19 June 2026 Tim Penulis Renungan Renungan Keluarga Allah

MEMBANGUN HUBUNGAN YANG INTIM DENGAN TUHAN

RHEMA HARI INI
Mazmur 145:18 TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan.

“Kamu orang yang baik, tapi menjalin hubungan denganmu sangat menyebalkan.” Mikael hanya bisa terdiam saat kekasihnya memutuskannya. Ia sadar, meski tulus mengasihi sang kekasih, ia tidak pernah benar-benar hadir. Entah berapa banyak pesan tak terbalas dan panggilan yang terabaikan. Semua itu karena ia terlalu sibuk membangun usahanya. Bertahun kemudian, Mikael berkenalan dengan seorang gadis yang baik. Tak mau mengulangi kesalahan yang sama, ia pun mengatur pengingat di ponselnya beberapa kali dalam sehari untuk menyapa, menanyakan kabar, dan meluangkan waktu. Awalnya terasa canggung, tetapi perlahan hubungan mereka bertumbuh. Percakapan menjadi lebih dalam, pertemuan semakin berarti, hingga akhirnya kedekatan itu terbentuk secara alami. Bahkan tanpa pengingat, Mikael merasa janggal jika melewatkan hari tanpa gadis itu.

Benar, kedekatan tidak bisa dibangun secara instan atau asal-asalan. Demikian pula dengan hubungan kita bersama Tuhan. Dalam mazmurnya, Daud menegaskan bahwa Tuhan dekat bagi setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan. Artinya, Tuhan bukanlah pribadi yang jauh, tetapi kedekatan itu dialami oleh mereka yang terus datang kepada-Nya dengan hati yang tulus dan tidak terbagi. Kesetiaan bukan tentang perasaan yang selalu menggebu, tetapi tentang keputusan untuk terus datang, lagi dan lagi. Satu hal perlu kita pahami, Tuhan tidak pernah menjauh. Kitalah yang sering kalinya berhenti datang kepada-Nya

Karena itu, jika kita ingin mengalami hubungan pribadi yang intim dengan Tuhan, jangan lagi mengabaikan kehidupan doa kita. Kesibukan boleh menyita waktu, dunia boleh menawarkan berbagai macam hal yang mengalihkan perhatian, tetapi apalah artinya semua pencapaian dan kesenangan yang kita dapatkan tanpa Tuhan di dalamnya? Hanya ketika kita dekat dengan Tuhan saja, kita akan menemukan tujuan, kepuasan, dan sukacita sejati. Saat hati kita lekat dengan hati Tuhan dan kita menjadi kuat dalam doa, kita pun akan menemukan keindahan doa. (MV.L)

RENUNGAN
Doa yang KONSISTEN membangun HUBUNGAN YANG INTIM dengan Tuhan.

APLIKASI
1.Seberapa konsisten Anda menyediakan waktu khusus untuk berdoa setiap hari?
2.Mengapa Anda perlu membangun kehidupan doa yang konsisten dan memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan?
3.Komitmen apa yang dapat Anda ambil mulai hari ini untuk membangun kehidupan doa yang lebih setia?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, bangkitkan kerinduan yang baru untuk mencari wajah-Mu setiap hari. Ajar kami membangun kehidupan doa yang setia dan konsisten, sehingga hubungan kami dengan-Mu semakin intim. Biarlah hati kami selalu haus akan hadirat-Mu dan hidup kami dipenuhi damai sejahtera serta kekuatan dari-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

BACAAN ALKITAB SETAHUN
Yehezkiel 11-13
Yakobus 1

Anda rindu mengalami pertumbuhan rohani bersama Keluarga Allah