03 July 2026 Tim Penulis Renungan ReSiKA

RENUNGAN SIANG KELUARGA ALLAH

DOA PROFETIK MEMBUTUHKAN IMAN DAN KEBERANIAN

DOA PROFETIK harus diucapkan dengan IMAN dan KEBERANIAN.

2 Korintus 4:13 Namun karena kami memiliki roh iman yang sama, seperti ada tertulis: “Aku percaya, sebab itu aku berkata-kata”, maka kami juga percaya dan sebab itu kami juga berkata-kata.

Di sebuah ruang kelas, seorang guru melihat potensi besar dalam diri murid yang selalu gagal. Ketika semua orang hanya melihat nilai yang buruk, sang guru berkata, “Kamu bisa lebih dari ini.” Kalimat itu bukan sekadar kata-kata penyemangat, tetapi sebuah pernyataan yang melihat masa depan melampaui keadaan saat ini. Demikian pula doa profetik. Doa profetik tidak berfokus pada keterbatasan yang terlihat, melainkan pada apa yang Tuhan sanggup kerjakan.

Sering kali keadaan membuat kita ragu untuk berdoa dengan penuh keyakinan. Kita melihat pintu yang tertutup, masalah yang tak kunjung selesai, atau doa yang belum dijawab. Akibatnya, kita lebih banyak membicarakan kesulitan daripada janji Tuhan. Padahal iman bukanlah kemampuan melihat hasil lebih dahulu, melainkan keberanian mempercayai Tuhan sebelum hasil itu terlihat. Doa profetik lahir dari hati yang percaya bahwa firman Tuhan lebih besar daripada fakta yang sedang dihadapi.

Karena itu, jangan takut mengucapkan doa yang selaras dengan kehendak Tuhan. Berdoalah dengan iman, meskipun keadaan belum berubah. Nyatakan janji Tuhan atas hidupmu dengan keberanian, meskipun jawaban belum tampak. Saat iman dan keberanian bertemu dalam doa, kita sedang memberi ruang bagi Tuhan untuk bekerja dengan cara yang melampaui pemikiran manusia. (SZ)

Selamat beraktifitas siang dalam anugerah dan penyertaan Tuhan

Keluarga Allah Global Cell Church | https://mygka.org

Callcenter Keluarga Allah | 0899-7895-000

Anda rindu mengalami pertumbuhan rohani bersama Keluarga Allah