13 July 2026 Tim Penulis Renungan Renungan Keluarga Allah

MENYAMBUT PERLUASAN TUHAN DI HIDUP KITA

RHEMA HARI INI
Keluaran 3:8 Sebab itu Aku telah turun untuk melepaskan mereka dari tangan orang Mesir dan menuntun mereka keluar dari negeri itu ke suatu negeri yang baik dan luas, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya, ke tempat orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus.

“Tanaman ini bisa lebih besar?” tanya seorang anak saat ibunya memindahkan tanaman yang sudah lama menghiasi sudut rumah mereka ke pot yang lebih besar. Ibunya pun menjawab, “Tanaman ini berhenti tumbuh karena akarnya tidak punya ruang lagi untuk menjalar. Ia hanya bisa setinggi ini di pot yang lama.” Seperti tanaman yang berhenti bertumbuh, ada kalanya hidup kita stagnan. Tidak ada perkembangan, tidak pula bergerak ke arah mana pun. Rasanya seperti terjebak, tetapi enggan bergerak. Kita ragu karena tidak yakin bagaimana langkah kita akan membentuk masa depan kita. Tanpa disadari, meski ingin kehidupan yang lebih baik, hati kita lebih nyaman untuk tinggal tetap.

Hal yang sama juga dialami bangsa Israel. Mereka mengeluhkan perbudakan Mesir kepada Allah, tetapi hati mereka sudah begitu mengakar di tanah penderitaan. Ketika Tuhan membebaskan mereka, ternyata mereka tidak benar-benar siap pergi. Tiap menghadapi rintangan, mereka ingin kembali ke Mesir. Rupanya, perbudakan sekian lama telah menciptakan mentalitas ketergantungan. Di Mesir mereka memang tertindas, tetapi setidaknya hidup mereka terstuktur. Dibandingkan penderitaan, mereka lebih takut pada ketidakpastian masa depan.

Seperti Tuhan yang ingin menuntun bangsa Israel ke negeri yang baik dan luas serta berlimpah susu dan madunya, Tuhan juga memiliki rencana besar bagi kita. Namun, saat tangan-Nya terulur, sudah siapkah kita? Atau hati kita sudah terlanjur mengakar nyaman dalam keadaan kita? Meski kita tidak tahu akhirnya, belajarlah untuk maju di tengah semua ketidakpastian. Percayalah, dalam setiap langkah yang kita ambil, Tuhan bekerja dalam kita, membentuk hati, mental, dan kapasitas kita. Demikianlah kita diperbesar dari dalam, sehingga pada waktu-Nya, hidup kita pun diperbesar-Nya. (MV.L)

RENUNGAN
Jangan biarkan KENYAMANAN hari ini MENGHENTIKAN PERLUASAN yang Tuhan sediakan untuk MASA DEPAN kita.

APLIKASI
1.Apa sajakah bentuk kenyamanan yang tanpa Anda sadari membuat Anda enggan untuk melangkah maju?
2.Mengapa kenyamanan yang Anda rasakan di hidup Anda bisa menghentikan perluasan dari Tuhan?
3.Langkah nyata apa yang bisa Anda ambil untuk bisa keluar dari zona nyaman Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, ampuni kami apabila selama ini kami terlalu nyaman dengan hidup yang kami jalani dan tanpa sadar telah menghalangi rencana-Mu atas hidup kami sendiri. Pulihkan dan bentuk hati kami, sehingga kami siap menerima perluasan yang Engkau sediakan bagi masa depan kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

BACAAN ALKITAB SETAHUN
Hosea 12-14
Wahyu 4

Anda rindu mengalami pertumbuhan rohani bersama Keluarga Allah