RENUNGAN SIANG KELUARGA ALLAH

14 October 2026 Tim Penulis Renungan
PIKIRAN YANG SEHAT PIKIRAN YANG SEHAT mengetahui mana yang harus DIPIKIRKAN, DIDOAKAN, DITINDAKLANJUTI, dan DITOLAK. Roma 12:2b tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah. Pikiran yang sehat bukan berarti kita tidak pernah memiliki pikiran negatif. Pikiran yang sehat adalah ketika kita mampu mengenali apa yang perlu dipikirkan, apa yang harus dibawa dalam doa, apa yang perlu dilakukan, dan apa yang harus ditolak. Karena itu, kita perlu terus memenuhi pikiran dengan firman Tuhan. Ketika pikiran diperbarui oleh firman-Nya, kita akan semakin peka untuk membedakan mana yang benar dan sesuai dengan kehendak Tuhan. Daniel menjadi teladan dalam hal ini. Di tengah lingkungan yang tidak mengenal Tuhan, ia tidak membiarkan dirinya terbawa oleh kebiasaan dan nilai-nilai yang bertentangan dengan imannya. Ia menjaga hati dan pikirannya, serta memilih untuk tetap hidup berdasarkan prinsip Tuhan, sekalipun berada dalam tekanan. Mulai hari ini, jagalah apa yang memenuhi pikiran kita. Jangan biarkan ketakutan, kekhawatiran, dan pikiran yang tidak benar menguasai hati. Bawalah semuanya dalam doa, penuhi pikiran dengan firman Tuhan, lakukan apa yang benar, dan beranilah menolak segala sesuatu yang tidak sesuai dengan kehendak-Nya. Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel  

RENUNGAN SIANG KELUARGA ALLAH

13 October 2026 Tim Penulis Renungan
KECEMASAN MENJAUHKAN PIKIRAN DARI TUHAN Mungkin saja kita rajin beribadah dan pelayanan, tetapi KECEMASAN dapat membuat PIKIRAN kita MENGEMBARA JAUH DARI TUHAN. Kolose 3:1–2 Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. Seseorang dapat tekun beribadah dan aktif melayani, tetapi pikirannya tetap dipenuhi kecemasan tentang masa depan, keluarga, pekerjaan, atau kesehatan. Kehadiran dalam aktivitas rohani tidak selalu berarti hati dan pikiran benar-benar tertuju kepada Tuhan. Karena itu, kita perlu belajar menata kembali ruang batin agar tidak terus dipenuhi oleh kekhawatiran. Dalam budaya Jepang, ada prinsip danshari, yaitu melepaskan barang-barang yang tidak lagi diperlukan agar tersedia ruang untuk hal-hal yang lebih bernilai. Prinsip ini dapat menjadi gambaran bagi kehidupan rohani. Pikiran juga perlu dibersihkan dari kecemasan, ketakutan, penyesalan, dan kekhawatiran yang terus memenuhi hati. Melepaskan bukan berarti mengabaikan persoalan, tetapi menyerahkannya kepada Tuhan. Karena itu, jangan biarkan kecemasan memenuhi ruang pikiran yang seharusnya menjadi tempat bagi iman. Lepaskan apa yang tidak dapat kita kendalikan dan percayakan semuanya kepada Tuhan. Mari arahkan kembali pikiran kepada Kristus dan belajar percaya bahwa Dia tetap memegang kendali atas kehidupan kita. (DNY) Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel  

RENUNGAN SIANG KELUARGA ALLAH

12 October 2026 Tim Penulis Renungan
DAMAI WALAU SUASANA BELUM TENANG Suasana di sekitar kita bisa jadi belum tenang, tetapi HATI YANG BERSANDAR KEPADA TUHAN dapat TETAP TINGGAL DALAM DAMAI. Yohanes 14:27 Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu. Hidup tidak selalu berjalan tenang. Ada hari-hari ketika masalah datang bertubi-tubi, keadaan tidak sesuai harapan, dan kita tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Seperti perahu di tengah laut yang bergelombang, kita mungkin tidak mampu mengendalikan keadaan di sekitar kita. Namun, kita selalu dapat memilih kepada siapa hati kita bersandar. Ketenangan bukan berarti semua masalah telah selesai. Terkadang masalah masih ada, jawaban belum datang, dan keadaan belum berubah. Namun, semuanya terasa berbeda ketika kita menyadari bahwa kita tidak menghadapinya sendirian. Tuhan hadir dan menyertai kita. Karena itu, kita tidak perlu membiarkan kegelisahan menguasai hati. Damai dari Tuhan bukanlah seperti damai yang diberikan dunia, melainkan damai yang tetap tinggal di tengah keadaan yang belum tenang. Karena itu, tetaplah percaya dan bersandar kepada Tuhan. Jangan biarkan kekhawatiran mengambil alih hatimu. Bawalah setiap pergumulan dalam doa dan percayakan semuanya kepada-Nya. Percayalah, Tuhan tetap menyertai dan memberikan damai di tengah setiap keadaan. (PF) Selamat beraktifitas siang dalam anugerah dan penyertaan Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel  

