LEBIH DALAM BERSAMA TUHAN
RHEMA HARI INI
Yehezkiel 47:3-4 Sedang orang itu pergi ke arah timur dan memegang tali pengukur di tangannya, ia mengukur seribu hasta dan menyuruh aku masuk dalam air itu, maka dalamnya sampai di pergelangan kaki. Ia mengukur seribu hasta lagi dan menyuruh aku masuk sekali lagi dalam air itu, sekarang sudah sampai di lutut; kemudian ia mengukur seribu hasta lagi dan menyuruh aku ketiga kalinya masuk ke dalam air itu, sekarang sudah sampai di pinggang.
Hidup yang aman bisa jadi terasa cukup, tetapi sering kali justru menahan kita dari pertumbuhan. Hal ini tergambar nyata dalam kisah hidup Lee Kuan Yew, perdana menteri pertama Singapura. Setelah menyelesaikan pendidikan hukum di Inggris, ia kembali ke Singapura dan menjalani karier sebagai pengacara dengan hidup yang stabil. Namun, titik balik terjadi ketika ia mulai membela kaum buruh dan kelompok anti-kolonial. Ia tidak lagi hidup di permukaan yang nyaman, tetapi memilih melangkah lebih dalam dengan terlibat dalam dunia politik dan memperjuangkan perubahan di tengah masa sulit menjelang kemerdekaan Singapura. Keputusan itu membawanya menghadapi risiko dan tekanan besar, tetapi juga membentuk kepemimpinan serta visi yang kemudian berdampak besar bagi Singapura.
Gambaran serupa terlihat dalam pengalaman Yehezkiel. Ketika ia berada di aliran air yang hanya setinggi pergelangan kaki, Tuhan tidak membiarkannya berhenti di sana. Ia dipanggil untuk melangkah lebih dalam ke lutut, lalu semakin dalam lagi. Ini bukan sekadar gambaran fisik, tetapi perjalanan rohani. Hal tersebut berarti Tuhan tidak menghendaki umat-Nya tinggal di zona nyaman rohani. Ia rindu membawa kita masuk ke kedalaman relasi yang lebih intim, iman yang lebih kuat, dan ketaatan yang lebih nyata. Kedalaman yang sering kali terasa menantang, bahkan menakutkan, tetapi justru di sanalah Tuhan membentuk dan mempersiapkan kita.
Benar, Tuhan tidak memanggil kita untuk tinggal di permukaan, tetapi masuk lebih dalam bersama Roh Kudus. Dia ingin kita melangkah lebih dalam meninggalkan kenyamanan, belajar setia dalam ketidakpastian, dan percaya bahwa di balik setiap proses, Tuhan sedang mengerjakan sesuatu yang lebih besar. Di kedalaman yang baru bersama Roh Kudus itulah, kita tidak hanya mengenal Tuhan lebih dekat, tetapi juga melihat karya-Nya dinyatakan dengan cara yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. (CG)
RENUNGAN
Tuhan tidak MEMANGGIL kita untuk tinggal di permukaan, tetapi MASUK LEBIH DALAM bersama-Nya.
APLIKASI
1.Di area mana Anda masih bertahan di zona nyaman dan belum berani melangkah lebih dalam bersama Tuhan?
2.Langkah iman apa yang Tuhan sedang minta Anda lakukan hari ini?
3.Apakah Anda siap mempercayai Tuhan di tengah proses yang tidak pasti?
DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, tuntun kami untuk tidak berhenti di permukaan. Beri kami keberanian melangkah lebih dalam bersama-Mu, setia dalam proses, dan percaya pada rencana-Mu yang sempurna. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
BACAAN ALKITAB SETAHUN
Yesaya 37-38
Kolose 3
Categories
Latest Posts