24 August 2026 Tim Penulis Renungan Renungan Keluarga Allah

YANG TERUTAMA DALAM MEMBANGUN RUMAH PERJANJIAN

RHEMA HARI INI
Mazmur 127:1 Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan Tuhan yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.

Dalam sejarah sosial dan rohani Amerika Serikat, pasangan Jonathan Edward dan Sarah Pierpont dikenal luas karena memiliki keturunan yang sangat berpengaruh di Amerika. Jonathan adalah teolog dan pengkhotbah besar dalam Kebangkitan Rohani Besar Pertama di Amerika. Dengan Sarah, mereka membangun keluarga di tengah panggilan untuk melayani Tuhan. Mereka memiliki sebelas anak dan tentu tidak dapat mengendalikan bagaimana kehidupan setiap anak mereka. Namun, ada satu hal yang dapat mereka kerjakan: membangun rumah tangga yang berpusat kepada Tuhan dan menanamkan iman melalui kehidupan sehari-hari. Mereka menyadari bahwa keluarga bukan hanya tempat untuk membesarkan anak, tetapi juga tempat untuk membangun kehidupan yang berorientasi kepada Tuhan. Hasilnya, dari keturunan mereka, terlahir ratusan tokoh yang memegang peran penting di Amerika Serikat.

Berbeda dengan rumah tinggal yang bisa dibeli dan dibangun dengan mengandalkan keuangan, rumah tangga harus diperjuangkan sepanjang waktu. Proyek seumur hidup. Sungguh bukan pekerjaan yang mudah dan murah. Sedemikian besarnya proyek ini, manusia tidak akan pernah berhasil membangun dengan baik tanpa melibatkan Tuhan di dalamnya. Berkolaborasi dengan Tuhan bukan berarti Tuhan melakukan semuanya sementara kita hanya menunggu. Kita tetap membangun, tetapi membangun bersama Sang Arsitek yang mengetahui rancangan terbaik bagi keluarga kita.

Saat kita berkolaborasi dengan Tuhan dalam membangun rumah tangga, jangan hanya berpikir, “Apa yang kita harus kerjakan?” tetapi tanyakan, “Apa yang Tuhan ingin kerjakan melalui keluarga kita?” Bagaimanapun, kita bukan hanya sedang membangun sebuah keluarga; kita sedang membangun Rumah Perjanjian yang Tuhan dapat pakai untuk menyatakan kasih, kebenaran, dan rencana-Nya. (CG)

RENUNGAN
Usaha saja tidak cukup untuk membangun RUMAH TANGGA apalagi RUMAH PERJANJIAN, kita membutuhkan KOLABORASI DENGAN TUHAN.

APLIKASI
1.Dalam menghadapi masalah keluarga, apakah yang biasanya menjadi andalan Anda?
2.Mengapa Anda butuh berkolaborasi dengan Tuhan dalam membangun rumah tangga?
3.Bagaimana Anda bisa menjadikan Tuhan sebagai pusat dalam keputusan dan kehidupan keluarga anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, bantu kami agar keluarga kami bisa menjadi Rumah Perjanjian yang berkenan kepada-Mu. Biarlah iman, kasih, dan ketaatan kami menjadi warisan bagi generasi berikutnya. Pakailah keluarga kami menjadi berkat dan nyatakan kemuliaan-Mu melalui kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

BACAAN ALKITAB SETAHUN
Keluaran 9-11
Matius 15:21-39

Anda rindu mengalami pertumbuhan rohani bersama Keluarga Allah