MEMBAWA API CINTA KELUAR GEREJA [RAKA HAPPY]
Bacaan: Matius 5:14-16
Pernahkah kalian berada di tempat yang gelap gulita, lalu ada yang menyalakan lilin? Biarpun kecil, cahayanya pasti kelihatan jelas dan sangat membantu, kan? Tuhan Yesus bilang kita adalah terang dunia. Artinya, di mana pun kita berada, orang lain harus bisa merasakan kasih dan kebaikan Tuhan lewat perbuatan kita.
Ingat ya, jadi anak Tuhan itu nggak cuma pas hari Minggu di gereja. Saat di rumah, di sekolah, atau lagi main sama teman, lampu kita harus tetap menyala!
Gimana caranya? Sederhana kok! Kita bisa berkata jujur, mau menolong teman, dengar-dengaran sama orang tua dan guru, nggak mengejek, mau berbagi, dan berani minta maaf kalau salah.
Kebaikan yang kita pelajari di Sekolah Minggu jangan cuma disimpan di gereja. Yuk, bawa dan bagikan sukacita serta kasih Yesus ke mana pun kita pergi!
Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama:
“Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau menjadikanku terang bagi dunia. Tolong aku supaya melalui perkataan dan perbuatanku, orang lain dapat melihat kasih-Mu. Pakailah aku menjadi pembawa sukacita di mana pun aku berada. Amin.”
Bacaan Alkitab Setahun : Yeremia 17
MINGGU
MINGGU
LANGKAH KECIL, DAMPAK BESAR [RAKA HAPPY]
Bacaan: Lukas 16:10-12
Sahabat, apakah kalian pernah berpikir bahwa pekerjaan kecil tidak penting? Misalnya mengambil sampah, merapikan kursi, menyusun buku, atau membantu guru. Tuhan Yesus mengajarkan bahwa orang yang dapat dipercaya dalam perkara kecil juga dapat dipercaya dalam perkara besar.
Artinya, Tuhan memperhatikan bagaimana kita melakukan hal-hal sederhana. Jangan berpikir, “Ah, ini cuma membuang sampah,” atau “Aku cuma membantu satu kursi.” Ketika kita melakukan hal kecil dengan setia, sebenarnya kita sedang belajar menjadi anak yang bertanggung jawab dan dapat dipercaya.
Melayani Tuhan tidak selalu harus berada di depan banyak orang. Terkadang pelayanan terbaik dilakukan ketika tidak ada yang melihat, tetapi kita melakukannya karena mengasihi Tuhan. (T)
Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama:
“Tuhan Yesus, ajar aku menjadi anak yang setia dan dapat dipercaya. Tolong aku untuk melakukan perkara-perkara kecil dengan sungguh-sungguh bagi-Mu. Amin.”
Bacaan Alkitab Setahun : Yeremia 16
SABTU
SABTU
JANGAN BIARKAN TEMANMU SENDIRIAN [RAKA HAPPY]
Bacaan: Yohanes 13:34-35
Sahabat, pernahkah kalian melihat teman yang duduk sendirian karena belum mempunyai teman? Bagaimana perasaan teman itu? Tuhan Yesus memberikan perintah yang sangat penting: kita harus saling mengasihi. Kasih bukan hanya sesuatu yang kita katakan, tetapi harus terlihat melalui perbuatan.
Ketika ada teman baru di Ibadah Minggu, jangan biarkan dia sendirian. Kita bisa menyapa, tersenyum, mengajaknya duduk bersama, mengajaknya bermain, atau memperkenalkannya kepada teman-teman yang lain.
Mungkin bagi kita itu hal yang kecil. Tetapi bagi seorang anak yang merasa sendirian, perhatian sederhana tersebut bisa membuat hatinya menjadi hangat dan bahagia. Mari kita menjadi anak-anak yang membuat orang lain merasa diterima, dikasihi, dan memiliki teman. (T)
Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama:
“Tuhan Yesus, berikan aku hati yang penuh kasih. Tolong aku untuk memperhatikan teman yang sendirian dan membuat mereka merasa diterima. Amin.”
Bacaan Alkitab Setahun : Yeremia 15
JUMAT
JUMAT
KADO TERBAIK UNTUK GEREJA [RAKA HAPPY]
Bacaan: 1 Tawarikh 29:3
Sahabat, kalau kita menyayangi seseorang, kita biasanya ingin memberikan sesuatu yang terbaik untuk orang tersebut. Bisa berupa hadiah, gambar, bunga, atau sesuatu yang kita buat sendiri.
