RENUNGAN SIANG KELUARGA ALLAH

04 July 2026 Tim Penulis Renungan
KUASA FIRMAN TUHAN Firman Tuhan sanggup MENGHIDUPKAN KEMBALI apa yang sudah mati. Yohanes 11:43-44a Dan sesudah berkata demikian, berserulah Ia dengan suara keras: "Lazarus, marilah ke luar!" Orang yang telah mati itu datang ke luar, kaki dan tangannya masih terikat dengan kain kapan dan mukanya tertutup dengan kain peluh. Suatu hari seorang anak mencoba menyalakan ponsel yang sudah lama mati total. Ia mengira rusak, tetapi saat diisi daya, ponsel itu kembali hidup dan berfungsi. Seperti itu Firman Tuhan bekerja dalam hidup manusia. Ketika hati terasa kosong, iman melemah, dan harapan seperti mati, Firman Tuhan mampu menghidupkan kembali. Ia memberi kekuatan baru, mengangkat yang jatuh, dan memulihkan yang hancur. Tidak ada keadaan yang terlalu rusak bagi kuasa Tuhan untuk diperbaiki dan dibangkitkan kembali menjadi hidup di dalam Kristus Yesus yang memberi pengharapan baru selalu nyata. Karena itu, baca dan renungkan Firman Tuhan setiap hari. Jangan biarkan hatimu tetap mati oleh kecewa atau beban hidup. Bukalah hati dan percayalah, Tuhan sanggup menghidupkan kembali hidup anda dan menjadikan anda kuat serta penuh pengharapan hari ini di dalam kasih-Nya. (FG) Selamat beraktifitas siang dalam anugerah dan penyertaan Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel  

RENUNGAN SIANG KELUARGA ALLAH

03 July 2026 Tim Penulis Renungan
DOA PROFETIK MEMBUTUHKAN IMAN DAN KEBERANIAN DOA PROFETIK harus diucapkan dengan IMAN dan KEBERANIAN. 2 Korintus 4:13 Namun karena kami memiliki roh iman yang sama, seperti ada tertulis: “Aku percaya, sebab itu aku berkata-kata”, maka kami juga percaya dan sebab itu kami juga berkata-kata. Di sebuah ruang kelas, seorang guru melihat potensi besar dalam diri murid yang selalu gagal. Ketika semua orang hanya melihat nilai yang buruk, sang guru berkata, “Kamu bisa lebih dari ini.” Kalimat itu bukan sekadar kata-kata penyemangat, tetapi sebuah pernyataan yang melihat masa depan melampaui keadaan saat ini. Demikian pula doa profetik. Doa profetik tidak berfokus pada keterbatasan yang terlihat, melainkan pada apa yang Tuhan sanggup kerjakan. Sering kali keadaan membuat kita ragu untuk berdoa dengan penuh keyakinan. Kita melihat pintu yang tertutup, masalah yang tak kunjung selesai, atau doa yang belum dijawab. Akibatnya, kita lebih banyak membicarakan kesulitan daripada janji Tuhan. Padahal iman bukanlah kemampuan melihat hasil lebih dahulu, melainkan keberanian mempercayai Tuhan sebelum hasil itu terlihat. Doa profetik lahir dari hati yang percaya bahwa firman Tuhan lebih besar daripada fakta yang sedang dihadapi. Karena itu, jangan takut mengucapkan doa yang selaras dengan kehendak Tuhan. Berdoalah dengan iman, meskipun keadaan belum berubah. Nyatakan janji Tuhan atas hidupmu dengan keberanian, meskipun jawaban belum tampak. Saat iman dan keberanian bertemu dalam doa, kita sedang memberi ruang bagi Tuhan untuk bekerja dengan cara yang melampaui pemikiran manusia. (SZ) Selamat beraktifitas siang dalam anugerah dan penyertaan Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel  

