Bahan Sharing

BAHAN SHARING KELOMPOK SEL (KOMSEL) GKA Periode  2 Agustus 2026

01 August 2026 Tim Penulis Renungan
BAHAN SHARING KELOMPOK SEL (KOMSEL) GKA Periode  2 Agustus 2026   S1 = SEMBAH PUJI (10-15 menit) Praise :
  1. Rayakan KasihMu
  2. Kucinta Keluarga Allah
Worship :
  1. Goodness of God
  2. KasihMu Bapa – KA Worship
  S2 = SUASANA/GAMES (10 menit) Komsel Onsite  dan Online JUDUL         :  “GAMBAR RUMAH SEHATI” KONSEP      : Menggambar sebuah rumah dengan mata tertutup namun diarahkan CARA BERMAIN:
  1. Pemimpin memilih dua pasangan peserta.
  2. Dalam setiap pasangan, satu orang menjadi “tangan” dan satu orang menjadi “pemberi arahan.”
  3. Pemain yang menjadi “tangan” harus menggambar sambil memejamkan mata atau memakai penutup mata.
  4. Pemberi arahan harus membimbing pasangannya untuk menggambar sebuah rumah dengan bagian-bagian berikut:
  • Atap
  • Dua jendela.
  • Satu pintu.
  • Pohon
  • Gambar keluarga di depan rumah 2 orang tua 1 anak.
  1. Waktu permainan hanya 60–90 detik.
  2. Setelah waktu habis, peserta membuka mata dan menunjukkan hasil gambarnya di depan kamera.
  3. Pilih gambar yang paling lengkap, paling mendekati rumah, atau paling lucu.
 TUJUAN BERMAIN : Dari permainan tadi kita melihat bahwa sebuah rumah sulit dibangun ketika arah yang diberikan tidak jelas atau ketika terlalu banyak suara yang diikuti. Demikian juga dalam keluarga, kita bisa memiliki pemikiran dan keinginan yang berbeda. Namun, ketika Kristus menjadi Batu Penjuru dan Firman Tuhan menjadi patokan, keluarga kita dapat dibangun dengan arah yang benar dan tetap kokoh. Karena membangun rumah tangga itu membutuhkan komunikasi, kepercayaan, kesatuan arah, dan patokan yang jelas.   S3 = SHARING APLIKASI FIRMAN TUHAN (50 menit). GOAL: Petugas bukan kotbah, namun MENGINGATKAN POIN-POIN SAJA SEPERTI DIBAWAH INI (±10 menit).  

COVENANT HOUSE #1 –

BATU PENJURU PERNIKAHAN

 PEMBUKA
Setiap keluarga tentu ingin memiliki rumah tangga yang kuat dan bahagia. Namun, kekuatan keluarga bukan hanya ditentukan oleh materi atau keadaan yang baik, melainkan oleh dasar yang benar. Hari ini kita akan belajar menjadikan Kristus sebagai Batu Penjuru—pusat, dasar, dan patokan dalam membangun keluarga.   I. KRISTUS, SATU-SATUNYA BATU PENJURU YANG TIDAK PERNAH GAGAL Efesus 2:19-21 Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah 20 yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan KRISTUS YESUS SEBAGAI BATU PENJURU. 21 DI DALAM DIA TUMBUH SELURUH BANGUNAN, RAPI TERSUSUN, MENJADI BAIT ALLAH YANG KUDUS, DI DALAM TUHAN. Paulus menggambarkan umat Tuhan sebagai sebuah bangunan rohani. Bangunan itu dapat bertumbuh, tersusun rapi, dan tetap berdiri karena memiliki batu penjuru yang benar, yaitu Kristus. Batu penjuru adalah batu pertama yang dipasang dan menjadi patokan bagi posisi batu-batu berikutnya. Banyak orang tanpa sadar membangun hidup dan rumah tangganya di atas batu penjuru yang salah, misalnya uang, kekayaan, posisi, jabatan, penampilan, harapan yang berlebihan kepada pasangan. Semua itu dapat berubah dan mengecewakan. Kalau hidup dibangun dengan batu penjuru yang salah, rumah tangga akan mudah goyah ketika masalah datang. Namun, ketika KRISTUS MENJADI BATU PENJURU, keluarga memiliki dasar yang tidak berubah sekalipun keadaan sedang tidak baik. MENJADIKAN KRISTUS SEBAGAI BATU PENJURU BERARTI MENJADIKAN FIRMAN TUHAN SEBAGAI PATOKAN DALAM SETIAP KEPUTUSAN.    II. BATU PENJURU UNTUK RUMAH TANGGA.       1. BATU PENJURU SELALU DIPASANG PALING AWAL Kristus harus ditempatkan paling awal dan paling utama ketika kita membangun sebuah rumah tangga. Matius 6:33 “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” Ketika Kristus ditempatkan sebagai yang terutama, kita sedang membawa keluarga masuk ke dalam perjanjian dengan Tuhan.       2. BATU PENJURU MENJADI PATOKAN AGAR BANGUNAN TETAP LURUS Pada zaman dahulu, tukang akan meletakkan batu penjuru terlebih dahulu. Posisi batu-batu berikutnya harus diselaraskan dengan batu penjuru tersebut. Jika tidak, tembok akan menjadi miring. Demikian juga dalam rumah tangga. Kristus dan Firman-Nya harus menjadi patokan agar langkah keluarga tetap lurus. Amsal 4:25–27 “Biarlah matamu memandang terus ke depan dan tatapan matamu tetap ke muka. Tempuhlah jalan yang rata dan hendaklah tetap segala jalanmu. Janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, jauhkanlah kakimu dari kejahatan.” Jarang ada keluarga yang tiba-tiba hancur hanya karena satu keputusan besar. Keretakan biasanya dimulai dari hal-hal kecil yang terus dibiarkan. Misal:
  • Cara berbicara yang kasar.
  • Jarang berkomunikasi.
  • Tidak mau meminta maaf.
  • Kebiasaan menyembunyikan sesuatu.
  • Mengabaikan kebutuhan pasangan.
  • Tidak menjaga batas dengan lawan jenis.
  • Tidak terbuka dalam keuangan.
  • Terlalu sibuk hingga kehilangan waktu bersama.
  • Mulai meninggalkan doa dan ibadah.
Hal-hal kecil yang tidak diluruskan oleh Firman dapat membawa keluarga semakin jauh dari kehendak Tuhan. Karena itu, kita perlu terus memeriksa kehidupan keluarga      3. BATU PENJURU MENJADI TITIK PERSATUAN DUA SISI BANGUNAN Suami dan istri adalah dua pribadi yang berbeda. Mereka dapat berbeda latar belakang, cara berpikir, kebiasaan, kebutuhan, dan karakter. Perbedaan bukanlah musuh pernikahan. Rumah tangga bukan menjadi kuat karena suami dan istri selalu sependapat. Rumah tangga menjadi kuat karena ketika mereka tidak sepakat pun, keduanya tetap bersedia tunduk kepada Kristus. Ketika terjadi konflik, tujuan kita bukan membuktikan siapa yang menang dan siapa yang kalah. Tujuan kita adalah mencari kehendak Tuhan.      4. BATU PENJURU MUNGKIN TIDAK TERLIHAT, TETAPI MENOPANG SEMUANYA
  • Ada bagian yang jauh lebih penting, yaitu hal-hal rohani yang tidak terlihat:
  • Highlight 1: bangun mezbah keluarga. Investkan waktu untuk berdoa bersama.
  • Highlight 2: Ibadah bersama bahkan melayani bersama-sama.
   APLIKASI PRAKTIK SEHARI-HARI
  1. Dahulukan Tuhan setiap hari Awali hari dengan doa dan merenungkan
  2. Bangun mezbah keluarga Tentukan satu waktu rutin setiap minggu untuk berdoa, membaca Firman, dan saling menceritakan pergumulan.
  3. Jadikan Firman sebagai patokan keputusan Sebelum mengambil keputusan, tanyakan: “Apakah ini benar dan berkenan kepada Tuhan?”
  4. Belajar mendengar dan mengalahkan ego Dengarkan pasangan atau anggota keluarga sampai selesai. Jangan hanya ingin dimengerti, tetapi belajarlah memahami.
  5. Biasakan meminta maaf dan mengampuni Jangan membiarkan luka kecil menumpuk. Beranilah berkata ‘MAAF’ dan jangan terus mengungkit kesalahan yang sudah diselesaikan.
  6. Jaga perkataan di dalam rumah Hindari bentakan, penghinaan, sindiran, dan perkataan yang menjatuhkan. Gunakan perkataan untuk menguatkan dan memberkati.
  7. Beribadah dan melayani bersama Jangan hanya sibuk dengan kegiatan masing-masing. Bertumbuhlah dalam Tuhan dan ambillah bagian dalam pelayanan sebagai satu keluarga.
   KESIMPULAN Keluarga yang kuat bukanlah keluarga tanpa masalah, tetapi keluarga yang tetap kokoh karena dibangun di atas Kristus. Mari jadikan Firman Tuhan sebagai patokan, Kristus sebagai titik persatuan, dan bangun mezbah keluarga melalui doa, ibadah, serta pelayanan bersama. Dengan Kristus sebagai Batu Penjuru, rumah kita akan menjadi COVENANT HOUSE yang dipenuhi hadirat Tuhan dan menjadi berkat.    PERTANYAAN SHARING Sharingkan. Dalam hal apa keluarga kita masih lebih sering mengikuti perasaan, ego, kebiasaan, atau pendapat pribadi daripada menjadikan Kristus dan Firman-Nya sebagai patokan? Langkah kecil apa yang akan kita mulai minggu ini untuk mengembalikan Kristus sebagai Batu Penjuru keluarga?.   A. DOA PROFETIK Bapa, dalam nama Tuhan Yesus, kami menyerahkan setiap keluarga kami ke dalam tangan-Mu. Kami mendeklarasikan bahwa Kristus adalah Batu Penjuru dan Firman-Mu menjadi patokan hidup kami semua. Pulihkan kasih, komunikasi, dan kesatuan dalam setiap rumah kami. Kami hancurkan setiap perselisihan, kepahitan, dan perpecahan. Bangkitkan kembali mezbah doa serta penuhi rumah kami dengan hadirat dan damai sejahtera-Mu. Kami percaya, sekalipun badai datang, keluarga kami tetap berdiri kokoh di atas Kristus. Aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada Tuhan. Dalam nama Yesus kami berdoa. Amin    B. DOA SYAFAAT :  Semua jemaat dan pelayan Tuhan mengalami keajaiban demi keajaiban yang baru.
  1. Pembangunan Pusat Kegerakan Roh Kudus “HEI” bisa dilanjutkan lagi dan pembelaan Tuhan akan turun dengan perijinan yang dilancarkan.
  2. Terjadi lawatan Tuhan dan tuaian jiwa-jiwa yang dahsyat.
  3. Bangsa dan negara ada dalam pemeliharaan serta pimpinan Tuhan.
  4. Setiap gereja lokal GKA bertumbuh dengan pesat dan kuat.
  5. Terjadi kegerakan cellgroup movement atau kegerakan kelompok sel yang membawa tuaian raya jiwa-jiwa.
  6. Doa permohonan dari Anggota Komsel (jika ada).
Mari ambil bagian dalam kegerakan iman ini dan alami tahun 2026 sebagai Tahun Keajaiban Baru!      S4 = SASARAN DAN RENCANA
  1. Evaluasi Komsel hari ini.
  2. Pengumuman Kegerakan di gereja Global
  3. KKS Cek SPR Anggota Komsel dan mendorong melengkapinya, memperjuangkan menjadi KKS (Cek Baptis, SOM, jadi KKS, RE, ESBC).
  4. Ajakan selamatkan jiwa dengan mengajak teman/saudara gabung Komsel dan ibadah
  5. KKS menjadwalkan TURBA, mengunjungi Anggota Komsel yang pasif atau undur (sebagai Langkah PENGGEMBALAAN).
  6. Merencanakan pertemuan Komsel minggu depan dan membagi tugas Komsel.
    SELAMAT MELAYANI!  

Baca Artikel  

BAHAN SHARING KELOMPOK SEL (KOMSEL) GKA Periode  26 Juli 2026

24 July 2026 Tim Penulis Renungan
BAHAN SHARING KELOMPOK SEL (KOMSEL) GKA Periode  26 Juli 2026     S1 = SEMBAH PUJI (10-15 menit) Praise:
  1. Langit dan Bumi Pujilah Tuhan
  2. Ku kan Menari – KA Worship
Worship
  1. Yesus Kau Sungguh Baik
  2. Holy Forever
  S2 = SUASANA/GAMES (10 menit) Komsel Onsite  dan Online JUDUL       :  "JANGAN BILANG TIDAK!" KONSEP   : Berani menjawab atau melakukan tantangan. CARA BERMAIN:
  1. Host menunjuk peserta secara acak.
  2. Berikan tantangan sederhana:
  • Sebutkan 5 nama tokoh Alkitab.
  • Nyanyikan satu kalimat lagu rohani.
  • Ucapkan ayat hafalan.
  • Berikan semangat kepada orang di sampingmu.
  • Lompat tiga kali sambil berkata, "Saya pasti bertumbuh!"
  • Sebutkan 5 kitab dalam Perjanjian Baru dalam waktu 5 detik.
  • Buat pose "lebih dari pemenang" selama 5 detik sambil berkata, "Dalam Kristus aku sanggup!"
  • Tersenyumlah selebar mungkin selama 10 detik tanpa tertawa. Kalau tertawa, semua ikut tertawa bersama.
  • Tirukan suara singa sambil berkata, "Aku berani melompati tembok!"
  • Ekspresikan wajah takut, lalu ubah menjadi wajah penuh iman dalam hitungan tiga.
  1. Aturannya TIDAK BOLEH MENJAWAB "TIDAK BISA", "MALU", atau "NGGAK MAU".
  2. Yang mengucapkan kata-kata tersebut mendapat hukuman lucu (yel-yel semangat Komsel).
TUJUAN BERMAIN : Permainan ini melatih keberanian kita mengambil langkah tanpa terlalu banyak alasan. Sering kali kita gagal bukan karena tidak mampu, tetapi karena langsung berkata 'tidak' karenaTuhan mencari orang yang mau berkata, 'Ya Tuhan, aku siap.'"   S3 = SHARING APLIKASI FIRMAN TUHAN (50 menit). GOAL: Petugas bukan kotbah, namun MENGINGATKAN POIN-POIN SAJA SEPERTI DIBAWAH INI (±10 menit).  