Daud menunjukkan kasihnya kepada Tuhan dengan memberikan apa yang terbaik untuk pembangunan rumah Tuhan. Ia tidak memberikannya dengan terpaksa, tetapi karena ia mengasihi Tuhan.
Kita juga bisa memberikan “kado” terbaik untuk Tuhan. Tidak selalu berupa uang atau barang. Kita bisa memberikan waktu, tenaga, kemampuan, dan hati kita. Kalau kita pandai menyanyi, kita bisa bernyanyi untuk Tuhan. Kalau kita suka membantu, kita bisa membantu Kakak Sekolah Minggu. Kalau kita melihat kelas berantakan, kita bisa membantu merapikannya.
Sekecil apa pun yang kita lakukan dengan hati yang tulus, Tuhan melihatnya sebagai bentuk ucapan syukur dan kasih kita kepada-Nya. Kado terbaik untuk Tuhan bukanlah sesuatu yang mahal, tetapi hati yang mau memberikan yang terbaik bagi-Nya. (T)
Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama:
“Tuhan, terima kasih atas semua yang Engkau berikan kepadaku. Ajarku untuk memberikan waktu, tenaga, dan kemampuanku bagi-Mu dengan hati yang tulus. Amin.”
Bacaan Alkitab Setahun : Yeremia 14
KAMIS
KAMIS
YUK, JAGA RUMAH TUHAN! [RAKA HAPPY]
Bacaan: Yohanes 2:16-19
Sahabat, bagaimana perasaan kalian kalau melihat rumah yang sangat berantakan? Pasti rasanya tidak nyaman, bukan? Ketika Tuhan Yesus melihat Bait Allah digunakan dengan cara yang tidak benar, Yesus menunjukkan bahwa rumah Tuhan harus dihormati. Yesus peduli terhadap kekudusan rumah Tuhan.
Kita juga dapat meneladani Yesus dengan menunjukkan kepedulian terhadap gereja. Caranya tidak harus dengan melakukan sesuatu yang besar. Kita bisa mulai dari hal-hal sederhana: membuang sampah pada tempatnya, merapikan kursi setelah digunakan, menjaga kebersihan kelas Sekolah Minggu, tidak mencoret-coret dinding, dan menjaga barang-barang gereja.
Ketika kita menjaga kebersihan gereja, kita sedang menunjukkan bahwa kita memiliki rasa memiliki terhadap rumah Tuhan. (T)
Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama:
“Tuhan Yesus, ajar aku untuk peduli terhadap rumah-Mu. Berikan aku hati yang rajin menjaga kebersihan dan kerapian gereja. Amin.”
Bacaan Alkitab Setahun : Yeremia 13
RABU
RABU
API SEMANGAT YANG MENYALA [RAKA HAPPY]
Bacaan: Mazmur 69:9-11
Sahabat, kalau kita sangat menyukai sesuatu, biasanya kita akan bersemangat melakukannya. Misalnya bermain, menggambar, bernyanyi, atau melakukan kegiatan kesukaan kita. Daud dalam Mazmur menunjukkan betapa besar cintanya kepada rumah Tuhan. Kecintaannya kepada Tuhan membuat hatinya memiliki semangat yang menyala.
Bagaimana dengan kita? Apakah kita bersemangat ketika datang Ibadah Minggu? Apakah kita senang menyanyi untuk Tuhan? Apakah kita mau mendengarkan firman Tuhan? Semangat mengasihi Tuhan bukan berarti harus selalu berteriak atau berlari-lari. Semangat berarti kita melakukan sesuatu untuk Tuhan dengan hati yang sungguh-sungguh dan penuh sukacita.
Jangan biarkan rasa malas memadamkan api cinta kita kepada Tuhan. Mari terus menyalakan semangat untuk mengenal, mengasihi, dan melayani Tuhan! Yuk Sahabat mengasihi Tuhan dengan sungguh-sungguh dan melayani-Nya dengan penuh semangat. (T)
Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama:
“Tuhan Yesus, nyalakan selalu semangat dalam hatiku untuk mengenal dan mengasihi-Mu. Jauhkan aku dari rasa malas untuk beribadah dan melayani-Mu. Amin.”
Bacaan Alkitab Setahun : Yeremia 12
SELASA
SELASA
Categories
Latest Posts