GEREJA ADALAH RUMAH ROHANI [RAKA HAPPY]
Bacaan : Mazmur 122:1-2
Sahabat, siapa yang senang datang ke Sekolah Minggu? Kita datang ke gereja bukan hanya untuk bertemu teman-teman atau bermain. Kita datang untuk beribadah kepada Tuhan dan mendengarkan Firman-Nya.
Pemazmur berkata bahwa ia bersukacita ketika diajak pergi ke rumah Tuhan. Itu berarti datang beribadah adalah sesuatu yang menyenangkan.
Di gereja kita belajar mengenal Tuhan, bernyanyi memuji-Nya, berdoa, mendengarkan Firman, dan belajar mengasihi sesama. Karena itu, mari datang ke gereja dengan hati yang senang dan penuh sukacita. Gereja adalah tempat kita belajar mengenal, mengasihi, dan melayani Tuhan. (T)
Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama:
“Tuhan Yesus, terima kasih karena aku boleh datang ke gereja dan Sekolah Minggu. Berikan aku hati yang senang untuk beribadah dan belajar firman-Mu. Amin.”
Bacaan Alkitab Setahun : Yeremia 7
KAMIS
KAMIS
TAAT KEPADA TUHAN MEMBAWA BERKAT [RAKA HAPPY]
Bacaan : Kejadian 6:8
Sahabat, pernahkah Mama atau Papa meminta kalian melakukan sesuatu yang baik, tetapi kalian malas melakukannya? Kadang-kadang kita memang sulit untuk taat.
Nuh adalah contoh orang yang mau taat kepada Tuhan. Ketika Tuhan memerintahkan Nuh membuat bahtera, Nuh melakukannya. Nuh tidak memilih untuk membantah atau mengabaikan perintah Tuhan.
Ketaatan Nuh bukan hanya membawa keselamatan bagi dirinya, tetapi juga bagi keluarganya. Dari kisah Nuh kita belajar bahwa ketaatan kepada Tuhan sangat penting. Ketika Papa dan Mama mengajarkan kita untuk berbuat baik, berkata jujur, berdoa, membaca Alkitab, dan menghormati orang lain, kita belajar untuk taat kepada Tuhan. Anak Tuhan adalah anak yang mau mendengarkan dan melakukan firman Tuhan. (T)
Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama:
“Tuhan Yesus, tolong aku menjadi anak yang taat kepada-Mu. Ajarkan aku untuk melakukan apa yang benar dan menyenangkan hati-Mu. Amin.”
Bacaan Alkitab Setahun : Yeremia 6
RABU
RABU
TUHAN ADALAH TEMPAT PERLINDUNGANKU [RAKA HAPPY]
Bacaan : Mazmur 46:2-4
Sahabat, kalau hujan turun dengan deras, kita pasti masuk ke dalam rumah supaya tidak kehujanan. Ketika angin kencang atau badai datang, rumah membuat kita merasa lebih aman.
Tetapi ada perlindungan yang jauh lebih penting daripada rumah, yaitu perlindungan dari Tuhan. Ketika kita takut, sedih, atau menghadapi masalah, kita bisa datang kepada Tuhan. Tuhan selalu mendengar doa kita.
Mungkin suatu hari Sahabat merasa takut sendirian, takut gelap, atau takut menghadapi sesuatu yang baru. Ingatlah bahwa Tuhan selalu ada. Kita dapat berkata, “Tuhan Yesus, aku takut. Tolong aku.” Percayalah bahwa Tuhan adalah tempat perlindungan kita. Saat takut atau cemas, jangan lari sendirian. Datanglah kepada Tuhan dalam doa. (T)
Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama:
“Tuhan Yesus, Engkaulah perlindunganku. Ketika aku takut, tolong aku supaya tetap percaya kepada-Mu. Amin.”
Bacaan Alkitab Setahun : Yeremia 5
SELASA
SELASA
BERSYUKUR UNTUK RUMAH YANG TUHAN BERIKAN [RAKA HAPPY]
Bacaan: 1 Tesalonika 5:16-18
Sahabat , apakah rumah kita besar atau kecil? Ada yang tinggal di rumah yang besar, ada juga yang rumahnya sederhana. Tetapi yang paling penting bukanlah besar atau kecilnya rumah kita. Yang penting adalah kita memiliki tempat untuk tinggal, berkumpul bersama keluarga, dan merasakan kasih sayang.
