RENUNGAN SIANG KELUARGA ALLAH

23 September 2026 Tim Penulis Renungan
RASA MEMILIKI DALAM RUMAH ROHANI BUDAYA RASA MEMILIKI membuat GEREJA dan KELUARGA ROHANI tempat Tuhan menanamkan kita menjadi RUMAH MILIK KITA. 1 Korintus 12:26 Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita. Gereja dan keluarga rohani bukan sekadar tempat kita datang untuk beribadah, tetapi juga rumah tempat Tuhan menanam, membentuk, dan menumbuhkan kehidupan kita. Karena itu, rasa memiliki berarti menyadari bahwa kita bukan hanya datang untuk menerima, tetapi juga dipanggil untuk peduli, terlibat, dan mengambil bagian. Sukacita dan pergumulan dalam keluarga rohani menjadi bagian yang kita rasakan bersama. Jemaat mula-mula memberi teladan tentang kehidupan dalam kebersamaan. Mereka saling memperhatikan, menolong, dan berbagi dalam kehidupan sehari-hari. Ketika ada yang mengalami kesulitan, mereka tidak tinggal diam. Mereka menunjukkan bahwa menjadi satu tubuh berarti saling peduli, saling menopang, dan hadir bagi keluarga rohaninya. Mari bangun rasa memiliki dalam gereja dan keluarga rohani kita. Jangan hanya bertanya, “Apa yang bisa saya dapatkan?” tetapi juga, “Apa yang bisa saya lakukan?” Pedulilah, terlibatlah, dan ambillah bagian. Jadilah pribadi yang bukan hanya hadir, tetapi juga memberi diri untuk membangun dan mendukung kemajuan rumah rohani yang Tuhan percayakan kepada kita. Selamat beraktifitas siang dalam anugerah dan penyertaan Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel  

RENUNGAN SIANG KELUARGA ALLAH

22 September 2026 Tim Penulis Renungan
BUDAYA ILAHI ADALAH BUAH KEHIDUPAN Bangunlah BUDAYA ILAHI dalam keluarga, karena kalau yang BAIK TIDAK DIBANGUN, yang BURUK AKAN TUMBUH. Galatia 6:7b Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Keluarga adalah ladang tempat benih ditaburkan setiap hari. Perkataan, sikap, dan kebiasaan yang kita tanam akan bertumbuh menjadi budaya yang mengakar. Kebaikan tidak muncul dengan sendirinya, melainkan dibangun melalui teladan, perhatian, dan kasih yang terus diberikan. Apa yang kita lakukan hari ini akan membentuk suasana keluarga dan memengaruhi generasi berikutnya. Seperti tanah yang dibiarkan kosong, gulma akan tumbuh tanpa ditanam. Demikian pula keluarga, ketika kebaikan tidak dibangun, keburukan dapat mengambil tempat. Jika kasih, pengampunan, dan iman tidak dipelihara, pertengkaran, kepahitan, dan sikap egois mudah menguasai hati. Karena itu, keluarga perlu terus dijaga dan dipenuhi dengan hal-hal yang baik. Mari kita menabur kebaikan, iman, dan kasih dalam keluarga setiap hari. Mulailah dari perkataan yang membangun, sikap yang lembut, doa, dan teladan hidup yang benar. Jangan menunggu hasilnya terlihat, sebab setiap benih baik akan membawa dampak. Ingatlah, jika yang baik tidak dibangun, yang buruk akan tumbuh dengan sendirinya. Tetaplah setia menabur, karena pada waktunya kita akan menuai buahnya. (DNY) Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel  

RENUNGAN SIANG KELUARGA ALLAH

21 September 2026 Tim Penulis Renungan
BUDAYA YANG MENJADI CIRI KHAS KELUARGA BUDAYA yang kita BANGUN dan HIDUPI dalam keluarga menjadi CIRI KHAS KELUARGA kita di mata orang lain. 1 Korintus 3:10b Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan, bagaimana ia harus membangun di atasnya. Kebiasaan yang terus kita hidupi bersama akan membentuk karakter sebuah keluarga. Ketika kasih, kepedulian, penerimaan, kerendahan hati, dan sukacita menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, semuanya akan menjadi wajah keluarga Allah yang dapat dirasakan orang lain. Bukan hanya melalui perkataan, tetapi juga melalui sikap dan tindakan kita. Orang lain mungkin tidak selalu mengingat apa yang kita katakan tentang Tuhan, tetapi mereka akan mengingat bagaimana kita memperlakukan satu sama lain. Ketika kasih dan penerimaan nyata dalam keluarga, orang dapat merasakan kebaikan Tuhan melalui kehidupan kita. Inilah kesaksian yang membuat mereka tertarik untuk mengenal Tuhan lebih dalam. Karena itu, marilah kita membangun budaya keluarga yang mencerminkan karakter Allah. Biasakanlah saling mengasihi, peduli, menerima, dan menguatkan. Jangan hanya berbicara tentang kasih Tuhan, tetapi hiduplah di dalamnya setiap hari. Biarlah keluarga kita menjadi tempat di mana orang lain merasakan kasih-Nya dan terdorong untuk mengenal Tuhan. Selamat beraktifitas siang dalam anugerah dan penyertaan Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel  