ENLARGE #4 – TEAR DOWN THE BARRIERS

RUNTUHKAN PENGHALANGMU

 PEMBUKA
Setiap orang pasti ingin hidupnya bertumbuh: keluarga lebih baik, usaha berkembang, pelayanan berbuah, dan iman semakin dewasa. Namun sering kali kita merasa seperti mentok. Ternyata, penghalang terbesar bukan selalu keadaan di luar, tetapi sering berasal dari dalam diri kita sendiri. Kabar baiknya, bersama Tuhan tidak ada tembok yang terlalu tinggi untuk dilewati.    I. EKSPANSI TIDAK CUKUP HANYA DENGAN PERMISI Ekspansi Selalu disertai Tantangan 1 Korintus 16:9 “Sebab di sini BANYAK KESEMPATAN bagiku untuk mengerjakan pekerjaan yang besar dan penting, sekalipun ada BANYAK PENENTANG” Semakin besar kesempatan yang Tuhan berikan, biasanya semakin besar pula tantangannya. Jangan takut ketika ada masalah, karena itu sering menjadi tanda bahwa kita sedang melangkah ke level yang baru. 2 Tantangan Enlargement:
  • Gerombolan oposisi dari luar
  • Tembok penghalang yang berusaha membatasi kita.
Tembok yang kita buat sendiri jauh lebih sulit ditaklukkan ketimbang tembok yang dibuat musuh.   II. TIGA PENGHALANG EKSPANSI YANG HARUS DIROBOHKAN A. DIRECTION DEFICIT (KURANG VISI) Yesaya 32:8 (TB) “Tetapi orang yang berbudi luhur merancang hal-hal yang luhur, dan ia selalu bertindak demikian.”  Artinya: Pemimpin yang baik merencanakan yang baik untuk dilakukan. Untuk bisa menjadi pemimpinnya pemimpin, kita harus punya planning. Amsal 29:18 "Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat." Orang yang memiliki visi akan hidup dengan arah dan tujuan. Kalau visi hidup anda masih samar, ambil waktu untuk mencari tahu visi dari Tuhan. Jaman dan generasi sekarang semua serba sibuk dan cepat, tetapi cepat belum tentu terarah!   B. COMFORT TRAP (ZONA NYAMAN) Ulangan 1:6 "Telah cukup lama kamu tinggal di gunung ini." Zona nyaman membuat kita berhenti bertumbuh. VISI YANG BENAR seringkali membuat kita TIDAK NYAMAN.   C. TOXIC HABITS (KEBIASAAN BURUK) Yosua 18:3 (TB) Sebab itu berkatalah Yosua kepada orang Israel: "Berapa lama lagi kamu bermalas-malas, sehingga tidak pergi menduduki negeri yang telah diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allah nenek moyangmu? Allah yang rajin + orang yang rajin = ENLARGEMENT! Bagaimana cara kita bisa menghancurkan kemalasan?
  1. Buat “One Step Rule”.
  2. Ubah Morning Routine.
  3. Terapkan “Two Minutes Rule”
  4. Putuskan “Toxic Habits” 1 per 1.
Ekspansi memerlukan ketekunan. Tanpa disiplin dan konsistensi, mimpi hanya tinggal wacana. Amsal 13:4 (BIMK) “Si malas banyak keinginan tapi tak satu pun yang dicapainya; orang yang bekerja keras mendapat segala yang diinginkannya.”   APLIKASI PRAKTIK SEHARI-HARI Firman Tuhan tidak hanya untuk didengar, tetapi untuk dipraktikkan. Minggu ini mari kita melatih diri lakukan komitmen:
  1. Jangan mudah menyerah saat menghadapi kesulitan.
  2. Lihat tantangan sebagai kesempatan Tuhan membentuk iman.
  3. Berani mencoba hal baru.
  4. Ambil langkah iman meski terasa tidak nyaman.
  5. Keluar dari satu zona nyaman yang selama ini menahanmu.
  6. Tinggalkan satu kebiasaan buruk dan gantikan dengan kebiasaan yang baik.
   KESIMPULAN Tuhan ingin hidup kita terus berkembang. Namun pertumbuhan membutuhkan keberanian untuk merobohkan penghalang, baik dari luar maupun dari dalam diri sendiri. Bersama Tuhan, tidak ada tembok yang terlalu tinggi untuk dilewati.    PERTANYAAN SHARING Apa satu "tembok" terbesar dalam hidupmu saat ini (ketakutan, kenyamanan, atau kebiasaan buruk), dan langkah nyata apa yang akan kamu lakukan minggu ini untuk merobohkannya?   A. DOA PROFETIK Bapa di dalam nama Tuhan Yesus, kami percaya Engkau memanggil kami untuk hidup yang terus bertumbuh. Hari ini kami merobohkan setiap tembok ketakutan, kemalasan, zona nyaman, dan kebiasaan yang menghambat panggilan-Mu. Berikan kami visi yang jelas, keberanian untuk melangkah, keluar dari zona nyaman, rajin dan disiplin untuk setia setiap hari. Kami percaya pintu-pintu baru akan Engkau bukakan, keluarga kami diberkati, komsel kami berlipatganda, pekerjaan kami berkembang, dan pelayanan kami semakin berbuah. Kami melangkah dari kemuliaan kepada kemuliaan, dari kemenangan kepada kemenangan. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin    B. DOA SYAFAAT :
  1. Semua jemaat dan pelayan Tuhan mengalami keajaiban demi keajaiban yang baru.
  2. Pembangunan Pusat Kegerakan Roh Kudus “HEI” bisa dilanjutkan lagi dan pembelaan Tuhan akan turun dengan perijinan yang dilancarkan.
  3. Terjadi lawatan Tuhan dan tuaian jiwa-jiwa yang dahsyat.
  4. Bangsa dan negara ada dalam pemeliharaan serta pimpinan Tuhan.
  5. Setiap gereja lokal GKA bertumbuh dengan pesat dan kuat.
  6. Terjadi kegerakan cellgroup movement atau kegerakan kelompok sel yang membawa tuaian raya jiwa-jiwa.
  7. Doa permohonan dari Anggota Komsel (jika ada).
  Mari ambil bagian dalam kegerakan iman ini dan alami tahun 2026 sebagai Tahun Keajaiban Baru!     S4 = SASARAN DAN RENCANA
  1. Evaluasi Komsel hari ini.
  2. Pengumuman Kegerakan di gereja Global (Gebyar Komsel, Gebyar Penuai, Jadwal Baptisan, RE, ESBC dll)
  3. KKS Cek SPR Anggota Komsel dan mendorong melengkapinya, memperjuangkan menjadi KKS dengan mendampingi membuka Komsel.
  4. Ajakan selamatkan jiwa dengan mengajak teman/saudara gabung Komsel dan ibadah.
  5. KKS menjadwalkan TURBA, mengunjungi Anggota Komsel yang pasif atau undur (sebagai Langkah PENGGEMBALAAN).
  6. Merencanakan pertemuan Komsel minggu depan dan membagi tugas Komsel.
SELAMAT MELAYANI!

Baca Artikel  

BAHAN SHARING KELOMPOK SEL (KOMSEL) GKA Periode  19 Juli 2026

17 July 2026 Tim Penulis Renungan
BAHAN SHARING KELOMPOK SEL (KOMSEL) GKA Periode  19 Juli 2026   S1 = SEMBAH PUJI (10-15 menit) Praise :
  1. Bermegah di DalamMu – KA Worship
  2. Bersama Yesus Aku Berbuah
Worship :
  1. Here I am to Worship
  2. Yesus Kau Sungguh Baik
  S2 = SUASANA/GAMES (10 menit) Komsel Onsite  dan Online JUDUL       :  “LANJUTKAN PUJIANNYA” KONSEP   : Melanjutkan lagu Sembah Puji dengan benar CARA BERMAIN:
  1. Host mulai menyanyikan satu kalimat lagu pujian/penyembahan.
  2. Peserta akan melanjutkannya
  3. Contoh-contoh Lagu :
  • Host : “Ku masuk Ruang…” Peserta : “…Maha Kudus”
  • Host: “Bangkitlah Pahlawan Kristus” ….Peserta : “….Britakan injil Yesus”.
TUJUAN BERMAIN : Seru ya! Ternyata banyak dari kita hafal lagu-lagu pujian. Tetapi pertanyaannya, apakah pujian itu hanya keluar saat kita bernyanyi di gereja atau komsel saja? Tuhan tidak meminta kita memuji hanya ketika semuanya baik-baik saja. Justru di tengah penantian, tantangan, bahkan saat belum melihat jawaban doa, Tuhan berkata: 'Bersorak-sorailah!'. Artinya, pujian bukan sekadar lagu yang kita hafal, tetapi SIKAP HATI YANG KITA PILIH SETIAP HARI. Permainan ini bukan sekadar menguji hafalan lagu, tetapi mengarahkan hati kita untuk menyadari bahwa pujian harus menjadi respons spontan dalam hidup orang percaya.   S3 = SHARING APLIKASI FIRMAN TUHAN (50 menit). GOAL: Petugas bukan kotbah, namun MENGINGATKAN POIN-POIN SAJA SEPERTI DIBAWAH INI (±10 menit).  

