PUJIAN TANPA RASA MALU [RAKA HAPPY]
Bacaan: Mazmur 34: 2-3
Rhema: Mazmur 34:2
Aku hendak memuji Tuhan pada segala waktu, puji-pujian kepada-Nya tetap di dalam mulutku.
Sahabat Fligo, bayangkan jika Sahabat berada di tempat umum dan tiba-tiba diminta untuk menyanyi dengan keras. Pasti ada rasa malu atau ragu, bukan? Terkadang, untuk berdoa sebelum makan di sekolah atau di restoran saja, kita sering merasa malu dilihat oleh orang-orang di sekitar kita.
Mari kita belajar dari keberanian Paulus dan Silas. Ketika mereka dijebloskan ke dalam sel penjara yang paling dalam, tubuh mereka terluka dan kaki mereka dirantai. Namun, alih-alih bersembunyi atau menangis diam-diam karena malu dan takut, mereka justru melakukan hal yang membuat semua orang terkejut. Tepat pada tengah malam, Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan lagu puji-pujian untuk Tuhan dengan suara yang sangat keras!
Suara nyanyian mereka bergema di seluruh ruangan dan didengar oleh semua narapidana serta kepala penjara. Paulus dan Silas sama sekali tidak malu menunjukkan iman mereka kepada semua orang di tempat itu.
Melalui kisah ini, mari kita melatih keberanian kita. Menjadi anak Tuhan berarti kita harus bangga menunjukkan iman kita. Yuk, kita puji Tuhan dengan bangga dan tanpa rasa malu seperti Paulus dan Silas!
Doa hari ini:
Tuhan Yesus, berikan aku hati yang berani seperti Paulus dan Silas. Aku tidak mau malu atau takut menunjukkan imanku di depan orang lain. Biarlah lewat pujian orang lain bisa tahu bahwa Engkau adalah Tuhan yang hebat. Amin.
Bacaan Alkitab Setahun: Kidung Agung 5
Pertanyaan hari ini:
1. Apakah Sahabat masih sering merasa malu atau ragu-ragu saat ingin berdoa atau menyanyikan lagu pujian untuk Tuhan di depan orang lain? Mengapa?
2. Setelah mendengar kisah Paulus & Silas apa yang akan Sahabat Fligo lakukan?
3. Dari Firman hari ini, aku belajar tentang:
Categories
Latest Posts