RENUNGAN SIANG KELUARGA ALLAH

02 July 2026 Tim Penulis Renungan
DOA PROFETIK LAHIR DARI KEINTIMAN ROH KUDUS Doa profetik yang berkuasa hanya LAHIR DARI KEINTIMAN dengan Roh Kudus Yohanes 15:7 Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Seorang hamba Tuhan pernah menghadapi sebuah kebutuhan besar yang selama bertahun-tahun belum juga terjawab. Di tengah penantian itu, ia terus membangun hubungan yang dekat dengan Tuhan melalui doa. Semakin ia bergaul dengan Roh Kudus, semakin Tuhan memenuhi hatinya dengan keyakinan dan pengharapan. Bahkan sebelum jawaban itu terlihat, ia mulai berdoa dan berbicara seolah-olah Tuhan sudah menyediakan jalan. Beberapa tahun kemudian, apa yang selama ini didoakannya benar-benar digenapi oleh Tuhan tepat pada waktunya. Inilah yang membedakan doa profetik dengan sekadar keinginan manusia. Doa profetik bukanlah memperkatakan apa yang kita inginkan, melainkan memperkatakan apa yang Tuhan taruh di dalam hati kita. Karena itu, doa profetik hanya dapat lahir dari hubungan yang intim dengan Roh Kudus. Semakin dekat kita dengan-Nya, semakin kita memahami isi hati Tuhan dan semakin selaras doa kita dengan kehendak-Nya. Yesus berkata, "Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu." Artinya, kuasa doa tidak berasal dari hebatnya kata-kata yang kita ucapkan, melainkan dari kehidupan yang melekat kepada Tuhan. Ketika kita tinggal dalam hadirat-Nya, Roh Kudus akan menuntun kita untuk berdoa sesuai dengan rencana dan kehendak Bapa. Karena itu, jangan hanya mengejar jawaban doa. Kejarlah terlebih dahulu keintiman dengan Roh Kudus. Dari hubungan yang dekat dengan-Nya akan lahir doa-doa yang penuh iman, selaras dengan kehendak Tuhan, dan membawa terobosan sesuai waktu-Nya. (ABU) Selamat beraktifitas siang dalam anugerah dan penyertaan Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel  

RENUNGAN SIANG KELUARGA ALLAH

01 July 2026 Tim Penulis Renungan
BUKAN TENTANG MASALAH Kita dipanggil untuk berbicara KEPADA MASALAH, bukan hanya TENTANG MASALAH. Markus 11:23 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! Asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya. Terlalu sering kita menghabiskan waktu untuk membicarakan masalah, mengeluhkan keadaan, atau menceritakan berulang-ulang apa yang tidak berjalan baik. Padahal Tuhan mengajar kita untuk merespons tantangan dengan iman. Bukan menyangkal kenyataan, tetapi memilih memperkatakan kebenaran firman Tuhan di tengah situasi yang sulit. Iman tidak berpusat pada masalah, melainkan pada Tuhan yang sanggup mengubah keadaan. Perempuan Sunem memberikan teladan yang luar biasa. Ketika anaknya meninggal, ia tidak larut dalam kepanikan atau keputusasaan. Saat ditanya tentang keadaannya, ia menjawab, "Baik." Bukan karena masalahnya tidak nyata, tetapi karena ia memilih berpegang pada pengharapan bahwa Tuhan sanggup bertindak. Ia terus melangkah mencari Elisa dengan keyakinan bahwa Tuhan belum selesai bekerja dalam hidupnya. Sering kali kita menghadapi "gunung" dalam berbagai bentuk: persoalan keluarga, pekerjaan, pelayanan, kesehatan, atau keuangan. Pada saat seperti itu, jangan hanya berbicara tentang besarnya masalah. Mulailah berbicara kepada masalah itu melalui doa dan deklarasi firman Tuhan. Nyatakan janji-Nya, perkatakan pengharapan, dan percaya bahwa tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Ketika perkataan kita dipenuhi iman, hati kita akan tetap kuat, dan kita memberi ruang bagi kuasa Tuhan untuk bekerja. Ingatlah, kemenangan sering kali dimulai dari keberanian untuk memperkatakan firman Tuhan di tengah keadaan yang belum berubah. Selamat beraktifitas siang dalam anugerah dan penyertaan Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel  