RENUNGAN SIANG KELUARGA ALLAH

19 September 2026 Tim Penulis Renungan
BAGIAN DARI KELUARGA ALLAH Ketika kita menjadi BAGIAN dari KELUARGA ALLAH, kita TIDAK LAGI menghadapi kehidupan SEORANG DIRI. Galatia 6:2 Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus. Hidup tidak selalu berjalan mudah. Ada saatnya kita merasa lelah, kecewa, takut, atau menghadapi pergumulan yang begitu berat. Namun, sebagai bagian dari keluarga Allah, kita tidak dipanggil untuk menjalani semuanya seorang diri. Tuhan menghadirkan saudara-saudara seiman agar kita dapat saling menguatkan dan menopang dalam setiap keadaan. Galatia 6:2 berkata, “Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu!” Ayat ini mengingatkan bahwa kehidupan dalam keluarga Allah bukan hanya tentang menerima pertolongan, tetapi juga tentang bersedia menolong. Ketika kita membantu seseorang yang sedang lemah, mendengarkan mereka yang sedang terluka, dan memberikan dukungan kepada yang sedang berjuang, kita sedang menyatakan kasih Kristus. Karena itu, janganlah menjalani kehidupan seorang diri. Bukalah hati untuk menerima pertolongan dan jadilah pribadi yang peka terhadap beban orang lain. Mari kita saling menopang, menguatkan, dan berjalan bersama dalam kasih, sehingga melalui kehidupan kita, orang lain dapat merasakan bahwa mereka tidak sendirian dalam keluarga Allah. (SZ) Selamat beraktifitas siang dalam anugerah dan penyertaan Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel  

RENUNGAN SIANG KELUARGA ALLAH

18 September 2026 Tim Penulis Renungan
PERAN KECIL MEMBAWA PERUBAHAN BESAR Peran kita mungkin tampak KECIL dan SEDERHANA dalam Rumah Anugerah, tetapi dapat menjadi AWAL PERUBAHAN BESAR dalam hidup seseorang. 1 Korintus 15:58 Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia. Sering kali kita menganggap peran kita di Rumah Anugerah terlalu kecil untuk membawa perubahan. Mungkin kita hanya menyambut seseorang, membersihkan ruangan, membantu dalam pelayanan, mendampingi anak-anak, atau melakukan hal sederhana lainnya. Namun, di tangan Tuhan, tidak ada pelayanan yang terlalu kecil. Hal sederhana yang kita lakukan dengan kasih dan ketulusan dapat menjadi awal dari perubahan besar dalam kehidupan seseorang. Kita mungkin tidak selalu melihat hasilnya, tetapi Tuhan melihat setiap kesetiaan yang kita lakukan. Paulus dalam 1 Korintus 15:58 mengingatkan kita untuk tetap berdiri teguh, tidak goyah, dan selalu giat dalam pekerjaan Tuhan. Nasihat ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak hanya melihat seberapa besar pelayanan kita, tetapi juga kesetiaan hati kita dalam melakukannya. Apa yang kita kerjakan bagi Tuhan tidak pernah sia-sia. Bahkan ketika tidak ada yang melihat, menghargai, atau mengucapkan terima kasih, Tuhan tetap melihat dan memperhitungkan setiap jerih payah kita. Karena itu, jangan meremehkan peran yang Tuhan percayakan kepada kita. Tetaplah setia, sekalipun yang kita lakukan terlihat sederhana. Mari melayani dengan hati yang tulus, memberikan yang terbaik, dan percaya bahwa Tuhan dapat memakai hal kecil melalui kita untuk menyentuh kehidupan seseorang. Jangan berhenti karena merasa peran kita kecil, sebab bersama Tuhan, kesetiaan kecil dapat menjadi awal dari perubahan yang besar. (SZ) Selamat beraktifitas siang dalam anugerah dan penyertaan Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel  

RENUNGAN SIANG KELUARGA ALLAH

17 September 2026 Tim Penulis Renungan
KASIH KARUNIA MEMBERI TEMPAT PULANG Manusia mungkin memberi label karena masa lalu kita, tetapi KASIH KARUNIA memberi TEMPAT untuk pulang dan KELUARGA dalam Kristus. 2 Korintus 5:17 Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Seorang wanita muda pindah ke sebuah kota karena terjadi masalah di keluarganya yang menyebabkan rumah mereka harus disita. Dalam kegalauannya, ia mencari gereja dan bergabung dengan salah satu gereja di sana. Awalnya, ia merasa kesepian karena belum mengenal siapa pun. Namun, ketika diajak bergabung dalam kelompok sel, ia mulai menemukan keluarga rohani yang baru. Ia pun semakin senang, terlibat dalam pelayanan, dan bertumbuh dalam iman. Masalahnya tetap ada, tetapi ia menjadi lebih kuat dengan hadirnya keluarga rohani di komsel yang selalu menguatkannya. Kisah ini mengingatkan kita bahwa kasih karunia Tuhan memungkinkan setiap orang memiliki keluarga rohani, tanpa dibatasi oleh latar belakang. Di dalam keluarga rohani, kita menemukan orang-orang yang mendukung, mendoakan, dan menguatkan kita ketika menghadapi kesulitan. Gereja bukan hanya tempat beribadah, tetapi juga tempat untuk bertumbuh bersama. Karena itu, marilah kita membuka hati dan menyambut setiap orang yang percaya kepada Kristus. Jangan biarkan siapa pun merasa sendirian di tengah-tengah kita. Jadilah keluarga rohani yang menghadirkan kasih, penerimaan, dan dukungan bagi setiap orang yang datang. (ABU) Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Baca Artikel