ENLARGE #3 – TIME TO BREAK FORTH

WAKTUNYA MENEROBOS

  
PEMBUKA
Tema kita hari ini adalah "Time to Break Forth". Mungkin saat ini ada di antara kita yang sedang menunggu jawaban doa, menghadapi tantangan dalam pekerjaan, keluarga, kesehatan, atau pelayanan. Kabar baiknya, Tuhan adalah Allah yang sanggup membawa kita mengalami terobosan. Menariknya, Firman Tuhan mengajarkan bahwa terobosan sering kali diawali bukan dengan keadaan yang berubah, melainkan dengan hati yang memilih tetap memuji Tuhan. Mari kita buka hati kita dan belajar bersama bagaimana pujian dapat menjadi kunci untuk mengalami Break Forth—terobosan yang Tuhan sediakan bagi setiap anak-Nya.   I. TUHAN RINDU HIDUP KITA MENGEMBANG Yesaya 54:2-3 (TB) Lapangkanlah tempat kemahmu, dan bentangkanlah tenda tempat kediamanmu, janganlah menghematnya; panjangkanlah tali-tali kemahmu dan pancangkanlah kokoh-kokoh patok-patokmu! 3 SEBAB ENGKAU AKAN MENGEMBANG KE KANAN DAN KE KIRI, keturunanmu akan memperoleh tempat bangsa-bangsa, dan akan mendiami kota-kota yang sunyi. Artinya:
  • hidup bertumbuh
  • pelayanan berkembang
  • keluarga diberkati
  • usaha bertambah
  • pengaruh semakin luas
Tuhan tidak menciptakan kita untuk hidup mandek. Tuhan menciptakan kita untuk terus bertumbuh. Break forth bisa diartikan terobosoan atau semacam ledakan tiba-tiba.    II. RAHASIA TEROBOSAN ADALAH MEMUJI TUHAN Yesaya 54:1 BERSORAK-SORAILAH, HAI SI MANDUL YANG TIDAK PERNAH MELAHIRKAN! BERGEMBIRALAH DENGAN SORAK-SORAI DAN MEMEKIKLAH, hai engkau yang tidak pernah menderita sakit bersalin! Sebab yang ditinggalkan suaminya akan mempunyai lebih banyak anak dari pada yang bersuami, firman TUHAN. Menarik sekali. Sebelum Tuhan berbicara tentang mengembang...Tuhan terlebih dahulu berkata: BERNYANYILAH! TUJUKAN UNTUK TUHAN.  Versi KJV bahkan memakai kata: “Break forth into singing” Artinya: "Meledaklah dalam pujian." PUJIAN PENYEMBAHAN MENDAHULUI TEROBOSAN. Bukan: Terobosan → baru memuji, Tetapi: Memuji → lalu Tuhan memberi terobosan. Contoh Paulus dan Silas di Kisah Para Rasul 16:25-26 Mereka dipenjara. Kaki dirantai.Tapi tidak ada alasan bersukacita, mereka tetap menyanyi. Apa yang terjadi?
  • gempa bumi
  • pintu penjara terbuka
  • rantai terlepas
PUJIAN MEMBUKA JALAN YANG TIDAK MAMPU DIBUKA OLEH KEKUATAN MANUSIA.   III. PUJIAN KUAT, KEMAJUAN PESAT. JADIKAN PUJIAN SEBAGAI GAYA HIDUP. 2 Samuel 6:14 "Daud menari-nari di hadapan Tuhan dengan sekuat tenaga…"
  • Daud tidak malu memuji Tuhan. Karena Daud tahu: Tuhan layak menerima penyembahan terbaik.
  • Ketika hati dipenuhi pujian, maka iman bangkit, Harapan kembali, Sukacita dipulihkan Dan Tuhan bekerja.
  • WORSHIP è FAVOR è EXPANSION
Bukan hanya di gereja. Tetapi:
  • saat menyetir
  • saat bekerja
  • saat menghadapi masalah.
Biasakan MULUT LEBIH BANYAK MEMUJI DARIPADA MENGELUH.  HIGHLIGHT KEGERAKAN:
  • Itu sebabnya mari memuji Tuhan dengan semangat saat komsel dan juga saat ibadah.
  • Ikuti Pondok Daud
 APLIKASI PRAKTIK SEHARI-HARI Firman Tuhan tidak hanya untuk didengar, tetapi untuk dipraktikkan. Minggu ini mari kita melatih diri HIDUP DALAM PUJIAN.
  1. Mulailah hari dengan ucapan syukur. Sebelum membuka HP atau memikirkan pekerjaan, ucapkan hal yang Anda syukuri kepada Tuhan hari ini.
  2. Ganti keluhan menjadi pujian. Setiap kali ingin mengeluh, berhenti sejenak dan ucapkan: "Tuhan, aku tetap percaya Engkau baik dan Engkau sedang bekerja." Semakin sedikit mengeluh, semakin kuat iman kita.
  3. Putar lagu penyembahan setiap hari. Luangkan waktu setiap hari untuk menyembah Tuhan, baik saat di rumah, di mobil, maupun ketika bekerja. Biarkan hati dipenuhi hadirat Tuhan, bukan kekhawatiran. Apalagi saat menghadapi masalah, pilih memuji Tuhan daripada mengeluh. KETIKA KITA MENGUBAH RESPONS KITA MENJADI PUJIAN, TUHAN SANGGUP MENGUBAH KEADAAN KITA MENJADI TEROBOSAN.
  4. Memuji Tuhan saat masalah datang. Jangan menunggu semua masalah selesai baru memuji Tuhan. Ketika menghadapi tekanan di pekerjaan, keluarga, kesehatan, atau keuangan, tetaplah berkata: "Tuhan, Engkau lebih besar dari masalahku.". Saat mulai khawatir, ubah menjadi pujian. Itulah iman yang menyenangkan hati Tuhan.
  5. Datang ibadah Minggu dengan antusias. Jangan menjadi penyembah yang pasif. Saat ibadah atau komsel:
  • Bernyanyilah dengan sungguh-sungguh.
  • Tepuk tangan dengan sukacita.
  • Angkat tangan sebagai tanda hormat kepada Tuhan.
  • Fokus kepada Tuhan, bukan kepada keadaan.
Pujian bukan sekadar rutinitas, tetapi deklarasi iman.
  1. Jadilah pembawa sukacita. Orang yang hidup dalam pujian akan membawa atmosfer yang berbeda. Minggu ini:
  • Berikan senyum.
  • Ucapkan kata-kata yang membangun.
  • Hindari mengeluh dan bergosip.
  • Jadilah orang yang membawa damai dan pengharapan.
Karena hati yang penuh pujian akan memancarkan sukacita kepada orang lain.    KESIMPULAN Terobosan bukan selalu dimulai ketika masalah selesai. Terobosan sering kali dimulai ketika kita memilih tetap memuji Tuhan di tengah keadaan yang belum berubah. SAAT PUJIAN NAIK KEPADA TUHAN, IMAN BERTUMBUH, HATI DIKUATKAN, DAN TUHAN MEMBUKA JALAN YANG TIDAK PERNAH KITA BAYANGKAN.    PERTANYAAN SHARING Sharingkan apakah dalam minggu ini saudara pernah menghadapi tekanan dan belum melihat jawaban doa, namun Tuhan mengajarmu untuk tetap memuji-Nya dengan sukacita? Ceritakanlah.   A. DOA PROFETIK Bapa, kami percaya Engkau adalah Allah yang sanggup membawa kami masuk dalam musim pertumbuhan dan terobosan. Seperti firmanMu katakan di Yesaya 54 “Lapangkanlah tempat kemahmu, dan bentangkanlah tenda tempat kediamanmu, janganlah menghematnya; panjangkanlah tali-tali kemahmu dan pancangkanlah kokoh-kokoh patok-patokmu! 3 SEBAB ENGKAU AKAN MENGEMBANG KE KANAN DAN KE KIRI, keturunanmu akan memperoleh tempat bangsa-bangsa, dan akan mendiami kota-kota yang sunyi.” Kami katakan semua anggota di Komsel ini akan dilapangkan tempat kemah, pekerjaan, studi kami, pelayanan kami mengembang kekanan dan kekiri TERJADI dalam nama Yesus.  Hari ini kami memilih tidak lagi hidup dalam keluhan, tetapi memenuhi hati kami dengan pujian. Biarlah setiap keluarga mengalami pemulihan, setiap pekerjaan mengalami kemajuan, setiap usaha mengalami perkembangan, setiap pelayanan menghasilkan buah yang berlimpah.  Kami menolak roh kecewa, takut, dan putus asa. Sebaliknya kami menerima roh iman, sukacita, dan pengharapan yang baru. Kami percaya, ketika kami memuji-Mu, Engkau sedang bekerja membuka pintu-pintu yang tertutup, membuat jalan di padang gurun, dan membawa kami mengalami breakthrough ke kanan dan ke kiri. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin    B. DOA SYAFAAT :
  1. Semua jemaat dan pelayan Tuhan mengalami keajaiban demi keajaiban yang baru.
  2. Pembangunan Pusat Kegerakan Roh Kudus “HEI” bisa dilanjutkan lagi dan pembelaan Tuhan akan turun dengan perijinan yang dilancarkan.
  3. Terjadi lawatan Tuhan dan tuaian jiwa-jiwa yang dahsyat.
  4. Bangsa dan negara ada dalam pemeliharaan serta pimpinan Tuhan.
  5. Setiap gereja lokal GKA bertumbuh dengan pesat dan kuat.
  6. Terjadi kegerakan cellgroup movement atau kegerakan kelompok sel yang membawa tuaian raya jiwa-jiwa.
  7. Doa permohonan dari Anggota Komsel (jika ada).
  Mari ambil bagian dalam kegerakan iman ini dan alami tahun 2026 sebagai Tahun Keajaiban Baru!     S4 = SASARAN DAN RENCANA
  1. Evaluasi Komsel hari ini.
  2. Pengumuman Kegerakan di gereja Global (Jadwal Baptisan, RE dll)
  3. KKS Cek SPR Anggota Komsel dan mendorong melengkapinya, memperjuangkan menjadi KKS (Cek Baptis, SOM, jadi KKS, RE, ESBC).
  4. Ajakan selamatkan jiwa dengan mengajak teman/saudara gabung Komsel dan ibadah.
  5. KKS menjadwalkan TURBA, mengunjungi Anggota Komsel yang pasif atau undur (sebagai Langkah PENGGEMBALAAN).
  6. Merencanakan pertemuan Komsel minggu depan dan membagi tugas Komsel.
  SELAMAT MELAYANI!

Baca Artikel  

BAHAN SHARING KELOMPOK SEL (KOMSEL) GKA Periode  12 Juli 2026

11 July 2026 Tim Penulis Renungan
BAHAN SHARING KELOMPOK SEL (KOMSEL) GKA Periode  12 Juli 2026   S1 = SEMBAH PUJI (10-15 menit) Praise :
  1. Lord You are Good
  2. Ku Kan Terbang
 Worship :
  1. Tak Terbatas
  2. Sampai S’lamanya – KA Worship
  S2 = SUASANA/GAMES (10 menit) Komsel Onsite  dan Online JUDUL       :  “JANGAN KETAWA!” CARA BERMAIN:
  1. Dua orang berdiri saling berhadapan.
  2. Host memberi tantangan:
  • "Kamu adalah bos yang sedang marah."
  • "Kamu adalah bayi."
  • "Kamu adalah orang paling sombong."
  • "Kamu baru menang undian 10 miliar."
  • "Kamu lagi dimarahi istri."
  • "Kamu habis ketemu singa."
  1. Peserta harus memerankan ekspresi tersebut tanpa bersuara.
  2. Untuk Komsel Online : Suruh satu persatu anggota memerankan ekspresi wajahnya dengan poin (2) diatas, namun peserta lain berusaha tetap tenang, meskipun lucu dan ingin tertawa.
  3. Siapa tertawa dulu kalah.
TUJUAN BERMAIN : Dalam permainan ini, kita berusaha tetap tenang meskipun melihat hal-hal yang lucu dan mengundang tawa. Tidak mudah, bukan? Kita harus mampu mengendalikan reaksi dan emosi kita. Demikian juga dalam kehidupan, kita akan menghadapi pujian, kritik, keberhasilan, maupun tekanan. Orang yang hatinya masih kecil mudah tersinggung, marah, atau putus asa. Tetapi orang yang hatinya diperbesar Tuhan tidak mudah dikendalikan oleh keadaan. Mengendalikan emosi adalah bagian dari memperbesar hati. Semakin dewasa hati kita, semakin besar pula tanggung jawab dan berkat yang Tuhan dapat percayakan kepada kita.   S3 = SHARING APLIKASI FIRMAN TUHAN (50 menit). GOAL: Petugas bukan kotbah, namun MENGINGATKAN POIN-POIN SAJA SEPERTI DIBAWAH INI (±10 menit).  

ENLARGE #2 – EXPAND FROM WITHIN

" Perluasan Dimulai dari Dalam"

 
PEMBUKA:
Setiap kita pasti ingin hidup semakin diberkati dan dipakai Tuhan lebih besar. Namun, sering kali kita hanya meminta Tuhan memperbesar berkat, sementara Tuhan lebih dulu ingin memperbesar kapasitas hati kita. Karena itu, tema hari ini mengajarkan bahwa sebelum Tuhan membawa kita mengalami ekspansi ke luar, Tuhan terlebih dahulu mengadakan ekspansi dari dalam. Saat hati, karakter, dan iman kita bertumbuh, Tuhan dapat mempercayakan hal-hal yang lebih besar kepada kita. Mari kita belajar firman Tuhan bersama.   I. TUHAN MAU BAWA KITA EKSPANSI SEPERTI BANGSA ISRAEL. Keluaran 3:8 “Sebab itu Aku telah turun untuk melepaskan mereka dari tangan orang Mesir dan menuntun mereka keluar dari negeri itu ke SUATU NEGERI YANG BAIK DAN LUAS, SUATU NEGERI YANG BERLIMPAH-LIMPAH SUSU DAN MADUNYA, ke tempat orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus.” Bangsa Israel sudah merasa nyaman tinggal di Gosyen. Padahal menurut Tuhan, Gosyen bukan tujuan akhir. Masih ada Tanah Perjanjian.  Kadang kita juga seperti itu.
  • nyaman dengan pekerjaan sekarang
  • nyaman dengan pelayanan sekarang
  • nyaman dengan penghasilan sekarang
  • nyaman dengan zona aman
Padahal Tuhan mau kita EXPANSI, "Masih ada yang lebih besar." (Expansi artinya perluasan wilayan suatu negara dengan menduduki sebagian atau seluruh wilayah negara lain). Masalahnya, Orang sering lebih takut berubah daripada kehilangan kesempatan. Tuhan tidak ingin kita berhenti di "cukup". Dia ingin kita terus bertumbuh. Awalnya Yosua hanya seorang biasa, kalau hidup Yosua bisa di enlarge oleh Tuhan, kita pun juga bisa.   II. SEBELUM EKSPANSI KE LUAR, TUHAN MENGADAKAN EKSPANSI DI DALAM Keluaran 13:17 Setelah Firaun membiarkan bangsa itu pergi, Allah tidak menuntun mereka melalui jalan ke negeri orang Filistin, WALAUPUN JALAN INI YANG PALING DEKAT; sebab firman Allah: "Jangan-jangan bangsa itu menyesal, apabila mereka menghadapi peperangan, sehingga mereka kembali ke Mesir." Bangsa Israel tidak langsung dibawa melewati jalan terdekat. Mengapa? Karena hati mereka belum siap menghadapi peperangan. Tuhan tahu kalau kapasitas belum siap, berkat justru bisa menghancurkan seseorang. Contohnya Saul (di I sam 10:21-23). Secara posisi, Saul menjadi raja. Tetapi secara hati. Ia masih kecil dan labil, Bahkan ketika dipanggil menjadi raja, Ia bersembunyi di antara barang-barang. Inilah gambaran orang yang:
  • jabatan naik
  • penghasilan naik
  • pelayanan naik
tetapi mental dan karakternya tidak ikut naik. Akhirnya yang muncul adalah:
  • mudah marah
  • iri hati
  • takut kehilangan posisi
  • tidak tahan kritik
  • haus pujian
Karena panggung hidup lebih besar daripada isi hatinya. EKSPANSI DAN ENLARGEMENT ADALAH SEBUAH BERKAT JIKA HATI KITA SUDAH SIAP MENERIMA DAN MENAMPUNGNYA.   III. SEBELUM TUHAN PAKAI YOSUA UNTUK MEMIMPIN EKSPANSI BANGSA ISRAEL, TUHAN MAU YOSUA EKSPANSI DALAM DIRINYA TERLEBIH DAHULU Yosua 1:6-8 KUATKAN DAN TEGUHKANLAH HATIMU, sebab engkaulah yang akan memimpin bangsa ini memiliki negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka untuk diberikan kepada mereka.  7 HANYA, KUATKAN DAN TEGUHKANLAH HATIMU DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke mana pun engkau pergi.  Empat kali Tuhan berkata pada Yosua: "Kuatkan dan teguhkanlah HATIMU." Mengapa? Karena TUHAN TAHU PEMIMPIN BESAR AKAN MENGHADAPI TEKANAN BESAR. Bukan hanya Yosua. Semua orang yang ingin dipakai Tuhan lebih besar akan mengalami:
  • tantangan
  • kritik
  • kesalahpahaman
  • tekanan
  • tanggung jawab yang lebih besar
Pilihannya hanya dua: ➡️ hidup kecil dengan tekanan kecil atau ➡️ hidup besar dengan tekanan besar. Tuhan tahu ekspansi dan enlargement akan diikuti dengan tekanan. Tuhan ingin kita mampu menghadapi tekanan tanpa menjadi orang yang tertekan. BAGAIMANA CARANYA? Yosua 1: 9  bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, SEBAB TUHAN, ALLAHMU, MENYERTAI ENGKAU, KE MANA PUN ENGKAU PERGI.” Kunci memperbesar kapasitas hati dan mengatasi stress berlebih adalah MENYADARI BAHWA TUHAN SELALU MENYERTAI KITA. Kesadaran bahwa Tuhan selalu hadir membuat hati menjadi tenang. Tekanan mungkin tetap ada. Tetapi hati tidak hancur. Jadi, ✅ Tuhan tidak ingin kita berhenti di "Gosyen". ✅ Enlargement dimulai dari hati, bukan dari keadaan. ✅ Karakter harus lebih besar daripada panggung hidup. ✅ Orang yang dipakai Tuhan pasti menghadapi tekanan. ✅ Kesadaran akan penyertaan Tuhan membuat hati tetap kuat.   APLIKASI PRAKTEK FIRMAN TUHAN SEHARI-HARI
  1. Keluar dari zona nyaman.
Lakukan satu hal yang selama ini Anda tunda karena takut. Misalnya:
  • Gabung pelayanan
  • Menginjili teman atau orang yang tak dikenal
  • Belajar keterampilan baru
  • Memimpin doa
  • Berdamai dengan seseorang
  1. Latih hati yang besar.
Saat dikritik, Jangan langsung membela diri. Belajar berkata: "Terima kasih atas masukannya." Saat orang lain berhasil, Belajarlah bersukacita, bukan iri hati.
  1. Bangun kesadaran akan hadirat Tuhan.
Setiap pagi sebelum bekerja: "Tuhan, Engkau berjalan bersamaku hari ini." Saat muncul tekanan: Berhenti sebentar, Tarik napas, Berdoa. Percayakan semuanya kepada Tuhan.   KESIMPULAN Sering kali kita meminta Tuhan memperbesar hidup kita. Tetapi Tuhan justru sedang memperbesar hati kita. Karena TUHAN LEBIH TERTARIK MEMBANGUN SIAPA DIRI KITA, daripada sekadar memberi apa yang kita inginkan. Ketika hati kita semakin besar. Tuhan dapat mempercayakan berkat yang lebih besar. Ketika karakter semakin matang, Tuhan dapat memperluas wilayah pelayanan kita. Ketika kita sadar Tuhan selalu menyertai, TEKANAN tidak lagi menghancurkan kita, tetapi JUSTRU MEMBENTUK KITA MENJADI PRIBADI YANG SIAP DIPAKAI TUHAN bagi keluarga, kota, bahkan bangsa-bangsa. SAAT KITA SIBUK MEMBANGUN KERAJAAN ALLAH, TUHAN AKAN SIBUK MEMBANGUN KEHIDUPAN KITA.     PERTANYAAN SHARING Sharingkan, dalam area apa Tuhan sedang mengajak Anda "keluar dari Gosyen" agar kapasitas hatimu diperbesar? Dan ceritakan  langkah apa yang akan Anda lakukan di minggu ini untuk bertumbuh?    A. DOA PROFETIK "Bapa di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Hari ini kami menyerahkan hidup kami ke dalam tangan-Mu. Perbesar hati kami sebelum Engkau memperbesar wilayah kami. Bentukkan karakter kami agar mampu menopang setiap berkat dan tanggung jawab yang Engkau percayakan.  Firmanmu Katakan untuk KUATKAN DAN TEGUHKAN HATIMU. Kami katakan kami tolak roh ketakutan, rasa minder, kecewa, putus asa, dan mental yang mudah menyerah. Kami terima roh keberanian, hikmat, iman, kasih, dan penguasaan diri dan kami katakan hati dan roh kami kuat dalam nama Yesus. Kami percaya Engkau sedang membawa setiap anggota komsel ini keluar dari 'Gosyen' menuju Tanah Perjanjian yang penuh susu dan madu. Kami katakan usaha bisnis kami berkembang, pekerjaan dibukakan, keluarga dipulihkan, pelayanan dipakai semakin besar, dan setiap kami menjadi pengambil teritori bagi Kerajaan Allah.  Kami percaya mulai hari ini kapasitas hati kami diperbesar, iman kami diperbesar, pengurapan kami diperbesar, dan hidup kami akan menjadi saluran berkat bagi banyak orang. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Amin."   B. DOA SYAFAAT :
  1. Semua jemaat dan pelayan Tuhan mengalami keajaiban demi keajaiban yang baru.
  2. Pembangunan Pusat Kegerakan Roh Kudus “HEI” bisa dilanjutkan lagi dan pembelaan Tuhan akan turun dengan perijinan yang dilancarkan.
  3. Terjadi lawatan Tuhan dan tuaian jiwa-jiwa yang dahsyat.
  4. Bangsa dan negara ada dalam pemeliharaan serta pimpinan Tuhan.
  5. Setiap gereja lokal GKA bertumbuh dengan pesat dan kuat.
  6. Terjadi kegerakan cellgroup movement atau kegerakan kelompok sel yang membawa tuaian raya jiwa-jiwa.
  7. Doa permohonan dari Anggota Komsel (jika ada).
  S4 = SASARAN DAN RENCANA
  1. Evaluasi Komsel hari ini.
  2. Pengumuman Kegerakan di gereja Global (Jadwal Baptisan, RE, ESBC)
  3. KKS Cek SPR Anggota Komsel dan mendorong melengkapinya, memperjuangkan menjadi KKS.
  4. Ajakan selamatkan jiwa dengan mengajak teman/saudara gabung Komsel dan ibadah.
  5. KKS menjadwalkan TURBA, mengunjungi Anggota Komsel yang pasif atau undur (sebagai Langkah PENGGEMBALAAN).
  6. Merencanakan pertemuan Komsel minggu depan dan membagi tugas Komsel.
  SELAMAT MELAYANI  