Firman Tuhan mengajarkan kita untuk bersukacita, berdoa, dan mengucap syukur dalam segala hal. Jadi, kita tidak perlu membandingkan rumah kita dengan rumah teman. Jangan berkata, “Rumah temanku lebih bagus daripada rumahku.” Sebaliknya, mari berkata, “Terima kasih Tuhan untuk rumah yang Engkau berikan kepadaku.”
Rumah adalah anugerah Tuhan. Mari belajar bersyukur dan tidak membandingkan diri dengan orang lain. (T)
Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama:
“Tuhan Yesus, terima kasih untuk rumah dan keluargaku. Ajarkan aku untuk selalu bersyukur dan tidak membandingkan rumahku dengan milik orang lain. Amin.”
Bacaan Alkitab Setahun : Yeremia 4
SENIN
SENIN
MEMILIH SUARA YANG HARUS DIDENGAR [RAKA HAPPY]
Bacaan: Yohanes 10:27-30
Sahabat, setiap hari kita mendengar banyak suara. Ada suara Mama dan Papa, ada suara guru, ada suara teman, ada suara dari televisi, YouTube, game, dan media sosial. Semua suara itu bisa memberikan pengaruh kepada kita. Pertanyaannya: Suara siapa yang harus kita dengarkan?
Yesus berkata bahwa domba-domba-Nya mendengarkan suara-Nya dan mengikuti Dia. Bayangkan seekor domba yang memiliki banyak suara di sekelilingnya. Jika domba tidak mengenal suara gembalanya, ia bisa tersesat. Kita juga bisa tersesat kalau kita mengikuti semua suara yang kita dengar. Teman berkata, “Ayo nakal!” Tetapi Firman Tuhan berkata, “Lakukan yang benar.”
Kita harus belajar mengenal suara Tuhan melalui Firman Tuhan. Kalau kita membaca Alkitab, berdoa, dan belajar Firman Tuhan, kita akan semakin tahu mana yang benar dan mana yang salah. Mari kita menjadi anak yang berkata: “Aku mau mendengar suara Tuhan dan mengikuti-Nya.”(T)
Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama:
“Tuhan Yesus, aku mau menjadi anak yang mendengarkan suara-Mu. Tolong aku untuk membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Berikan aku keberanian untuk tidak mengikuti ajakan yang salah dan selalu mengikuti jalan-Mu. Amin.”
Bacaan Alkitab Setahun : Yeremia 3
minggu
minggu
PAPA DAN MAMA ADALAH HADIAH DARI TUHAN [RAKA HAPPY]
Bacaan: Amsal 1:8-9
Sahabat, coba bayangkan kalau setiap hari tidak ada yang mengingatkanmu untuk makan, mandi, belajar, atau tidur. Siapa yang menjaga kita ketika sakit? Siapa yang mengajari kita banyak hal? Siapa yang bekerja dan berusaha memenuhi kebutuhan kita? Ada Papa dan Mama yang Tuhan tempatkan untuk mengasihi dan melindungi kita.
Memang terkadang Papa dan Mama bisa membuat kita kesal. Mereka mungkin melarang kita bermain, meminta kita belajar, atau menegur ketika kita melakukan kesalahan. Tetapi ingat, teguran mereka sering kali merupakan bentuk kasih.
Papa dan Mama adalah salah satu hadiah yang Tuhan berikan dalam hidup kita. Karena itu, jangan hanya mengingat orang tua ketika kita membutuhkan sesuatu. Mari belajar berkata: “Terima kasih, Mama,” dan “Terima kasih, Papa.” (T)
Yuk mari kita berdoa bersama papa dan mama:
“Tuhan Yesus, terima kasih untuk Papa dan Mama. Terima kasih karena Engkau memakai mereka untuk menjaga dan mengasihiku. Tolong aku menjadi anak yang bersyukur, menghormati, dan menaati orang tuaku. Amin.”
Bacaan Alkitab Setahun : Yeremia 2
sabtu
sabtu
Categories
Latest Posts