03 September 2026 admin RAKA Joyful

SIKAP HATI SAAT DINASEHATI [RAKA JOYFUL]

Bacaan: Amsal 12:1-2

Rhema: Amsal 12:1
Siapa mencintai didikan, mencintai pengetahuan; tetapi siapa membenci teguran, adalah dungu.

Pernahkah Sahabat ditegur orang tua atau guru? Saat kesalahan kita diberitahu, refleks kita sering kali ingin langsung membantah, cemberut, atau kesal. Padahal, teguran bukan berarti mereka membenci kita, melainkan ingin menolong kita menjadi pribadi yang lebih baik.

Amsal 12:1 mengajarkan bahwa orang yang menyukai didikan mencintai pengetahuan. Anak bijaksana bukanlah anak yang tidak pernah salah, melainkan yang mau belajar ketika kesalahannya diberitahu.

Misalnya, Sahabat mengejek teman karena jawabannya salah, lalu guru menegur, “Jangan mengejek teman karena perkataanmu bisa membuatnya sedih.” Mungkin Sahabat  ingin membantah, “Aku kan cuma bercanda!” Namun, cobalah berhenti sejenak, dengarkan nasihat itu, lalu pikirkan, “Kalau aku yang diejek, apakah aku akan merasa sedih?” Jika Sahabat menyadari bahwa teguran itu benar, terimalah dan katakan dalam hati, “Aku perlu memperbaiki sikapku.” Kemudian, mintalah maaf dan berusaha tidak mengulanginya.

Ingatlah, teguran yang baik bukan untuk menjatuhkan kita, tetapi dapat menolong kita bertumbuh. Jadi, ketika dinasehati, jangan buru-buru marah, membantah, atau cemberut. Belajarlah untuk mendengarkan, menenangkan hati, dan mencari tahu apa yang Tuhan ingin kita pelajari melalui nasihat tersebut.(CF)

 

Doa hari ini:

Tuhan Yesus, terima kasih karena hari ini Engkau mengingatkanku untuk rendah hati dan belajar menerima teguran dengan cara yang benar. Tolong aku untuk tidak cepat marah dan membantah ketika mendapat teguran. Berikan Aku hati yang lembut untuk mau mendengarkan, menerima nasihat, dan berani memperbaiki kesalahan. Aku mau terus belajar dan bertumbuh menjadi anak Tuhan yang lebih baik.  Amin. ”

Bacaan Alkitab Setahun:  Yesaya 40

 Pertanyaan hari ini:
1. Apakah ada teguran dari orang tua atau gurumu yang masih Sahabat ingat sampai sekarang? Apa yang Sahabat rasakan ketika mengingat teguran tersebut ?
2. Pernahkah Sahabat  baru menyadari bahwa nasihat seseorang ternyata benar setelah beberapa waktu? Coba ceritakan.
3. Dari Firman hari ini, aku belajar tentang:

KAMIS