DAMAI DI MOMEN TERGELAP
RHEMA HARI INI
Yohanes 14:27 Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.
Tak ada orangtua yang pernah membayangkan harus kehilangan anak karena penyakit. Namun, pada tahun 1871, Horatio Spafford dan istrinya mengalami duka itu ketika putra mereka yang masih berumur empat tahun meninggal karena demam scarlet. Duka mereka belum pulih ketika beberapa bulan kemudian kebakaran besar menyapu kota Chicago dan menghanguskan rumah serta sebagian besar properti investasinya. Dalam waktu singkat, ia kehilangan anak dan kekayaannya. Dua tahun kemudian, Spafford merencanakan perjalanan ke Eropa bersama istri dan keempat putrinya. Ia berharap suasana baru dapat memulihkan hati keluarganya. Namun, urusan bisnis mendadak menahannya di Chicago. Ia pun mengirim istri dan anak-anaknya berangkat lebih dulu.
Di tengah pelayaran, kapal yang mereka tumpangi bertabrakan dengan kapal lain dan tenggelam di Samudra Atlantik. Keempat putrinya meninggal, hanya istrinya yang selamat seorang diri. Spafford segera berlayar menyusul istrinya. Saat kapalnya melintasi lautan tempat anak-anaknya tenggelam, ia tidak mepertanyakan maupun menyalahkan Tuhan. Ia justru menuliskan lirik yang kemudian dikenal dunia sebagai “It Is Well with My Soul”. Sebuah pengakuan iman bahwa sekalipun badai datang dan merenggut segalanya, jiwanya tetap tenang dalam Tuhan.
Secara manusia, mungkin banyak di antara kita yang berpikir jika kita mengalami hal yang sama seperti itu, besar kemungkinan kita akan tenggelam dalam kepahitan. Namun, damai yang dialami Spafford bukanlah damai biasa. Yohanes 14:7 mengingatkan bahwa damai yang diberikan Tuhan berbeda dengan dunia. Dunia menawarkan damai jika masalah selesai, tetapi Tuhan memberikan damai meski di tengah persoalan. Bahkan, ketika damai sejahtera Allah hadir, hal yang buruk pun dapat diubah menjadi kesaksian yang memberkati banyak orang. Itu sebabnya, jika kita ingin menjadi pribadi yang berbeda dengan selama ini dan menjadi versi diri kita yang terbaik, izinkan damai Kristus memerintah dalam hati kita. (OSA)
RENUNGAN:
DAMAI ALLAH di momen tergelap LEBIH BERHARGA daripada jawaban instan.
APLIKASI
1. Hal apa yang sering membuat Anda tidak damai sejahtera?
2. Apa yang Anda lakukan ketika merasa tidak damai sejahtera?
3. Bagaimana cara Anda mengizinkan damai sejahtera Allah menguasai hati Anda?
DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, terima kasih atas firman-Mu hari ini. Ampuni kami yang sering menggunakan kekuatan kami untuk melewati badai kehidupan. Kami mau izinkan damai sejahhtera-Mu menguasai hati kami. Kami percaya, di dalam damai-Mu, selalu ada kekuatan yang baru. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
BACAAN ALKITAB SETAHUN
Mazmur 110-112; 1 Korintus 5
Categories
Latest Posts