CARA HIDUP YANG MELAHIRKAN IMAN
RHEMA HARI INI
Roma 10:17 Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.
Iman tidak muncul begitu saja, tetapi lahir dari kesediaan untuk mendengar dan merespons suara Tuhan. Amy Carmichael, seorang misionaris asal Irlandia, mengalami hal ini secara nyata. Awalnya ia ingin hidup seperti wanita pada umumnya. Namun suatu hari, ia merasakan panggilan Tuhan untuk pergi melayani ke India. Hal itu tidaklah mudah, mengingat perbedaan budaya, iklim, dan risiko yang besar. Namun Amy menuruti suara Tuhan. Saat di India, ia menemukan praktik devadasi, penjualan anak-anak perempuan ke kuil dan mereka sering kali mengalami eksploitasi di sana. Tergerak oleh kasih Tuhan, ia mulai menyelamatkan anak-anak tersebut satu per satu. Ia pun mendirikan tempat perlindungan, yang kemudian dikenal sebagai Dohnavur Fellowship. Hidup Amy menjadi bukti bahwa ketika seseorang mendengar dan mentaati suara Tuhan, iman akan bertumbuh dan menghasilkan dampak yang besar.
Hal yang sama kita lihat dalam kehidupan Abraham. Ketika Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan tanah kelahirannya dan pergi ke tempat yang belum ia ketahui, Abraham memilih untuk percaya dan taat. Secara logika, langkah itu penuh ketidakpastian. Namun justru dari ketaatan itulah iman Abraham bertumbuh. Ia belajar berjalan bukan berdasarkan apa yang dilihat, tetapi berdasarkan apa yang ia dengar dari Tuhan. Kepercayaannya melahirkan iman yang menghasilkan new wonders baginya, hingga ia dikenal sebagai bapa banyak bangsa.
Hari ini kita diingatkan bahwa iman tidak dimulai dari pengertian, tetapi dari pendengaran. Ketika kita membuka hati untuk mendengar, lalu mempercayai dan melangkah dalam ketaatan, iman akan bertumbuh. Memang, tidak semua tuntunan Tuhan terasa masuk akal. Namun di situlah iman bekerja. Jika kita hanya melakukan hal-hal yang masuk akal, kita mungkin hanya akan melihat hasil yang biasa. Namun ketika kita memiliki iman yang baru untuk mengikuti suara Tuhan, kita memberi ruang bagi-Nya untuk melakukan keajaiban-keajaiban baru dalam hidup kita. (CG)
RENUNGAN
Kita TIDAK DIPANGGIL untuk hidup dari LOGIKA, tetapi dari SUARA TUHAN yang MELAHIRKAN IMAN.
APLIKASI
1. Apakah Anda lebih sering mengandalkan logika sendiri atau mendengarkan suara Tuhan dalam mengambil keputusan? Mengapa demikian?
2. Mengapa Anda perlu berani taat pada suara Tuhan dibandingkan menunggu semuanya terasa pasti terlebih dahulu?
3. Langkah iman apa yang sedang Tuhan minta agar Anda lakukan, meski terasa tidak masuk akal? Bagaimana Anda bisa mentaatinya?
DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, ajar kami untuk peka mendengar suara-Mu dan berani melangkah dalam iman. Mampukan kami untuk taat, meski tidak selalu mengerti. Pimpin hidup kami agar berjalan sesuai kehendak-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
BACAAN ALKITAB SETAHUN
Pengkhotbah 7-9; 2 Korintus 13
Categories
Latest Posts