BAHAN SHARING KELOMPOK SEL (KOMSEL) GKA Periode 20 September 2026
S1 = SEMBAH PUJI (10-15 menit)
Praise :
- Sukacita
- Hari Ini Kurasa Bahagia
Worship :
- Berserah Penuh
- Tangan Yang Kuat – KAW
S2 = SUASANA/GAMES (10 menit)
Komsel Onsite dan Online
JUDUL : “DUBBING KELUARGA!”
CARA BERMAIN :
- Bentuk pasangan yang terdiri dari:
- Satu pemain sebagai AKTOR.
- Satu pemain sebagai PENGISI SUARA.
- AKTOR menghadap ke peserta dan berakting peran-peran tanpa mengeluarkan suara.
- PENGISI SUARA harus langsung mengisi suara, dialog, dan efek bunyi berdasarkan gerakan AKTOR.
- AKTOR boleh membuat gerakan semakin aneh untuk “mengerjai” pasangannya, yaitu si PENGISI SUARA.
PILIHAN ADEGAN (Ambil undian dengan menyebut salah satu nomor antara 1 s.d 8 sebelum tampil) :
- KKS menelepon anggota yang sudah menghilang dari komsel selama satu bulan.
- Satu keluarga berebut kamar mandi karena semuanya terlambat ke Komsel.
- Tuan rumah komsel baru ingat belum menyiapkan konsumsi.
- Makan masakan ibu tapi masakannya terlalu pedas dan semua berpura-pura menikmatinya agar ibu tidak marah.
- Celingukan malu-malu datang ke gereja karena terlambat dan kursi penuh
- Seseorang mengajak temannya ke komsel, tetapi temannya mengajukan seribu alasan.
- Pelayan Tuhan mencoba tetap tersenyum saat mendapat diprotes jemaat karena AC ruangan panas.
- Keluarga sedang doa bersama, tetapi ada cicak jatuh di tengah-tengah mereka
TUJUAN BERMAIN :
Dari permainan ini mengingatkan bahwa di dalam keluarga, kadang apa yang kita pikirkan, katakan, dan lakukan memang tidak selalu sinkron. Namun, kita belajar saling memahami, menyesuaikan diri, dan tetap berjalan bersama. Karena inilah keluarga kita—This Is My Family!
S3 = SHARING APLIKASI FIRMAN TUHAN (50 menit).
GOAL: Petugas bukan kotbah, namun MENGINGATKAN POIN-POIN SAJA SEPERTI DIBAWAH INI (±10 menit).
HOUSE OF GRACE #3 –RUMAH ANUGERAH
THIS IS MY FAMILY
(Ini Keluargaku, ini Rumahku!)
PEMBUKA
Setiap keluarga memiliki budaya yang menjadi ciri khasnya. Demikian juga keluarga rohani. Tuhan ingin komsel dan gereja menjadi House of Grace yang memiliki budaya ilahi: bersatu, saling peduli, menjaga, bangga, dan bersama-sama membangun rumah Tuhan.
I. SETIAP KELUARGA MEMILIKI BUDAYA.
Budaya adalah nilai yang terus dipraktikkan hingga menjadi kebiasaan, dan akhirnya membentuk identitas dan ciri khas dari sebuah komunitas.
a. BANGUNLAH BUDAYA ILAHI (Godly Culture)
Kisah Para Rasul 2:44–47
“Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama, 45 dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing. 46 Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama sama dengan gembira dan dengan tulus hati, 47 sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.”
INILAH BUDAYA JEMAAT MULA-MULA. Jemaat mula-mula memiliki budaya yang luar biasa:
- Tetap bersatu.
- Saling berbagi dan memperhatikan kebutuhan.
- Tekun beribadah dan berkumpul.
- Makan bersama dengan gembira dan tulus.
- Memuji Tuhan.
- Menjadi kesaksian bagi orang lain.
Karena budaya tersebut, setiap hari Tuhan menambahkan jumlah orang yang diselamatkan.
b. BUDAYA DIBANGUN DENGAN SENGAJA
Firman Tuhan harus diajarkan dan dibicarakan berulang-ulang dalam kehidupan sehari-hari. Artinya, budaya Ilahi tidak muncul dengan sendirinya, namun harus sengaja dibangun dan dilakukan secara konsisten agar tidak muncul budaya buruk.
Ulangan 6:6-9 “Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, 7 haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun. 8 Haruslah juga engkau mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu, 9 dan haruslah engkau menuliskannya pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu.”
Artinya, Firman Tuhan harus diajarkan dan dibicarakan berulang-ulang dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, budaya ilahi terbentuk melalui kebiasaan kecil yang dilakukan terus-menerus.