RENUNGAN SIANHG KELUARGA ALLAH

01 July 2026 Tim Penulis Renungan
BUKAN TENTANG MASALAH Kita dipanggil untuk berbicara KEPADA MASALAH, bukan hanya TENTANG MASALAH. Markus 11:23 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! Asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya. Terlalu sering kita menghabiskan waktu untuk membicarakan masalah, mengeluhkan keadaan, atau menceritakan berulang-ulang apa yang tidak berjalan baik. Padahal Tuhan mengajar kita untuk merespons tantangan dengan iman. Bukan menyangkal kenyataan, tetapi memilih memperkatakan kebenaran firman Tuhan di tengah situasi yang sulit. Iman tidak berpusat pada masalah, melainkan pada Tuhan yang sanggup mengubah keadaan. Perempuan Sunem memberikan teladan yang luar biasa. Ketika anaknya meninggal, ia tidak larut dalam kepanikan atau keputusasaan. Saat ditanya tentang keadaannya, ia menjawab, "Baik." Bukan karena masalahnya tidak nyata, tetapi karena ia memilih berpegang pada pengharapan bahwa Tuhan sanggup bertindak. Ia terus melangkah mencari Elisa dengan keyakinan bahwa Tuhan belum selesai bekerja dalam hidupnya. Sering kali kita menghadapi "gunung" dalam berbagai bentuk: persoalan keluarga, pekerjaan, pelayanan, kesehatan, atau keuangan. Pada saat seperti itu, jangan hanya berbicara tentang besarnya masalah. Mulailah berbicara kepada masalah itu melalui doa dan deklarasi firman Tuhan. Nyatakan janji-Nya, perkatakan pengharapan, dan percaya bahwa tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Ketika perkataan kita dipenuhi iman, hati kita akan tetap kuat, dan kita memberi ruang bagi kuasa Tuhan untuk bekerja. Ingatlah, kemenangan sering kali dimulai dari keberanian untuk memperkatakan firman Tuhan di tengah keadaan yang belum berubah. Selamat beraktifitas siang dalam anugerah dan penyertaan Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel  

RENUNGAN SIANG KELUARGA ALLAH

30 June 2026 Tim Penulis Renungan
DEKLARASI PROFETIK Tuhan sendiri memberi TELADAN DEKLARASI PROFETIK sejak awal penciptaan dunia. Kejadian 1:3 Berfirmanlah Allah: “Jadilah terang.” Lalu terang itu jadi. Sejak awal penciptaan dunia, Allah menunjukkan kepada kita kuasa dari sebuah deklarasi profetik. Firman yang keluar dari mulut-Nya bukan sekadar kata-kata, melainkan kekuatan yang menciptakan realitas. Ketika Allah berkata “Jadilah terang”, maka terang itu muncul. Inilah teladan ilahi bahwa perkataan yang diucapkan dengan otoritas rohani mampu mengubah keadaan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menghadapi situasi gelap: ketidakpastian, kelemahan, atau pergumulan. Namun Tuhan mengajarkan bahwa kita tidak perlu terjebak dalam kegelapan. Dengan iman, kita dapat menyatakan firman-Nya sebagai deklarasi profetik atas hidup kita. Deklarasi profetik adalah pengakuan iman yang selaras dengan janji Allah. Hari ini, mari belajar menggunakan mulut kita untuk menyatakan firman, bukan keluhan. Deklarasikan janji Tuhan atas setiap area hidup kita. Ingatlah, Allah yang berfirman “Jadilah terang” adalah Allah yang sama yang bekerja melalui perkataan iman kita. (DNY) Selamat beraktifitas siang dalam anugerah dan penyertaan Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel