JATUH CINTA DENGAN DOA
RHEMA HARI INI
Daniel 6:10 Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya.
Richard Wurmbrand adalah seorang pendeta di Rumania pada masa pemerintahan komunis. Saat itu, gereja-gereja berada di bawah pengawasan ketat pemerintah. Suatu hari, para pemimpin gereja diminta untuk mendukung rezim komunis dan menyesuaikan pemberitaan mereka dengan kehendak penguasa. Banyak orang memilih diam karena takut. Namun Richard Wurmbrand mengambil keputusan yang berbeda. Ia tetap setia memberitakan Injil dan menyatakan kebenaran Tuhan. Akibatnya, ia ditangkap dan dipenjarakan selama bertahun-tahun. Di dalam penjara, ia mengalami penyiksaan dan larangan untuk berdoa atau berbicara tentang Tuhan. Namun semua itu tidak menghentikannya. Ia tetap berdoa meskipun harus menghadapi penyiksaan, kelaparan, dan tekanan mental yang berat. Setelah dibebaskan, ia berkata, “Mereka dapat memenjarakan tubuh kami, tetapi tidak dapat memenjarakan iman kami.”
Hal yang sama terlihat dalam diri Daniel. Ketika larangan permohonan kepada allah mana pun atau siapa pun selain kepada raja dikeluarkan, Daniel tidak mengubah rutinitasnya. Ia tetap berdoa tiga kali sehari seperti biasa. Tidak ada kepanikan, tidak ada kompromi. Meski ancamannya adalah gua singa. Sikap hati Daniel dan Wurmbrand menunjukkan satu hal: orang yang telah mengalami keindahan doa yang memberi kekuatan dalam setiap musim kehidupan tidak akan mudah meninggalkannya, bahkan di tengah tekanan sekalipun.
Doa bukan sekadar kewajiban rohani, melainkan perjumpaan yang nyata dengan Tuhan. Dalam doa kita akan menemukan kekuatan ketika lemah, penghiburan ketika menderita, dan pengharapan ketika keadaan tampak gelap. Karena itu, jangan biarkan apa pun menjauhkan kita dari kehidupan doa. Justru dalam tekanan, jadikanlah doa lebih dari sekadar rutinitas, menjadi kebutuhan yang kita rindukan setiap hari. Ketika kita menemukan keindahan dalam doa dan menjadi kuat dalamnya, iman kita tidak akan mudah digoyahkan oleh keadaan. Sebaliknya, kita akan tetap teguh, karena hidup kita terus terhubung dengan sumber kekuatan yang sejati. (CG)
RENUNGAN
Orang yang sudah menemukan KEINDAHAN DOA tidak bisa hidup jauh dari doa.
APLIKASI
1.Apakah doa masih menjadi prioritas dalam hidup Anda, atau hanya dilakukan ketika anda sedang menghadapi masalah? Mengapa demikian?
2.Apa yang selama ini menghalangi Anda untuk menikmati persekutuan yang intim dengan Tuhan dalam doa?
3.Bagaimana Anda bisa mengambil komitmen untuk dapat menemukan keindahan doa di hidup Anda?
DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, bangkitkan kembali api doa di dalam hati kami. Biarlah kami menemukan keindahan hadirat-Mu dan tetap setia mencari-Mu dalam segala keadaan. Kami percaya Engkau akan memberikan kekuatan bagi yang lemah, penghiburan bagi yang terluka, dan pengharapan bagi yang putus asa. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
BACAAN ALKITAB SETAHUN
Yehezkiel 1-2
Ibrani 11:1-19
Categories
Latest Posts