Bahan Sharing

11 April 2026 Tim Penulis Renungan Bahan Sharing

BAHAN SHARING KELOMPOK SEL  GKA Periode  12 April 2026

BAHAN SHARING KELOMPOK SEL  GKA Periode  12 April 2026

 

S1 = SEMBAH PUJI (10-15 menit)

Praise :

  1. Datang dan Bertahta
  2. Tercurah – KAW

 Worship :

  1. Sperti Rusa Rindu Sungaimu
  2. I Exalt Thee

 

S2 = SUASANA/GAMES (10 menit)

JUDUL                :  “TERIAK KEBUTUHAN PALING JUJUR”

KONSEP             : Meneriakkan kebutuhan paling jujur dengan cepat.

CARA BERMAIN:

  1. Masing-masing Anggota Komsel teriakkan spontan “AKU LAGI BUTUH…..!” (misal uang, tidur, liburan, dll).
  2. Aturannya tidak usah mikir lama saat menjawab karena spontan, harus jujur dan cepat

 TUJUAN BERMAIN :

Kalau kita bisa sejujur itu soal kebutuhan hidup kita, kapan terakhir kita jujur bilang : “TUHAN, AKU BUTUH ENGKAU!”.

Dari permainan ini menyadarkan bahwa kita mudah jujur dan sadar akan kebutuhan jasmani kita, tetapi sering tidak menyadari atau mengungkapkan kebutuhan terdalam kita akan Tuhan—sehingga membuka hati untuk kembali membangun kehausan rohani.

 

S3 = SHARING APLIKASI FIRMAN TUHAN (50 menit).

GOAL: Petugas bukan kotbah, namun MENGINGATKAN POIN-POIN SAJA SEPERTI DIBAWAH INI (±10 menit). 

NEW HEART FOR GOD #2

NEW THIRST FOR GOD

KEHAUSAN YANG BARU UNTUK TUHAN

 

PEMBUKA:

Sering kali kita merasa sudah cukup dalam kehidupan rohani kita, padahal Tuhan selalu punya ‘lebih lagi’ buat kita. Hari ini kita mau belajar bahwa setiap karya besar Tuhan selalu dimulai dari satu hal sederhana: HATI YANG HAUS AKAN DIA.

I. KEHAUSAN SELALU MENDAHULUI KARYA BESAR TUHAN

📖 Yesaya 44:3

“Sebab Aku akan mencurahkan air ke atas tanah yang haus, dan hujan lebat ke atas tempat yang kering. Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas keturunanmu, dan berkat-Ku ke atas anak cucumu.”

Artinya:

Tuhan tidak sembarang mencurahkan Roh-Nya. Dia mencari “tanah yang haus” terlebih dahulu.

💡 Mujizat tidak lahir dari hati yang biasa-biasa saja

💡 Mujizat lahir dari:

  • Roh yang lapar
  • Hati yang rindu
  • Jiwa yang haus akan Tuhan

👉 Bahkan hati yang terasa “kering / rusak” justru bisa jadi ladang paling subur untuk Tuhan bekerja.

Kehausan itu seperti “wadah”:

  • Semakin haus → semakin besar kapasitas menerima Tuhan
  • Semakin puas → semakin kecil kapasitasnya

Kehausan:

  • Menarik hadirat Tuhan
  • Membuka jalan untuk mujizat (wonders)
  • Membuat hidup kita “dipenuhi”, bukan sekadar disentuh

HIGHLIGHT SPR:

  • Sudah baptisan → tidak cukup. Mau lebih lagi ikut pelayanan.
  • Sudah ikut komsel → tidak cukup. Mau lebih lagi menjadi KKS.
  • Sudah encounter → tidak cukup. Mau lebih lagi ikut ESBC.
  • Sudah SOM → tidak cukup. Mau lebih lagi ikut STT.
  • Sudah selamatkan 1 jiwa → tidak cukup. Mau lebih lagi jangkau jiwa sebanyaknya.

Prinsipnya: 👉 Di Tuhan, selalu ada “LEBIH LAGI”

Kalau kita berhenti, bukan karena Tuhan berhenti, tetapi karena KITA KEHILANGAN KEHAUSAN.

 

II. JANGAN BIARKAN KEHAUSANMU MATI

 

3 PEMBUNUH KEHAUSAN ROHANI:

  1. KENYAMANAN

Kenyamanan itu bahaya karena membuat kita “merasa cukup” dan berhenti bertumbuh.

  • Kenyamanan = anestesi rohani (bius yang bikin mati rasa)
  • Kehausan sejati akan = merobek zona nyaman kita karena memaksa kita bergerak.

 

      2.DOSA DAN KENIKMATAN DUNIA

Dosa bukan cuma salah → tapi:

  • Membunuh kepekaan rohani
  • Mematikan rasa haus akan Tuhan

👉 Solusi: Latih diri dengan DOA & PUASA, bukan cuma di awal tahun, tetapi menjadi lifestyle (bisa mingguan / bulanan).

Tujuannya : Menekan kedagingan dan membangkitkan kehausan baru.