Baca Artikel  

BAHAN SHARING KELOMPOK SEL (KOMSEL) GKA Periode  05 Juli 2026

04 July 2026 Tim Penulis Renungan
BAHAN SHARING KELOMPOK SEL (KOMSEL) GKA Periode  05 Juli 2026   S1 = SEMBAH PUJI (10-15 menit) Praise :
  1. Tak ada tandingannya – KA Worship
  2. Ajaib kau Tuhan
Worship :
  1. Kuasamu terlebih besar
  2. For You are Great
    S2 = SUASANA/GAMES (10 menit) Komsel Onsite  dan Online JUDUL       :  “DIPILIH ATAU TIDAK?” CARA BERMAIN:
  1. Minta 5–8 orang maju ke depan.
  2. Berikan instruksi lucu, misalnya:
  • Yang paling tinggi, maju satu langkah.
  • Yang pakai baju hitam, maju.
  • Yang lahir bulan Juli, maju.
  • Yang merasa paling keren angkat tangan.
  • Yang pakai sandal, jalan ditempat.
  1. Semua peserta akan saling tertawa karena terus "terpilih" atau "tidak terpilih".
  2. Terakhir, Petugas berkata:
  • Yang paling setia kepada Tuhan
  1. Semua pasti bingung karena setia tidak bisa dilihat dari luar.
  2. Untuk Komsel Online, cukup angkat tangan.
TUJUAN BERMAIN : Permainan ini mengingatkan bahwa Manusia memilih dari apa yang terlihat, tetapi Tuhan memilih berdasarkan hati. Daud tidak dipilih karena paling tinggi atau paling kuat, tetapi karena ia berkenan di hati Tuhan. Mari jangan sibuk mengejar perhatian manusia, tetapi kejarlah hati Tuhan.       S3 = SHARING APLIKASI FIRMAN TUHAN (50 menit). GOAL: Petugas bukan kotbah, namun MENGINGATKAN POIN-POIN SAJA SEPERTI DIBAWAH INI (±10 menit).  

ENLARGE #1 – ENLARGED BY THE UNSEEN HAND

"Diperbesar oleh Tangan Tuhan yang Tak Terlihat"

