TIDAK MENGELUH SAAT MENGHADAPI KESULITAN [RAKA JOYFUL]

17 July 2026 admin
Bacaan: Filipi 4: 12-14 Rhema: Filipi 4: 13 Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku. Sahabat Fligo pernahkah merasa ingin menyerah karena tugas sekolah terlalu banyak? Atau mengeluh karena harus bangun pagi, belajar untuk ulangan, atau membantu orang tua di rumah? Kadang hal-hal yang sulit membuat kita ingin berkata, "Aku nggak kuat!" Di Alkitab ada cerita tentang Yonatan dan pembawa senjatanya. Mereka harus mendaki tebing yang curam dan berbatu tajam untuk menghadapi musuh. Jalannya tidak mudah. Mereka harus merangkak dan terus maju meskipun melelahkan. Namun, mereka tidak mengeluh. Yonatan percaya bahwa Tuhan sanggup memberikan kemenangan, walaupun mereka hanya berdua. Rasul Paulus juga mengajarkan bahwa ia sudah belajar menghadapi berbagai keadaan, baik saat berkecukupan maupun saat kekurangan. Paulus tidak mudah mengeluh, karena ia percaya Tuhan akan selalu memberi kekuatan. Sahabat,  mungkin hari ini Sahabat  juga sedang menghadapi "tebing" dalam hidupmu. Bisa jadi itu pelajaran yang sulit, latihan yang melelahkan, atau masalah dengan teman. Jangan langsung mengeluh. Mintalah kekuatan kepada Tuhan dan terus lakukan yang terbaik. Saat kita percaya kepada Tuhan, Dia akan menolong kita melewati setiap kesulitan. Ingat, kemenangan tidak selalu datang melalui jalan yang mudah. Kadang Tuhan memakai tantangan untuk melatih kita menjadi anak yang lebih kuat, lebih sabar, dan lebih percaya kepada-Nya. (AMD) Doa hari ini: Tuhan Yesus, ajari aku untuk tidak mudah mengeluh saat menghadapi kesulitan. Berikan aku hati yang kuat, sabar, dan tetap percaya kepada-Mu. Aku yakin Engkau akan menolongku melewati setiap tantangan. Amin. Bacaan Alkitab Setahun:  Pengkhotbah 12  Pertanyaan hari ini: 1. Apa yang Sahabat Fligo lakukan ketika sedang menghadapi hal yang tidak mudah? 2. Mengapa kita tidak boleh langsung menyerah atau mengeluh saat menghadapi hal yang sulit? 3. Dari Firman hari ini, aku belajar tentang: Jumat  

Baca Artikel  

SAHABAT YANG SELALU ADA [RAKA JOYFUL]

16 July 2026 admin

Bacaan: Amsal 17:17-18 Rhema: Amsal 17:17 Seorang Sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.

Pernahkah Sahabat  harus menghadapi tugas sekolah yang sangat sulit, atau harus melewati tempat yang gelap dan menakutkan? Pasti rasanya jauh lebih tenang dan berani kalau ada seorang teman baik yang berjalan di sampingmu dan menggenggam tanganmu, bukan? Kisah inilah yang dialami oleh Yonathan. Suatu hari, dia harus menghadapi pasukan musuh yang sangat banyak dan kuat di atas bukit batu yang terjal. Tugas itu terlihat mustahil. Menariknya, Yonathan tidak membawa pasukan yang besar. Dia hanya ditemani oleh seorang muda yang bertugas sebagai pembawa senjatanya. Ketika Yonathan melihat ke arah musuh dan berkata, "Mari kita maju, siapa tahu Tuhan bertindak bagi kita," pembawa senjata itu tidak ketakutan atau melarikan diri. Dia justru menatap Yonathan dan menjawab dengan mantap, "Lakukanlah niat hatimu; majulah! Aku sehati sepikir denganmu." Wow, luar biasa sekali! Pembawa senjata ini adalah teladan seorang sahabat sejati. Sahabat sejati bukan cuma ada saat kita sedang senang, saat punya mainan baru, atau saat jajan bersama di kantin. Sahabat sejati adalah mereka yang siap berdiri di samping kita, memberikan semangat, dan menguatkan kita saat kita sedang sedih, takut, atau mengalami kesulitan. Yuk, kita belajar menjadi sahabat yang setia, jujur, dan bisa diandalkan bagi teman-teman kita! Doa hari ini: Tuhan Yesus, terima kasih telah memberikan aku teman-teman yang baik. Bimbinglah aku agar bisa menjadi sahabat yang setia, penuh kasih, dan selalu siap menolong serta mendukung mereka, baik di waktu senang maupun susah. Amin. Bacaan Alkitab Setahun:  Pengkhotbah 11 Pertanyaan hari ini: 1. Siapakah teman Sahabat yang saat ini sedang sedih dan butuh pertolongan? 2. Bagaimana cara Sahabat menunjukkan  bahwa Sahabat adalah Sahabat yang setia mendukungnya? 3. Dari Firman hari ini, aku belajar tentang: Kamis    