 

3.RUTINITAS ROHANI TANPA KEDALAMAN

Ini yang paling sering terjadi:

  • Kelihatan aktif rohani
  • Tapi jauh dari Tuhan

👉 Ini Fakta menyedihkan: Kehausan rohani paling sering mati justru di dalam gereja. Kenapa? Sibuk beraktivitas, tapi kering rohani.

 

III. BANGKITKAN KEHAUSAN YANG BARU

Kehausan membawa kita ke posisi:

  • Dilihat oleh Tuhan
  • Disentuh oleh Anugerah
  • Dipenuhi oleh Roh Kudus

👉 Ilustrasi: Seperti paru-paru yang terus butuh oksigen

APLIKASI PRAKTEK SEHARI-HARI :

  1. Tambah Sedikit, Tapi Konsisten

Ayok konsisten tambah jam doamu dan renungkan firman Tuhan setiap hari.

  1. Kelola Waktu Gadget

Kurangi 10–15 menit scrolling, Ganti dengan:

  • Doa
  • Renungan
  • Worship

Bukan stop HP, tapi pakai dengan tujuan.

  1. Keluar dari Zona Nyaman

Doakan dan jangkau 1 orang di minggu ini. Undang Komsel dan ibadah di minggu depan.

  1. Latihan berpuasa simple

Lakukan puasa makan minum seminggu 1x atau puasa HP beberapa jam.

  • Kehausan itu harus dijaga, bukan ditunggu
  • Kehausan itu dilatih, bukan perasaan saja
  • Orang yang terus haus = terus bertumbuh
  • Orang yang merasa cukup = berhenti tanpa sadar

Jangan biarkan kehausanmu mati. Ayok Bangkitkan lagi hari ini.

 

JADI, KESIMPULAN KOMSEL HARI INI:

Tuhan tidak mencari orang yang sempurna, tapi ORANG YANG HAUS DAN LAPAR AKAN DIA. Jadi jangan biarkan kenyamanan, dosa, atau rutinitas mematikan kehausan kita—karena justru dari hati yang terus haus, Tuhan akan melakukan perkara-perkara besar dalam hidup kita

 

YUK SHARING 💬

Dalam kondisi hidup kamu sekarang, apa yang paling membuat kehausanmu akan Tuhan mulai berkurang—dan langkah nyata apa yang mau kamu ambil untuk membangkitkannya kembali minggu ini?

 

DOA PROFETIK DAN SYAFAAT

A. DOA PROFETIK :

“Tuhan, kami datang dengan hati yang haus di hadapan-Mu. Seperti firman-Mu hari ini berkata bahwa Engkau akan mencurahkan air ke atas tanah yang haus, dan hujan lebat ke atas tempat yang kering dan Engkau akan mencurahkan Roh-Mu dan berkatMu dalam hidup kami, kami katakan itu TERJADI dalam Komsel ini, dalam nama Yesus, dan hari ini kami mau buka hidup kami untuk Engkau.

Kami percaya, Engkau sedang mencurahkan Roh-Mu atas setiap kami—atas hati yang kering, atas jiwa yang lelah, dan atas hidup yang mungkin mulai terasa biasa. Biarlah setiap kekeringan digantikan dengan aliran hadirat-Mu.

Tuhan, Bangkitkan kembali kehausan yang baru dalam hati kami. Kami hancurkan setiap kenyamanan, dosa, dan rutinitas yang mematikan api kami. Jadikan kami pribadi yang tidak pernah puas, yang terus lapar dan haus akan Engkau.

Kami percaya mulai hari ini ada lawatan baru, ada api baru, dan ada kapasitas baru dalam hidup kami untuk mengalami perkara-perkara besar dari-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa dan percaya. Amin.”

 

B. DOA SYAFAAT :

  1. Semua jemaat dan pelayan Tuhan mengalami keajaiban demi keajaiban yang baru.
  2. Pembangunan Pusat Kegerakan Roh Kudus “HEI” bisa dilanjutkan lagi dan pembelaan Tuhan akan turun dengan perijinan yang dilancarkan.
  3. Terjadi lawatan Tuhan dan tuaian jiwa-jiwa yang dahsyat.
  4. Bangsa dan negara ada dalam pemeliharaan serta pimpinan Tuhan.
  5. Setiap gereja lokal GKA bertumbuh dengan pesat dan kuat.
  6. Terjadi kegerakan cellgroup movement atau kegerakan kelompok sel yang membawa tuaian raya jiwa-jiwa.
  7. Doa permohonan dari Anggota Komsel (jika ada).

Mari ambil bagian dalam kegerakan iman ini dan alami tahun 2026 sebagai Tahun Keajaiban Baru!

 

S4 = SASARAN DAN RENCANA

  1. Evaluasi Komsel hari ini.
  2. Pengumuman Kegerakan di gereja Global
  3. KKS Cek SPR Anggota Komsel dan mendorong melengkapinya, memperjuangkan menjadi KKS (Cek Baptis, SOM, jadi KKS, RE, ESBC).
  4. Ajakan selamatkan jiwa dengan mengajak teman/saudara gabung Komsel dan ibadah.
  5. KKS menjadwalkan TURBA, mengunjungi Anggota Komsel yang pasif atau undur (sebagai Langkah PENGGEMBALAAN).
  6. Merencanakan pertemuan Komsel minggu depan dan membagi tugas Komsel.

 

SELAMAT MELAYANI