APLIKASI PRAKTEK FIRMAN SENGAJA MEMBANGUN BUDAYA ILAHI:
Mulailah membangun budaya ilahi melalui tindakan sederhana:
- Biasakan menyapa dan memperhatikan orang lain.
- Jangan membicarakan kekurangan anggota di belakangnya.
- Cepat meminta maaf dan mengampuni.
- Menolong anggota Komsel yang sedang mengalami kesulitan.
- Hadir dengan setia dalam komsel dan ibadah.
- Saling mendoakan, bukan saling menghakimi.
II. BUDAYA KELUARGA ALLAH
a. BANGUN BUDAYA “MERASA MEMILIKI”.
Efesus 2:19 Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,
Satu budaya yang harus kita bangun adalah BUDAYA MEMILIKI yaitu gereja ini adalah MILIK KITA SEMUA!
Kita bukan tamu, penonton, atau orang asing. Kita adalah anggota keluarga Allah. Karena itu, mari berkata dengan iman:
“Ini gerejaku, ini komselku, ini keluargaku, dan ini rumah rohaniku!”
Rasa memiliki akan menentukan perilaku kita. Kalau kita merasa memiliki, kita tidak hanya bertanya, “Apa yang bisa saya dapatkan?” tetapi juga, “Apa yang bisa saya lakukan untuk keluarga saya?”
HIGHLIGHT: Terima kasih kepada seluruh Pelayan Tuhan dan KKS yang sudah setia melayani, menjaga, mendoakan, dan membangun rumah Tuhan.
APLIKASI PRAKTEK FIRMAN MEMBANGUN BUDAYA MEMILIKI KELUARGA ROHANI:
- Jangan menunggu diperhatikan; mulailah memperhatikan.
- Jangan hanya datang ke KKS-mu saat butuh pertolongan.
- KKS hadirlah ketika anggota Komsel butuh dukungan.
- Sambut dan rangkul anggota baru agar merasa diterima.
- Ambil tanggung jawab sesuai kemampuan kita.
b. KELUARGA YANG MERASA MEMILIKI AKAN MELAKUKAN TIGA HAL :
1. MENJAGA RUMAH TUHAN
Nehemia 4:14 “Ingatlah kepada Tuhan … dan berperanglah untuk saudara-saudaramu … dan rumahmu.”
Kalau mencintai rumah Tuhan, kita pasti menjaga 3 hal:
- SECARA FISIK
Menjaga kebersihan, fasilitas, ketertiban, dan kenyamanan gereja maupun tempat komsel. - SECARA JIWA
Menjaga perasaan, kesatuan, nama baik, dan hubungan antaranggota. - SECARA ROH
Menjaga kehidupan doa, kekudusan, iman, dan atmosfer rohani.
Apa dan siapa yang kita cintai pasti kita bawa dalam doa.
APLIKASI PRAKTEK FIRMAN MENJAGA GEREJA KITA:
- Tidak menyebarkan gosip atau masalah internal.
- Menjadi pembawa damai ketika terjadi perselisihan.
- Mendoakan gereja, Gembala sidang, KKS, dan anggota komsel.
- Menghubungi anggota yang mulai jarang hadir.
- Menjaga kebersihan setelah ibadah atau pertemuan Komsel di gereja.
2. BANGGA AKAN RUMAH TUHAN
Mazmur 122:1 “Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: ‘Mari kita pergi ke rumah TUHAN.’”
Bangga terhadap gereja bukan berarti merasa gereja kita paling hebat, tetapi bersyukur atas rumah rohani yang Tuhan berikan. Kalau kita bangga, kita akan senang menceritakan kebaikan Tuhan dan mengajak orang lain datang.
APLIKASI PRAKTEK FIRMAN BANGGA AKAN GEREJA KITA:
- Ceritakan kesaksian bertumbuh di gereja, bukan kekurangan gereja.
- Bagikan kegiatan komsel dan gereja dengan sukacita.
- Ajak keluarga, sahabat, atau rekan kerja datang beribadah dan Komsel.
- Jadilah pribadi yang ramah kepada jiwa baru.
- Fokus bertumbuh dan berbuah di rumah rohani tempat Tuhan menanam kita.
- Ikut pelayanan
3. IKUT TERLIBAT MEMBANGUN RUMAHNYA
1 Petrus 4:10 “Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah.”
Tuhan tidak memanggil kita hanya menjadi penikmat berkat, tetapi menjadi rekan sekerja-Nya untuk membangun rumah-Nya, ayok ikut ambil bagian.