PEMBUKA:
Setiap orang ingin hidupnya bertumbuh, berhasil, dan berdampak. Namun pertanyaannya, siapa yang membesarkan hidup kita? Apakah hanya mengandalkan kemampuan, koneksi, dan ambisi pribadi, atau kita membiarkan Tuhan sendiri yang mengangkat dan memperbesar hidup kita? Alkitab menunjukkan bahwa ada pembesaran yang tidak bisa dijelaskan secara logika manusia. Itu terjadi ketika Tangan Tuhan yang tidak terlihat bekerja dalam hidup seseorang.   I. ENLARGEMENT SEJATI BERASAL DARI TUHAN Mazmur 75:7-8 "Sebab bukan dari timur atau dari barat dan bukan dari padang gurun datangnya peninggian itu, tetapi Allah adalah Hakim: direndahkan-Nya yang satu dan DITINGGIKAN-NYA YANG LAIN." Tuhan mengajarkan bahwa peninggian bukan berasal dari:
  • jabatan,
  • relasi,
  • uang,
  • kepandaian,
  • ataupun usaha manusia semata.
Semua itu tetap penting, tetapi yang menentukan adalah TUHAN SENDIRI. Ada berbagai cara untuk menjadi besar :
  1. Cara natural
  2. Cara kegelapan
  3. Cara Tuhan yang tak terlihat.
   II. ENLARGEMENT DARI TUHAN BERBEDA DENGAN YANG DIBANGUN MANUSIA Daud menjadi contoh nyata. Saat semua orang melihat kakak-kakaknya, Tuhan justru memilih Daud yang sedang menggembalakan domba. Artinya:  : Ketika TUHAN MEMILIH DAN MENGANGKAT SESEORANG, TIDAK ADA MANUSIA YANG DAPAT MENGHALANGINYA.   PERBEDAAN ENLARGEMENT DARI TUHAN:
  • Bersumber dari kehendak Tuhan
  • Cara yang benar dan bersih
  • Menghasilkan damai sejahtera (Amsal 10:22 Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya)
  • Timing Tuhan sempurna
  • Berdampak kekal
ENLARGEMENT DARI MANUSIA
  • Bersumber dari ambisi pribadi
  • Manipulasi dan memaksa
  • Menghasilkan kelelahan
  • Timing dipaksakan
  • Bersifat sementara
Jika Tuhan yang membesarkan kita, kita tidak perlu menghalalkan segala cara. Favor Tuhan jauh lebih berharga daripada promosi yang diperoleh melalui kompromi.   III. RAHASIA DIANGKAT OLEH TUHAN 1. SETIA DI TEMPAT YANG KECIL 2 Samuel 7:8  Oleh sebab itu, beginilah kaukatakan kepada hamba-Ku Daud: Beginilah firman TUHAN semesta alam: AKULAH YANG MENGAMBIL ENGKAU DARI PADANG, ketika menggiring kambing domba, UNTUK MENJADI RAJA ATAS UMAT-KU ISRAEL. 9 Aku telah menyertai engkau di segala tempat yang kaujalani dan telah melenyapkan segala musuhmu dari depanmu. AKU MEMBUAT BESAR NAMAMU SEPERTI NAMA ORANG-ORANG BESAR YANG ADA DI BUMI. Tuhan mengambil Daud dari padang penggembalaan menjadi raja Israel. Daud tidak mengejar tahta. Ia setia menggembalakan domba. Saat waktunya tiba, Tuhan sendiri yang mengangkatnya.  Artinya: Setialah mengerjakan apa yang Tuhan percayakan hari ini. Tuhan melihat kesetiaan jauh sebelum manusia melihat kemampuan kita.  
  1. BERKENAN DI HATI TUHAN
Kisah Para Rasul 13:22 Setelah Saul disingkirkan, ALLAH MENGANGKAT DAUD menjadi raja mereka. Tentang Daud Allah telah menyatakan: AKU TELAH MENDAPAT DAUD BIN ISAI, SEORANG YANG BERKENAN DI HATI-KU DAN YANG MELAKUKAN SEGALA KEHENDAK-KU. Favor Tuhan diberikan kepada orang yang:
  • mencintai Tuhan,
  • hidup taat,
  • melakukan kehendak Tuhan,
  • tetap setia di generasinya.
Semakin seseorang melakukan kehendak Tuhan, semakin besar favor Tuhan bekerja atas hidupnya. Samuel 3:1 Peperangan antara keluarga Saul dan keluarga Daud berlarut-larut; Daud kian lama kian kuat, sedang keluarga Saul kian lama kian lemah.  Pertumbuhan Daud terjadi sedikit demi sedikit, tetapi terus meningkat. Begitu pula kehidupan orang percaya. Tuhan tidak hanya memberi pertumbuhan sesaat, tetapi PERTUMBUHAN YANG TERUS BERLANGSUNG.   HIGHLIGHT KEGERAKAN Enlargement bukan hanya berbicara tentang berkat pribadi, tetapi juga memperbesar Kerajaan Allah melalui ketaatan. Mari terus melakukan kehendak Tuhan dengan:
  • Jangan meninggalkan ibadah.
  • Selesaikan pembacaan Alkitab.
  • Selesaikan SPR dengan sungguh-sungguh.
  • Gembalakan jiwa-jiwa melalui Komsel dan ayok jadi KKS.
  • Menjangkau dan memenangkan jiwa baru bagi Kristus.
  APLIKASI FIRMAN TUHAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
  • Jangan iri melihat keberhasilan orang lain. Percayalah bahwa Tuhan memiliki waktu terbaik untuk mengangkat hidup kita.
  • Tetap setia dalam tanggung jawab kecil, karena Tuhan sedang mempersiapkan perkara yang lebih besar.
  • Hindari cara-cara yang tidak benar demi mengejar keberhasilan.
  • Bangun hubungan pribadi dengan Tuhan melalui doa dan pembacaan Firman setiap hari.
  • Fokus melakukan kehendak Tuhan, bukan hanya mengejar impian pribadi.
  KESIMPULAN Enlargement sejati tidak berasal dari kekuatan manusia, melainkan DARI TANGAN TUHAN YANG TIDAK TERLIHAT. Tuhan mencari orang-orang yang berkenan di hadapan-Nya, setia dalam perkara kecil, dan mau melakukan kehendak-Nya. Ketika kita memilih hidup dalam ketaatan, Tuhan sendiri yang akan membuka jalan, memberikan favor, memperbesar pengaruh, pelayanan, keluarga, pekerjaan, dan kehidupan kita pada waktu-Nya yang sempurna.   SAAT KITA SIBUK MEMBANGUN KERAJAAN ALLAH, TUHAN AKAN SIBUK MEMBANGUN KEHIDUPAN KITA.    PERTANYAAN SHARING Dalam hal apa Tuhan sedang mengajar saudara untuk lebih setia melakukan kehendak-Nya daripada mengejar keinginan saudara sendiri? Apa langkah nyata yang akan saudara lakukan minggu ini?     A. DOA PROFETIK Tuhan Yesus, kami percaya Engkaulah sumber segala peninggian. FirmanMu katakan “Allah adalah Hakim: direndahkan-Nya yang satu dan DITINGGIKAN-NYA YANG LAIN”. Kami katakan setiap anggota Komsel ini memilih untuk hidup berkenan di hadapan-Mu dan melakukan kehendak-Mu dengan setia sehingga Tuhan meninggikan kami semua. Biarlah setiap ambisi yang tidak berasal dari-Mu disingkirkan, dan digantikan dengan hati yang taat dan mengasihi Kerajaan-Mu. Kami terima favor Tuhan atas keluarga, pekerjaan, usaha, pelayanan, dan setiap langkah kehidupan kami. Bukakan pintu-pintu yang tidak dapat dibuka manusia. Angkat setiap kami pada waktu-Mu yang sempurna, sehingga hidup kami menjadi kesaksian bagi banyak orang dan membawa kemuliaan bagi nama Tuhan.  Biarlah setiap Komsel dipakai menjadi alat penuaian jiwa, setiap KKS dipenuhi urapan baru, dan melalui kehidupan kami semakin banyak orang mengalami kasih Kristus. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.    B. DOA SYAFAAT :
  1. Semua jemaat dan pelayan Tuhan mengalami keajaiban demi keajaiban yang baru.
  2. Pembangunan Pusat Kegerakan Roh Kudus “HEI” bisa dilanjutkan lagi dan pembelaan Tuhan akan turun dengan perijinan yang dilancarkan.
  3. Terjadi lawatan Tuhan dan tuaian jiwa-jiwa yang dahsyat.
  4. Bangsa dan negara ada dalam pemeliharaan serta pimpinan Tuhan.
  5. Setiap gereja lokal GKA bertumbuh dengan pesat dan kuat.
  6. Terjadi kegerakan cellgroup movement atau kegerakan kelompok sel yang membawa tuaian raya jiwa-jiwa.
  7. Doa permohonan dari Anggota Komsel (jika ada).
Mari ambil bagian dalam kegerakan iman ini dan alami tahun 2026 sebagai Tahun Keajaiban Baru!       S4 = SASARAN DAN RENCANA
  1. Evaluasi Komsel hari ini.
  2. Pengumuman Kegerakan di gereja Global (Kegerakan doa puasa s/d 19 Juni, Jadwal Baptisan, RE dll)
  3. KKS Cek SPR Anggota Komsel dan mendorong melengkapinya, memperjuangkan menjadi KKS (Cek Baptis, SOM, jadi KKS, RE, ESBC).
  4. Ajakan selamatkan jiwa dengan mengajak teman/saudara gabung Komsel dan ibadah.
  5. KKS menjadwalkan TURBA, mengunjungi Anggota Komsel yang pasif atau undur (sebagai Langkah PENGGEMBALAAN).
  6. Merencanakan pertemuan Komsel minggu depan dan membagi tugas Komsel.
  SELAMAT MELAYANI

Baca Artikel  

BAHAN SHARING KELOMPOK SEL (KOMSEL) GKA Periode 28 Juni 2026

27 June 2026 Tim Penulis Renungan
BAHAN SHARING KELOMPOK SEL (KOMSEL) GKA Periode 28 Juni 2026   S1 = SEMBAH PUJI (10-15 menit) Praise :
  1. Aku diberkati
  2. Ku dibebaskan
Worship :
  1. Tuhan yang besar
  2. Pengharapanku  KA Worship
  S2 = SUASANA/GAMES (10 menit) JUDUL       :  “DEKLARASI IMAN” KONSEP   : Membuat tantangan deklarasi iman sesuai situasi dan peserta lain melakukan tantangan tersebut. CARA BERMAIN:
  1. Setiap peserta menulis satu tantangan iman yang sedang dihadapi (tanpa menulis nama dari siapa).
  2. Semua kertas dimasukkan ke dalam kotak.
  3. Pemimpin mengacak lalu membagikannya secara bebas.
  4. Peserta yang menerima kertas tersebut harus:
  • Membacakan tantangannya dan melakukannya.
  • Misal: Sebutkan satu ayat Firman saat cari kerjaan. Atau Ucapkan deklarasi iman saat toko sedang sepi. Atau Menarilah ketika hati sedang sedih. dll
 TUJUAN BERMAIN : Games ini melatih setiap peserta tidak hanya menceritakan masalah, tetapi belajar berbicara kepada situasi berdasarkan Firman Tuhan dan mengatakannya dengan iman. Bahwa setiap pergumulan dapat dibawa kepada Tuhan dengan iman sehingga menumbuhkan keberanian saling menguatkan melalui Firman dan doa.   S3 = SHARING APLIKASI FIRMAN TUHAN (50 menit). GOAL: Petugas bukan kotbah, namun MENGINGATKAN POIN-POIN SAJA SEPERTI DIBAWAH INI (±10 menit).

