05 August 2026 Tim Penulis Renungan Renungan Keluarga Allah

ARTI KRISTUS SEBAGAI BATU PENJURU PERNIKAHAN

RHEMA HARI INI
Matius 7:24-25 “Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.

Dalam perumpamaan tentang dua jenis rumah, Tuhan Yesus tidak mengatakan bahwa rumah yang dibangun di atas batu tidak akan pernah diterpa badai. Hujan tetap turun, banjir tetap datang, dan angin tetap melanda. Perbedaannya terletak pada dasar bangunannya. Rumah yang dibangun di atas batu tetap berdiri teguh karena memiliki dasar yang kokoh. Sama halnya dengan pernikahan. Badai kehidupan mungkin tidak dapat dihindari, tetapi pasangan yang membangun rumah tangganya di atas Kristus tidak akan mudah dirobohkan oleh setiap persoalan yang datang.

Menjadikan Kristus sebagai Batu Penjuru Pernikahan berarti menjadikan firman-Nya sebagai dasar dalam setiap keputusan dan langkah kehidupan. Firman Tuhan bukan hanya untuk diketahui, tetapi untuk dilakukan. Ketika suami dan istri memilih mentaati firman-Nya, mereka belajar untuk tidak lagi berjalan menurut perasaan semata, tetapi menurut kehendak Tuhan. Mereka belajar mengampuni ketika terluka, tetap mengasihi ketika ego muncul, bersyukur di tengah kekurangan, dan beriman saat menghadapi tekanan. Ketaatan kepada firman inilah yang membuat pernikahan tetap kokoh sekalipun badai kehidupan datang silih berganti.

Karena itu, marilah kita mengevaluasi kembali kehidupan pernikahan kita. Apakah firman Tuhan sudah menjadi dasar dalam setiap keputusan yang kita ambil? Jangan hanya menjadi pendengar firman, tetapi jadilah pelaku firman. Mulailah dari hal-hal sederhana: berdoa bersama, saling menguatkan dengan firman Tuhan, serta membangun kebiasaan untuk mencari kehendak-Nya dalam setiap persoalan. Ketika Kristus menjadi Batu Penjuru Pernikahan dan firman-Nya menjadi pedoman hidup, pernikahan kita bukan hanya menjadi kesaksian tentang kasih serta kesetiaan Tuhan, tetapi juga menjadi rumah perjanjian dengan Tuhan. (MC)

RENUNGAN
Menjadikan KRISTUS sebagai BATU PENJURU PERNIKAHAN berarti menjadikan FIRMAN TUHAN sebagai PATOKAN dalam setiap keputusan.

APLIKASI
1.Situasi apa dalam pernikahan Anda saat ini yang paling membutuhkan ketaatan pada firman Tuhan, dan mengapa?
2.Mengapa Anda perlu menjadikan firman Tuhan sebagai patokan dalam setiap keputusan Anda dan keluarga?
3.Langkah nyata apa yang bisa Anda lakukan mulai hari ini agar firman Tuhan benar-benar menjadi dasar dalam hubungan Anda dengan pasangan?

DOA UNTUK HARI INI
“Kami bersyukur Tuhan Yesus atas pernikahan yang Engkau percayakan. Ajari kami menjadikan firman-Mu sebagai dasar setiap keputusan, melembutkan hati kami untuk taat, menguatkan kasih kami dalam setiap musim, dan menuntun langkah kami agar tetap setia berjalan dalam kehendak-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

BACAAN ALKITAB SETAHUN
Kejadian 13-15
Matius 5:1-26

Anda rindu mengalami pertumbuhan rohani bersama Keluarga Allah