16 June 2026 Tim Penulis Renungan Renungan Keluarga Allah

KEHORMATAN DALAM DOA

RHEMA HARI INI
Yeremia 29:12 Dan apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mendengarkan.

Bayangkan jika hari ini kita memiliki nomor telepon seorang Presiden. Bukan nomor ajudannya, bukan nomor sekretarisnya, tetapi nomor pribadinya. Lalu beliau berkata: “Kalau ada apa-apa, hubungi saya kapan saja. Saya akan mendengarkan.” Pasti kita akan merasa terhormat. Kita tidak akan bisa berhenti tersenyum dan menghargai kesempatan tersebut. Jika berbicara dengan manusia saja terasa begitu istimewa, tak peduli seberapa tinggi jabatan dan statusnya, betapa lebih besar lagi kehormatan ketika dapat berbicara langsung dengan Tuhan yang Mahakuasa. Meski demikian, Tuhan tidak pernah menolak mendengarkan kita. Bahkan, Dia senantiasa mengundang kita untuk datang kepada-Nya dalam kondisi apa pun juga.

Saat bangsa Israel berada dalam pembuangan di Babel karena dosa dan kesalahan mereka, Tuhan juga memberikan sebuah janji melalui nabi Yeremia. Di masa yang penuh tekanan, kehilangan, kebingungan, dan ketidakpastian, Tuhan tidak menjanjikan jalan keluar instan, tetapi memberikan sesuatu yang jauh lebih dalam: akses kepada-Nya. Tuhan berkata bahwa ketika mereka berseru dan datang berdoa, Dia akan mendengarkan. Ini menunjukkan bahwa doa bukan sekadar rutinitas, melainkan hubungan yang hidup dengan Tuhan yang peduli. Di saat mereka merasa jauh dari Tanah Perjanjian, Tuhan menegaskan bahwa mereka tidak pernah jauh dari hadirat-Nya.

Ketika kita menyadari bahwa doa adalah sebuah kehormatan, maka doa tidak lagi menjadi beban. Kita tidak lagi datang kepada Tuhan karena terpaksa atau sekadar rutinitas rohani, melainkan karena rindu bertemu dengan Tuhan yang selalu menunggu kita datang kepada-Nya. Mari kita perbaharui kehidupan doa kita. Mulailah dengan langkah sederhana, lalu bangun dengan konsistensi hari demi hari. Semakin kita datang kepada Tuhan, semakin kita akan menyadari bahwa Dia sungguh mendengarkan. Kita pun akan menjadi semakin kuat dalam doa dan menemukan keindahan doa. Dari sana, iman kita akan dikuatkan, hati kita dipulihkan, dan hidup kita diarahkan sesuai dengan rencana-Nya. (KK)

RENUNGAN
Doa adalah KEHORMATAN karena kita bisa BERBICARA LANGSUNG dengan Tuhan.

APLIKASI
1.Bagaimana selama ini Anda memandang doa? Apakah sebagai kewajiban yang harus dilakukan, atau sebagai kehormatan untuk berbicara langsung dengan Tuhan? Mengapa demikian?
2.Apa yang sering menghalangi Anda untuk menyediakan waktu khusus bersama Tuhan dalam doa? Langkah praktis apa yang bisa Anda ambil mulai hari ini untuk mengatasinya?
3.Jika Tuhan selalu siap mendengarkan Anda, bagaimana Anda akan membangun komitmen doa yang lebih konsisten?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang penuh kasih, terima kasih karena Engkau memberi kami kehormatan untuk datang dan berbicara langsung kepada-Mu. Ampuni kami jika selama ini kami kurang menghargai waktu doa bersama-Mu. Tanamkan kerinduan yang semakin besar untuk mencari hadirat-Mu setiap hari. Tolong kami membangun kehidupan doa yang setia, sehingga kami semakin mengenal Engkau dan mengalami penyertaan-Mu dalam setiap langkah hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

BACAAN ALKITAB SETAHUN
Yehezkiel 3-4
Ibrani 11:20-40

Anda rindu mengalami pertumbuhan rohani bersama Keluarga Allah