Baca Artikel  

KERENDAHAN HATI [RAKA JOYFUL]

15 July 2026 admin
Bacaan: Efesus 4:29-32 Rhema: Efesus 4:32 Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu. Hari ini sekolah Maria mengadakan pertunjukan drama. Maria terpilih  menjadi pemeran utama. Ia berlatih dengan rajin bersama teman-temannya. Saat pertunjukan selesai, semua orang bertepuk tangan. Banyak yang memuji Maria karena ia bermain dengan sangat baik. Maria bersyukur kepada Tuhan karena telah memampukannya dan berterima kasih kepada penonton serta teman-temannya. "Kami berhasil karena bekerja bersama". Teman-temannya pun merasa senang karena Maria tidak sombong. Di rumah, Papa dan Mama memuji sikap Maria. Mereka bercerita tentang Yonatan yang rendah hati dan tidak mengandalkan dirinya sendiri, tetapi percaya kepada Tuhan dan menghargai pembawa senjatanya. Maria mengerti bahwa pujian bukan untuk membuatnya sombong, melainkan untuk semakin bersyukur kepada Tuhan dan menghargai orang lain. Yuk, Sahabat  belajar menjadi seperti Maria dan Yonatan, tetap rendah hati saat dipuji dan selalu berterima kasih kepada Tuhan serta orang-orang yang telah membantu kita. Doa hari ini: Tuhan Yesus yang baik, ajarilah kami untuk tetap rendah hati. Tolong kami untuk selalu bersyukur kepada-Mu dan menghargai orang-orang disekeliling kami. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin. Bacaan Alkitab Setahun: Pengkhotbah 10 Pertanyaan hari ini: 1. Sudahkah Sahabat Fligo bersyukur atas apa yang Tuhan berikan? 2. Mengapa teman- teman maria merasa senang dan tidak iri ketika pertunjukkan selesai? 3. Dari Firman hari ini, aku belajar tentang: Rabu

Baca Artikel  

YONATHAN TAHU KEMENANGAN BERASAL DARI TUHAN [RAKA JOYFUL]

14 July 2026 admin
Bacaan : 1 Samuel 14:6 Rhema: 1 Samuel 14:6 Berkatalah Yonatan kepada bujang pembawa senjatanya itu: "Mari kita menyeberang ke dekat pasukan pengawal orang-orang yang tidak bersunat ini. Mungkin TUHAN akan bertindak untuk kita, sebab bagi TUHAN tidak sukar untuk menolong, baik dengan banyak orang maupun dengan sedikit orang."           Shalom Sahabat Fligo! Pernahkah Sahabat merasa takut atau bingung saat menghadapi tugas yang sulit? Mungkin saat harus ujian di sekolah atau ketika listrik di rumah tiba-tiba padam. Di saat-saat seperti itu, ingatlah bahwa kita tidak pernah sendirian.        Ada sebuah cerita seru di dalam Alkitab tentang seorang pangeran pemberani bernama Yonathan. Suatu hari, dia dan pembawa senjatanya harus menghadapi musuh yang jumlahnya sangat banyak sekali. Secara manusia, mereka berdua pasti kalah. Namun, di dalam 1 Samuel 14 : 6, Yonathan berkata bahwa tidak ada yang sulit bagi Tuhan untuk memberikan kemenangan, baik dengan banyak orang maupun dengan sedikit orang.         Sebelum maju, Yonathan tidak mengandalkan kekuatannya sendiri. Dia memilih untuk berserah dan melihat apakah Tuhan akan menolong mereka. Yonathan tahu bahwa kunci keberaniannya adalah selalu terhubung dengan Tuhan. Bagi kita sekarang, cara terbaik untuk meminta pertolongan Tuhan adalah melalui doa. Saat Sahabat  merasa takut, sedih, bingung, atau butuh bantuan, langsung saja melipat tangan dan berdoa dengan sungguh-sungguh. Tuhan Yesus pasti mendengar setiap seruan hatimu. Jadi, yuk kita belajar untuk selalu setia berdoa dan mengandalkan Tuhan dalam segala hal! (CAN) Doa hari ini: Tuhan Yesus, ajari aku untuk selalu mengandalkan-Mu. Saat aku takut atau butuh bantuan, tolong ingatkan aku untuk langsung datang berdoa meminta pertolongan-Mu.Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa.  Amin. Bacaan Alkitab Setahun:   Pengkhotbah 9 Pertanyaan hari ini: 1. Apa yang harus kita lakukan saat tiba-tiba merasa takut atau bingung? 2. Apa rahasia atau kunci keberanian dari Yonathan? 3. Dari firman hari ini, aku belajar tentang: Selasa

