RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH
MISI BESAR KETEGUHAN JUGA BESAR
MISI yang BESAR selalu menuntut KETEGUHAN yang BESAR.
Yosua 1:9 Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi."
Setiap misi besar tidak pernah berjalan tanpa tantangan. Ketika Tuhan mempercayakan tugas yang besar kepada seseorang, pasti akan ada rintangan, tekanan, dan masa-masa sulit yang harus dihadapi. Hal ini terjadi karena misi besar membutuhkan hati yang kuat, iman yang teguh, dan komitmen yang tidak mudah goyah. Tanpa keteguhan, seseorang akan mudah menyerah sebelum melihat rencana Tuhan digenapi.
Dalam Alkitab kita melihat banyak tokoh yang menghadapi hal ini. Musa harus tetap teguh memimpin bangsa Israel meski sering menghadapi keluhan dan penolakan. Demikian juga Paulus tetap setia memberitakan Injil walau mengalami penderitaan. Mereka mampu menyelesaikan misi Tuhan karena memiliki keteguhan hati dan tetap percaya pada penyertaan-Nya.
Karena itu, jangan mundur ketika menghadapi kesulitan dalam panggilan Tuhan. Tetaplah teguh dalam iman dan setia menjalankan tugas yang dipercayakan kepada kita. Percayalah, ketika kita tetap bertahan dan berjalan bersama Tuhan, Dia akan memberi kekuatan sehingga misi besar yang Dia percayakan dapat digenapi melalui hidup kita.
Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH
HIDUP ORANG BERMISI PASTI PROAKTIF
Orang yang hidup dengan MISI tidak bersikap pasif, tetapi PROAKTIF.
Markus 2:4 Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring.
Orang yang hidup dengan misi tidak menunggu keadaan menjadi mudah. Ia bergerak dengan iman dan keberanian untuk mencari jalan, bahkan ketika banyak rintangan menghadang. Hidup yang memiliki tujuan dari Tuhan membuat seseorang tidak pasif atau mudah menyerah. Ia belajar mengatur emosi, menjaga disiplin, dan tetap fokus pada panggilannya.
Seperti orang-orang yang membawa sahabatnya yang lumpuh kepada Yesus, mereka tidak berhenti ketika terhalang oleh kerumunan. Mereka justru mencari cara lain agar tujuan mereka tercapai. Sikap seperti inilah yang menunjukkan hati yang proaktif. Orang yang hidup dalam misi ilahi tidak sekadar berharap sesuatu terjadi, tetapi mengambil langkah untuk mewujudkannya.
Ketika kita memahami panggilan Tuhan atas hidup kita, kita akan berani melangkah, membuka jalan baru, dan tetap setia sampai tujuan itu tercapai. Misi yang jelas membuat hidup tidak lagi berjalan tanpa arah, tetapi penuh makna dan dampak. (ZS)
Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH
YANG DILATIH DALAM GELAP
Kemenangan ditentukan apa yang DILATIH dalam GELAP, bukan yang dipamerkan dalam terang.
Daniel 6:10-11 Sebab itu raja Darius membuat surat perintah dengan larangan itu. Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya.
Kemenangan sejati tidak hanya terlihat pada saat seseorang berdiri di depan banyak orang. Kemenangan justru dibentuk dalam proses yang sering tidak terlihat. Apa yang kita latih dalam “gelap”—saat tidak ada yang memperhatikan—akan menentukan apa yang terjadi ketika kita berada dalam “terang”.
Disiplin, doa, kesetiaan, dan karakter yang dibangun secara tersembunyi menjadi dasar dari setiap kemenangan yang nyata.
Dalam kehidupan rohani pun demikian. Hubungan dengan Tuhan tidak dibangun hanya ketika kita terlihat melayani atau berada di depan banyak orang. Justru saat-saat pribadi bersama Tuhan—dalam doa, membaca firman, dan hidup dalam ketaatan—itulah yang membentuk kekuatan rohani kita. Tuhan melihat kesetiaan yang dilakukan dalam hal-hal kecil dan tersembunyi.
Karena itu, marilah kita melatih hidup rohani kita dengan sungguh-sungguh, bahkan ketika tidak ada yang melihat. Setialah dalam doa, firman, dan ketaatan setiap hari. Apa yang kita bangun dalam kesetiaan yang tersembunyi hari ini akan menjadi kemenangan yang nyata di masa depan.(SZ)
Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH
FOKUS PADA MISI
FOKUS pada misi harus LEBIH KUAT daripada rasa sakit yang sementara.
Nehemia 6:3 Lalu aku mengirim utusan kepada mereka dengan balasan: "Aku tengah melakukan suatu pekerjaan yang besar. Aku tidak bisa datang! Untuk apa pekerjaan ini terhenti oleh sebab aku meninggalkannya dan pergi kepada kamu!"
Chris Nikic lahir pada tahun 1999 dengan kelainan Down Syndrome, dimana dia kesulitan menjaga keseimbangan tubuhnya. Di tengah keterbatasannya, pada tahun 2019, Chris bermimpi menjadi orang pertama dengan Down Syndrome yang menyelesaikan triathlon berupa berenang sejauh 3,8 km, bersepeda sejauh 180 km, dan marathon sejauh 42,2 km.
Dalam perjalanannya, ayahnya, Nick, selalu menanamkan prinsip “1% lebih baik”. Hari demi hari Chris jalani dengan latihan fisik yang melelahkan demi meraih mimpinya. Hingga pada November 2020, ia berhasil membuat sejarah dengan menyelesaikan Triathlon dan kini kisah hidupnya menjadi berkat bagi banyak orang.
Setiap kita mempunyai misi besar dari Tuhan. Namun, semuanya tergantung apakah kita fokus menjalani misi tersebut atau hanya ala kadarnya. Ketika kita fokus dan berani bayar harga untuk menggenapi misi Tuhan, Tuhan bisa bawa kita menjadi versi terbaik diri kita. (ES)
Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH
MENURUNKAN STANDAR MERUNTUHKAN MASA DEPAN
Jika engkau MENURUNKAN standar, maka engkau sedang MERUNTUHKAN masa depanmu.
Filipi 3:13-14 Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.
Standar hidup menentukan arah masa depan seseorang. Ketika seseorang mulai menurunkan standar kebenaran, kejujuran, dan disiplin, ia sebenarnya sedang membuka pintu bagi kehancuran perlahan. Hal yang awalnya terlihat kecil—seperti kompromi terhadap dosa, kemalasan, atau ketidakjujuran—dapat berkembang menjadi kebiasaan yang merusak karakter dan menghancurkan masa depan.
Sebaliknya, orang yang mempertahankan standar hidup yang benar sedang membangun fondasi yang kuat. Hidup yang berpegang pada nilai-nilai Tuhan menuntun kita pada pertumbuhan, kedewasaan, dan masa depan yang penuh harapan. Mungkin menjaga standar tidak selalu mudah, tetapi itulah yang menjaga hidup kita tetap berada di jalan yang benar.
Karena itu, jagalah standar hidup yang Tuhan kehendaki. Jangan berkompromi dengan hal-hal yang melemahkan iman dan karakter. Tetaplah setia pada kebenaran, hiduplah dengan disiplin dan integritas, dan percayalah bahwa standar yang benar hari ini akan membangun masa depan yang kuat.(SZ)
Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
RENUNGAN MALAM KELUARGA ALLAH
TENTUKAN DESTINASI ILAHIMU
Jangan naik “KENDARAAN HIDUP” tanpa menentukan DESTINASI ILAHIMU!
Efesus 2:10 Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.
Banyak orang hidup sibuk, tetapi tidak tahu ke mana arah hidupnya. Seperti naik kendaraan tanpa tujuan, perjalanan terus berjalan, energi habis, tetapi tidak sampai pada tempat yang berarti. Tanpa visi dan misi dari Tuhan, hidup mudah terseret oleh tren, tekanan, atau keinginan orang lain.
Firman Tuhan dalam Efesus 2:10 mengingatkan bahwa kita bukanlah ciptaan yang kebetulan. Kita adalah “buatan Allah”, sebuah karya ciptaan yang dirancang dengan tujuan. Oleh karena itu, kita harus menentukan destinasi ilahi kehidupan yang selaras dengan tujuan Tuhan.
Mari kita hidup selaras dengan misi Tuhan, sehingga hidup menjadi terarah dan berdampak. Kita tidak lagi hidup hanya untuk diri sendiri, tetapi untuk menggenapi rencana besar Tuhan melalui hidup kita. (TS)
Selamat beristirahat malam dalam kasih setia Tuhan
Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org
Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000
Categories
Latest Posts