DIPANGGIL UNTUK EKSPANSI BUKAN STAGNASI
RHEMA HARI INI
Filipi 1:6 Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus.
Tidak semua penjara memiliki jeruji besi. Ada penjara yang justru terasa nyaman. Meski kita sadar keadaan kita banyak kekurangan, tetapi kita tidak dapat melihat cara untuk mengubahnya. Saat menjadi terbiasa dengannya, kita pun berhenti bertumbuh. Di situlah zona nyaman berubah menjadi tempat stagnasi. Menariknya, keyakinan Paulus dalam Filipi 1:6 justru lahir ketika ia berada di dalam penjara. Secara manusia, keadaan itu tampak seperti jalan buntu. Pelayanannya seolah terhenti dan masa depannya tidak pasti. Namun, Paulus tidak melihat penjara sebagai akhir dari rencana Allah. Ia percaya bahwa Tuhan yang memulai pekerjaan yang baik tidak akan pernah berhenti bekerja, sekalipun keadaan di sekelilingnya tampak tidak bergerak.
Inilah pengharapan kita. Tuhan tetap bekerja di setiap musim kehidupan, termasuk ketika kita merasa proses hidup berjalan lambat atau tidak sesuai harapan. Namun, melalui setiap proses, Dia membentuk karakter, memperdalam iman, dan memperluas kapasitas kita. Sering kali, Tuhan mengajak kita keluar dari batas-batas yang selama ini terasa aman agar kita mengalami pertumbuhan yang tidak mungkin terjadi jika tetap bertahan di tempat yang sama. Selama Tuhan masih bekerja, selalu ada ruang bagi kita untuk bertumbuh, berubah, dan dipakai semakin besar bagi kemuliaan-Nya.
Karena itu, jangan memilih kenyamanan ketika Tuhan sedang mengerjakan sesuatu yang baru dalam hidup kita. Beranilah melangkah ketika Dia memanggil dan tetap setia menjalani setiap proses yang Dia izinkan. Percayalah, Dia yang memulai pekerjaan yang baik dalam hidup kita juga akan memberikan kekuatan agar kita bisa menghancurkan penghalang ekspansi sehingga kita pun bisa menyelesaikan proses-Nya. Bersama Tuhan, setiap langkah ketaatan akan membawa kita memasuki pembesaran hidup sesuai dengan rencana-Nya. (BS)
RENUNGAN
Kita DIPANGGIL UNTUK SEBUAH EKSPANSI, bukan terjebak dalam stagnasi kenyamanan.
APLIKASI
1.Apakah yang menjadi zona nyaman Anda saat ini?
2.Area kehidupan apa yang sedang Tuhan minta untuk Anda ubah, tetapi masih Anda pertahankan karena takut keluar dari zona nyaman?
3.Langkah iman apa yang akan Anda ambil hari ini sebagai bentuk ketaatan kepada Tuhan?
DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, terima kasih karena Engkau tidak pernah berhenti bekerja dalam hidup kami. Berikan kami hati yang peka mendengar suara-Mu dan keberanian untuk melangkah ketika Engkau memanggil. Bentuklah karakter kami, kuatkan iman kami, dan pakailah hidup kami untuk menjadi berkat bagi banyak orang. Kami percaya Engkau yang memulai pekerjaan yang baik dalam hidup kami akan setia menyelesaikannya. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
BACAAN ALKITAB SETAHUN
Kejadia 1-3
Matius 1
ENLARGEMENT DARI KEKUATAN IMAN
RHEMA HARI INI
Ibrani 11:1 Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.
Sejak masih muda, Hudson Taylor memiliki kerinduan besar untuk membawa Injil ke pedalaman Tiongkok. Saat Tuhan menaruh visi itu dalam hatinya, ia hanyalah seorang pemuda biasa dengan kemampuan dan sumber daya yang sangat terbatas. Namun, ia percaya bahwa jika Tuhan yang memanggil, Tuhan juga yang akan membuka jalan. Dengan iman, ia terus melangkah dan melayani dengan setia. Bertahun-tahun kemudian, Tuhan memperluas pelayanannya melalui berdirinya China Inland Mission, yang akhirnya mengutus lebih dari 800 misionaris ke pedalaman Tiongkok dan menjangkau puluhan ribu jiwa bagi Kristus.
