BUKAN SEKEDAR BACA TETAPI MAKAN FIRMAN
RHEMA HARI INI
Yeremia 15:16 (FAYH) Firman-Mulah yang menghidupi hamba dan merupakan makanan bagi jiwa hamba yang lapar. Firman-Mu menghibur hamba dan menyukakan hati hamba. Alangkah bangganya hamba disebut dengan nama-Mu, ya TUHAN, Allah semesta alam!
Sebuah pohon berdiri di tepi sungai yang tak pernah berhenti mengalir di setiap musim. Ketika musim panas yang terik datang, banyak pohon mengering serta layu. Namun, tidak demikian bagi pohon yang tumbuh di dekat sungai tersebut. Akarnya terjulur dari dalam tanah dan bersentuhan dengan air, menyerapnya hingga tersalurkan ke seluruh bagian pohon. Di saat semuanya menguning, ia tetap hijau. Bukan karena pohon tersebut lebih kuat, tetapi karena ia memiliki asupan dalam, sehingga tidak bergantung pada cuaca di luar.
Musim panas yang ganas pun pernah menghampiri hidup Nabi Yeremia. Ia menyampaikan peringatan Tuhan kepada bangsa Yehuda, tetapi justru ditolak, dibenci, dan dikutuki semua orang. Didera kesepian, kesakitan, dan kelelahan, hatinya bisa saja mengering. Namun, perkataannya dalam Yeremia 15:16 memberitahukan rahasia kekuatannya dalam menghadapi tekanan pelayanan yang begitu berat. Yeremia tidak hanya sekadar membaca firman Tuhan, tetapi ia “memakan” firman tersebut. Seperti pohon yang mendapatkan asupan dari sungai, firman itu mengalir masuk ke dalam pikiran dan meresap turun ke hati. Firman itu pun menjadi makanan bagi jiwanya—menghibur, menguatkan, dan memberi sukacita, bahkan saat situasi di sekitarnya tetap sulit.
Begitu juga dengan kita. “Musim panas” kehidupan tidak bisa dihindari, tetapi kita bisa memilih sumber kekuatan kita. Saat kita membiasakan diri “memakan” firman bersama Roh Kudus, firman itu menjadi rhema yang menghidupi. Saat badai datang, kita tidak mudah goyah karena ada kekuatan firman yang menopang dari dalam. Jika hari ini kita merasa lemah atau kering, mari kembali ke “meja makan” Tuhan. Masuklah ke kedalaman baru bersama Roh Kudus dan ambil waktu untuk menikmati firman-Nya. Saat rhema firman Tuhan meresap ke dalam hati dan jiwa kita, Tuhan akan memulihkan kekuatan kita, sehingga kita makin lama makin kuat. (BS)
RENUNGAN:
FIRMAN yang “DIMAKAN” akan MENGUATKAN ROH kita.
APLIKASI
1.Apakah Anda sudah memakan firman Tuhan setiap hari secara konsisten? Apakah pengaruhnya bagi keseharian Anda?
2.Mengapa Anda tidak seharusnya membaca firman dengan terburu-buru, tetapi mengunyah dan merenungkannya?
3.Apa komitmen Anda untuk meningkatkan rasa lapar akan firman Tuhan mulai hari ini?
DOA UNTUK HARI INI
“Terima kasih Tuhan untuk firman-Mu yang menjadi roti hidup bagi kami. Berikan kami kelaparan akan kebenaran firman-Mu. Ajar kami untuk tidak hanya membaca, tetapi merenungkan dan melakukan firman-Mu, sehingga roh kami menjadi kuat menghadapi setiap musim kehidupan. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
BACAAN ALKITAB SETAHUN
Yeremia 1-2;1 Timotius 3
Categories
Latest Posts