STRONG IN PRAYER #4

OFFENSIVE PRAYER (DOA YANG MENYERANG)

PEMBUKA:
Sering kali doa kita hanya dipakai saat ada masalah. Kita meminta Tuhan menolong, melindungi, dan membuka jalan. Itu tidak salah. Tetapi Alkitab menunjukkan bahwa Tuhan juga memberikan otoritas kepada orang percaya untuk berdoa secara ofensif, yaitu doa yang tidak hanya bertahan terhadap serangan, tetapi mengubah keadaan sesuai kehendak Tuhan. Hari ini kita belajar bagaimana MENGUCAPKAN FIRMAN TUHAN DENGAN IMAN sehingga doa kita bukan hanya menjadi permohonan, tetapi menjadi DEKLARASI YANG MEMBAWA PERUBAHAN. Markus 11:23 "Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! Asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya."   I. APA ITU DOA OFENSIF? Adalah doa yang mengubah situasi dan menaklukkan masalah (menyerang). Doa defensif (bertahan) fokusnya perlindungan dan pertolongan. Ada banyak jenis doa:
  • Doa Keintiman
  • Doa Permohonan
  • Doa Syafaat
  • Doa Peperangan Rohani
  • Doa Penyembahan
  • Doa Puasa
  • Doa Profetik (prophecy artinya mengatakan sesuatu sebelum hal itu ada atau terjadi dengan otoritas ilahi sehingga hal itu betul-betul terjadi. Contohnya, seperti selama 6 hari penciptaan, Tuhan terus mengucapkan perkataan profetik yang benar-benar mengubah wajah bumi secara signifikan. Kejadian 1:3 "Berfirmanlah Allah: Jadilah terang. Lalu terang itu jadi."
Namun ada satu dimensi lagi yaitu Doa Ofensif. Doa defensif berkata: "Tuhan tolong lindungi saya." Sedangkan doa ofensif berkata: "Dalam nama Yesus aku MEMERINTAHKAN ketakutan pergi. Aku mendeklarasikan damai sejahtera memenuhi hidupku." Doa ofensif bukan sekadar bertahan, tetapi MAJU MENAKLUKKAN KEADAAN. Highlight Kegerakan: Ajakan UC 2026! PRAKTEK FIRMAN TUHAN SEHARI-HARI:
  • Deklarasikan perkataan profetik yang baik atas semua keadaan yang tidak baik, jangan bersungut-sungut atau mengeluh.
  • Daripada berkata: "Masalahku besar sekali.", Belajarlah berkata: "DALAM NAMA YESUS, TUHAN MEMBUKA JALAN KELUAR DAN MEMBERI HIKMAT KEPADAKU."
  II. KARAKTERISTIK DOA PROFETIK       1. DOA PROFETIK BERBICARA KEPADA SITUASI (Bukan laporan tentang situasi, tetapi perintah kepada situasi!)
  • Yesus tidak bercerita kepada Bapa mengenai gunung, tetapi BERKATA KEPADA GUNUNG.
Markus 11:23 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! Asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya.
  • Artinya kita belajar berbicara kepada masalah, bukan terus-menerus membicarakan masalah.
 
  1. DOA PROFETIK BUKAN MEMOHON — TETAPI MENCIPTAKAN.
Keluaran 14:15-16 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "MENGAPAKAH ENGKAU BERSERU-SERU demikian kepada-Ku? Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka berangkat. 16 Dan engkau, ANGKATLAH TONGKATMU DAN ULURKANLAH TANGANMU KE ATAS LAUT DAN BELAHLAH AIRNYA, sehingga orang Israel akan berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering. PRAKTEK FIRMAN TUHAN SEHARI-HARI: Daripada berkata:
  • Ekonomi sedang sulit.
  • Anak saya susah diatur.
  • Komsel saya sepi.
Deklarasikan:
  • Tuhan mencukupi segala kebutuhanku.
  • Keluargaku mengalami pemulihan.
  • Komselku dipenuhi jiwa-jiwa baru.
  • Pelayananku semakin berbuah.
  III. BAGAIMANA KITA MEMPRAKTEKKAN DOA PROFETIK?
  1. MULAILAH MEMBANGUN KEINTIMAN DENGAN ROH KUDUS
  • Deklarasi bukan sekadar kata-kata positif.
  • Deklarasi harus lahir dari hubungan dengan Roh Kudus, tanpa itu tidak ada kuasa dan otoritas. Tanpa keintiman, perkataan kita hanya menjadi motivasi. Dengan Roh Kudus, perkataan menjadi penuh kuasa.
  1. UCAPKAN DENGAN IMAN DAN KEBERANIAN.
2 Korintus 4:13 "Aku percaya, sebab itu aku berkata-kata."
  1. DOAKAN DENGAN DETAIL DAN TERUS MENERUS SAMPAI ADA PERUBAHAN.
Yehezkiel tidak bernubuat satu kali, tapi Ia terus bernubuat sampai:
  • tulang benar-benar tersusun,
  • urat muncul,
  • daging tumbuh,
  • nafas kehidupan masuk (Yehezkiel 37:7-9)
Sering kali kita berhenti berdoa sebelum perubahan terjadi. Padahal Tuhan mengajar untuk terus mendeklarasikan Firman sampai jawaban datang. PRAKTEK FIRMAN TUHAN SEHARI-HARI:
  1. Jangan hanya sekali berkata: "Orangtuaku pasti diselamatkan." Tetapi setiap hari terus deklarasikan Firman Tuhan dengan iman sampai melihat perubahan nyata.
  2. Sebelum memulai hari:
  • Sembah Tuhan.
  • Baca Firman.
  • Dengarkan suara Roh Kudus.
  • Baru deklarasikan Firman Tuhan atas hidup kita.
  1. Selama 7 hari, setiap pagi dan malam:
  2. Pilih satu bidang hidup yang sedang saudara perjuangkan.
  3. Cari satu ayat Firman Tuhan tentang hal tersebut.
  4. Deklarasikan ayat itu dengan suara yang jelas selama 3–5 menit setiap pagi dan malam.
  5. Catat setiap perubahan yang Tuhan kerjakan.
Contoh: "Aku percaya Tuhan membuka pintu-pintu baru dalam pekerjaanku." "Keluargaku akan melayani Tuhan." "Komsel kami bertumbuh dan menghasilkan jiwa-jiwa baru."    JADI, KESIMPULAN KOMSEL HARI INI: Orang percaya bukan hanya dipanggil menjadi pemohon, tetapi juga MENJADI ORANG YANG BERJALAN DALAM OTORITAS KRISTUS. Doa ofensif bukan berarti memaksa Tuhan, melainkan MENYATAKAN FIRMAN-NYA DENGAN IMAN DAN HIDUP SELARAS DENGAN KEHENDAK-NYA. Ketika hati kita intim dengan Roh Kudus, perkataan kita dipenuhi iman, dan kita tekun berdoa, TUHAN SANGGUP MENGUBAH KEADAAN SESUAI WAKTU DAN RENCANA-NYA. MULAILAH BERBICARA SESUAI FIRMAN, bukan dikuasai oleh keadaan.   YUK SHARING 💬 Saat ini "gunung" apa yang sedang Anda hadapi? Ayat Firman apa yang akan Anda deklarasikan setiap hari untuk menghadapi situasi tersebut?   A. DOA PROFETIK   Bapa, kami mengucap syukur karena Engkau telah memberi kami otoritas di dalam nama Yesus. Hari ini kami memilih percaya kepada Firman-Mu, bukan kepada keadaan yang kami lihat. FirmanMu katakana di Markus 11:23 "Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! Asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya."  Kami mendeklarasikan setiap gunung masalah dalam hidup kami PERGI dalam nama Yesus! Setiap ketakutan digantikan dengan damai sejahtera-Mu. Setiap pintu yang Engkau kehendaki akan terbuka. Setiap keluarga dipulihkan, setiap jiwa yang terhilang kembali kepada-Mu, setiap komsel bertumbuh dan menghasilkan buah. Kami percaya Roh Kudus memimpin setiap langkah kami sehingga perkataan kami selaras dengan kehendak-Mu. Ajar kami untuk terus setia berdoa sampai melihat perubahan yang Engkau kerjakan. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin    B. DOA SYAFAAT :
  1. Semua jemaat dan pelayan Tuhan mengalami keajaiban demi keajaiban yang baru.
  2. Pembangunan Pusat Kegerakan Roh Kudus “HEI” bisa dilanjutkan lagi dan pembelaan Tuhan akan turun dengan perijinan yang dilancarkan.
  3. Terjadi lawatan Tuhan dan tuaian jiwa-jiwa yang dahsyat.
  4. Bangsa dan negara ada dalam pemeliharaan serta pimpinan Tuhan.
  5. Setiap gereja lokal GKA bertumbuh dengan pesat dan kuat.
  6. Terjadi kegerakan cellgroup movement atau kegerakan kelompok sel yang membawa tuaian raya jiwa-jiwa.
  7. Doa permohonan dari Anggota Komsel (jika ada).
Mari ambil bagian dalam kegerakan iman ini dan alami tahun 2026 sebagai Tahun Keajaiban Baru!    S4 = SASARAN DAN RENCANA
  1. Evaluasi Komsel hari ini.
  2. Pengumuman Kegerakan di gereja Global (Jadwal Baptisan, RE, SOM, ESBC)
  3. KKS Cek SPR Anggota Komsel dan mendorong melengkapinya, memperjuangkan menjadi KKS.
  4. Ajakan selamatkan jiwa dengan mengajak teman/saudara gabung Komsel dan ibadah.
  5. KKS menjadwalkan TURBA, mengunjungi Anggota Komsel yang pasif atau undur (sebagai Langkah PENGGEMBALAAN).
  6. Merencanakan pertemuan Komsel minggu depan dan membagi tugas Komsel.
  “SELAMAT MELAYANI DAN MENJADI BERKAT”      

Baca Artikel