TUHAN MELIHAT HATI BUKAN JUMLAH [RAKA HAPPY]

11 February 2026 admin
Bacaan : 1 Samuel 16:7 Di sebuah desa kecil hiduplah seorang anak bernama Beni. Setiap minggu ia setia pergi ke sekolah minggu bersama ibunya. Suatu hari, guru bercerita tentang memberi dengan hati yang benar. Beni melihat temannya membawa uang persembahan yang banyak, sedangkan ia hanya membawa sepotong roti kecil. Dalam hatinya ia bertanya, apakah pemberiannya cukup untuk Tuhan. Dengan keberanian dan kasih, Beni berdoa dan memutuskan untuk berbagi. Ia memberikan rotinya kepada teman yang sedang lapar. Tuhan pun berkenan melihat tindakan Beni, karena Tuhan tidak melihat besar kecilnya pemberian, tetapi ketulusan hati saat memberi. Sejak saat itu, Beni belajar bahwa memberi dengan tulus membawa sukacita dan memuliakan Tuhan. Sahabat Fligo, mari kita belajar seperti Beni, memberi kepada Tuhan dengan hati yang benar, penuh kasih, dan sukacita. Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama: Tuhan Yesus yang baik, Terima kasih untuk semua berkat-Mu. Ajari aku untuk belajar memberi, Bukan karena banyak atau sedikit, Tetapi dengan hati yang tulus dan penuh kasih. Bantu aku selalu bersyukur dan taat kepada-Mu. Terima kasih Tuhan Yesus.  Amin . Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 73 RABU

Baca Artikel  

SETIA DALAM HAL KECIL [RAKA HAPPY]

10 February 2026 admin
Bacaan : Lukas 16:10-13 Yesus mengajarkan bahwa orang yang bisa dipercaya dalam hal kecil, akan bisa dipercaya juga dalam hal besar. Tapi kalau seseorang tidak setia dalam hal kecil, bagaimana mungkin ia bisa dipercaya dalam hal besar? Tuhan ingin  Sahabat Fligo belajar setia mulai dari hal-hal sederhana. Kesetiaan bukan hanya tentang hal besar, tapi dimulai dari hal kecil. Kalau Sahabat Fligo bisa setia melakukan hal sederhana, Tuhan tahu Sahabat Fligo siap untuk hal yang lebih besar. Setia berarti melakukan dengan sungguh-sungguh, tidak malas, dan tidak menipu. Contohnya kalau setiap kali selesai bermain Sahabat Fligo mau membereskan mainan, itu tanda Sahabat Fligo setia dalam hal kecil. Mengucapkan doa sebelum makan walaupun sederhana, itu menunjukkan Sahabat Fligo setia mengingat Tuhan. Lalu Kalau Sahabat Fligo meminjam pensil lalu mengembalikannya, itu juga kesetiaan. Hal-hal kecil ini membuat Tuhan senang, dan Dia tahu Sahabat Fligo bisa dipercaya untuk hal-hal yang lebih besar. Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama: Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk setia dalam hal-hal kecil setiap hari. Tolong aku supaya aku bisa dipercaya dan Engkau senang melihat hidupku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin. Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 72 SELASA

Baca Artikel  

ABRAHAM MENGUCAP SYUKUR PADA TUHAN [RAKA HAPPY]

09 February 2026 admin
Bacaan : Mazmur 107 : 1-3 Shalom Sahabat Fligo, Sudahkah Sahabat mengucap syukur hari ini? Dalam Mazmur 107:1–3, kita diingatkan bahwa Tuhan itu baik dan kasih setia-Nya kekal. Abraham adalah contoh orang yang percaya dan bersyukur kepada Tuhan. Walaupun ia pernah takut, bingung, dan harus meninggalkan keluarganya, Abraham tetap setia. Tuhan selalu menolong, melindungi, dan menepati janji-Nya dengan memberinya berkat dan seorang anak. Sama seperti Abraham, kita juga menerima banyak berkat setiap hari, seperti bisa bangun pagi, bersekolah, dan memiliki keluarga. Tuhan senang jika kita bersyukur dalam keadaan senang maupun sulit. Mari selalu percaya dan bersyukur kepada Tuhan setiap hari. Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama: Tuhan Yesus, terima kasih untuk semua kebaikan-Mu dalam hidupku. Ajar aku Tuhan untuk selalu mengucap syukur dalam keadaan apa pun. Amin. Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 71 SENIN

Baca Artikel  

HIDUP MEMBERI DAN MENERIMA BERKAT TUHAN [RAKA HAPPY]

08 February 2026 admin
Bacaan : Lukas 6:38 Tuhan mengajarkan kita hidup dalam memberi dan menerima sebagai bagian dari iman. Ketika kita memberi dengan hati yang tulus, kita belajar percaya dan taat. Memberi membentuk karakter, melatih kerendahan hati, dan menolong kita melihat kebutuhan sesama dengan kasih. Berkat Tuhan tidak selalu berupa uang atau barang yang terlihat. Sering kali, berkat hadir sebagai sukacita, damai sejahtera, kekuatan, dan pengharapan baru. Tuhan bekerja dengan cara-Nya sendiri, tepat pada waktu-Nya, sesuai kebutuhan hidup kita. Sebagai anak-anak Tuhan, kita dipanggil hidup dengan gaya memberi setiap hari. Saat kita memberkati orang lain, hidup kita dipenuhi kebaikan, kesetiaan, dan janji Tuhan yang nyata dan kekal. Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama: Tuhan Yesus, aku mau hidup dengan hati yang mau memberi dan percaya pada janji-Mu. Pakai hidupku Tuhan untuk menjadi berkat bagi banyak orang. Dalam nama Tuhan Yesus  aku berdoa dan mengucap syukur. Amin. Bacaan Alkitab Setahun :70 SABTU

Baca Artikel  

MEMBERI DENGAN HATI YANG TULUS[RAKA HAPPY]

07 February 2026 admin
Bacaan : 2 Korintus 9:6–10 Tuhan tidak menghendaki kita memberi karena terpaksa atau demi pujian manusia. Ia rindu kita memberi dengan hati tulus, lahir dari kasih kepada Tuhan dan sesama. Pemberian yang benar bukan soal jumlah, melainkan sikap hati yang taat, rendah hati, dan penuh iman. Saat kita memberi dengan tulus, Tuhan berjanji mencukupkan kebutuhan kita. Ia setia memelihara anak- anak-Nya dan tidak pernah membiarkan mereka berkekurangan. Ketaatan dalam memberi mengajarkan  kita percaya bahwa Tuhan selalu sanggup mencukupi. Tuhan senang melihat anak-Nya memberi dengan hati benar. Karena itu, belajarlah memberi dengan senyum dan sukacita, sebab pemberian demikian menyenangkan hati Tuhan serta menjadi kesaksian hidup bagi sesama. Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama: Tuhan Yesus, ajari aku memberi dengan hati yang tulus. Aku tidak mau memberi karena terpaksa. Aku mau memberi karena aku mengasihi-Mu.Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin. Bacaan Alkitab Setahun : 69 SABTU

Baca Artikel  

MEMBERI MEMBAWA SUKACITA [RAKA HAPPY]

06 February 2026 admin
Bacaan : Kisah Para Rasul 20:34–35 Tuhan Yesus mengajarkan bahwa memberi membawa kebahagiaan yang sejati. Ketika kita memberi dengan hati yang tulus dan penuh kasih, Tuhan menaruh sukacita di dalam hati kita. Memberi bukan berarti kehilangan, melainkan berbagi kasih yang Tuhan lebih dahulu berikan kepada kita. Mungkin Sahabat pernah menolong teman atau berbagi dengan sesama, lalu merasakan damai dan bahagia setelahnya. Perasaan itu bukan kebetulan, melainkan sukacita yang Tuhan berikan. Tuhan ingin kita mengalami kebahagiaan sejati, bukan hanya lewat menerima, tetapi juga lewat memberi. Saat kita memberi dengan kasih, hidup kita menjadi berkat bagi banyak orang. Melalui sikap memberi, kasih Tuhan nyata bagi sesama, dan nama Tuhan pun dimuliakan melalui hidup kita. Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama: Tuhan Yesus, terima kasih karena memberi membuat hatiku bahagia. Ajari aku memberi dengan sukacita dan kasih. Aku mau menjadi alat-Mu untuk membawa kebaikan. Amin. Bacaan Alkitab Setahun : 68 JUMAT

Baca Artikel