MENGENAL HATI TUHAN YESUS [RAKA HAPPY]
Bacaan : Ibrani 13:15-16
Menurut Sahabat Fligo apa sih yang bisa menyenangkan hati Tuhan? Hal apa yang bisa menyentuh hatinya Tuhan? Ya betul Sahabat Fligo, dengan kita mengucap syukur kepada Tuhan dan berbuat baik kepada orang-orang disekitar kita.
Dengan kita mengucap syukur, artinya kita percaya sepenuhnya kepada rencana Tuhan dalam hidup kita, kita menyerahkan seluruh hidup kita hanya untuk Tuhan. Dengan kita berbuat baik, maka kita hidup berdamai kepada orang lain, dan ini adalah satu hal yang Tuhan senang.
Dengan kita berbuat baik dan berbagi kepada orang lain, maka tidak ada yang bertengkar satu sama lain, tidak ada yang bermusuhan satu sama lain. Hal tersebut sangat menyenangkan hati Tuhan. Tuhan senang sekali apabila anak-anak-Nya hidup dalam damai karena dari situlah berkat Tuhan akan dicurahkan untuk setiap kita.
Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama:
Tuhan Yesus, aku mau selalu menyenangkan hati-Mu ya Tuhan. Aku mau berbuat baik dan saling memberi agar ada kehidupan damai yang disekelilingku. Ajar aku Tuhan untuk semakin mengenal hati-Mu, ajar aku Tuhan agar aku bisa melakukan hal-hal yang menyenangkan hati-Mu. Terima kasih ya Tuhan, Amin
Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 84
MINGGU
MINGGU
HATI YANG PEDULI SEPERTI YESUS [RAKA HAPPY]
Bacaan : Galatia 6:2-6
Sahabat, pernahkah Sahabat melihat temanmu sedih, diam, atau menjauh? Terkadang mereka punya masalah, tetapi tidak berani bercerita. Firman Tuhan mengingatkan kita melalui Alkitab agar tidak hanya memikirkan diri sendiri, melainkan juga peduli pada kebutuhan orang lain.
Jemaat di Makedonia memberi dengan sukacita walau mereka pun berkekurangan. Tuhan berkata, “Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu.” Artinya, saat teman sedih kita menghibur, saat mereka kesulitan kita membantu, dan saat mereka sendirian kita menemani.
Menolong tidak selalu dengan uang; senyum, doa, dan telinga yang mau mendengar sangat berarti. Milikilah hati yang peka seperti Yesus, supaya melalui kepedulianmu, kasih Tuhan nyata dan membawa sukacita.
Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama:
“Tuhan Yesus, ajari aku untuk peduli kepada teman-temanku. Tolong aku supaya bisa melihat kebutuhan orang lain dan mau menolong dengan kasih. Amin.”
Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 83
SABTU
SABTU
TUHAN MENCUKUPKAN ORANG YANG PERCAYA [RAKA HAPPY]
Bacaan : Mazmur 37:3-5
Lala adalah anak kecil yang suka khawatir. Suatu hari ia berkata, “Ibu, apakah Tuhan selalu menjaga kita?” Ibu tersenyum dan berkata, “Percayalah kepada Tuhan dan lakukan yang baik.”
Di sekolah, Lala belajar berdoa sebelum makan. Ia juga belajar berbagi bekalnya dengan teman. Walaupun bekalnya sedikit, Lala tidak takut. Ia percaya Tuhan akan mencukupkan.
Saat pulang, ayah mengajak Lala berdoa. Mereka menyerahkan semua rencana kepada Tuhan. Hati Lala menjadi tenang dan senang.
Lala belajar bahwa Tuhan senang kepada anak yang percaya dan berserah kepada-Nya. Seperti firman Tuhan dalam Mazmur 37:3–5, Tuhan akan mencukupkan orang yang percaya dan menyerahkan hidupnya kepada-Nya. Sahabat Fligo, seperi Lala yuk kita belajar percaya dan berserah kepada Tuhan.
Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama:
Tuhan Yesus terima kasih karena Engkau selalu menjaga kami. Kami mau percaya dan berserah kepada-Mu.Tolong kami supaya tidak takut dan selalu berharap kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.
Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 82
JUMAT
JUMAT
KETERBATASAN BUKAN PENGHALANG [RAKA HAPPY]
Bacaan : Amsal 19:16-17
Alkitab bercerita tentang jemaat di Makedonia. Mereka hidup miskin, tapi hatinya kaya. Walaupun tidak punya banyak harta, mereka tetap mau memberi dan menolong. Tuhan melihat hati mereka yang penuh kasih dan kesetiaan.
