RAHASIA DOA OFENSIF YANG BERKEMENANGAN
RHEMA HARI INI
Kisah Para Rasul 19:15 Tetapi roh jahat itu menjawab: “Yesus aku kenal, dan Paulus aku ketahui, tetapi kamu, siapakah kamu?”
Abad ke-19, Amerika disapu Kebangunan Rohani Besar Kedua. Charles Grandison Finney, Bapak Kebangunan Modern, mempelopori kegerakan ini. Ke mana pun Tuhan mengutusnya untuk menginjil, pertobatan besar-besaran terjadi. Namun, ada rahasia di balik keberhasilannya. Sebelum berkhotbah di suatu tempat, Finney selalu mengutus Daniel Nash untuk datang lebih dahulu dan berdoa selama berhari-hari. Nash bukan pengkhotbah terkenal, tetapi ia dikenal memiliki kehidupan doa yang intim dengan Roh Kudus. Banyak saksi mata menceritakan bahwa ketika Finney tiba dan berkhotbah, hati orang-orang sudah dipersiapkan Tuhan sehingga banyak yang bertobat. Keberhasilan pelayanan itu bukan hanya karena urapan kemampuan berbicara Finney, tetapi juga karena urapan doa Nash yang lahir dari hubungan yang hidup dengan Roh Kudus.
Dalam Kisah Para Rasul 19, kita dapat menemukan cerita tentang anak-anak Skewa yang mencoba mengusir roh jahat. Meskipun mereka menghardik roh jahat dengan nama Yesus, mereka tidak memiliki hubungan pribadi dengan Kristus. Mereka mungkin sudah menggunakan kata-kata yang benar, tetapi semua itu tidak ada kuasanya tanpa ada otoritas rohani yang sejati. Akibatnya, merekalah yang dirundung roh jahat. Sebaliknya, Paulus dikenal oleh dunia roh karena hidupnya yang selalu terhubung dengan Roh Kudus. Itu sebabnya, roh jahat tidak bisa melawannya.
Hari ini, kita kembali diingatkan bahwa Tuhan tidak sedang mencari orang yang sekadar pandai berdoa melainkan orang yang hidup dekat dengan-Nya. Bagaimanapun, doa ofensif yang menyerang benteng-benteng kegelapan hanya memiliki kuasa jika lahir dari kehidupan yang dipenuhi Roh Kudus. Sebelum kita berbicara kepada masalah, kita harus terlebih dahulu berbicara dengan Tuhan. Sebelum kita menghadapi kuasa gelap, kita harus hidup di bawah otoritas Kristus. Ketika kita menjadi kuat dalam doa dan terhubung dengan Roh Kudus, doa kita tidak hanya menjadi kata-kata, tetapi menjadi saluran kuasa Allah yang sanggup mengubah keadaan. (AO)
RENUNGAN
Doa ofensif yang TIDAK TERHUBUNG dengan Roh Kudus TIDAK MEMILIKI KUASA ROHANI.
APLIKASI
1.Apakah doa-doa Anda selama ini memiliki kuasa yang mengubahkan keadaan? Menurut Anda mengapa demikian?
2.Mengapa Anda perlu membangun hubungan pribadi dengan Tuhan dengan displin waktu doa minimal satu jam, sebelum meminta kuasa dari Tuhan?
3.Bagaimana Anda bisa membangun kehidupan doa Anda sehingga terhubung kuat dengan Roh Kudus?
DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, penuhi kami dengan Roh Kudus-Mu dan ajar kami hidup dalam ketaatan setiap hari. Biarlah setiap doa kami lahir dari hubungan yang intim dengan-Mu, sehingga doa kami penuh dengan kuasa kemuliaan-Mu.
Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
BACAAN ALKITAB SETAHUN
Yehezkiel 45-46
1 Yohanes 2
Categories
Latest Posts