RENUNGAN SIANG KELUARGA ALLAH

10 October 2026 Tim Penulis Renungan
MEMBANGUN MANUSIA ROH BANGUN MANUSIA ROH agar kita TIDAK MUDAH OVERLOAD dan SEMAKIN KUAT menghadapi kehidupan. Efesus 3:16 Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, Kehidupan tidak selalu berjalan sesuai dengan yang kita harapkan. Banyaknya tanggung jawab, tekanan, masalah, dan tuntutan dapat membuat hati dan pikiran terasa penuh hingga kita mengalami overload. Namun, Tuhan tidak ingin kita menjalani semuanya hanya dengan kekuatan sendiri. Efesus 3:16 mengingatkan bahwa Allah sanggup menguatkan dan meneguhkan kita melalui Roh-Nya di dalam batin. Kekuatan rohani tidak berarti kita tidak pernah lelah, sedih, atau menghadapi masalah. Kekuatan rohani berarti kita memiliki tempat untuk kembali ketika hidup terasa berat. Ketika manusia roh kita terus dibangun melalui doa, firman Tuhan, dan persekutuan dengan-Nya, hati menjadi lebih kuat dan tidak mudah dikuasai oleh tekanan. Kita belajar menghadapi masalah dengan iman, bukan dengan kepanikan. Karena itu, jangan hanya sibuk memperkuat kehidupan luar, tetapi bangun juga manusia roh setiap hari. Luangkan waktu untuk berdoa, membaca firman, dan mendekat kepada Tuhan. Ketika batin kita dikuatkan oleh Roh Kudus, kita tidak mudah overload oleh keadaan, tetapi semakin teguh menghadapi setiap tantangan. Mari terus bertumbuh dan mengandalkan kekuatan Tuhan dalam setiap musim kehidupan. (SZ) Selamat beraktifitas siang dalam anugerah dan penyertaan Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel  

RENUNGAN SIANG KELUARGA ALLAH

09 October 2026 Tim Penulis Renungan
MEMBUTUHKAN PERTOLONGAN MENGAKUI bahwa kita MEMBUTUHKAN PERTOLONGAN adalah tanda bahwa kita MENGENAL BATAS DIRI dengan sehat. Pengkhotbah 4:9-10 Berdua lebih baik dari pada seorang diri, karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka. Karena kalau mereka jatuh, yang seorang mengangkat temannya, tetapi wai orang yang jatuh, yang tidak mempunyai orang lain untuk mengangkatnya! Mengakui bahwa kita membutuhkan pertolongan bukan berarti kita lemah atau tidak mampu. Justru, hal itu menunjukkan bahwa kita mengenal batas diri dengan sehat. Pengkhotbah 4:9-10 mengingatkan bahwa dua orang lebih baik daripada seorang diri, sebab ketika seseorang jatuh, ada orang lain yang dapat menolongnya berdiri. Tuhan tidak menciptakan kita untuk menjalani kehidupan seorang diri. Paulus juga berkata dalam 2 Korintus 12:9, “Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.” Kelemahan bukan sesuatu yang harus selalu disembunyikan. Ada saatnya kita perlu mengakui bahwa kita lelah, tidak sanggup, dan membutuhkan pertolongan. Di situlah kita belajar membuka diri dan memberi ruang bagi Tuhan bekerja melalui orang lain. Karena itu, jangan terlalu memaksakan diri untuk terlihat kuat setiap waktu. Belajarlah mengenali batas diri dan berani meminta pertolongan ketika diperlukan. Jangan merasa malu menerima dukungan dari orang lain. Sebaliknya, jadilah pribadi yang juga bersedia menguatkan dan mengangkat mereka yang sedang jatuh. (SZ) Selamat beraktifitas siang dalam anugerah dan penyertaan Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel  

RENUNGAN SIANG KELUARG ALLAH

08 October 2026 Tim Penulis Renungan
TIDAK SEMUA HARUS DIKENDALIKAN KELEGAAN datang ketika kita MENYADARI bahwa kita TIDAK HARUS MENGENDALIKAN segala sesuatu. Mazmur 55:23 Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah. Sepasang suami istri tinggal di sebuah kota, sementara orang tua sang istri berada di kota yang berbeda. Karena merasa bertanggung jawab terhadap keluarganya, sang istri sering merasa harus memastikan semuanya baik-baik saja. Kekhawatiran itu bahkan membuatnya sulit tidur. Suatu hari, mereka mendengar khotbah di gereja bahwa kita memang memiliki tanggung jawab, tetapi kita bukan penanggung jawab atas segala sesuatu. Kita tidak harus mengendalikan semua keadaan, karena ada hal-hal yang berada di luar kemampuan kita. Sejak saat itu, mereka mulai belajar membedakan antara bagian yang harus mereka lakukan dan bagian yang harus mereka serahkan kepada Tuhan. Perlahan, kekhawatiran mereka berkurang. Mereka mulai menyerahkan keluarganya ke dalam pemeliharaan Tuhan dan akhirnya dapat merasakan ketenangan serta tidur dengan lebih nyenyak. Karena itu, lakukanlah bagianmu dengan setia, tetapi jangan mengambil alih bagian yang menjadi milik Tuhan. Ketika ada hal yang tidak mampu kita kendalikan, belajarlah untuk menyerahkannya kepada-Nya. Percayalah, Tuhan sanggup memelihara apa yang tidak mampu kita jaga sendiri. (ABU) Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel