KEKUATAN SEJATI PAHLAWAN BERASAL DARI DOA [RAKA JOYFUL]

22 August 2026 admin
Bacaan: Yakobus 5:16b Rhema: Yakobus 5:16b  Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.” Shalom, Sahabat Fligo! Apakah Sahabat masih ingat kisah Ratu Ester? Di Alkitab diceritakan bahwa Ratu Ester pernah menghadapi masalah yang besar. Ada seseorang bernama Haman yang memilikj rencana jahat dan ingin memusnahkan bangsa Yahudi. Ratu Ester merupakan bangsa Yahudi, tapi tidak semua orang mengetahui hal ini. Ratu Ester bisa saja berkata “Aku adalah seorang ratu, aku bisa menyelesaikan masalah ini sendiri”, tapi Ratu Ester memilih untuk datang pada Tuhan. Ratu Ester dan bangsa Yahudi berpuasa dan berdoa pada Tuhan. Setelah berdoa dan berpuasa, Ratu Ester tidak bersembunyi melainkan langsung menghadap Raja. Pada zaman itu, menghadap Raja tanpa dipanggil akan mendapatkan hukuman. Tapi Ratu Ester tetap maju menghadap Raja karena dia berserah kepada Tuhan. Sahabat Fligo, mungkin hari-hari ini Sahabat sedang menghadapi masalah. Mungkin Sahabat kebingungan dan kehilangan harapan akan sesuatu. Sahabat  tidak harus menyelesaikan semuanya sendiri. Ada Tuhan yang mau mendengar doa Sahabat. Seperti Ratu Ester berdoa saat menghadapi masalah, kita juga boleh berdoa dan datang pada Tuhan meminta pertolongan. Ketika sudah berdoa, kita juga harus berani melangkah. Kita harus percaya bahwa Tuhan menyertai dan memampukan kita. (YL)   Doa hari ini: Tuhan Yesus  terima kasih untuk renungan hari ini. Ampuni kami ya Tuhan kalau kami masih sering takut, menangis dan marah saat menghadapi masalah. Ajar kami seperti Ratu Ester untuk berdoa dan mengandalkan Tuhan. Berikan kami hati yang tenang dan hikmat untuk mengambil keputusan. Terima kasih, Tuhan Yesus yang baik. Amin!  Bacaan Alkitab Setahun:   Yesaya 28 Pertanyaan hari ini: 1. Masalah atau tantangan apa yang saat ini sedang membuatSahabat bingung atau takut, yang ingin Sahabat bawa dalam doa kepada Tuhan? 2. Langkah berani apa yang perlu Sahabatambil hari ini setelah Sahabat berdoa dan percaya bahwa Tuhan menyertaimu? 3. Dari Firman hari ini, aku belajar tentang: sabtu

Baca Artikel  

KUASA PERKATAAN [RAKA JOYFUL]

21 August 2026 admin
Bacaan: Amsal 15:1-2 Rhema: Amsal 15:1 Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan marah. Pernahkah sahabat melihat api yang menyala besar? Jika kita menyiram api yang panas dengan air, api itu akan padam dan menjadi dingin. Nah perkataan yang lemah lembut itu seperti air sejuk bagi orang yang sedang marah. Kadang kadang bila kita sedang kesal dengan teman atau saudara kita berteriak atau memakai kata kata kasar. Kita pikir dengan marah-marah teman atau saudara akan  menurut  dan takut dengan kita. Padahal Alkitab bilang kalau perkataan yang kasar atau pedas justru membuat suasana menjadi semakin panas dan semua orang jadi ikut marah. Tuhan Yesus tidak pernah berbicara kasar, tetapi  selalu lembut dan sabar. Sebagai anak anak Tuhan, mulut kita di pakai untuk memuji Tuhan dan memberkati orang lain, bukan untuk melukai. Hari ini yuk kita semua belajar untuk memakai lidah dengan bijaksana. Anak- anak yang mengasihi Tuhan pasti memakai mulutnya untuk mengucapkan hal-hal yang baik dan untuk kemuliaan nama Tuhan. Doa hari ini: Roh Kudus pimpinlah hidupku dan kuasailah lidahku agar aku menjadi orang yang bijak dalam perkataanku. Biarlah setiap ucapan dari mulutku memberikan kesejukan, menguatkan iman yang lemah serta memberikan sukacita kepada semua orang. Amin. Bacaan Alkitab Setahun:  Yesaya 27  Pertanyaan hari ini: 1. Apa  kata firman Tuhan mengenai menjaga perkataan dan ucapan? 2. Apa artinya memberikan jawaban yang lembut? 3. Dari Firman hari ini, aku belajar tentang: jumat    

Baca Artikel  

BERANI MEMBELA KEBENARAN [RAKA JOYFUL]

20 August 2026 admin

Bacaan: Amsal 31:8-9

Rhema: Amsal 31:9 Bukalah mulutmu, ambillah keputusan secara adil dan berikanlah kepada yang tertindas dan yang miskin hak mereka.

  Sahabat Fligo, pernahkah Sahabat melihat temanmu diejek atau diperlakukan tidak baik? Mungkin Sahabat ingin menolong, tetapi takut ikut dimarahi atau malah diejek juga. Dalam keadaan seperti itu, kita membutuhkan keberanian untuk melakukan hal yang benar. Dalam Alkitab, kita belajar dari Ratu Ester. Ester berada di tempat yang penting dan memiliki kesempatan untuk berbicara kepada raja. Ia tahu ada rencana jahat yang bisa membuat banyak orang tidak bersalah mengalami kesulitan. Ester sebenarnya merasa takut, tetapi ia tidak memilih diam. Dengan berani, Ester menyampaikan kebenaran kepada raja dan membela bangsanya. Ester mengajarkan kita bahwa keberanian bukan berarti tidak merasa takut. Berani berarti tetap melakukan hal yang benar meskipun kita merasa takut. Tuhan ingin kita menjadi anak yang jujur dan berani membela kebenaran. Sahabat Fligo, kalau ada teman yang diintimidasi, jangan ikut mengejek atau hanya diam. Kita bisa menolongnya, mengajak teman lain untuk berhenti, atau meminta bantuan guru. Jangan membela kesalahan, tetapi beranilah membela orang yang diperlakukan tidak adil. Yuk, belajar menjadi seperti Ester! Jadilah anak yang jujur, berani, dan mau berdiri untuk kebenaran. Tuhan akan memberi kita keberanian ketika kita memilih melakukan yang benar. Doa hari ini: Tuhan Yesus, berikan aku keberanian untuk berkata jujur dan melakukan yang benar. Tolong aku supaya berani membela teman yang diperlakukan tidak baik dan tidak takut ketika harus berdiri untuk kebenaran. Amin. Bacaan Alkitab Setahun:  Yesaya 26  Pertanyaan hari ini: 1. Kapan terakhir kali Sahabat melihat temanmu diperlakukan tidak baik, dan apa yang Sahabat lakukan saat itu? 2.  Seperti Ratu Ester, hal berani apa yang bisa kamu lakukan minggu ini untuk membela teman yang butuh pertolongan? 3. Dari Firman hari ini, aku belajar tentang: kamis

Baca Artikel  

MENGERAM SIFAT EGOIS DI DALAM DIRI [RAKA JOYFUL]

19 August 2026 admin
Bacaan: Filipi 2:4-5  Rhema: Filipi 2:4 dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga. Pernahkah Sahabat sedang bermain dengan mainan kesukaanmu, lalu adik atau temanmu ingin ikut? Mungkin Sahabat  berpikir, “Ini punyaku, aku tidak mau berbagi.” Atau ketika memilih tempat makan bersama keluarga, Sahabat ingin semua orang mengikuti keinginanmu dan merasa kesal ketika tidak dituruti. Dalam Filipi 2:4–5, Tuhan mengajarkan kita untuk tidak hanya memikirkan diri sendiri, tetapi juga memperhatikan orang lain. Artinya, kita belajar mengendalikan keinginan kita dan mempertimbangkan kebutuhan serta perasaan orang lain. Misalnya, ketika hanya ada satu mainan, kita bisa belajar bergantian. Ketika teman sedang sedih, kita bisa menemani. Ketika ada yang kesulitan, kita bisa menolong. Perasaan ingin mendapatkan apa yang kita mau adalah hal yang bisa dialami semua orang. Namun, kita perlu belajar bertanya, bukan hanya “Apa yang aku mau?”, tetapi juga “Bagaimana dengan orang lain?” Yesus adalah teladan kita. Ia tidak hanya memikirkan diri-Nya sendiri, tetapi mau mengasihi, menolong, dan melayani orang lain. Karena itu, 1 Korintus 10:24 mengingatkan kita untuk tidak hanya mencari keuntungan sendiri, tetapi juga memikirkan kebaikan orang lain. Mengalahkan sifat egois bukan berarti kita tidak boleh memiliki keinginan. Kita belajar mengendalikan keinginan dan tetap memikirkan orang lain. Hari ini, jangan hanya bertanya, “Apa yang aku mau?” tetapi belajarlah bertanya, “Apa yang bisa aku lakukan untuk orang lain. (CF)   Doa hari ini: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mengajarkanku untuk mengasihi dan memperhatikan orang lain. Ampuni aku ketika aku terlalu memikirkan diriku sendiri.Tolong aku untuk mengendalikan keinginanku dan belajar memikirkan perasaan serta kebutuhan orang lain. Ajarku untuk memiliki sikap seperti-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus, haleluya. Amin. ” Bacaan Alkitab Setahun: Yesaya 25 Pertanyaan hari ini: 1. Kapan Sahabat biasanya sulit berbagi atau sulit mendengarkan orang lain?   2. Ketika Sahabattidak mendapatkan apa yang Sahabat inginkan, bagaimana biasanya Sahabat memperlakukan orang lain? Mengapa? 3. Dari Firman hari ini, aku belajar tentang: rabu    

