PUJIAN YANG MENDATANGKAN TEROBOSAN BESAR
RHEMA HARI INI
Mazmur 66:1-2 Bersorak-sorailah untuk Allah, hai seluruh bumi! Bernyanyilah dan agungkanlah nama-Nya, muliakanlah Dia dengan puji-pujian. (BIS)
Ada sebuah kisah tentang seorang pria yang mengalami tekanan berat dalam hidupnya. Usahanya merugi, keluarganya dilanda masalah, dan hatinya dipenuhi kecemasan. Suatu hari, ia tersadar bahwa selama ini ia hanya menyanyi lagu rohani tanpa benar-benar mengagungkan Tuhan. Sejak saat itu, ia mulai mengubah fokusnya. Setiap hari ia menyanyikan pujian yang meninggikan nama Tuhan, bukan lagi berpusat pada kebutuhannya, tetapi pada kebesaran Tuhan. Perlahan, hatinya dipenuhi damai, imannya bangkit, dan tanpa disangka, jalan keluar mulai terbuka. Keadaan memang tidak langsung berubah, tetapi Tuhan mengubah hatinya terlebih dahulu.
Mazmur 66:1-2 mengajak kita untuk bersorak dan mengagungkan nama Tuhan. Inilah jenis pujian yang mendatangkan terobosan. Bukan sekadar lagu yang kita sukai, tetapi pujian yang benar-benar memuliakan Tuhan. Ketika kita mengagungkan Tuhan, kita sedang menempatkan Dia di atas segala masalah kita. Kita mengingat kembali siapa Tuhan kita: besar, berkuasa, dan sanggup melakukan perkara yang mustahil. Hati kita pun akan dipenuhi iman, bukan ketakutan. Pujian seperti inilah yang mengundang perkenanan Tuhan dan membuka jalan bagi mujizat dalam hidup kita.
Hari ini, mari periksa kembali pujian kita. Apakah kita menyanyi hanya karena kebiasaan, atau sungguh-sungguh mengagungkan Tuhan? Saat kita menaikkan pujian yang memuliakan nama-Nya, kita sedang membuka pintu bagi terobosan besar dalam hidup kita. Jangan menunggu keadaan berubah untuk memuji Tuhan. Mulailah sekarang, dengan hati yang tertuju kepada-Nya. Angkat suara kita, agungkan Tuhan, dan percayalah bahwa Dia sedang bekerja. Dari pujian yang tulus, Tuhan akan membawa kita masuk dalam terobosan yang besar. (MC)
RENUNGAN
PUJI-PUJIAN yang mendatangkan TEROBOSAN BESAR bukanlah jenis lagu sembarangan, tetapi lagu pujian yang MENGAGUNGKAN TUHAN.
APLIKASI
1.Jika pujian Anda hari ini mencerminkan isi hati Anda, apa yang sebenarnya sedang Anda agungkan dalam hidup Anda?
2.Mengapa lagu yang mengagungkan Tuhan dapat mendatangkan terobosan besar?
3.Bagaimana Anda bisa terus memuji dan mengagungkan Tuhan dalam segala situasi?
DOA UNTUK HARI INI
“Kami datang kepada-Mu, Tuhan, dengan hati yang rindu mengagungkan nama-Mu. Ubah hati kami agar pujian kami berfokus pada kebesaran-Mu, bukan pada masalah kami. Ajari kami memuliakan Engkau dalam segala keadaan, dan percaya Engkau bekerja membawa terobosan besar dalam hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
BACAAN ALKITAB SETAHUN
Mikha 6-7
Wahyu 13
KUNCI TEROBOSAN DAN DIPERBESAR TUHAN
RHEMA HARI INI
Yakobus 13:15 Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya.