Kisah Hudson Taylor mengingatkan kita akan makna sejati dari Ibrani 11:1. Iman bukanlah kemampuan melihat masa depan, melainkan keputusan mempercayai Tuhan yang memegang masa depan. Ketika Tuhan memberikan janji, sering kali kita belum melihat tanda-tanda penggenapannya. Yang tampak justru keterbatasan, tantangan, dan proses yang panjang. Namun, iman berkata, "Tuhan sudah berfirman, maka aku akan tetap melangkah." Hudson Taylor tidak menunggu sampai semua keadaan menjadi jelas atau mudah. Ia melangkah karena percaya kepada Pribadi yang memanggilnya. Dan seiring waktu, Tuhan sendiri yang menggenapi visi yang telah Dia tanamkan dalam hati Hudson Taylor.
Hari ini, mungkin kita sedang menantikan perluasan dalam usaha, pekerjaan, pelayanan, keluarga, atau kehidupan rohani kita. Mungkin yang terlihat saat ini hanyalah benih kecil, bukan tuaian besar. Jangan berkecil hati. Tuhan sering kali memulai sesuatu yang besar melalui langkah-langkah kecil yang dilakukan dengan iman. Tetaplah percaya meskipun hasilnya belum terlihat. Tetaplah setia meskipun prosesnya terasa panjang. Sebab iman yang bertahan di tengah ketidakpastian akan menyaksikan penggenapan janji Tuhan. Pada waktu-Nya yang sempurna, Dia akan membawa kita menghancurkan penghalang ekspansi dan memperbesar hidup kita. (AO)
RENUNGAN
IMAN bukan tentang melihat hasil, tetapi PERCAYA MESKI BELUM MELIHAT ENLARGEMENT yang Tuhan janjikan.
APLIKASI
1.Apa yang menjadi visi Anda saat ini?
2.Mengapa Anda perlu percaya bahwa Tuhan akan memberikan perluasan dalam visi Anda?
3.Bagaimana Anda bisa tetap setia dan sungguh-sungguh melakukan bagian Anda sementara menantikan Tuhan?
DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, ajar kami untuk hidup oleh iman dan bukan oleh penglihatan. Mampukan kami untuk tetap percaya pada janji-Mu sekalipun belum melihat hasil dari doa dan perjuangan kami. Teguhkan hati kami agar tetap setia melangkah sampai kami melihat penggenapan rencana-Mu yang indah dalam hidup kami.
Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
BACAAN ALKITAB SETAHUN
Maleakhi 1-4
Wahyu 22
BERJALAN MENUJU ENLARGEMENT
RHEMA HARI INI
Kisah Para Rasul 16:10 Setelah Paulus melihat penglihatan itu, segeralah kami mencari kesempatan untuk berangkat ke Makedonia, karena dari penglihatan itu kami menarik kesimpulan, bahwa Allah telah memanggil kami untuk memberitakan Injil kepada orang-orang di sana.
Pada tahun 1962, Sam Walton membuka gerai Walmart pertamanya di sebuah kota kecil yang jauh dari pusat bisnis. Banyak orang meragukan keputusannya karena lokasi tersebut dianggap tidak memiliki prospek yang menjanjikan. Namun, Sam Walton tidak menunggu keadaan menjadi sempurna ataupun kesempatan yang lebih baik. Ia memulai dengan apa yang dimilikinya, terus belajar, meningkatkan kualitas pelayanannya, dan berani mengambil langkah-langkah baru. Dari satu gerai sederhana, Walmart berkembang menjadi salah satu jaringan ritel terbesar di dunia. Kisah ini mengajarkan bahwa keberhasilan tidak selalu diawali oleh keadaan yang ideal, melainkan oleh keberanian untuk mengambil langkah pertama.
Begitu juga dengan kehidupan kita. Tidak sedikit orang menunda langkah karena merasa belum siap, belum memiliki kemampuan yang cukup, atau masih menunggu waktu yang dianggap tepat. Padahal, ketika Tuhan sudah menyatakan arah-Nya, Dia menghendaki kita merespons dengan iman dan ketaatan. Itulah yang dilakukan Paulus. Setelah menerima penglihatan tentang panggilan ke Makedonia, ia tidak menunda-nunda, tetapi segera melangkah. Ketaatan itulah yang membuka pintu bagi pelayanan yang lebih luas dan menjadi awal penyebaran Injil ke wilayah Eropa.
Karena itu, jangan hanya menunggu kesempatan datang. Mulailah dengan apa yang Tuhan telah percayakan di tanganmu hari ini. Lakukan bagian kita dengan setia, meskipun tampak kecil dan sederhana. Jangan takut untuk melangkah, sebab setiap perjalanan besar selalu dimulai dari satu langkah pertama. Percayalah, ketika kita berani bergerak dan mengandalkan Tuhan, Dia akan menolong kita menghancurkan penghalang ekspansi dan membuka jalan yang tidak pernah kita bayangkan. Dia akan membawa kita memasuki enlargement kehidupan yang semakin berkembang, semakin berdampak, dan semakin memuliakan nama-Nya. (SZ)
RENUNGAN
Jangan menunggu kesempatan datang, BERGERAKLAH dan TUHAN AKAN MEMBUKA JALAN menuju enlargement.
APLIKASI
1.Apa langkah yang selama ini Anda tunda karena terus menunggu kesempatan yang sempurna?
2.Kesempatan apa yang sebenarnya sudah Tuhan letakkan di depan Anda, tetapi belum Anda ambil?
3.Langkah nyata apa yang dapat Anda lakukan hari ini untuk mulai bergerak?
DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami memilih untuk tidak hidup dalam penundaan. Beri kami keberanian untuk melangkah, percaya kepada tuntunan-Mu, dan melihat setiap jalan yang Engkau bukakan menuju rencana-Mu yang lebih besar. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
BACAAN ALKITAB SETAHUN
Zakharia 13-14
Wahyu 21
TEMPAT YANG MENGHENTIKAN PEMBESARAN
RHEMA HARI INI
Ulangan 1:6 “Tuhan, Allah kita, telah berfirman kepada kita di Horeb, demikian: Telah cukup lama kamu tinggal di gunung ini.”
Seekor anak elang menghabiskan masa awal hidupnya di dalam sarang yang hangat dan aman. Di sanalah ia bertumbuh, dilindungi, dan diberi makan oleh induknya. Namun, ketika tiba waktunya belajar terbang, induknya tidak membiarkan anak elang tetap tinggal di sarang. Sang induk mendorongnya keluar agar mulai mengepakkan sayapnya. Meskipun proses itu tampak menakutkan, justru melalui pengalaman tersebut, anak elang menemukan kemampuan yang selama ini tidak ia sadari. Seandainya ia terus bertahan di dalam sarang, ia memang akan merasa aman, tetapi tidak akan pernah belajar terbang dan menguasai langit yang telah dirancang baginya.
Hal serupa dialami bangsa Israel. Setelah keluar dari Mesir, mereka tinggal cukup lama di Gunung Horeb. Di sanalah mereka menerima hukum Tuhan, dibentuk sebagai umat-Nya, dan mengalami penyertaan-Nya. Namun, Horeb adalah tempat pembentukan, bukan tujuan akhir. Karena itu, Tuhan berfirman, "Telah cukup lama kamu tinggal di gunung ini." Dengan kata lain, Tuhan memanggil mereka untuk melanjutkan perjalanan menuju Tanah Perjanjian. Mereka tidak mungkin mengalami perluasan wilayah jika terus menetap di tempat yang sama.
Benar, zona nyaman memang memberikan rasa aman, tetapi jika terus dipertahankan, zona nyaman dapat menghambat pertumbuhan yang Tuhan rancang. Pekerjaan yang sudah terasa nyaman, pelayanan yang menjadi rutinitas, atau kehidupan yang minim tantangan dapat membuat kita enggan melangkah lebih jauh. Padahal, sering kali Tuhan justru mengajak kita keluar dari tempat yang sudah terasa aman agar iman, karakter, dan kapasitas kita semakin bertumbuh. Jangan jadikan tempat pembentukan sebagai tempat menetap selamanya. Beranilah melangkah untuk menghancurkan penghalang ekspansi. Percayalah, Tuhan sedang mempersiapkan kita memasuki pembesaran yang telah dirancang-Nya. (AM)
RENUNGAN
ZONA NYAMAN mungkin MEMBUAT TENANG, tetapi MENGHENTIKAN PERTUMBUHAN dan PEMBESARAN hidup kita.
APLIKASI
1.Area kehidupan apa yang selama ini menjadi "Gunung Horeb" Anda?
2.Mengapa Anda perlu keluar dari zona nyaman Anda?
3.Langkah iman apa yang Tuhan sedang minta Anda ambil agar kapasitas hidup Anda diperbesar?
DOA UNTUK HARI INI
"Bapa di Sorga, terima kasih karena Engkau tidak pernah menghendaki kami berhenti bertumbuh. Berikan kami keberanian seperti bangsa Israel yang akhirnya bergerak menuju Tanah Perjanjian. Tolong kami agar kami mau meninggalkan zona nyaman ketika Engkau memanggil, sebab kami percaya rencana-Mu selalu lebih besar daripada rasa aman kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin."
BACAAN ALKITAB SETAHUN
Zakharia 9-12
Wahyu 20
PERBEDAAN VISI DAN MIMPI
RHEMA HARI INI
Amsal 29:18a Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat.
Pada tahun 1952, Florence Chadwick berusaha berenang menyeberangi Selat Catalina yang jaraknya sekitar 34 kilometer. Hari itu, tantangan terbesarnya bukanlah dinginnya air atau ancaman hiu, melainkan kabut yang sangat tebal. Selama hampir 15 jam ia terus berenang, tetapi semakin lama ia kehilangan gambaran tentang seberapa dekat dirinya dengan tujuan. Akhirnya, ia menyerah dan naik ke kapal. Padahal, ia hanya tinggal menempuh sekitar satu kilometer lagi. Dua bulan kemudian, Florence mencoba kembali. Kali ini, ia terus membayangkan garis pantai selama berenang. Meskipun matanya tidak dapat melihat tujuan karena tertutup kabut, hatinya tetap melihatnya. Visi yang jelas itulah yang memberinya kekuatan untuk terus maju hingga mencapai garis akhir, bahkan memecahkan rekor waktu.
Demikian pula dalam perjalanan hidup kita. Banyak orang memiliki impian, tetapi tidak semua memiliki visi dari Tuhan. Mimpi berbicara tentang apa yang ingin kita capai, sedangkan visi dari Tuhan menunjukkan ke mana Dia sedang menuntun hidup kita. Amsal 29:18 mengingatkan bahwa tanpa wahyu atau visi dari Tuhan, manusia akan kehilangan arah. Visi ilahi menjadi kompas yang menuntun setiap langkah kita. Ketika Tuhan telah menyatakan arah-Nya, kita tidak akan mudah menyerah meskipun menghadapi tantangan atau ketika jawaban doa belum juga terlihat. Justru visi itulah yang memberi keberanian untuk terus melangkah memasuki setiap rencana dan perluasan yang telah Tuhan sediakan.
Karena itu, jangan hanya meminta Tuhan memberkati rencana kita. Mintalah agar Dia menyatakan rencana-Nya bagi hidup kita. Sebab, visi dari Tuhan bukan sekadar mimpi yang indah, melainkan arah yang menuntun setiap langkah kita dan kekuatan untuk menghancurkan penghalang ekspansi, hingga tujuan-Nya digenapi dalam hidup kita. (KK)
RENUNGAN
VISI dari Tuhan BUKAN SEKADAR MIMPI, tetapi ARAH YANG MENUNTUN setiap langkah kita.
APLIKASI
1."Kabut" apa yang saat ini sedang menghalangi Anda melihat tujuan Tuhan?
2.Mengapa Anda perlu menjalani hidup berdasarkan visi dari Tuhan, bukannya hanya mengejar impian dan keinginan pribadi?
3.Langkah nyata apa yang akan Anda lakukan untuk mencari dan mengikuti visi Tuhan?
DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, ketika kabut kehidupan menutupi pandangan kami, tolong kami tetap memegang visi yang Engkau berikan. Jangan biarkan kami menyerah hanya karena kami belum melihat garis akhirnya. Berikan kami iman untuk terus melangkah sampai seluruh rencana-Mu digenapi dalam hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
BACAAN ALKITAB SETAHUN
Zakharia 5-8
Wahyu 19
DI BALIK BANYAKNYA TEKANAN DAN TANTANGAN
RHEMA HARI INI
1 Korintus 16:9 sebab di sini banyak kesempatan bagiku untuk mengerjakan pekerjaan yang besar dan penting, sekalipun ada banyak penentang.
Sejak muda, Soichiro Honda bercita-cita menciptakan komponen otomotif. Ia merancang ring piston dan mengajukan hasil temuannya kepada Toyota, tetapi desainnya ditolak. Penolakan itu tidak membuatnya menyerah. Ia terus belajar, memperbaiki rancangan, hingga akhirnya produknya diterima. Setelah berhasil membangun pabrik, tantangan kembali datang. Perang Dunia II menghancurkan pabriknya dengan pengeboman, lalu gempa bumi kembali merusak fasilitas produksinya. Belum lagi kelangkaan bahan bakar yang melanda Jepang setelah perang. Namun, di tengah situasi yang tampak mustahil, Honda justru melihat sebuah peluang. Ia memasang mesin kecil pada sepeda sehingga menjadi alat transportasi yang lebih praktis. Inovasi tersebut mendapat sambutan luar biasa. Langkah sederhana itu menjadi cikal bakal lahirnya Honda, yang kemudian berkembang menjadi salah satu produsen kendaraan terbesar di dunia.
Hal yang sama dapat kita lihat dalam kehidupan Rasul Paulus. Ketika giat memberitakan Injil ke berbagai daerah, ia menghadapi penolakan, penganiayaan, ancaman, bahkan pemenjaraan. Namun, semua tekanan itu tidak pernah menghentikan pelayanannya. Sebaliknya, setiap tantangan menjadi kesempatan bagi Paulus untuk semakin bergantung kepada Tuhan, bertumbuh dalam iman, dan menjangkau lebih banyak orang dengan Injil.
Sering kali kita menganggap tekanan dan tantangan sebagai tanda bahwa Tuhan sedang menutup jalan. Padahal, justru penentangan kerap muncul ketika Tuhan sedang membuka kesempatan yang lebih besar. Karena itu, jangan menyerah ketika kesulitan datang. Percayalah, Tuhan tidak sedang menghentikan langkah kita. Melalui setiap tantangan, Tuhan membentuk karakter, menguatkan iman, dan memperluas kapasitas kita. Sehingga kita sanggup menghancurkan penghalang ekspansi dan siap memasuki musim enlargement yang telah Dia sediakan. (CG)
RENUNGAN
Di tengah banyaknya tekanan dan tantangan, TUHAN SEDANG MEMPERLUAS KAPASITAS, bukan menghentikan langkah kita.
APLIKASI
1.Tekanan dan tantangan seperti apa yang tengah Anda hadapi saat ini?
2.Mengapa Anda perlu melihat tantangan sebagai kesempatan untuk bertumbuh?
3.Langkah iman apa yang akan Anda ambil mulai hari ini?
DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami percaya setiap tantangan membentuk kami menjadi lebih kuat. Kami tidak akan menyerah, karena Engkau menyertai kami dan menuntun kami kepada rencana-Mu yang terbaik. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
BACAAN ALKITAB SETAHUN
Zakharia 1-4
Wahyu 18
Categories
Latest Posts