DOA OFENSIF YANG MENCIPTAKAN JALAN
RHEMA HARI INI
Keluaran 14:15–16 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Mengapakah engkau berseru-seru demikian kepada-Ku? Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka berangkat. Dan engkau, angkatlah tongkatmu dan ulurkanlah tanganmu ke atas laut dan belahlah airnya, sehingga orang Israel akan berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering.
Seorang penginjil yang melayani di daerah terpencil menghadapi situasi sulit. Jembatan menuju kampung tujuan rusak akibat banjir, sementara ia telah berjanji untuk mengadakan kebaktian dan pelayanan bagi masyarakat di sana. Awalnya, ia hanya berdoa agar Tuhan membuka jalan dan mengirim pertolongan. Namun, setelah berdoa beberapa hari, ia merasa Tuhan menaruh keberanian dalam hatinya untuk mengubah metode doanya. Dari doa pasif yang hanya menunggu jawaban menjadi doa ofensif yang memperkatakan perubahan situasi. Tak lama kemudian, bala bantuan dari desa terdekat datang. Bersama beberapa warga, mereka mulai membangun jalur darurat yang sederhana. Pelayanan yang semula terancam batal akhirnya dapat terlaksana dengan baik.
Pengalaman tersebut mengingatkan kita pada peristiwa ketika bangsa Israel terjepit antara Laut Teberau dan pasukan Mesir. Musa berseru kepada Tuhan, tetapi Tuhan menjawab dengan cara yang mengejutkan: “Mengapakah engkau berseru-seru demikian kepada-Ku?” Saat itu, Tuhan ingin mengajari Musa metode doa yang baru. Bukan hanya memohon pertolongan, tetapi menaklukkan situasi dalam iman. Laut tidak akan terbelah ketika mereka hanya berdiri dan menunggu dalam ketakutan, tetapi ketika iman hadir. Inilah gambaran doa ofensif: bukan sekadar meminta jalan keluar, tetapi percaya bahwa kuasa Tuhan bekerja ketika kita berani memperkatakan doa profetik dan melangkah dalam iman.
Hari ini, mungkin kita sedang menghadapi “laut tak terseberangi”—persoalan keluarga, pekerjaan, pelayanan, atau masa depan yang tampak buntu. Jangan hanya berfokus pada besarnya masalah, tetapi berbicara kepada masalah tersebut. Ketahuilah, Tuhan selalu ingin anak-anak-Nya bertumbuh, termasuk dalam hal doa. Jangan hanya menunggu mujizat terjadi, tetapi mulailah berlatih doa ofensif. Ketika kita menjadi kuat dalam doa dan hidup melekat dengan Tuhan, otoritas ilahi akan menyertai perkataan profetik yang kita ucapkan. Dengan kuasa itulah, di tempat yang tidak ada jalan, jalan baru tercipta dan perkara-perkara mustahil terjadi. (AM)
RENUNGAN
DOA OFENSIF bukan hanya meminta jalan keluar, tetapi MENCIPTAKAN JALAN dengan KUASA TUHAN.
APLIKASI
1.Hambatan apa yang saat ini sedang Anda hadapi dan membuat Anda takut untuk melangkah?
2.Mengapa Anda perlu berlatih berdoa ofensif?
3.Setelah Anda berdoa, langkah ketaatan apa yang Tuhan sedang minta agar Anda lakukan?
DOA UNTUK HARI INI
“Bapa di Sorga, terima kasih karena Engkau adalah Tuhan yang sanggup membuat jalan di tempat yang tidak ada jalan. Ampuni kami jika selama ini hanya berfokus pada masalah dan ketakutan. Berikan kami iman seperti Musa untuk taat dan melangkah sesuai perintah-Mu. Bantu kami melatih doa profetik dan percaya bahwa kuasa-Mu akan bekerja membuka jalan di depan. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
BACAAN ALKITAB SETAHUN
Yehezkiel 40-41
2Petrus 3
Categories
Latest Posts