyenangkan hati Tuhan dan membawa berkat dalam kehidupan kita. (ES)
Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church |www.gbika.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH
MEMEBERI MENJADI PENYEMBAHAN
Ketika MEMBERI menjadi PENYEMBAHAN, TUHAN MENJAWAB.
Mazmur 50:23 Siapa yang mempersembahkan syukur sebagai korban, ia memuliakan Aku; siapa yang jujur jalannya, keselamatan yang dari Allah akan Kuperlihatkan kepadanya.”
Memberi bukan sekadar tindakan sosial, melainkan dapat menjadi wujud penyembahan kepada Tuhan. Ketika hati kita tulus dan dipenuhi kasih, pemberian sekecil apa pun bernilai di hadapan-Nya. Tuhan tidak melihat besar kecilnya pemberian, tetapi ketulusan hati. Saat kita memberi dengan iman, kita sedang memuliakan Tuhan melalui ketaatan.
Alkitab mengajarkan bahwa Tuhan tidak pernah berhutang kepada anak-anak-Nya. Ketika memberi menjadi penyembahan, Tuhan bekerja dengan cara-Nya yang ajaib. Ia sanggup membuka jalan, mencukupi kebutuhan, dan menjawab doa pada waktu yang tepat. Berkat Tuhan sering mengalir melalui hati yang rela memberi.
Karena itu, marilah memberi dengan hati yang benar. Jadikan setiap pemberian sebagai bentuk penyembahan kepada Tuhan. Berilah dengan iman, kasih, dan sukacita, lalu percayalah bahwa Tuhan melihat, berkenan, dan akan menjawab pada waktu yang terbaik.(SZ)
Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church |www.gbika.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH
TIDAK SEMUA BERKENAN
Tidak semua pemberian BERKENAN; yang TIDAK BERHARGA bagi kita, juga TIDAK BERHARGA bagi Allah.
Mazmur 51:18-19 Sebab Engkau tidak berkenan kepada korban sembelihan; sekiranya kupersembahkan korban bakaran, Engkau tidak menyukainya. Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur;hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.
Tidak semua pemberian berkenan di hadapan Allah. Tuhan tidak menilai dari besar atau kecilnya, melainkan dari hati dan nilai di baliknya. Apa yang tidak berharga bagi kita sering kali kita berikan tanpa rasa hormat. Namun, Tuhan melihat ketulusan, kasih, dan pengorbanan dalam setiap persembahan yang kita bawa kepada-Nya.
Persembahan yang berkenan lahir dari hati yang sungguh mengasihi Tuhan. Seperti janda miskin yang memberi dari kekurangannya, dan Daud yang menolak mempersembahkan korban tanpa harga, keduanya menunjukkan bahwa pemberian sejati selalu melibatkan hati. Bagi Tuhan, yang bernilai bukan jumlahnya, tetapi iman dan kasih di dalamnya.
Karena itu, marilah memberi dengan hati yang benar. Jangan memberikan sisa, tetapi berikan yang terbaik dengan kasih dan hormat kepada Tuhan. Persembahkan hidup, waktu, dan milik kita dengan tulus, sebab pemberian yang berharga di hati kita akan berkenan di hati Allah.(SZ)
Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church |www.gbika.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
Categories
Latest Posts