Ada sebuah kisah tentang seorang wanita yang mengalami masa sulit dalam hidupnya. Usahanya bangkrut, keluarganya penuh tekanan, dan hatinya diliputi kekuatiran. Namun di tengah semua itu, ia memilih untuk tetap menyanyi bagi Tuhan setiap hari. Bukan karena keadaan sudah membaik, tetapi karena ia percaya Tuhan tetap baik dalam segala keadaannya. Bahkan saat air mata mengalir, ia tetap mengangkat hatinya untuk memuji Tuhan. Hari demi hari, damai sejahtera mulai memenuhi hatinya. Tanpa disangka, pintu-pintu baru terbuka, usaha baru muncul, dan hidupnya mengalami terobosan nyata. Semua berawal dari keputusan sederhana: menyanyi dengan hati yang tertuju kepada Tuhan.
Firman Tuhan dalam Yakobus 13:15 mengajarkan kita untuk senantiasa mempersembahkan korban syukur, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya. Pujian bukan sekadar lagu yang kita nyanyikan, tetapi sebuah sikap hati yang percaya bahwa Tuhan berkuasa atas segala keadaan. Ketika kita memuji, kita sedang mengalihkan fokus kita dari masalah besar yang kita hadapi kepada Tuhan Yang Mahabesar. Di situlah hadirat-Nya turun atas kita dan bekerja memulihkan hati, memberi kekuatan, dan membuka jalan yang sebelumnya tertutup.
Apa pun kondisi Anda, jangan berhenti menyanyi bagi Tuhan. Mungkin situasi belum berubah, mungkin beban masih terasa berat, tetapi tetaplah arahkan hati Anda kepada-Nya. Angkat suara Anda, muliakan nama-Nya, dan percayalah bahwa Tuhan sedang bekerja. Saat Anda memilih untuk memuji di tengah pergumulan, di situlah terobosan mulai terjadi. Tuhan tidak mencari suara yang indah, tetapi hati yang setia. Melalui hati yang tertuju kepada-Nya, Tuhan akan membawa Anda masuk dalam rencana-Nya yang besar, sehingga hidup Anda pun diperbesar-Nya. (MC)
RENUNGAN
Rahasia mengalami TEROBOSAN dan DIPERBESAR TUHAN adalah MENYANYI dengan hati yang TERTUJU KEPADA TUHAN.
APLIKASI
1.Apakah yang dimaksud dengan menyanyi dengan hati tertuju kepada Tuhan?
2.Mengapa Anda perlu tetap menyanyi dengan hati tertuju kepada Tuhan apa pun situasi Anda?
3.Bagaimana Anda bisa menyanyi dengan hati yang tertuju kepada Tuhan?
DOA UNTUK HARI INI
Kami datang kepada-Mu, Tuhan, dengan hati yang rindu memuji Engkau. Ajari kami tetap setia menyanyi di tengah pergumulan, mengarahkan hati hanya kepada-Mu, dan percaya Engkau bekerja membawa terobosan serta memperbesar hidup kami, seturut kehendak-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
BACAAN ALKITAB SETAHUN
Mikha 4-5
Wahyu 12
DEKLARASI IMAN UNTUK TEROBOSAN
RHEMA HARI INI
Yesaya54:3 Sebab engkau akan mengembang ke kanan dan ke kiri, keturunanmu akan memperoleh tempat bangsa-bangsa, dan akan mendiami kota-kota yang sunyi.
Ada kalanya kita merasa hidup sudah mentok. Kesempatan seakan tertutup, doa belum juga terjawab, dan keadaan tak kunjung berubah. Kita mulai berpikir bahwa inilah batas kehidupan kita. Namun, Tuhan tidak pernah merancang anak-anak-Nya untuk berhenti pada keterbatasan. Dia adalah Allah yang membawa pertumbuhan, perluasan, dan terobosan. Apa yang hari ini tampak sempit, terbatas, bahkan mandeg, sanggup Tuhan ubahkan menjadi ruang yang luas. Tuhan rindu kita berani mendeklarasikan iman, bukan sekadar menerima keadaan.
Yesaya 54:3 menegaskan bahwa Tuhan sendirilah yang akan membuat umat-Nya mengembang ke kanan dan ke kiri. Ini bukan sekadar hasil usaha manusia, tetapi karya Tuhan yang dinyatakan dalam kehidupan orang-orang yang percaya kepada-Nya. Bahkan kota-kota yang sunyi—tempat yang tampak kosong dan tidak menjanjikan—dapat dipulihkan oleh Tuhan menjadi tempat kehidupan dan berkat. Karena itu, ketika keadaan terlihat tidak berubah, jangan buru-buru menyimpulkan bahwa Tuhan tidak sedang bekerja. Tetaplah percaya dan siapkan hati untuk menerima perluasan yang telah Dia janjikan. Responilah janji Tuhan dengan iman dan beranilah mendeklarasikan firman-Nya, sebab Dia sanggup membuka jalan yang belum kita lihat.
Hari ini, jangan menyerah pada keadaan atau membiarkan keterbatasan menentukan masa depan kita. Dengan iman, deklarasikan janji Tuhan atas hidup kita bahwa inilah waktunya untuk menerobos. Beranilah mengambil langkah iman ketika Tuhan membuka kesempatan, dan bersiaplah menerima terobosan yang telah Dia sediakan. Percayalah, Tuhan sedang memperbesar hidup kita menurut waktu dan cara-Nya yang sempurna. Apa yang hari ini terlihat mustahil, di tangan-Nya dapat menjadi awal dari perkara-perkara besar. (MC)
RENUNGAN
Deklarasikan INI WAKTU untuk MENEROBOS, sebab Tuhan akan membuat hidup kita MENGEMBANG.
APLIKASI
1.Area mana dalam hidup Anda yang terasa “sempit”?
2.Mengapa Anda perlu mendeklarasikan bahwa ini waktunya untuk menerobos?
3.Deklarasi iman apa yang bisa Anda ambil mulai hari ini?
DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami datang dengan iman, percaya Engkau sedang membawa kami masuk dalam musim terobosan. Tolong kami untuk berani melangkah. Perluas hidup kami seturut rencana-Mu, jadikan kami alat kemuliaan-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
BACAAN ALKITAB SETAHUN
Mikha 1-3
Wahyu 11
TAK PERNAH SENDIRI
RHEMA HARI INI
Mazmur 16:8 Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.
“Memangnya kamu nggak bisa naik bus sendirian?” tanya teman kerja Lara. Kemudian Lara bercerita ia pernah salah arah ke tempat yang jauh saat kuliah. Sejak itu, semua orang tidak pernah mengizinkannya naik bus sendirian lagi. Masalahnya, teman-teman kuliah Lara hendak mengunjungi seorang teman yang baru lahiran. Karena Lara masih bekerja sampai siang di hari Sabtu, tidak ada yang sempat menemaninya. Mendengar itu, teman-teman kerja Lara mendorongnya untuk pergi, sambil berkata ia bisa menghubungi mereka kalau ada apa-apa. Mengingat kedekatan mereka di tempat kerja dan kehidupan pribadi selama dua tahun, Lara percaya bahwa mereka akan menolongnya kalau ada sesuatu yang terjadi. Setelah mengumpulkan keberanian, ia pun berangkat seorang diri.
Dalam dunia psikologi, pengalaman Lara dikenal dengan konsep "Secure Base". Ide dasar teori ini mengatakan bahwa seseorang berani mengeksplorasi dunia karena tahu ada "tempat aman" di mana ia bisa kembali atau minta pertolongan. Menariknya, orang itu tidak harus hadir secara fisik, tetapi keberadaannya dalam pikiran cukup untuk mengurangi rasa takut secara drastis. Meski rasa takut belum hilang, kita pun berani melangkah. Itu jugalah yang Daud alami. Berkali-kali ia diterjang badai hidup, tetapi karena ia senantiasa mengandalkan Tuhan dan tahu Tuhan selalu berada di dekatnya, hatinya tetap tegar serta tenteram.
Karena itu, apa pun yang terjadi, pandanglah kepada Tuhan. Masalah kita mungkin tidak langsung berubah, tetapi Dia berjanji untuk menyertai. Ketika kita bersedia menjalani proses-Nya, Dia akan bekerja memperbesar kita dari dalam. Membentuk hati, iman, pikiran, dan karakter kita. Dia pun akan mengurapi kita dengan keahlian yang kita butuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan-Nya, sehingga pada akhirnya, hidup kita pun diperbesar-Nya. (MV.L)
RENUNGAN
KESADARAN akan PENYERTAAN TUHAN mengubah hati yang takut menjadi HATI yang BERANI dan hati yang kecil menjadi HATI yang BESAR.
APLIKASI
1.Apakah yang selama ini sering membuat Anda berkecil hati?
2.Mengapa Anda perlu menyadari penyertaan Tuhan di hidup Anda?
3.Bagaimana Anda bisa meningkatkan kesadaran akan penyertaan Tuhan bagi Anda?
DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih karena sudah mengingatkan kami bahwa Engkau selalu ada bagi kami. Engkau dekat dan tak pernah membiarkan kami seorang diri. Bersama-Mu, kami percaya kami bisa mengatasi setiap persoalan hidup. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
BACAAN ALKITAB SETAHUN
Yunus
Wahyu 10
DIPERBESAR DARI DALAM KE LUAR
RHEMA HARI INI
Yakobus 1:2-3 Saudara sekalian yang saya kasihi, apakah kehidupan Saudara sedang dilanda berbagai kesulitan dan cobaan? Kalau demikian, bergembiralah, karena, jika jalan kehidupan itu sulit, kesabaran Saudara memperoleh kesempatan untuk tumbuh. (FAYH)
"Semakin tinggi pohon, semakin kencang angin menerpa." Ketika mendengar pepatah ini, kebanyakan orang langsung menghubungkannya dengan tingginya kedudukan, dan besarnya tanggung jawab, benturan, kritik, serta tantangan yang dihadapi. Yang jarang disorot, bagaimana pohon bisa bertahan menghadapi angin kencang? Pohon yang tinggi tidak bisa meminta angin berhenti bertiup. Yang membuatnya bertahan bukan besarnya batang, tetapi akar yang dalam. Pohon tidak bertumbuh tinggi terlebih dahulu, baru akarnya menyusul. Yang sering terjadi, akarlah yang tumbuh dalam terlebih dahulu, kemudian seiring pertumbuhan pohon, akar masih terus membenamkan dirinya jauh ke dalam tanah. Kalau pohon terus meninggi, tetapi akar tidak ikut berkembang, suatu hari angin biasa saja dapat merobohkannya.
Bukankah ini yang seringnya terjadi? Ketika Tuhan mengangkat kita, kita malah berhadapan dengan beratnya pekerjaan dan orang-orang yang menentang kita. Saat itu terjadi, bukan berarti kenaikan posisi kita bukan dari Tuhan, tetapi justu, itulah cara Tuhan memperdalam akar kita. Supaya ketika kita diangkat-Nya semakin tinggi, tidak ada angin sekencang apa pun yang dapat merobohkan dan menggagalkan rencana-Nya atas hidup kita. Manusia mungkin menilai penyertaan Tuhan dari pencapaian dan seberapa kita disukai orang. Namun Tuhan melihat yang tersembunyi. Apakah di tengah tekanan dan penolakan, kita tetap rendah hati, setia, dan bergantung kepada-Nya?
Benar, sebelum Tuhan memperbesar hidup kita, Dia akan terlebih dahulu memperdalam “akar” hati kita di dalam-Nya. Akar mungkin tidak pernah menjadi pusat perhatian, tetapi justru akarlah yang memungkinkan pohon terus bertumbuh besar dan tinggi serta kuat menghadapi badai topan kehidupan. Karena itulah, Tuhan lebih peduli pada kapastias hati, mental, dan iman kita. Demikianlah Dia memperbesar kita dari dalam ke luar. (MV.L)
RENUNGAN
SEMAKIN TINGGI Tuhan membawa kita, SEMAKIN BESAR pula TEKANAN, itu sebabnya Tuhan ingin MEMPERBESAR KAPASITAS HATI kita.
APLIKASI
1.Tekanan apakah yang tengah Anda alami saat ini? Bagaimana Anda memandangnya?
2.Mengapa Tuhan ingin memperbesar kapasitas hati Anda?
3.Bagaimana Anda bisa memperbesar kapastias Anda di tengah semua tekanan yang Anda alami?
DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, ampuni kami apabila kami suka mengeluh karena tekanan yang kami hadapi. Bantulah kami, agar kami bisa terus mencari-Mu dan terus memperdalam akar kami, supaya kami pun bisa memiliki kehidupan yang kuat di dalam-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
BACAAN ALKITAB SETAHUN
Obaja
Wahyu 9
KUNCI UNTUK MEMILIKI IMAN YANG BESAR
RHEMA HARI INI
Yosua 1:9 Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi."
Pada usia 17 tahun, sebuah kecelakaan saat menyelam membuat Joni Eareckson Tada lumpuh dari leher ke bawah. Kondisi itu sempat membuatnya merasa hidup tak berarti lagi. Namun, titik balik terjadi ketika ia menyadari bahwa kasih Tuhan tidak pernah meninggalkannya. Ia mulai percaya bahwa Tuhan tetap memiliki tujuan yang indah atas hidupnya, sekalipun keadaannya tidak berubah. Walau harus menjalani hidup di atas kursi roda dan tidak dapat menggunakan kedua tangan maupun kakinya, hatinya dipulihkan oleh Tuhan. Dengan iman yang semakin kuat, ia belajar melukis dengan kuas yang dijepit di mulutnya, menulis puluhan buku, menjadi pembicara internasional, bahkan mendirikan pelayanan yang menjangkau penyandang disabilitas di berbagai negara.
Kisah Joni menunjukkan bahwa ketika hati diteguhkan oleh Tuhan, iman dapat terus bertumbuh meskipun keadaan belum berubah. Hal yang sama juga dialami Yosua. Sebelum memimpin bangsa Israel memasuki Tanah Perjanjian, ia menghadapi tantangan besar, musuh-musuh yang kuat, dan tanggung jawab yang sangat berat. Tuhan tidak memberikan strategi perang terlebih dahulu, melainkan memerintahkan Yosua untuk menguatkan dan meneguhkan hatinya. Melalui hal itu, Tuhan mengajarkan bahwa kemenangan besar berawal dari hati yang tetap kuat, teguh, dan percaya pada penyertaan-Nya.
Tuhan yang menyertai Yosua adalah Tuhan yang sama yang menyertai kita hari ini. Apa pun yang tengah kita alami, jangan biarkan keadaan mencuri keberanian kita. Mungkin situasi belum berubah, tetapi Tuhan sedang membentuk hati yang kuat dan teguh dalam diri kita. Karena itu, tetaplah percaya, melangkah, dan berharap kepada-Nya. Saat Tuhan memperbesar kita dari dalam, tinggal tunggu waktunya Dia memperbesar hidup kita dan kita akan menyaksikan rencana-Nya yang indah digenapi dalam hidup kita. (AO)
RENUNGAN
IMAN YANG BESAR lahir dari hati yang KUAT DAN TEGUH.
APLIKASI
1.Keadaan seperti apakah yang Anda harapkan saat ini?
2.Mengapa Anda perlu mengingat bahwa penyertaan Tuhan lebih besar daripada setiap tantangan yang Anda hadapi?
3.Bagaimana Anda dapat menguatkan dan meneguhkan hati Anda saat ini?
DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, kuatkan dan teguhkan hati kami hari ini. Saat kami menghadapi tantangan dan ketidakpastian, ajar kami untuk tetap percaya pada penyertaan-Mu. Tolong kami agar tidak menyerah pada keadaan, tetapi terus melangkah dalam iman sampai kami melihat rencana-Mu yang indah digenapi.
Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
BACAAN ALKITAB SETAHUN
Amos 7-9
Wahyu 8
Categories
Latest Posts