RENUNGAN SIANG KELUARGA ALLAH
JANGAN MEMBUKA PINTU YANG SUDAH DITUTUP
JANGAN MEMBUKA KEMBALI PINTU dosa dan warisan negatif YANG SUDAH TUHAN TUTUP dalam hidup kita.
Yakobus 4:7 Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu!
Dalam hidup ini, mungkin pernah ada pintu dosa dan kebiasaan buruk yang terbuka. Namun, ketika Tuhan menolong kita keluar darinya, jangan kembali membuka pintu yang telah Dia tutup. Masa lalu bukan tempat untuk kita tinggali kembali, melainkan pelajaran yang menolong kita berjalan lebih bijaksana.
Sering kali godaan datang melalui hal-hal yang tampaknya sederhana: lingkungan, kebiasaan, perkataan, atau pilihan yang dahulu membuat kita jatuh. Ketika kita mulai bermain-main dengannya, tanpa sadar kita sedang memberi kesempatan bagi dosa untuk kembali menguasai hidup kita. Tuhan telah memberikan jalan keluar, maka jangan dengan sengaja kembali ke jalan yang pernah menjauhkan kita dari-Nya.
Karena itu, jagalah hati dan langkah kita. Tinggalkan apa yang Tuhan minta kita tinggalkan dan jangan memberi ruang bagi dosa untuk berkuasa kembali. Mari hidup dalam ketaatan, menjaga batas, dan terus berjalan bersama Tuhan. Ingatlah, pintu yang Tuhan tutup bukan untuk dibuka kembali, melainkan untuk kita tinggalkan dan terus maju dalam kemenangan. (SZ)
Selamat beraktifitas siang dalam anugerah dan penyertaan Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
RENUNGAN SIANG KELUARGA ALLAH
PERCAYA KARYA SALIB
Orang yang PERCAYA kepada KARYA SALIB berani BERBICARA sebagai pribadi yang TELAH MERDEKA.
2 Korintus 4:13 Namun karena kami memiliki roh iman yang sama, seperti ada tertulis: "Aku percaya, sebab itu aku berkata-kata", maka kami juga percaya dan sebab itu kami juga berkata-kata.
Sering kali kita hidup seolah-olah belum merdeka. Kesalahan masa lalu membuat kita merasa tidak layak, rasa bersalah membuat kita menunduk, dan perkataan orang lain membuat kita meragukan nilai diri. Namun, karya salib Kristus mengubah semuanya. Di kayu salib, Kristus menanggung dosa, memberikan pengampunan, sehingga kita tidak lagi menjadi tawanan masa lalu.
Orang yang percaya kepada karya salib tidak lagi berbicara dari rasa takut, tetapi dari identitasnya di dalam Kristus. Ia berani berkata, “Aku telah diampuni, ditebus, dan dibebaskan.” Kemerdekaan bukan berarti hidup tanpa batas, melainkan kebebasan untuk hidup dalam kebenaran dan kehendak Tuhan.
Karena itu, jangan biarkan masa lalu menentukan cara memandang diri sendiri. Percayalah kepada karya salib dan hiduplah sebagai pribadi yang merdeka. Beranilah berbicara dan melangkah dengan keyakinan bahwa Kristus telah memerdekakan kita. (SZ)
Selamat beraktifitas siang dalam anugerah dan penyertaan Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
RENUNGAN SIANG KELUARGA ALLAH
BERHENTI MENGANDALKAN DIRI
KEMENANGAN atas DOSA dan WARISAN NEGATIF dimulai ketika kita BERHENTI MENGANDALKAN DIRI dan mulai BERSERU KEPADA YESUS.
Matius 14:30 Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!
Seorang pemuda terus dibayangi oleh keadaan masa lalu. Ia merasa akan sulit memperoleh pekerjaan yang mapan karena tidak pandai berbicara, meskipun telah menyelesaikan pendidikan sarjana. Ditambah lagi, orang tuanya juga tidak memiliki pekerjaan yang mapan. Namun, di tengah kekhawatiran itu, ia terus berdoa. Ia belajar berhenti mengandalkan kekuatannya sendiri dan mulai berseru kepada Yesus. Bulan demi bulan ia menantikan pertolongan Tuhan. Hingga akhirnya, setelah sekitar tiga tahun menyelesaikan kuliah, Tuhan membuka jalan dan memberinya pekerjaan sebagai pegawai di sebuah organisasi.
Rantai dosa, keterbatasan, dan warisan negatif tidak lebih kuat daripada kuasa salib Kristus. Yesus bukan hanya mengampuni dosa, tetapi juga menebus kita dari kutuk.
