PENYEBAB PENOLAKAN TERHADAP PERSEPULUHAN
RHEMA HARI INI
Amsal 4:23 Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.
Entah sejak kapan Rara berhenti mempercayai orangtuanya. Pagi itu, mereka berjanji untuk pulang cepat dan bahkan membawakan pizza kesukaannya. Namun Rara hanya mengangguk lemas. Ada waktunya ketika janji-janji itu menerbitkan senyuman lebar di wajahnya yang penuh air mata. Namun, setiap kalinya, orangtuanya tak pernah menepati janji mereka. Harapannya pun runtuh dan semakin sulit bangkit setiap kalinya. Luka itu membuatnya menutup hati, bahkan terhadap hal-hal baik. Ketika dewasa, sikap itu terbawa ke dalam imannya. Ia mengenal firman, memahami kebenaran, tetapi sulit mempercayakan hati sepenuhnya kepada Tuhan. Bukan karena firman itu keliru, melainkan karena tanpa ia sadari, hatinya takut dikecewakan.
Amsal 4:23 mengingatkan kita bahwa hati adalah pusat kehidupan. Dari hati lahir kepercayaan, ketaatan, dan penyerahan diri. Namun, ketika hati terluka, respons kita terhadap firman sering kali menjadi defensif. Terlebih firman yang tidak sesuai dengan logika maupun hati kita. Firman mengenai persepuluhan tidak lagi dilihat sebagai bentuk kasih ataupun janji Tuhan, tetapi ancaman. Ya, luka membuat kita menilai Tuhan melalui pengalaman manusia, padahal Tuhan tidak pernah ingkar janji. Firman-Nya tetap benar, sekalipun hati manusia sulit mempercayainya.
Hari ini Tuhan mengajak kita untuk datang dengan hati yang terbuka. Jangan biarkan luka masa lalu menentukan ketaatan kita hari ini. Serahkan semua kepahitan, kekecewaan, dan ketakutan kita kepada Tuhan. Biarkan Dia menjamah dan memulihkan hati kita. Saat hati dijaga dan disembuhkan, iman akan tumbuh kembali, kepercayaan dipulihkan, dan ketaatan mengalir dengan sukacita. Yang Tuhan rindukan bukan sekadar tindakan memberi persembahan dari kita, tetapi hati yang utuh dan percaya penuh kepada-Nya. Sebab hanya ketika itulah, hati kita terkoneksi dengan hati-Nya dan siap untuk menerima janji keajaiban finansial di hidup kita. (MC)
RENUNGAN:
Banyak PENOLAKAN terhadap PERSEPULUHAN bukan karena firman yang salah, tetapi karena HATI YANG TERLUKA.
APLIKASI
1. Luka hati apa yang mungkin membuat Anda menolak atau menjauh dari ketaatan kepada Tuhan?
2. Dalam hal apa Anda tengah menilai Tuhan berdasarkan pengalaman manusia yang pernah mengecewakan Anda?
3. Langkah apa yang perlu Anda ambil hari ini untuk menyerahkan dan memulihkan hati Anda di hadapan Tuhan?
DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan yang penuh kasih, kami datang dengan hati yang rapuh. Sembuhkan luka kami, pulihkan iman kami, dan ajari kami menjaga hati dengan benar. Mampukan kami taat dengan tulus, percaya penuh kepada-Mu, dan hidup memuliakan nama-Mu setiap hari. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
BACAAN ALKITAB SETAHUN
Mazmur 7-9; Kisah Para Rasul 18
Categories
Latest Posts