DOA YANG MEREBUT KEMENANGAN
RHEMA HARI INI
Yesaya 55:11 demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.
Derek Prince adalah pengajar Alkitab, penulis, dan pelayan Tuhan yang dikenal secara internasional. Ia menekankan otoritas firman Tuhan, peperangan rohani, serta pentingnya menyelaraskan hidup dan doa dengan kebenaran firman. Dalam pengajarannya, orang percaya tidak dipanggil untuk bersikap pasif ketika menghadapi situasi yang bertentangan dengan kehendak Tuhan, melainkan berdiri teguh di atas firman-Nya dan menggunakannya dalam doa. Dalam pandangannya, doa profetik bukanlah menciptakan janji baru, tetapi mengambil apa yang sudah Tuhan nyatakan dalam firman-Nya lalu memperkatakannya dengan iman ke dalam situasi yang sedang dihadapi. Meski demikian, doa profetik bukanlah sarana untuk “mengklaim” sesuatu menurut keinginan pribadi, melainkan cara untuk menyelaraskan hati dengan kehendak Tuhan. Hal itu karena kuasa ilahi bukan terletak pada kata-kata manusia, tetapi pada firman Tuhan yang hidup dan berotoritas.
Dalam Yesaya 55:11, Tuhan sendiri menegaskan hal yang sama. Dia berkata bahwa firman yang keluar dari mulut-Nya memiliki kuasa untuk melakukan tepat seperti yang Dia kehendaki. Ketika kita mengucapkan firman Tuhan dengan iman dan dalam keselarasan dengan kehendak-Nya, kita pun sedang menyatakan otoritas firman yang sama yang berasal dari Tuhan sendiri. Itu sebabnya, penting bagi kita untuk mengenal firman Tuhan dan mencari rhema untuk menghadapi permasalahan kita.
Tahun 2018, Ps. Jonatan pun menyampaikan tentang doa profetik pada salah satu sesi Unlimited Conference. Ribuan peserta UC menangkap pesan Tuhan itu dan mulai mempraktikkannya. Hasilnya, di tahun 2018-2019 terjadi banjir mujizat di gereja kita. Karena itu, mulailah belajar doa ofensif sesuai kehendak Tuhan dan jadilah kuat dalam doa. Seranglah situasi-situasi sulit itu dengan kebenaran firman Tuhan sampai kemenangan terjadi. Doa ofensif tidak berfokus pada masalah, tetapi pada firman Tuhan. Doa ofensif tidak tunduk pada keadaan, tetapi menghadirkan kehendak Tuhan dalam keadaan kita. Bagaimanapun, kehendak Tuhan pasti mengalahkan keadaan kita. (CG)
RENUNGAN
DOA OFENSIF adalah doa profetik yang MENYERANG SITUASI dengan firman Tuhan untuk MEREBUT KEMENANGAN.
APLIKASI
1.Apakah selama ini Anda lebih fokus pada besarnya masalah, atau pada besarnya janji firman Tuhan atas hidup Anda? Mengapa demikian?
2.Firman Tuhan apa yang dapat Anda pegang dan Anda deklarasikan untuk menghadapi situasi yang sedang Anda hadapi saat ini?
3.Bagaimana Anda bisa berdoa profetik yang selaras dengan kehendak Tuhan dan memperkatakannya dengan iman dan keberanian? Tuliskan dan mulai perkatakan setiap harinya!
DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, terima kasih atas firman-Mu yang penuh kuasa dan kebenaran. Ajar kami untuk tidak tunduk kepada keadaan, tetapi berdiri teguh di atas janji-Mu. Penuhi hati kami dengan iman untuk mendeklarasikan firman-Mu atas setiap pergumulan yang kami hadapi. Biarlah kehendak-Mu dinyatakan dan kemenangan-Mu terjadi dalam hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
BACAAN ALKITAB SETAHUN
Yehezkiel 35-36
2 Petrus 1
Categories
Latest Posts