Baca Artikel  

HEBAT TAPI TETAP RENDAH HATI [RAKA JOYFUL]

13 July 2026 admin
Bacaan: 1 Petrus 5:5-6 Rhema: 1 Petrus 5:6 Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.              Bayangkan Sahabat Fligo  adalah seorang pangeran yang hebat, jago memanah, dan disukai banyak orang. Pasti bangga, kan? Itulah Yonathan, anak Raja Saul. Dia punya segala alasan untuk sombong. Namun, ketika dia bertemu Daud yang dipilih Tuhan menjadi raja berikutnya, Yonathan tidak iri atau pamer kelebihannya. Dia justru memberikan jubah dan senjatanya kepada Daud. sebagai tanda persahabatan.               Yonathan tahu bahwa semua kehebatan dan statusnya adalah titipan dari Tuhan. Sahabat Fligo, kalau kalian punya kelebihan mungkin Sahabat juara kelas, jago main musik, atau paling cepat berlari ingatlah bahwa itu semua karena kebaikan Tuhan. Jangan dipakai untuk meremehkan teman yang lain, ya! Kehebatan sejati terlihat saat kita tetap rendah hati dan menghargai orang lain, persis seperti yang dilakukan Yonathan.   Doa hari ini: Tuhan Yesus, terima kasih untuk setiap talenta, kepintaran, dan kelebihan yang ada padaku. Jauhkan hatiku dari rasa sombong. Ajar aku untuk selalu ingat bahwa semua ini berasal dari-Mu, dan bimbing aku agar tetap menjadi anak yang rendah hati. Amin. Bacaan Alkitab Setahun:  Pengkhotbah 8 Pertanyaan hari ini: 1. Pernahkah Sahabat merasa ingin pamer saat berhasil melakukan sesuatu? 2. Apa yang akan Sahabat lakukan mulai sekarang agar tetap rendah hati di depan teman-teman? 3. Dari Firman hari ini, aku belajar tentang: Senin          

Baca Artikel  

MENIKMATI BERKAT TUHAN [RAKA JOYFUL]

12 July 2026 admin
Bacaan: Pengkhotbah 3: 13-15 Rhema: Pengkhotbah 3:13 “Dan bahwa setiap orang dapat makan, minum dan menikmati kesenangan dalam segala jerih payahnya, itu juga adalah pemberian Allah.”   Shalom, Sahabat Fligo! Pernahkah Sahabat diberikan sesuatu oleh orang lain? Entah itu uang, makanan, atau mainan? Misalnya saat diberikan uang, ada anak yang bersyukur dan langsung membeli makanan atau mainan yang disukai. Tapi ada juga anak yang berpikir “Disimpan saja, jangan dipakai. Kalau habis bagaimana?”. Akhirnya anak itu menyimpan uang itu dan lupa bahwa uang itu diberikan untuk dipakai. Di Pengkhotbah 3:13 tertulis bahwa menikmati makanan, minuman dan hasil jerih payah adalah karunia dari Tuhan. Mungkin kita pernah berpikir kalau menjadi anak Tuhan artinya kita harus tidak boleh terlalu senang, tidak boleh menikmati sesuatu atau bahkan merasa bersalah saat mendapatkan berkat. Padahal bukan itu yang Tuhan inginkan. Bagaimana cara kita bisa menikmati berkat dari Tuhan? Kalau Tuhan memberikan kita waktu untuk berkumpul bersama keluarga, nikmatilah!. Kalau Tuhan memberi kita makanan yang enak, Makanlah dengan ucapan syukur!. Kalau Tuhan memberikan teman-teman yang baik, hargailah!. Yuk Sahabat Fligo kita belajar untuk bersyukur dan menghargai semua pemberian Tuhan dalam hidup kita. (YL) Doa hari ini: Tuhan Yesus, Terima kasih atas renungan hari ini. Tuhan, terima kasih atas berkat-Mu setiap hari. Ajar kami untuk menikmati semua berkat dari Tuhan dengan hati yang penuh syukur. Ajar kami untuk tidak merasa kurang dan iri dengan orang lain. Terima kasih ya Tuhan Yesus, Amin! Bacaan Alkitab Setahun:   Pengkhotbah 7  Pertanyaan hari ini: 1. Renungan tadi menyebutkan bahwa menikmati hasil jerih payah adalah "karunia". MenurutSahabat , apa arti kata "karunia" itu? 2. Yuk sebutkan 3 berkat dari Tuhan yang paling Sahabat nikmati dan syukuri minggu ini! 3. Dari Firman hari ini, aku belajar tentang: Minggu  

Baca Artikel