Karena itu, apa pun pergumulan kita, jangan menyerah dan jangan hanya mengandalkan diri sendiri. Berserulah kepada Yesus dan percayalah bahwa kuasa-Nya sanggup membuka jalan yang tidak dapat kita buka sendiri. (ABU)
Selamat beraktifitas siang dalam anugerah dan penyertaan Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
RENUNGAN SIANG KELUARGA ALLAH
SIFAT BAWAAN YANG TERNYATA LUKA
Apa yang selama ini kita sebut sebagai SIFAT BAWAAN, mungkin sebenarnya adalah LUKA YANG BELUM DISEMBUHKAN Tuhan.
Mazmur 139:23a Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku
Ada sifat dalam diri kita yang sering dianggap sebagai bawaan: mudah marah, sulit percaya, terlalu sensitif, suka menjauh, atau selalu ingin mengendalikan keadaan. Kita berkata, “Memang saya seperti ini.” Namun, mungkin sifat tersebut bukan sekadar bawaan, melainkan respons dari luka yang pernah kita alami. Penolakan, kekecewaan, pengabaian, atau perlakuan yang menyakitkan dapat membentuk cara kita memandang diri sendiri dan memperlakukan orang lain.
Tuhan bukan hanya ingin mengampuni dosa, tetapi juga memulihkan hati yang terluka. Dia mengetahui air mata yang tidak pernah kita ceritakan dan memahami setiap pertahanan yang kita bangun.
Karena itu, jangan terus bersembunyi di balik kalimat, “Memang saya seperti ini.” Datanglah kepada Tuhan dengan hati yang terbuka. Izinkan Dia menyembuhkan luka yang tersembunyi, agar kita tidak terus hidup dalam bayang-bayang masa lalu, melainkan bebas mengasihi, mengampuni, dan bertumbuh sesuai kehendak-Nya. (SZ)
Selamat beraktifitas siang dalam anugerah dan penyertaan Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
RENUNGAN SIANG KELUARGA ALLAH
SEJARAH BARU DIMULAI DARI KEBERANIAN
Tuhan sanggup memulai SEJARAH BARU melalui satu orang yang BERANI BERKATA TIDAK pada pola kehidupan keluarga yang lama.
2 Raja-Raja 22:2 Ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN dan hidup sama seperti Daud, bapa leluhurnya, dan tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri.
Tidak semua warisan keluarga harus kita teruskan. Ada kebiasaan buruk, luka, kepahitan, pola dosa, atau cara hidup yang mungkin telah berlangsung dari satu generasi ke generasi berikutnya. Namun, masa lalu keluarga tidak harus menjadi penentu masa depan kita.
Yosia adalah contoh nyata. Ia hidup di tengah bangsa yang telah jauh dari Tuhan. Para pendahulunya meninggalkan banyak penyimpangan, tetapi Yosia memilih jalan yang berbeda. Alkitab mencatat bahwa ia melakukan apa yang benar di mata Tuhan. Ia tidak membiarkan kesalahan masa lalu menentukan pilihan hidupnya.
Kita mungkin tidak dapat memilih keluarga tempat kita dilahirkan, tetapi kita dapat menentukan warisan seperti apa yang akan kita tinggalkan. Dibutuhkan satu orang yang berani berkata, “Cukup sampai di sini.” Jangan takut menjadi yang pertama berbeda. Satu keputusan benar hari ini dapat menjadi awal sejarah baru bagi keluarga dan generasi berikutnya.
Selamat beraktifitas siang dalam anugerah dan penyertaan Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
RENUNGAN SIANG KELUARGA ALLAH
LEBIH MUDAH MENIRU DARI PADA MENDENGAR
Anak-anak LEBIH MUDAH MENIRU CARA HIDUP orang tua yang mereka lihat daripada mendengar nasihatnya.
1 Petrus 5:3 Janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau memerintah atas mereka yang dipercayakan kepadamu, tetapi hendaklah kamu menjadi teladan bagi kawanan domba itu.
Anak-anak memiliki mata yang tajam untuk mengamati, bahkan ketika telinga mereka seolah tidak mendengarkan. Mereka bagaikan cermin yang memantulkan apa yang mereka lihat setiap hari. Mereka belajar tentang kasih dari cara orang tua mengasihi, belajar tentang pengampunan dari keberanian orang tua meminta maaf, dan belajar tentang iman bukan hanya dari perkataan, tetapi dari kehidupan yang mereka saksikan.
Keteladanan selalu berbicara lebih kuat daripada nasihat. Rasul Petrus mengingatkan agar kita tidak hanya memberi perintah, tetapi menjadi teladan bagi mereka yang dipercayakan Tuhan kepada kita. Sebab, anak-anak tidak hanya membutuhkan kata-kata yang benar, tetapi juga kehidupan yang dapat mereka teladani.
Mungkin anak tidak mengingat setiap nasihat yang pernah kita ucapkan. Namun, teladan yang mereka lihat dan rasakan akan meninggalkan jejak yang jauh lebih dalam. Karena itu, mari hidupi apa yang kita ajarkan, agar kehidupan kita menjadi teladan iman bagi anak-anak. (PF)
Selamat beraktifitas siang dalam anugerah dan penyertaan Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
Categories
Latest Posts