PERBEDAAN VISI DAN MIMPI
RHEMA HARI INI
Amsal 29:18a Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat.
Pada tahun 1952, Florence Chadwick berusaha berenang menyeberangi Selat Catalina yang jaraknya sekitar 34 kilometer. Hari itu, tantangan terbesarnya bukanlah dinginnya air atau ancaman hiu, melainkan kabut yang sangat tebal. Selama hampir 15 jam ia terus berenang, tetapi semakin lama ia kehilangan gambaran tentang seberapa dekat dirinya dengan tujuan. Akhirnya, ia menyerah dan naik ke kapal. Padahal, ia hanya tinggal menempuh sekitar satu kilometer lagi. Dua bulan kemudian, Florence mencoba kembali. Kali ini, ia terus membayangkan garis pantai selama berenang. Meskipun matanya tidak dapat melihat tujuan karena tertutup kabut, hatinya tetap melihatnya. Visi yang jelas itulah yang memberinya kekuatan untuk terus maju hingga mencapai garis akhir, bahkan memecahkan rekor waktu.
Demikian pula dalam perjalanan hidup kita. Banyak orang memiliki impian, tetapi tidak semua memiliki visi dari Tuhan. Mimpi berbicara tentang apa yang ingin kita capai, sedangkan visi dari Tuhan menunjukkan ke mana Dia sedang menuntun hidup kita. Amsal 29:18 mengingatkan bahwa tanpa wahyu atau visi dari Tuhan, manusia akan kehilangan arah. Visi ilahi menjadi kompas yang menuntun setiap langkah kita. Ketika Tuhan telah menyatakan arah-Nya, kita tidak akan mudah menyerah meskipun menghadapi tantangan atau ketika jawaban doa belum juga terlihat. Justru visi itulah yang memberi keberanian untuk terus melangkah memasuki setiap rencana dan perluasan yang telah Tuhan sediakan.
Karena itu, jangan hanya meminta Tuhan memberkati rencana kita. Mintalah agar Dia menyatakan rencana-Nya bagi hidup kita. Sebab, visi dari Tuhan bukan sekadar mimpi yang indah, melainkan arah yang menuntun setiap langkah kita dan kekuatan untuk menghancurkan penghalang ekspansi, hingga tujuan-Nya digenapi dalam hidup kita. (KK)
RENUNGAN
VISI dari Tuhan BUKAN SEKADAR MIMPI, tetapi ARAH YANG MENUNTUN setiap langkah kita.
APLIKASI
1.”Kabut” apa yang saat ini sedang menghalangi Anda melihat tujuan Tuhan?
2.Mengapa Anda perlu menjalani hidup berdasarkan visi dari Tuhan, bukannya hanya mengejar impian dan keinginan pribadi?
3.Langkah nyata apa yang akan Anda lakukan untuk mencari dan mengikuti visi Tuhan?
DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, ketika kabut kehidupan menutupi pandangan kami, tolong kami tetap memegang visi yang Engkau berikan. Jangan biarkan kami menyerah hanya karena kami belum melihat garis akhirnya. Berikan kami iman untuk terus melangkah sampai seluruh rencana-Mu digenapi dalam hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
BACAAN ALKITAB SETAHUN
Zakharia 5-8
Wahyu 19
Categories
Latest Posts