Baca Artikel  

BERANI PEDULI SEPERTI RATU ESTHER

18 August 2026 admin
Bacaan : Esther 4:14 Rhema: Esther 4:14 Sebab sekalipun engkau pada saat ini berdiam diri saja, bagi orang Yahudi akan timbul juga pertolongan dan kelepasan dari pihak lain, dan engkau dengan kaum keluargamu akan binasa. Siapa tahu, mungkin justru untuk saat yang seperti ini engkau beroleh kedudukan sebagai ratu.”   Shalom Sahabat Fligo! Bayangkan posisi Ratu Ester. Dia hidup sangat nyaman dan aman di istana mewah. Namun, ketika bangsanya berada dalam bahaya, dia dihadapkan pada pilihan sulit: memilih diam demi keselamatan sendiri, atau berani bertindak membela sesama meski harus mempertaruhkan nyawanya. Ratu Ester memilih keluar dari zona nyaman karena sadar bahwa posisinya sengaja dipakai Tuhan untuk menyelamatkan orang lain.   Sebagai remaja masa kini, Sahabat mungkin tidak sedang menyelamatkan satu bangsa seperti ratu Ester. Namun, keberadaan sahabat di sekolah, teman-teman, maupun lingkungan rumah bukanlah kebetulan semata. Tuhan sengaja menempatkan Sahabat di sana untuk memberi dampak positif bagi sekitar. Menunjukkan kepedulian memang sering kali membawa risiko. Sahabat mungkin takut dibilang sok pahlawan, dijauhi teman, atau harus mengorbankan waktu bersenang-senang. Namun ingatlah, keberanian sejati bukanlah situasi tanpa rasa takut, melainkan keputusan untuk tetap melakukan hal benar di tengah ketakutan. Mulai hari ini, latihlah keberanian itu dalam hal-hal sederhana. Sahabat  bisa menyapa teman yang menyendiri, berani menghentikan gosip, atau menyediakan waktu mendengarkan curhatan teman. Ketika berani mengambil risiko untuk peduli, Sahabat mengizinkan Tuhan memakai hidupmu menjadi pahlawan bagi sesama kita. (CAN) Doa hari ini: Tuhan Yesus, terima kasih telah menempatkan aku di tempatku berada saat ini. Berikan aku hati yang berani seperti Ratu Ester untuk mau peduli pada orang-orang di sekitarku, meskipun ada rasa takut atau risiko yang harus kuhadapi. Pakailah hidupku untuk menjadi pembawa perubahan dan berkat bagi sesama. Amin. Bacaan Alkitab Setahun:  Yesaya 24 Pertanyaan hari ini: 1. Risiko apa yang paling sering membuatmu takut untuk peduli pada teman di sekolah? 2. Menurutmu, apa arti keberanian sejati bagi seorang remaja? 3. Dari firman hari ini, aku belajar tentang: selasa

Baca Artikel  

LEBIH KUAT BERSAMA [RAKA JOYFUL]

17 August 2026 admin
Bacaan: Galatia 6:9-10 Rhema: Galatia 6:10 Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.   Pernahkah Sahabat melihat tim pemadam kebakaran saat bertugas? Ada yang mengemudikan truk, menyiapkan selang air, hingga memanjat tangga. Bayangkan jika petugas yang membawa selang menolak menyalakan air karena ingin memanjat tangga saja. Api tentu sulit dipadamkan! Mereka berhasil karena bekerja sama dan menepis sifat egois. Tubuh kita juga bekerja dengan cara yang sama. Mata tidak bisa bilang ke tangan, "Aku tidak butuh kamu!" Semua anggota tubuh saling melengkapi. Begitu juga saat Sahabat berada di sekolah, bermain game bersama teman, atau mengerjakan tugas di rumah. Saat kita hanya mementingkan diri sendiri seperti ingin menang sendiri, tidak mau berbagi mainan, atau enggan mendengarkan ide orang lain suasana jadi tidak menyenangkan. Kerja sama membuat tugas yang berat terasa jauh lebih ringan. Ketika Sahabat bersedia berbagi peran dan menghargai teman, Sahabat sedang membangun kebersamaan yang kuat. Jangan jadi pemain solo jika Sahabat bisa menjadi bagian dari tim yang hebat!   Doa hari ini: "Tuhan, ajar aku untuk tidak egois dan mau bekerja sama dengan teman-temanku. Bantu aku menghargai orang lain agar aku bisa mencapai hal-hal baik bersama. Amin." Bacaan Alkitab Setahun: Yesaya 23 Pertanyaan hari ini: 1. Kapan terakhir kali Sahabatmemilih untuk bekerja sama daripada menang sendiri? 2. Apa hal kecil yang bisa Sahabat lakukan hari ini untuk membantu tim/temanmu? 3. Dari Firman hari ini, aku belajar tentang: senin          

Baca Artikel