Kitab Amsal juga mengingatkan kita bahwa ketika menolong orang lain, sebenarnya Sahabat sedang memberi kepada Tuhan. Tuhan senang dengan hati yang mau berbagi, meskipun sederhana.
Keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berbuat baik. Tuhan tidak melihat seberapa banyak yang Sahabat punya, tapi seberapa tulus hati kita. Walaupun kecil, kalau Sahabat setia dan mau berbagi, Tuhan menganggap itu besar.
Contoh Sederhana Sahabat hanya punya satu permen, tapi Sahabat mau membaginya dengan teman. Misalnya juga Sahabat punya sedikit waktu, tapi Sahabat mau membantu mama membereskan meja. Hal-hal kecil ini menunjukkan bahwa hati Sahabat kaya, walaupun yang Sahabat punya sedikit.
Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama:
Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk selalu setia dan mau berbagi, walaupun aku punya sedikit. Aku percaya Engkau melihat hatiku dan senang ketika aku menolong orang lain. Halleluya. Amin.
Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 81
KAMIS
KAMIS
MEMBERI DENGAN KASIH [RAKA HAPPY]
Bacaan : 2 Korintus 8 : 1-5
Sahabat, pernahkah kalian berbagi? Misalnya meminjamkan pensil atau berbagi bekal makanan. Rasanya pasti berbeda saat kita berbagi dengan hati yang senang dibandingkan saat kita memberi karena disuruh. Memberi dengan sukarela membuat hati kita ikut bersukacita. Tuhan pun senang melihat anak-anak-Nya berbagi dengan penuh kasih.
Dalam 2 Korintus 8:1–5, Rasul Paulus menceritakan tentang jemaat di Makedonia. Walaupun hidup mereka sederhana dan penuh kesulitan, mereka tetap mau memberi. Tidak ada yang memaksa mereka. Mereka bahkan ingin ikut ambil bagian untuk menolong orang lain. Sebelum memberi harta, mereka terlebih dahulu menyerahkan diri kepada Tuhan. Karena mengasihi Tuhan, mereka bisa memberi dengan tulus dan penuh sukacita.
Sahabat, Tuhan tidak melihat seberapa banyak yang kita berikan, tetapi melihat hati kita. Kita bisa memberi waktu, perhatian, bantuan, atau berbagi apa yang kita punya. Yang terpenting adalah memberi dengan hati yang senang, bukan karena terpaksa. Mari belajar seperti jemaat Makedonia: memberi karena kasih kepada Tuhan dan sesama.
Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama:
Tuhan Yesus, ajar aku untuk memberi dengan hati yang tulus dan penuh kasih. Aku mau berbagi dengan sukarela seperti yang Engkau kehendaki. Amin.
Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 80
RABU
RABU
MENGASIHI TUHAN DENGAN SEGENAP HATI [RAKA HAPPY]
Bacaan : Amsal 4:23–27
“Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.”
Tuhan tidak hanya melihat apa yang tampak di luar, tetapi Ia melihat bagian dalam kita yaitu hati kita. Amsal 4 mengingatkan supaya kita menjaga hati dengan sungguh-sungguh, karena dari hatilah keluar kata-kata, sikap, dan perbuatan kita. Apa yang ada di dalam hati akan terlihat dalam cara kita berbicara dan bertindak setiap hari.
Kadang kita bisa terlihat baik di luar membantu, tersenyum, atau berkata sopan tetapi di dalam hati mungkin ada marah, iri, atau ingin dipuji. Yesus tidak hanya melihat tindakan kita, tetapi juga alasan dan motivasi di baliknya. Tuhan senang ketika kita taat dan berbuat baik karena kita mengasihi-Nya, bukan supaya dipuji atau dianggap hebat oleh orang lain.
Mengasihi Tuhan dengan segenap hati berarti melakukan yang benar walau tidak ada yang melihat, jujur walau sulit, tetap berbuat baik walau tidak dipuji, dan memilih yang benar setiap hari. Saat hati kita benar di hadapan Tuhan, hidup kita pun akan memuliakan-Nya.
Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama:
“Tuhan Yesus, tolong aku untuk punya hati yang mengasihi-Mu. Ajari aku melakukan yang benar dengan hati yang tulus. Bersihkan hatiku setiap hari. Amin.”
Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 79
SELASA
SELASA
Categories
Latest Posts