19 April 2026 Tim Penulis Renungan Renungan Keluarga Allah

KEHAUSAN YANG MEMBANGKITKAN REVIVAL

RHEMA HARI INI
Mazmur 42:2 Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah.

Seorang musafir berjalan jauh di tengah padang gurun yang luas. Ia membawa banyak barang berharga, tetapi air minum yang ia bawa telah habis. Perlahan kehausan mulai menguasainya, tetapi tidak setetes air pun didapatinya. Semakin lama ia berjalan, tubuhnya melemah. Langkahnya goyah. Pandangannya mengabur. Entah berapa lama lagi ia bisa bertahan. Semua yang ia miliki sekonyong-konyong terasa tidak ada artinya. Dengan sisa tenaga, ia berusaha tetap berjalan, hingga akhirnya ia menemukan sumber air. Bersegera, ia menuju sumber air itu, meminumnya dan membasuh wajahnya. Kemudian ia mengisi kembali wadah airnya. Dari titik itulah, kekuatannya pulih, harapannya disegarkan, dan hidupnya seperti dibangkitkan kembali.

Dalam Mazmur 42:2, pemazmur mengingatkan kita agar kita memiliki kehausan akan Tuhan seperti rusa yang merindukan sungai berair. Bagai rusa yang tidak bisa bertahan tanpa air, seperti itu jugalah jiwa kita tidak bisa hidup tanpa Tuhan. Ayat ini menggambarkan kerinduan yang bukan sekadar keinginan biasa, tetapi kebutuhan yang mendesak dan mendalam. Ketika jiwa kita mulai haus akan Tuhan seperti itu, kita tidak lagi mencari-Nya sebagai tambahan, tetapi sebagai sumber hidup. Di situlah Tuhan mulai memenuhi dan memulihkan hidup kita, sebab Dia selalu merespons hati yang sungguh-sungguh merindukan-Nya.

Hari ini, mari kita mengoreksi diri, apakah kita masih memiliki rasa haus akan Tuhan, atau justru sudah merasa cukup? Jangan biarkan kenyamanan dan rutinitas mematikan kerinduan kita kepada-Nya. Terlebih dari apa pun, Tuhan rindu membangkitkan kehausan yang baru akan diri-Nya dalam hidup kita. Sebab tanpa hadirat Tuhan, hidup kita kosong. Namun, ketika kita memiliki kehausan akan-Nya, kasih Tuhan akan mengalir memenuhi hati kita dan kita akan memiliki hati yang baru untuk Tuhan. Saat itulah revival terjadi dan hidup kita tak akan pernah sama lagi. Oleh karena itu, marilah kita membuka hati dan kembali merindukan hadirat-Nya dengan sungguh-sungguh, maka Tuhan akan mencurahkan perkara-perkara yang baru dan ajaib. (LEW)

RENUNGAN:
Tanpa hadirat Tuhan, hidup kita kosong, tetapi dari HATI YANG HAUS akan Dia, REVIVAL DIMULAI.

APLIKASI
1. Apakah Anda saat ini benar-benar merindukan hadirat Tuhan, atau hanya menjalani rutinitas rohani biasa? Mengapa?
2. Hal apa dalam hidup Anda yang mungkin sedang membuat hati Anda menjadi tidak haus lagi akan Tuhan?
3. Langkah sederhana apa yang akan Anda lakukan hari ini untuk membangun kembali kehausan Anda akan Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, penuhilah hidup kami dengan hadirat-Mu yang kudus, agar kami jiwa kami yang haus akan Engkau terpuaskan. Kami rindu selalu hidup dekat dan melekat kepada-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

BACAAN ALKITAB SETAHUN
Pengkhotbah 4-6; 2 Korintus 12

Anda rindu mengalami pertumbuhan rohani bersama Keluarga Allah