HIGHLIGHT: Ketika gereja mengadakan kegiatan seperti United Conference, mari berkata: “Ini acara keluarga saya. Saya siap berdoa, mendukung, dan mengambil bagian.”
Ketika kita sadar bahwa gereja dan komsel adalah keluarga kita, kita tidak akan diam saat ada kebutuhan.
KESIMPULAN
Keluarga yang sehat memiliki budaya yang sehat. Budaya ilahi harus dibangun dengan sengaja dan dilakukan secara konsisten.
Ketika kita memiliki rasa cinta dan rasa memiliki terhadap keluarga Allah, kita akan:
- Menjaga rumahnya.
- Bangga akan rumahnya.
- Ikut terlibat membangun rumahnya.
Kita adalah Keluarga Allah, dan Keluarga Allah adalah kita. Ini keluargaku, ini rumahku!
PERTANYAAN SHARING :
Budaya baik apa yang sudah ada di komsel kita ini? Budaya apa yang perlu kita perbaiki bersama?
KOMITMEN MINGGU INI :
Setiap anggota Komsel memilih satu tindakan ini:
- Menyapa satu orang baru.
- Menghubungi satu anggota yang mulai jarang hadir.
- Mendengarkan seseorang yang sedang membutuhkan teman.
- Menolong anggota yang sedang mengalami kesulitan.
- Hadir dengan setia dalam komsel dan ibadah.
A. DOA PROFETIK
“Bapa di dalam nama Tuhan Yesus, kami bersyukur karena Engkau tidak membiarkan kami menjadi orang asing, tetapi menerima kami sebagai anggota keluarga Allah. Kami mendeklarasikan bahwa komsel dan gereja kami adalah HOUSE OF GRACE, rumah yang dipenuhi kasih, kesatuan, sukacita, kepedulian, dan kuasa Roh Kudus.
Kami menolak setiap roh perpecahan, kekecewaan, kepahitan, gosip, dan sikap tidak peduli. Pulihkan setiap hubungan dan satukan hati kami sebagai satu keluarga.
Bangkitkan dalam diri kami rasa cinta dan memiliki terhadap rumah-Mu.
Kami katakan bahwa setiap anggota yang lemah akan dikuatkan, yang terluka akan dipulihkan, yang menjauh akan kembali, dan jiwa-jiwa baru akan diselamatkan serta menemukan keluarga rohaninya.
Pakailah komsel kami menjadi rumah anugerah, tempat banyak orang diterima, bertumbuh, diperlengkapi, dan diutus menjadi berkat.
Kami berkata bersama-sama:
“Ini keluargaku! Ini rumahku! Kami adalah Keluarga Allah, dan kami siap membangun rumah Tuhan!” Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.
B. DOA SYAFAAT :
- Bangsa dan negara Indonesia ada dalam pemeliharaan serta pimpinan Tuhan. Revival terjadi di negara Indonesia.
- Sinode Gereja Keluarga Allah: VISI NATION jadi berkat bangsa-bangsa terjadi.
- Pembangunan Pusat Kegerakan Roh Kudus “HEI” bisa dilanjutkan lagi dan pembelaan Tuhan akan turun dengan perijinan yang dilancarkan.
- Terjadi lawatan Tuhan dan tuaian jiwa-jiwa yang dahsyat di kota kami.
- Setiap gereja lokal GKA bertumbuh dengan pesat dan kuat.
- Terjadi kegerakan cellgroup movement atau kegerakan kelompok sel yang membawa tuaian raya jiwa-jiwa.
- HUT gereja: doa puasa, jiwa2 diselamatkan, hadirat, karya Tuhan terjadi.
- Doa permohonan dari Anggota Komsel (jika ada).
S4 = SASARAN DAN RENCANA
- Evaluasi Komsel hari ini.
- Pengumuman Kegerakan di gereja Global (Dibuka SOM Online, ikuti dan ajak 3 jiwa baru hadir di ibadah HUT)
- KKS Cek SPR Anggota Komsel dan mendorong melengkapinya, memperjuangkan menjadi KKS (Cek Baptis, SOM, jadi KKS, RE, ESBC).
- Ajakan selamatkan jiwa dengan mengajak teman/saudara gabung Komsel dan ibadah
- KKS menjadwalkan TURBA, mengunjungi Anggota Komsel yang pasif atau undur (sebagai Langkah PENGGEMBALAAN).
- Merencanakan pertemuan Komsel minggu depan dan membagi tugas Komsel.
SELAMAT MENGIKUTI HUT GEREJA KELUARGA ALLAH DI KOTAMU MASING-MASING.
Categories
Latest Posts